Ratusan Investor Tagih Janji

July 9, 2011 – 2:26 pm
Quote:

Spoiler for Ratusan Investor Tagih Janji:

BUKU TAMU —Para investor mengisi buku tamu saat memasuki pintu pagar CV Fadilah di Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang, Jumat (8/7).

PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

“Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

“Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

“Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
Bisnis Keluarga

Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

“Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

“Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

“Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)

http://palembang.tribunnews.com/2011…or-tagih-janji


Jangan² pake Skema Ponzi ? :bingung

Ratusan Investor Tagih Janji

Info yg dicari : cv fadilah, cv fadillah, cv Fadilah Palembang, hendri delano, CV FADILLAH PALEMBANG, karet fadilah palembang, cerita cv fadilah palembang, cv fadhilah, investasi wong limo, Cv fadila,
  1. 743 Responses to “Ratusan Investor Tagih Janji”

  2. salam hangat, saya ikut di investasi tersebut, tapi saya masih belum mau narik dana saya. ya karena saya tau permasalahannya.alasan saya yang lain saya tau aset yang dimiliki cv fadillah, rumahnya ada, ponpes ada, banyak yang saya tau.saya percaya kemelut ini akan segera gerahir dan cv fadillah segera bangkit kembali.. amin…

    By reaftech on Jul 14, 2011

  3. assalamualaikum…ayooo…maju terus cv.fadilah…jgn pernah gentar dengan fitnah yg sedang menimpamu…Allah selalu menguji hamba2nya yg beriman…semoga Allah memberi hidayah kepada orang2 yang sekarang sedang menertawakan keterpurukanmu…tp tunggu saatnya Allah akan membalas semua perbuatan mereka meskipun itu seberat biji zarah…”Buat2 orang2 serakah” yang cuma mau ikut pas senangnya aja….hengkang aja dari cv.fadilah…silahkan ikut investasi lain…yg gak jelas aset n usahanya…CAAiyyooo Cv.Fadilah…

    By bbsq on Jul 19, 2011

  4. kira-kira kapan selesainya KEMELUT INI?????, Kami sangat berharap adanya kepastian yang jelas karena dana yang kami titipkan itu hasil keringat kami, yang diharapkan setiap bulannya tolonglah beri kami kepastian

    By nv on Jul 26, 2011

  5. laur biasa bejatnya penipuan yang bertopeng agama

    By invstr on Aug 1, 2011

  6. perusahaan yg tidak pernah terbuka masalah intern kepada investor, penuh janji2 busuk, naudzubillah

    By invstr on Aug 1, 2011

  7. ALLAHU AKBAR………InsyaAllah, cv.fadillah akan selalu tetap ada walaupun sekarang sedang di zolimi tapi Allah tidak tidur.orang-orang yang menghujat dan memaki cv.fadillah adalah contoh dari orang yang sekarang da’jal yang nyata.kalu anda ingin melihat da’jal lihatlah orang -orang yang menghujat dan memaki fadillah disaat menghadapi masalah.karena mereka sebenarnya orang-orang munafik yang telah mengambil bagian dan mempunyai kepentingan pribadi tapi mengatasnamakan perkumpulan entah apa namanya lenong atau paguyuban srimulat yang jelas mereka sedang main sinetron untuk lepas tanggung jawab seperti ustad fadil dan mbak ita merekalah salah satu contoh orang-orang yang cuci tangan yang membohongi investor dengan bagi hasil 5% padahal diperjanjian jelas 7%. namanya juga orang-orang munafik mereka sedang memerankan lakon dengan judul : “CUCI TANGAN” biasanya orang /perkumpulan seperti ini akan tetap ada karena sifat mereka seperti benalu disaat menguntungkan mereka ikut dan disaat sulit mereka ingin lepas tapi ya untuk cuci tangan itu….JANGAN PERNAH TERTIPU DENGAN PRASANGKA ,HUJATAN DAN MAKIAN ORANG-ORANG YANG SEPERTI INI…” MAJU TERUS CV.FADILLAH PANTANG MUNDUR ALLAHUAKBAR……..

    By SIM on Aug 1, 2011

  8. SIM dajjal loe

    By invstr on Aug 2, 2011

  9. Coba klo jujur sama investor ga bakalan kondisi spti ini, kami bs nrima, bs brsabar, tapi pas kita tanya masalah keuangan ga mo trbuka, ditelp ga diangkat, dsms ga dbales, pas ktmu dijanjiin trs, malahan dijanjian besok, jam skian, ktmu JK,RB,H,dll tapi apa kenyataannya, smua cuma janji, klo spti itu sy ga tau apa dikategorikan dengan penipuan ato bukan,

    By invstr on Aug 2, 2011

  10. Mudah2an cv. fadillah akan memperbaiki manajemennya, sdmnya, biar perusaahaan akan bjln profesional, kondisi spt ini tidak bisa terlepas dari SDM dan Manajemen yang buruk

    By bk on Aug 2, 2011

  11. oiiii antu belaw balek kela duet wong wong tu gek rasokela kamu makan duet wong ngatas namoke agama tai’ kucing galo kamu ni ye ku doake cepet kamu dapet azaaaaab mati idak saro iyo…..

    By ustadza robi on Aug 2, 2011

  12. UNTUK USTADDDDDDDDDDD ROBI……ustad atau mualaf justru yang antu blauew orang yang melemparkan hujatannya sekarang anda karena mereka yang disebutkan tadi seperti benalu ketika lancar diam dan menikmati tapi ketika dihadapkan dengan kenyataan kondisi sekarang teriak-teriak kemane aje mas selame ini…….semoga orang yang menghujat seperti anda uangnya lenyap dimakan gendruoooooo….mereka bukan berkedokan agama tapi memang jelas-jelas mereka berdagang ….mungkin orang yang berprasangka seperti anda biasa ng-anaki uang jadi dak punya moral ketika uang anda macet …yang tai kucing dan akan kena azab ya anda sendiri ( jangan ngajak2 ya )yang slalu berprasangka buruk mungkin seburuk orangnya………..kalu mau untung and lancar BE-DAGANG DONG MAS JANGAN DIINVEST UANGNYA DITARUH AJA DI BAWAH TEMPAT TIDUR NANTI JUGA BERANAK…..

    By SIM on Aug 2, 2011

  13. waw pada ribut ne mas SIM, sopo iki, hidup ustadza robi, ane setuju. usahanya aj g jelas kmane, mgkn buat bli fasilitas karyawannye kale….biar hidup glamor diatas penderitaan orang laen, orang kayak gitu dibilang buat bantu umat heheheheeeeeeeeeeee, sadar dong mas SIM. ngucap byk2 istighfar, orang pada nanyain bagi hasil malahan sembunyi, lari, pura2 ga ada ditempat, padahal orang cuman mo nanya kondisi sebenarnya gmana, masak rekan bisnis ga boleh tau……ane. syariah macam apa ini????????????????????????????capek dehhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

    By SIM2 on Aug 3, 2011

  14. yang pasti kondisi sekarang saya jelaskan ya biar pada dak bingung………….uang kalian semua aman,BHI kalian akan diselesaikan,sekarang ini kami lagi butuh fokus dan konsentrasi penuh untuk menata management kedepan….ada alasan kenapa selama ini kami tidak mau koment dan menghindar???????TIBA WAKTUNYA NANTI SEMUA AKAN JELAS………KEDEPAN KAMI AKAN KEMBALIKAN SEMUA UANG KALIAN BERIKUT PEMBAGIAN BHI YANG BELUM DIBAYARKAN KAMI TIDAK AKAN PERNAH KABUR DAN KAMI AKAN TETAP BERKEMBANG UNTUK BERTANGGUNG JAWAB DENGAN KATA LAIN KEDEPAN KAMI HANYA AKAN MENERIMA INVEST DARI KALANGAN KELUARGA KAMI SAJA UANG KALIAN AKAN KAMI KEMBALIKAN SEMUA!!!!!!!!!!TAPI UNTUK SEKARANG MOHON TENANG DAN JANGAN MELAKUKAN TINDAKAN ANARKIS KARENA ITU HANYA SIA-SIA.PERMASALAHAN SEMAKIN RUMIT UANG KALIAN DAK KUNJUNG JELAS JADI TOLONG JANGAN MUDAH TERPROPOKASI OLEH ORANG-ORANG DAN SUMBER YANG DAK JELAS DAN PAHAM DENGAN CV.FADILLAH…………JADI JANGAN BERTANYA LAGI YA YANG PASTI DARI AWAL ANDA PERCAYA DENGAN KAMI JADI HANYA KEPERCAYAAN ITULAH YANG KAMI PEGANG…..SEMUA AMAN JADI JANGAN KHAWATIR

    By SIM on Aug 3, 2011

  15. JANJI YA? PUASA LOH!!

    By Ust. Joko, S.H. on Aug 4, 2011

  16. yaaaaaauaaaaaa salaaaaaaaaaaammm maju truzzzzzzzzzzzzzz yang HASUD BIAR MATI KUSUT

    By loe on Aug 4, 2011

  17. sudaaalah saudara gk usah ngeributiiiiin duuuittt terussss niekan lg puasa jaga hati jaga amarahmu.

    By loe on Aug 4, 2011

  18. buat yg hasuuuuud jangan cuma bisa manjangin rambut, rambut panjang gk sepanjang akalnya.

    By loe on Aug 4, 2011

  19. nyimak gan, mudah2an saudara di CV. Fadillah terbuka hatinya di bulan suci ini, ga lama lagi lebaran, setidaknya kebutuhan lebih meningkat, ada yang perlu beliin anak2nya pakaian baru, dan jg kebutuhan lebaran tentunya, ada yang butuh bantuin orang tua jg saudaranya. mudah2an klo blm bisa balikin pokoknyo, bagi hasil jg lumayan buat kebutuhan lebayan n bayar cicilan

    By Joko A. on Aug 4, 2011

  20. OK.INSYAALLAH, KALU TDK ADA HALANGAN DALAM SEMINGGU KEDEPAN AKAN KITA USAHAKAN ADA PEMBAYARAN…TIDAK BANYAK TAPI SETIDAKNYA BISA MEMBANTU UNTUK SEMENTARA…..KALU SABAR INSYAALLAH KITA BISA PIKIRKAN DITUNGGU AJA YA BERITANYA….

    By SIM on Aug 4, 2011

  21. buat yang hasud group orgyg rambut panjang n biayai sriwijaya post tuk expose nan share berita nie inget 1 hal

    ALLAH MELIHAT GERAK GERIKMU
    LANGKAMU
    CARAMU
    SADARLAHH,,,,,,……MUMPUNG INI BULAN BERKAH

    DAN YANG BUAT ORG YG PANJANG RAMBUTNYA
    INGET PESAN GURUMU TATKALA KAU MENIMBA ILMU DIJAWA
    masih ingatkah engkau dengan alhalalu bayin wal haromu bayin
    masih ingatkah kau dengan nasihat” guru2mu

    buat CV fadilah sudah cukup bisayaroh [berita baik] dari almusthofa SAW menjadi animo kalian
    semanggat ingat kata hb abd kadier alhaddad proposal anda sudah nyampek rosulullah

    GOOD LUCK
    ALLAH MA’AK yaa CV fadillah

    By loe on Aug 5, 2011

  22. saya siap pinjamkan uang 450M kepada CV fadillah untuk memajukan perusaahaan anda yang mana perusahaan ini telah membantu fakir miskin dan yatim piatu nan penganguran yang telah bekerja disitu
    dan kami meresa kecewa denga mereka yang iri nan dengki hasud kepada CV fadilah padahal yang hasud MANTAN penganguran yg diangkat oleh CV fadillah
    janganlah jadi orang seperti KACANG lupa akan KULITnya

    dalam waktu dekat saya akan kirimkan uang nan saya akan hadir mengawal perjuangan anda

    fadillah g bakal bangkrut karena didoakan oleh orang2 banyak

    jazakallah khair
    waassalamualaikum

    By majlis dzikir wa ta'lim ALKHOIROT on Aug 5, 2011

  23. Saya ke Angkatan 66 dan R. Sukamto sudah dari hari rabu, CV. Fadilah punya janji pembayaran pokok dan BHI dari tanggal 1 s/d 3, yang terjadi adalah ditempel pengumuman bahwa tanggal 4 Agustus 2011 kantor baru akan beroperasional karena libur menyambut puasa. Tanggal 4 Agustus saya dari pagi sampai sore ke sana lagi, apa yang terjadi, baru jam 3 sdr.Ys datang ke R. Sukamto membuka pintu kantor kemudian kabur dengan keadaan kantor terbuka, tanpa penjagaan dan tanpa ada penjelasan kenasabah apakah akan ada BHI. Sikap seperti ini yang kami tidak suka karena nasabah akhirnya menjadi resah. Kami tidak menyalahkan nasabah yang resah, karena keresahan ini dibuat sendiri oleh sikap dan tingkah laku karyawan CV. Fadilah sendiri.

    By invest 303 on Aug 5, 2011

  24. Ia sebentar lagi pasti libur Mau Lebaran dan Liburan Setelah lebaran, tambah macet dana nasabah. Bukan tidak mungkin bakal rusuh kembali nih………

    By invest 101 on Aug 5, 2011

  25. untuk majlis dzikir wa ta’lim ALKHOIROT, kalau anda memang punya duit itu segera bukti kan dong, kami tunggu hari ini, jumat tanggal 5 Agustus 2011, jam 14.00 apakah ada pembayaran pokok dan BHI, jangan besar omong lah

    By invest 30 on Aug 5, 2011

  26. Gimana ni Cv Fadilah?????kok janji -janji melulu harusnya tepati dong jd orang kembali percaya dengan anda….kami sangat berharap masalah ini cepet selesai dan usaha anda berjalan normal kembali

    By nv on Aug 5, 2011

  27. ???

    By oo on Aug 5, 2011

  28. majlis dzikir wa ta’lim ALKHOIROT besar omong lu

    By invest 30 on Aug 5, 2011

  29. inves 30

    kasian utang BANK yaaaaaaaaaaaaaa
    ngemis” gt

    g da suhulan lagi yaaaa
    inves sana ma sirambut gondrong tu ckckckckckckck …….. biar nt jadi guoondrong juga doku nt

    jangan dibayarin dah biar g punya rumah tu inves 30 biar tidur dibawah ampera…………….ckckckckckck gadai rumah yaa broo

    sunguh malang nasib mu

    By rahat man on Aug 7, 2011

  30. menebar janji mulu ni orang, ramadhan bro

    By Joko A. on Aug 8, 2011

  31. To rahat man …maksudnya….

    By nv on Aug 8, 2011

  32. kok komen aq kmrn ga di post ya?

    By abdullah on Aug 8, 2011

  33. mano para freelance atau karyawan2 fadillah, pengecut galo… ngilang be dak karuan,hadapi kalo ado masalah tuh, hidup nih yang penting tuh harkat martabat, dak perlu duit banyak dgn nipu wong, hidup dak tenang…

    By abdullah on Aug 8, 2011

  34. CV.FADILLAH AKAN TETAP SELALU EXIST ……SAYA SUDAH BILANG JANGAN MUDAH TERHASUT DENGAN ORANG-ORANG YANG AKAN MENAMBAH KERUH SUASANA ..
    KALAU KALIAN TIDAK PERCAYA BERBUATLAH ANARKIS DAN ADUKANLAH KAMI KEPIHAK YANG BERWAJIB PALING KAMI DIPENJARA SETELAH ITU PERKARA HUKUM ATAS UANG KALIAN SELESAI KEMUDIAN TINGGAL KAMI BERKIPAS DIATAS UANG KALIAN ……NAH??????????YANG RUGIA SIAPA?????????????UANG DAK BALIK HASIL TAK DAPAT………….. KALAU KALIAN BERPIKIR POSITIF BIARKAN KAMI SELESAIKAN DENGAN BAIK TOH KAMI TDK AKAN LARI KEMANA-MANA…. ASSET KAMI BANYAK…KALAU PUN KALIAN MAU ASSET KAMI BISA MENGEMBALIKAN UANG KALIAN SEMUA 3X LIPAT….ITU JAMINANNYA …..KALU SEKARANG KAMI MENGHINDAR ITU KARENA KAMI INGIN CITA-CITA KEDEPAN KAMI WUJUDKAN JUGA BUKAN HANYA YANG SEKARANG……..

    By SIM on Aug 8, 2011

  35. FADILLAH TIDAK AKAN PERNAH BANGKRUT…

    By SIM on Aug 8, 2011

  36. @ rahatman: iitu uang hasil usaha, uang hasil keringat, bukan ngutang, trus maksud lo apa, ngomong kayak gt????

    @Sim: jangan cuma umbar janji disini, buktikan dong, tunjukkan itikad baik melalui anak buah mu dulu, jangan pada lari semua. Gmn kami mau percaya kl semua pd lari.

    By invest 303 on Aug 9, 2011

  37. ga malu SIM buat statement “KALAU KALIAN TIDAK PERCAYA BERBUATLAH ANARKIS DAN ADUKANLAH KAMI KEPIHAK YANG BERWAJIB PALING KAMI DIPENJARA SETELAH ITU PERKARA HUKUM ATAS UANG KALIAN SELESAI KEMUDIAN TINGGAL KAMI BERKIPAS DIATAS UANG KALIAN” komen Abdullah benar skali : MANAJEMEN CV. FADILLAH PENGECUT, PINTAR BUAT JANJI ( DOSA SUDAH BIASA KAYA’NYA ), KLO DCARI PADA NGILANG, KAYAK MALIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIINGGGGGGGGGGGGG, DAH BERSABAR MAS……………EMANG KAMI HARUS NGAPAIN KALIAN BIAR UANG KAMI KEMBALI………….., INGAT MAS BULAN PUASA JGN NGUMBAR JANJI TRS, MANUSIA BATASAN BUAT BERSABAR, KLO SIKAP ANDA SEPER INI TERUS..INGAT AKAL SEHAT TERKADANG GA JALAN……..

    By JOKO ANGGORO DKK PENGUMBAR JANJI on Aug 9, 2011

  38. TAU DAK SAUDARA-SAUDARA KALAU PROSES PEMBAYARAN KAMI LANJUTKAN ATAS PEMBAYARAN YANG TERTUNDA KEMARIN YANG MULAI DIBAYARKAN HARI INI .????????????HARI INI SUDAH KAMI MULAI UNTUK YANG PEMBAYARAN PERORANGAN DAN PENARIKAN DI ANGKATAN 66 DAN DI R.SOEKAMTO.DAFTAR NAMA TERLAMPIR…………

    By SIM on Aug 9, 2011

  39. enak bae daftar nama terlampir, byk namo aku dkk dak katek dalam daftar nama yang anda buat

    By delano on Aug 9, 2011

  40. antara jadwal dengan namo yang nak dibayar dak singkron lg, SIM yg jelas lah ngejawab

    By invest 303 on Aug 9, 2011

  41. oom oom cv fadillah bole dak di upload daftarnyo biar dak payah kami maen ke kantor kami jauh

    By tobat on Aug 10, 2011

  42. ALLHAMDULILAH,,,,,CV.FADILLAH BANGKIT KEMBALI ALLAHUAKBAR………..

    By SIM on Aug 10, 2011

  43. ALHAMDULILAH,,,,,,CV.FADILLAH BANGKIT LAGI…..MALAM INI KAMI SEGENAP DIREKSI CV.FADILLAH MOHON DOANYA ,,,MOHON SHOLAT TAHAJUD….DAN ZIKIR SEMOGA INI MENJADI AWAL YANG BAIK TANDA-TANDA KEBANGKITAN AKAN KEMBALI UNTUK MEMENUHI JANJI YANG BELUM SELESAI…..SEMOGA MALAM INI MENJADI SAKSI KEBANGKITAN KAMI UNTUK TETAP EXSIS …ALLAHUAKBAR 3X…WASALAMUALAIKUM..

    By SIM on Aug 10, 2011

  44. BANGKIT APO DIO??MACET TERUS… BALEKKE BE DUIT INVEST WONG, DAK USAH MEKERKE BAGI HASIL, SELESAI URUSANNYO… BIARLAH KARYAWANNYO BALEK LAGI PENGANGGURAN, KARNO MEMANG KATEK KUALITAS!!!
    BERMASALAH MALAH BERLARI NGILANG GALO..

    By sim bandit on Aug 13, 2011

  45. SIM.bisa di jelasin cerita tentang mbak ita yang SIM singguing tadi????..trus gimana kelanjutan BHI ny.SAYA yakin CV.FADILAH AKAN BANGKIT,MAKANYA MODAL SAYA BELUM SAYA TARIK…

    By bram on Aug 13, 2011

  46. SIM.GIMANA PERKEMBANGAN CV.FADILAH SEKARANG.BHI BULAN APA SEKARANG????

    By bram on Aug 13, 2011

  47. KALAU ANDA YAKIN DAN PERCAYA DAK USAHLAH MENGHUJAT ATAU MENCACI MAKI ITU TDK AKAN MENYELESAIKAN MASALAH UNTUNG KITA LAGI MACET JADI TERLIHAT SEKALI ORANG-ORANG YANG MEMANG DARI AWAL MENDUKUNG FADILLAH DENGAN ORANG-ORANG YANG HANYA CUMA-CUMA MENGHARAPKAN HASIL BELAKA NAUZUBILAHMINZALIK.MUNGKIN INI JUGA TEGURAN UNTUK PARA INVESTOR UNTUK BERSIKAP SABAR KARENA UANG YANG DIPUTAR MUNGKIN DARI HASIL PINTAS JUGA.WAHAI UNTUK SEMUA KALIAN PARA PENGHUJAT APAKAH UANG KALIAN DIPEROLEH DARI HASIL MALING UANG RAKYAT ATAU KORUPSI???????????????????.KAMI SEKARANG SEDANG MENYUSUN DRAFT PEMBUATAN PABRIK KARET KITA ANGGARAN 2012-2013…..UNTUK BHI SEDANG MENUNGGU PENCAIRAN HASIL KARET DALAM WAKTU DEKAT.DITUNGGU KABAR SELANJUTNYA……………

    By SIM on Aug 13, 2011

  48. MENGENAI PARA INVESTOR YANG DIBAWAH PAK MUSTAIN,MBA ITA DAN USTAD FADIL MUNGKIN HARUS BERJUANG SENDIRI.KARENA PAK MUSTAIN DAN MBA ITA MEREKA HANYA MENCARI KEUNTUNGAN BELAKA DALAM ARTI LEPAS TANGAN BISA DIBILANG KALU DI PARTAI NAZARUDDIN KE DUA.MEREKA MEMANG BANYAK MENIPU ORANG APALAGI MBA ITA DAN PAK MUSTAIN BANYAK RELASINYA YANG DI BERI IMING-IMING.KETIKA FADILLAH LANCAR MEREKA AKAN GENCAR CARI NASABAH SEPERTI SALESMEN DAN SALESGIRL TAPI KETIKA FADILAH MACET MEREKA NGEDEM ATAU LEPAS TANGGUNG JAWAB UNTUK MENGURUSI MASALAH INVESTORNYA YANG BINGUNG BISA DIBILANG MEREKA CARI SELAMAT…..SARAN KAMI COBA KALIAN KONFIRMASIKAN DENGAN YANG BERSANGKUTAN BIAR ADA TANGGUNG JAWABNYA KARENA DIBAYAR ATAU TIDAK BHI YANG INVESTORNYA DIBAWAH MBA ITA ATAU PAK MUSTAIN TERGANTUNG TANGGUNG JAWAB MEREKA MENGAWAL DAN MENDAMPINGI KALIAN. DAN UNTUK INVESTOR DIBAWAH USTAD FADIL MEMANG HAMPIR MIRIP DENGAN MBA ITA DAN PAK MUSTAIN MEREKA HARUS MERELAKAN BHI MEREKA DAK DIBAYAR OLEH FADILLAH.TERUS TERANG ITU BUKAN MAU FADILLAH TAPI MEMANG KEINGINAN OPSI YANG DISEPAKATI USTAD FADIL DAN KONCO-KONCONYO????DENGAN CATATAN USTAD FADIL MENDAPAT 30% DARI TOTAL BHI KAWAN-KAWAN INVESTOR MEMANG SUNGGUH TRAGIS ….KEMANA UANG ITU?????????????MASUK KANTONG PRIBADI USTAD FADIL TANPA MEMBERIKAN BHI KEPADA INVESTOR LAIN…………..JADI ITU KESEPAKATAN YANG DIBUAT OLEH MEREKA …SARAN KAMI COBA KONFIRMASI LAGI KEPADA USTAD FADIL KARENA PERJANJIAN ITU SUDAH DIBUAT DAN DISEPAKATI PIHAK USTAD FADIL DAN MANAGEMENT CV.FADILLAH ….WASALLAMUALAIKUM

    By SIM on Aug 13, 2011

  49. UNTUK INVETOR YANG DIBAWA MBA ITA ,PAK MUSTAIN DAN USTAD FADIL HARUS MERELAKAN BHI MEREKA HILANG DAK DIBAYAR SEPESER PUN OLEH CV.FADILAH KARENA KESALAHAN BUKAN PADA KAMI TAPI PADA KESEPAKATAN MEREKA KARENA MEREKA BERPIKIR CV.FADILLAH TIDAK AKAN BANGKIT LAGI JADI MEREKA CARI AMAN SENDIRI MANA YANG MENGUNTUNGKAN LANGSUNG DISIKAT HABIS….NAH INI LAH CONTOH-CONTOH ORANG YANG TIDAK BISA DIJADIKAN PANUTAN,CARI AMAN SENDIRI, MEMPERKAYA SENDIRI DAN TIDAK YAKIN BAHWA REJEKI YANG DIBERI ALLAH PASTI DATANG.KAMI YAKIN CV.FADILLAH AKAN BANGKIT MAKANYA KAMI BERJUANG UNTUK TETAP EXSIS KARENA KAMI YAKIN DI DO’AKAN OLEH ORANG BANYAK….APAKAH KALIAN TIDAK BERPIKIR KEMAJUAN KESEJAHTERAAN KALIAN DARI YANG BERJALAN KAKI SEKARANG BERMOTOR DARI YANG BERMOTOR SEKARANG BER MOBIL, DARI YANG KONTRAK SEKARANG PUNYA RUMAH SENDIRI…………..KALU KALIAN BERPIKIR JANGAN DILIHAT KETIKA MACET DAN MENGHADAPI MASALAH TAPI DISAAT SEKARANG BERI DORONGAN MORIL DAN DOA BUKAN MALAH MENGHUJAT NAGIH-NAGIH BHI DAN BERBUAT ANARKIS YANG SIA-SIA………MUNGKIN INI TEGURAN TAPI LANGKAH CEPAT BANGKITNYA KETIKA ORANG ITU DATANG MEMBERIKAN SEMANGAT BUKAN HANYA BISANYA MENCACI MAKI.KALU KALIAN BERPIKIR BUAT APA KAMI MEMBANGUN PESANTREN DAN MEMBELI RUMAH SEBAGAI ASSET KALU KAMI HANYA MELEPAS TANGGUNG JAWAB…………YANG PASTI KAMI TIDAK AKAN LEPAS TANGGUNG JAWAB INSYAALLAH KAMI AKAN SELESAIKAN SEMUANYA SAMPAI KAMI MEMBANGUN PABRIK…….ALLAHUAKBAR3X..WASALAMUALAIKUM………

    By SIM on Aug 13, 2011

  50. saya invest 100 jt ke cv.fadilah melalui pak mustain.ada surat kontraknya juga dan ada ttd dirut cv.fadilah.hendri delano.masak di bilang cv.fadilah bisa lepas tangan…

    By bram on Aug 14, 2011

  51. saya cmn mo protes kenapa para karyawan/ freelance hilang semua??mestinya mereka memberi penjelasan kepada investor yg mereka ajak.masalah macet kami bisa mengerti, yg penting ada tanggng jawab

    By sim bandit on Aug 14, 2011

  52. nunggu pencairan dana dari arab nih sepertinya, baru bhi dengan pokok invest yang narik dibagikan.

    By invest303 on Aug 14, 2011

  53. dan itu sepertinya baru habis lebaran nih cairnya.

    By invest303 on Aug 14, 2011

  54. YANG PASTI KAMI TIDAK AKAN LEPAS TANGGUNG JAWAB INSYAALLAH KAMI AKAN SELESAIKAN SEMUANYA SAMPAI KAMI MEMBANGUN PABRIK…..(maksudnya….??????????????)

    By nv on Aug 15, 2011

  55. sy sbgai investor jg di cv fadilla mhn maaf sebelumnya,saya tidak ingin mendiskreditkan pihak2 diatas sy hanya ingin tau kapan bhi saya di bayar kalo nunggu pabriknya jadi bisa2 gak makan lg.uang pensiun habis bwt bayar cicilan.tolong bapak2 n adik2 yg ada dlm susunan dewan direksi cv fadillah untuk memikirkannya belum lagi sekarang puasa yg insyallah tinggal 15 hari lg.mo belanja belum ada uang dikarenakan bhi yg tahun pertama sy masih terhutang 2/3 bulan.kalo itu ada paling tidak saya pun msh bisa berbagi dngn kaum duafa.tolong dong bapak2/adik2 direksi/staf cv fadilla bantu kami.bukan berarti saya tdk bisa bersabar ini semata2 dikarenakan kebutuhan di bulan puasa ini yg terus meningkat belum lg nanti mendekati lebaran.

    By jony wong on Aug 15, 2011

  56. perlu di ketahui bapak2/adik2 direksi/staf cv fadillah sy bukanlah investor yg berada di bwh 3 orang bermasalah tsbt diatas.saya doa kan smoga cv fadillah tetap sehat& menjadi perusahaan yg mampu bersaing paling tidak di kancah wilayah sumbagsel.
    hormat saya
    jony wong

    By jony wong on Aug 15, 2011

  57. GINI AJA YANG PENTING KAN JANJI KAMU2 DIREKSI TU..TEPATI..AQ JUGO INVESTOR..MUNGKIN PENJUALAN DULU2 TERKENDALA ATAU KALAU MMNG DAK DAPET BHI DAK APO2..YANG PENTING DANA KAMI NI AMAN…TAPI KALU CAK INI DIREKSI DAK KATEK DI TEMPAT DI 3 KANTOR KAMU CM ADO SATPAM BE ..CAK MANO KAMI NAK IDAK BINGSAL…CUBOLA KAMU-KAMU DIREKSI PIKERKE JUGO…JANGAN NAK MENANG DEWEK BE..

    By kinoy_kuto on Aug 15, 2011

  58. Asslmlkm

    Aiiii SIM, kamu selalu nyudutke pak fadil,mbak ita, atw pak musta’in… stau aq pak fadil itu jujur carike investor untuk CV Fadilah untuk kmajuan fadilah, tiba2 kjadian skrg malah menyudutkan pak fadil, mestinya kamu itu sadar diri diberikan modal buat usaha bukan malah balik hujat orang2 yg memberikan kalian dana investasi,,,… dan setau aq utk perjanjian yg dbuat pidah Pak Fadil dan CV Fadilah untuk kebaikan CV Fadilah itu, coba anda bayangkan kalo orang2 yg dbawah pak Fadil dan kawan2 itu berjumlah 30milyar, berarti dalam 1 bulan anda harus mengeluarkan BHI 2,1Milyar itu tidak diambil dan dihadiahkan untuk CV Fadilah supaya bisa terus beroperasi, coba anda hitung dari bulan april sampai februari 2012 kurang lebih 10 bulan berarti 21Milyar dihadiahkan buat CV Fadilah dan setelah aset kalian bagus tinggal kembalikan modal para investor(bukankah utu sangat menguntungkan CV Fadilah)…. Sudah diberikan solusi malah berbalik meng hujat, kamu sama seperti orang2 munafik yang membuat omongan2 palsu dengan menyudutkan para freeline dan pak Fadil khususnya….. Ayo para investor kita semua tahu direksi CV Fadilah penuh dengan Kebohongan dan janji2 palsu,… kalo kalian bilang dengan masuk penjara selesai, apakah kalian tidak memikirkan apakah kalian masih bisa hidup di dunia, atau keluarga kalian masih bisa hidup… orang tidak lagi berfikir rasional kalo anda sendiri para direksi tidak bersegera untuk menyelesaikan ny…. cam kan itu

    By BEJO on Aug 16, 2011

  59. wah kalo ampe 2012 baru dikasih modalnya aja,terus bulanannya ???? gimana dong,bilangnya cuma yg dari 3/4 orang freeline koq yg bukan kena jg.ga adil donk bwt saya.adakah lebaran ini saya bisa menyantuni fakir miskin??????

    By jony wong on Aug 16, 2011

  60. @BEJO…raso nyo pas keluar penjaro..lansung pindah ke akherat sm keluargo anak bini nyo skalian

    By Anti SIM on Aug 16, 2011

  61. Anti Sim@ iyo btul itu
    jony wong@ dak usah ngarepke lagi bagi hasil nyo, tp yg penting duit kito balek….krn org2 d cv fadilah itu dak katek yg biso di pegang omongannyo….
    mreka la stress galo

    By BEJO on Aug 17, 2011

  62. sim saya fadhil bukan ustad fadhil orang yg anda caci maki, begini saja jika anda bilang saya kasih bhi 5 % dengan tudingan bermacam” dengan saya,sayaharap jk anda laki” ayo kita ketemu kita selesaikan semua ini.

    By fahil on Aug 17, 2011

  63. saya yakin anda laki” bukan perempuan saya tunggu anda jangan jadi banci.

    By fahil on Aug 17, 2011

  64. buat by bejo thanks atas pembelaan anda n saya rasa saya tidak perlu di bela biar itu sim nampakin batang hidungnya bicara kesaya langsung.

    By fahil on Aug 17, 2011

  65. saya rasa sim bukan laki” tapi banci pecundang

    By investor on Aug 17, 2011

  66. betul sim emang pecundang tidak usah didengar pak ustad omongan pecundang sim

    By abro on Aug 17, 2011

  67. saya rasa itu sim benar kali yeee..? kita juga tidak tau mungkin sim benar

    By masrif on Aug 17, 2011

  68. mohon ma’af masrif anda tidak tau hal yg sebenarnya jadi biar tidak nambain dosa anda mending diem biarin itu sim ketemu sama saya n anda semua boleh dengar pembicaraan saya ke sim biar tau mana yg beber n salah. buat sim saya tunggu anda jadilah laki” jangan jadi pecundang

    By fadhil on Aug 17, 2011

  69. wah jika begitu saya tunggu, ayo sim jika anda merasa benar dengan tudingan anda ke pak fadhil tampakkan batang hidung mu

    By masrif on Aug 17, 2011

  70. sim anjing fadilah

    By andi on Aug 17, 2011

  71. pecundang………..

    By andi on Aug 17, 2011

  72. sim cari muka n muka 12 ajing loe……………

    By andi on Aug 17, 2011

  73. saya sama manajement fadilah masih berhubungan baik n saya rasa anda sim hanya berusaha mengadu domba saya dengan unsur manajement

    By fadhil on Aug 17, 2011

  74. saya investor yg melalui pak fadhil
    semua yg dituduhkan sim sangat tidak sesuai dengan pak fadhil yg saya kenal sampai hari ini semua investornya masih di kasih informasih tetang perusahaan n tetap di urus sama pak fadhil.
    jadi jika dibilang lepas tangan itu tidak benar jadi kau sim jangan asal enak anda saja menuding pak fadhil, atau jangan” kau penyusup berusaha merusak hubungan baik pak fadhil dg unsur manajement.

    By yet on Aug 17, 2011

  75. seluruh parah investor harap sabar n jangan mudah terpancing oleh para propokator sampai hari ini para frilend yg tergabung dalam paguyupan masih terus bernegosiasi dengan unsur direksi n manajement CV.FADILAH

    By fadhil on Aug 17, 2011

  76. SEBENARNYA SIM INI SIAPA YA ASLINYA?

    By bram on Aug 17, 2011

  77. UDAH SIM ..TETAK BE ADEK KECIK DI SELANGKANGAN KAU TU…MEN DAK BERANI DI AJAK KETEMUAN…

    By Anti SIM on Aug 17, 2011

  78. kalo bikin manajemen fadillah stress jg ga ada hasilnya.hayo manjemen fadillah jangan merasa orang ini jg ingin memusuhi n menghujat.tetapi anggaplah ini sbagai suatu masukan. saya menanti BHI saya itu saja,saya tdk mau bermimpi muluk,yg jelas setiap bulan termsuk bulan ini saya wajib mendapatkan BHI saya sesuai kontrak.

    By jony wong on Aug 17, 2011

  79. kalo ga dapet BHI gimana kami mo makan,kalo sampe gitu brarti manajemen fadillah sdh ingkar dri kontrak.uang itu uang hasil keringat kalo sampe seperti yg diberitakan disini adalah benar berarti manajemen telah mendzolimi saya.

    By jony wong on Aug 17, 2011

  80. IKLASKELAH GALO LORR……..BIAR MATI DI MAKAN ULET GALOOO” WONG CV NEH

    By ABENK on Aug 17, 2011

  81. PAK FADIL SUDAHLAH ANDA PASTI MALU BILA SAYA TEMUI DIDEPAN ORANG BANYAK….MEMANG MEREKA SELALU ANDA KASIH INFORMASI TAPI APA MEREKA TAHU APA YANG ANDA DAPATKAN DIBELAKANG MEREKA …IYA MEMANG MEREKA BALIK MODAL TAPI SEKARANG APA PARA INVESTOR TAHU… APA BILA ANDA INGIN TAHU BAHWA GEROMBOLAN PAGUYUBAN SRIMULAT INI MENDAPATKAN 30%DARI SELURUH JUMLAH BHI SAUDARA SEKALIAN…???????????????TANYAKAN SAJA PADA GROMBOLAN ITU!!!!!!!!!!!!!BIAR WAKTU YANG MENGUNGKAPNYA???????????????????
    UNTUK BEJO ANDA ADALAH PENJAHAT SEKALIGUS ORANG YANG PALING MUNAFIK …………ANDA SEPERTI KACANG YANG LUPA PADA KULITNYA…………….KALU BUKAN MERAMPOK DARI FADILLAH DARI MANA ANDA MENDAPAT KEKAYAAN MILYARAN ….MAAF-MAAF KATA RUMAH ANDA YANG ASLI HANYA UKURAN 6X6 ..MUNGKIN TETANGGA-TETANGGA ANDA TAHU ………….KALU BUKAN DARI MERAMPOK FADILLAH MUNGKIN ORANG BERANGGAPAN ANDA NGEPET YA.?????????????

    By SIM on Aug 17, 2011

  82. bahas dikaskus aj yuk biar lebih rameeee, biar ada janji2 lagi dari fadilahhhhhhhhhhhhhh, klo gentle jgn pada lari pas kita mo ktmu, kita minta konfirmasi aja om2 fadillah….jangan lari2 mulu, jgn2 lari ke toilet kaya ketakutan pas dengerin adzan

    By delano hendri on Aug 18, 2011

  83. SIM@ weleh weleh kamu tahu apa…… mana yang katamu 30% itu adakah buktinya..??? kamu itu pecundang yg hanya bisa bicara tanpa bukti….
    Masalah rumah apa kek itu saya punya bisnis dan ga ada hubungannya dengan FADILAH, Sama halnya orang yg kerja lantas dia berbisnis yang lain kmudian dari hasil2 itu saya buat rumah ga ada salahnya(saya di Fadilah itu bekerja)…
    Kamu SIM ayo kluar tunjukkan batang hidung mu ketemu dengan Pak Fadil dan semua investor, kita liat kamu yang benar atw kamu hanyalah PROVOKATOR,PENIPU,PECUNDANG,PENGHIANAT CV FADILAH yang mau meng adu domba, atau kamu hanyalah TIKUS CECURUT yang hasut sana hasut si……

    By BEJO on Aug 18, 2011

  84. saya mengundang anda sim untuk membuktikan pembicaraan anda di depan semua investor jika anda merasa benar dengan apa yg anda ucapkan n saya tantang anda sebagai laki” jangan jadi banci,hati” dengan sim ini pecundang n berusaha mengadu domba antara paguyupan n pihak manajemen.

    By fadhil on Aug 18, 2011

  85. buktikan 30% yg anda bilang saya yakin anda hanya pecundang n tidak tau apa”.

    By fadhil on Aug 18, 2011

  86. untuk anti sim saya suka gaya lo potong saja adik kecil sim n kasi makan ke kucing setuju………………….?

    By fadhil on Aug 18, 2011

  87. buat 303 sapa nyuruh lo inves Pe’a

    to cv fadillahh met yaaaaaaaaaaaa dah bangun lagi

    usulq dah balikin semua tu uang2 orng yg mau manisnya aja
    selanjutnya invesnya kita2 jha dr keluarga besar cv………
    kami doa truuuus kooq
    simsalabim gooodd luck

    By rahat man on Aug 18, 2011

  88. gue setuju sama rahmat man
    jika duitnya sdh ada pulangin saja semua uang investor biar tidak ngezolimin umat.

    By msrf on Aug 18, 2011

  89. Aaah……aku ga tahu, mana yang salah, mana yg benar !!!?? Tp para investor nagih itu wajar toh?

    By johari joy on Aug 18, 2011

  90. teman2, anda boleh cek sendiri, skrg ini cv fadillah sudah tdk ada niat balikkin dana investasi, mereka sdh menyusun rencana buat kabur
    kantor di sukamto mereka kosongkan malam2, yg tinggal cm barang2 tak berharga, begitu jg di minimarket al kamil angk 66, yg tinggal cmn jualan2 yg murah.
    kantor d abusamah jg sdh mulai dikosongkan. para direksi sdh ada di singapura (informasi ini A1)
    mereka buat janji terus biar investor dibuai impian.. ruko di angkt 66 dan sukamto mereka sewa, jadi klo dirusak mereka ga rugi
    uang kita mereka habiskan di saham forex..
    jadi yg tinggal para investor dan paguyuban yg siap2 dituntut warga…cb cek sendiri

    By korban on Aug 19, 2011

  91. kalo kalian lapor polisi, mereka baru akan bayar..tapi itu dulu, sebelum mereka kabur…mau buktinya tanya aja MA dan YH, yang baru satu hari lapor polresta langsung dibayar sama mereka,artinya uangnya ada, cmn mereka takut dg hukum..

    By korban on Aug 19, 2011

  92. Pantas dari kemarin kantor2nya ga ada yang buka.wahhh…tambah kacau nih urusannya.

    By bram on Aug 19, 2011

  93. wah….. kacau toe. mana sim tidak kelihatan batang hidungnya. saya tambah yakin apa yg dilakukan oleh paguyupan n pak fadhil yg di hina oleh sim itu tidak benar dasar sim pecundang tukang adu domba, pecundang………………………..,banci loe…………

    By msrf on Aug 20, 2011

  94. saya dukung paguyupan n semua yg ada di dalammya maju terus jangn mundur dasar tidak tau diri sdh dibantu malah menghina,

    By msh ro on Aug 20, 2011

  95. maju terus paguyupan jangan mundur n jangan mudah percaya dengan janji cv fadilah

    By hlt on Aug 20, 2011

  96. sabar saja kita masih terus menunggu itikat baik dari perusahaan yg mau menyelesaikan bhi/mengembalikan dana investor,tetapi semua harus mengikuti aturan yg dibuat perusahaan sebab jika masing” memakai caranya sendiri akan tidak menyelesaikan permasalahan.
    peroses pengembalian danapun tetunya bertahap tidak bisa sekaligus keluar,kita do’akan agar pihak perusahaan benar” serius dalam menyelesaikan semua ini.
    tetap untuk sim saya tunggu anda untuk pembuktian atas apa yg anda tudingkan ke saya,temui saya jika anda laki”.

    By fadhil on Aug 20, 2011

  97. @BEJO saya ga tau apa maslah kamu dengan manajemen namun seperti yg kamu bilang adakah buktinya???????? itu saya setuju tetapi perlu diingat juga maling kalo ngaku penuh penjara…………….Peace

    By jony wong on Aug 21, 2011

  98. PERLU ANDA SEMUA KETAHUI BAHWA PENYEBAB PERMASALAHAN INI SEMUA ADALAH GROMBOLAN BEJO,SAMSU,PEPENG ….MUNGKIN ANDA TIDAK TAHU SIAPA MEREKA ……MEREKA ADALAH PENJAHAT BESAR PERUSHAAN YANG DULU PERNAH MENCARI MAKAN DIFADILLAH …DENGAN KORUPSI BESAR-BESAR…SETELAH ITU BERHENTI…TIDAK LAMA DARI SITU MEREKA BUKA PERUSAHAAN YANG BERGERAK DIVALAS …KENAPA FADILLAH MACET…KARENA PROVOKASI DAN PROFOAKSI MEREKA MELAKUKAN PROPOKASI PENARIKAN BESAR-BESARAN YANG MENGAKIBATKAN BHI TIDAK DAPAT DIBAYAR SEBAGAIMANA MESTINYA…KALU ANDA BISA BERKACA BAGAIMANA KEHIDUPAN BEJO SETELAH KORUPSI RUMAH REOT BERUBAH JADI ISTANA MEGAH ITU UANG SAUDARA-SAUDARA YANG SENGAJA DIKORUPSI OLEH BEJO CS….BAGI KAMI BEJO ADALAH MAYAT HIDUP YANG TINGGAL MENUNGGU JATUHNYA SAJA……

    By SIM on Aug 21, 2011

  99. MRS.FADIL…..ANDA MEMANG PANDAI BERKILAH YANG MAU MENANGNYA SENDIRI…APA YANG ANDA RASAKAN DAN UCAPKAN SANGAT TIDAK SESUAI DENGAN HATI ANDA …..MUNGKIN SEMUA BAGIAN SEKTOR LEAPS TANGAN ANDA HAMPIR BERHASIL…TAPI SATU YANG ANDA TIDAK BERHASILLLLL???????????????????ANDA TAHU???????????????MENUMBUHKAN RAMBUT YANG ADA DIKEPALA ANDA………ITU YANG TIDAK ANDA BERHASIL LAKUKAN KARENA KAMI TAHU ANDA SUDAH BERUSAHA MENCARI OBAT PENUMBUH RAMBUT TAPI HANYA BULU HALUS SAJA YANG BISA TUMBUH SELANJUTNYA….RONTOKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK HABISSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS LAGIIIIIIIIIIIIIIII………WASALAMUALAIKUM….

    By SIM on Aug 21, 2011

  100. Assalamualaikum wr, wb
    Saya yakin dan percaya pada CV. FADILLAH, jika ini penipuan, aset mereka mungkin tidak ada. Coba rekan-rekan lihat saja Pondok yang berada di Palm View tersebut, rumah-rumah direksinya dan kebun CV. tersebut, kantornya. Invest saya mungkin menurut mereka sedikit tapi bagi saya itu uang sakit untuk mendapatkannya, saya tidak tahu apa sebenarnya dibalik semua ini tapi yang pasti Allah maha tahu, maha kuasa. Agama tidak mengajarkan menolong orang diatas penderitaan orang lain. Ya kita semua berdoa saja, Semoga semua masalah bisa terselesaikan dan tidak ada yang dirugikan. Ingat Allah SWT ……
    time will prove….

    By HAMBA ALLAH SWT on Aug 21, 2011

  101. @SIM saya tidak tau apa latar belakang permasalahan manajemen apakah itu uangnya di korupsi atw di bawa lari.namun jika yg terjadi adalah kerugian diakibatkan harga karet yg jatuh saya sangat sesalkan hal itu.karena harga belinya pun turun.namun jika benar uang kami sebagai investor di korupsi,saya yakinkan orang – orang yg anda sebut diatas tdk akan tenang dan selamat.perlu jadi catatan kami investor sangat membutuhkan uang BHI tsbt untuk berlebaran & menyambung hidup jd dengan ini saya memohon kepada manajemen untuk kiranya membantu kami.

    By jony wong on Aug 21, 2011

  102. SEJAK AWAL BERDIRINYA CV.FADILLAH MERINTIS TIDAK SEDIKITPUN DALAM BENAK KAMI UNTUK MENIPU SAMPAI SEKARANGPUN KAMI MASIH EXIST UNTUK MEMBERIKAN YANG TERBAIK UNTUK SEGALANYANYA…..BUKTI KAMI SERIUS ADALAH DENGAN BERDIRINYA PONDOK PESANTREN….YANG SETIAP PEMBAGIAN BHI SECARA TIDAK SADAR ANDA SEMUA TELAH MENYUMBANG 2,5% UNTUK PRASARANA DI PONDOK…..
    SANGAT DISAYANGKAN APABILA ADA PEMIKIRAN SEGELINTIR ORANG YANG KETIKA CV.FADILLAH MENGHADAPI MASALAH JUSTRU MEMPERKERUH KEADAAN BUKANNYA MENYUMBANG SARAN KRITIK MAUPUN DORONGAN MORIL…. APA TIDAK SADAR ANDA TELAH MASUK DALAM LINGKUNGAN KAMI YANG SEHARUSNYA MENGUPAYAKAN UANG ANDA TETAP AMAN DAN SEGALANYA LANCAR…………
    SAMPAI KAPAN PUN KAMI AKAN TETAP EXIST DAN SAMPAI KAPAN PUN KAMI AKAN TETAP BERTANGGUNGJAWAB UNTUK MENJAGA DAN MENGELOLA UANG ANDA YANG TIDAK SEDIKIT….
    KAMI SADAR UANG ITU TIDAK MUDAH DIDAPAT OLEH KARENA ITU KAMI TETAP BERUSAHA DAN SAMPAI KAPAN PUN KAMI TIDAK AKAN BERLARI DAN MENGHILANG…..INGAT TIBA WAKTUNYA NANTI SEMUA UANG SAUDARA AKAN KAMI KEMBALIKAN SEMUA ITU WUJUD JANJI DAN KESERIUSAN …. RENCANA KAMI DALAM WAKTU YANG SUDAH DIPASTIKAN AKAN MENDIRIKAN PABRIK KARET ….
    NANTINYA KAMI HANYA MENGELOLA DANA INVESTASI UNTUK KALANGAN KELUARGA CV.FADILLAH SAJA TIDAK UNTUK KALANGAN LUAR….YANG NAMANYAPUN BUKAN UANG INVEST TAPI SAHAM KELUARGA……
    JADI SANGAT DISESALKAN BAGI ANDA YANG BILANG BAHWA CV.FADILLAH PENIPU……….APAKAH ANDA TIDAK PERNAH BERPIKIR ANDA JUGA SUDAH MENIKMATI DAN MENDAPATKAN HASIL DARI UANG YANG ANDA PERCAYAKAN KEPADA KAMI SELAMA INI…INGAT LAH KETIKA LANCAR JANGAN MENGINGAT KETIKA MENGHADAPI MASALAH……INGAT ALLAH SWT TIDAK TIDUR SELAMA KAMI BERUSAHA UNTUK BANGKIT
    MULAI BESOK HARI SELASA KAMI AKAN MULAI MEMBAYAR BHI SAUDARA MULAI DARI PAGI HINGGA JAM 13.00 SIANG………..

    By SIM on Aug 22, 2011

  103. PEMBERITAHUAN BESOK BHI SAUDARA MULAI DIBAYARKAN MULAI DARI JAM 09.00 PAGI HINGGA JAM 13.00 ….MOHON MAAF ATAS KETERLAMBATAN PEMBAYARAN YANG TADINYA DIJADWALKAN HARI SENIN….WASALAMUALAIKUM………

    By SIM on Aug 22, 2011

  104. smoga allah selalu melindungi, Hidup CV fadilah…!!!!

    By hidayah on Aug 23, 2011

  105. allhamdullilah jika memang BHI akan dibayarkan hari ini.terima kasih sebelumnya saya ucapkan kepada manajemen karena jika BHI saya dapat uang itu nantinya sebagian buat bayar hutang dan hanya 1/4 buat lebaran karena kami masih bnyak keluar miskin paling tidak kami dpt membuat mereka tersenyem di hari yg fitri nanti. Amin

    By jony wong on Aug 23, 2011

  106. BHI yang akan dibayar kan pada hari ini bulan apa??? soalnya bulan mei kami belum terima mohon info tks

    By nv on Aug 23, 2011

  107. nah itu dia? saya yg periode I kekurang 2 atw 3 bulan OM SIM,n yg bulan ini belom sama sekali.terus kapan om punya saya.saya sangat butuh itu om SIM bwt lebaran,buat bayar utang2,buat keluarga yg masih miskin om.Tolong om ya.di kabarin gitu

    By jony wong on Aug 23, 2011

  108. MOHON MAAF DIBERITAHUKAN ADANYA KETERLAMBATAN PEMBAYARAN YANG SEHARUSNYA HARI SELASA MUNGKIN AKAN KAMI BAGIKAN BESOK ATAU LUSA…..POSISI KAMI SEKARANG SEDANG DALAM PERJALANAN DARI JAKARTA UNTUK MENJEMPUT UANG BHI…….KARENA UANG DARI NEGARA .?.?.?.? YANG AKAN CAIR SANGATLAH BANYAK JADI TIDAK MEMUNGKINKAN MELALUI PESAWAT KARENA AKAN BERAKIBAT PRASANGKA MONEY LOUNDRY MUNGKIN ANDA TAHU….KAMI MALAM INI MENJEMPUTNYA DENGAN JALAN DARAT MAKANYA KAMI BELI CASH .?.?.? MOBIL UNTUK MENGAMBIL/MEMBAWA UANG….SEBAGIAN RENCANA UNTUK BAYAR BHI DAN PENARIKAN BULAN OKTOBER DAN YANG SEBAGIAN UNTUK PEMBUATAN TAHAP PERTAMA PABRIK KARET >>>>>>>>>> KAMI TIDAK AKAN MENYEBUTKAN BERAPA JUMLAHNYA SESUAI JANJI KAMI INSYAALLAH,MULAI BESOK ATAU LUSA KAMI LANGSUNG BAGIKAN……… HARAP TENANG DAN SABAR BERHUBUNG SEGANYA MENGENAI ADMINISTRASI MASIH HARUS KAMI PERSIAPKAN DEMI KELANCARAN DAN TERTIB ADMINISTRASI KARENA MULAI SEKARANG KAMI AKAN MULAI BELAJAR DARI PENGALAMAN KESALAHAN JADI ADMINISTRASI KAMI PERKETAT….YANG MANA BESAR BHI SUDAH KAMI SEPAKATI OLEH FREELINE MASING-MASING……UNTUK ROMBONGAN PAGUYUBAN BHI KAMI HAPUSKAN TAPI UNTUK KOORDINATOR FREELINE PAGUYUBAN KAMI BERI 3% DARI TOTAL BHI SESUAI KESEPAKATAN DENGAN ROMBONGAN TERSEBUT….
    UNTUK PERORANGAN DAN FREELINE DILUAR PAGUYUBAN BHI TETAP KAMI BAYARKAN SESUAI BULAN YANG TERHUTANG/TERTUNGGAK…..JADI JELAS YA …MOHON TENANG DAN SABAR…..
    CV.FADILLAH AKAN TETAP EXIST DAN CV.FADILLAH TELAH BANGKIT KEMBALI……ALLAHUAKBAR….3X

    By SIM on Aug 23, 2011

  109. saya sangat mengharapkan uang bHI itu Om SIM,saya doakan smoga slmat di jalan sampe tepat waktu.

    By jony wong on Aug 23, 2011

  110. cuma yg saya????? apa ga bahaya tu om SIM bawa duit pake mobil,banyak kejadian.terlebih lagi diumumin di sini.knapa ga tarnsfer aja.kalo masalah money laundry itukan per kasus kalau ini kan jelas.

    By jony wong on Aug 23, 2011

  111. kira kira yang perorangan atau freeline diluar paguyuban itu tanggal berapa,jam brapa Om Sim.soalnya lebaran dah mepet.saya sama sekali selama beberapa bulan nguras tabungan.sekarang tabungan sdh saldo minimal.

    By jony wong on Aug 23, 2011

  112. SIM.YANG DI MAKSUD ROMBONGAN PAGUYUBAN BHI DI HAPUSKAN ITU SIAPA.APA ITU BERLAKU BAGI YANG SDH MENGAJUKAN PENARIKAN ATAU BAGAIMANA.MOHON PENJELASANNYA???

    By bram on Aug 24, 2011

  113. SEHUBUNGAN DENGAN MENYAMBUT HARI RAYA IDUL FITRI, BHI DAN PENARIKAN DANA DITUNDA SAMPAI DENGAN TANGGAL 15 SEPTEMBER 2009.
    KAMI SEGENAP STAFF DAN DIREKSI MENGUCAPKAN MOHON MAAF LAHIR BATIN

    By SIM on Aug 25, 2011

  114. SIM DAK KAU BAGIKE SEBELUM LEBARAN KUBAKARRRRR RATO JINGOKLAH….

    By TOTALDESTRUCTION on Aug 25, 2011

  115. UNTUK SIM, KAMI UDAH MUAK JANJI PALSU MU…DARI KEMAREN BERKOAR2 PEMBAYARAN SENIN..MUNDUR SELASA..MUNDUR LAGI TGL 15…UJUNG2 NYA MUNDUR LAGI…SAMPAI KAPAN KAMI MENUNGGU?? APA MAU MU HAH?? KALIAN TELAH MENZOLIMI KAMI, INGAT AZAB ALLAH..

    By Ust. Joko, S.H. on Aug 25, 2011

  116. Bakar bae bro, dasar pacak ngulur2 waktu bae, apo biar diulur jg waktu bakar fadillah samo pengurusnyo, bis itu baru dibakar api neraka, gawenyongolain wong, dak tau apo byk dikorbankan wong karno janji kamu tu, taiiii galo fadilah tu, apo satpamnyo jg nak dibakar, lah disetting galo jawaban budak itu, buat pengurus fadilah berentilah nak sembunyi trus pas kami ksano, jingoklah kauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu klo msh cak ini caronyo

    By delano hendri on Aug 25, 2011

  117. Buat SIM …Kalo Kasih Info Pembayaran Yg bener doong jgn janji- janji melulu soalnya banyak yg berharap, coba kalau saudara dijanjiin terus tp ngak pernah ditepati sakit ngak

    By nv on Aug 25, 2011

  118. apo dak, la ku tebak dari kemarin, nak puaso libur. nak lebaran libur, abis lebaran libur. Tinggal kapan cairnyo belum tau

    By invest 303 on Aug 25, 2011

  119. pecaknyo sim la gugup, ngetik tanggal bae salah. madaki tanggal 15 september 2009. tahunnyo mundur bukan maju.

    By invest 303 on Aug 25, 2011

  120. invest 101, ramalan awak tepat

    By invest 303 on Aug 25, 2011

  121. Sabar………..sodara2,@SIM justru inilah yg bikin orang marah,janji adalah hutang kemarin katanya jemput uang koq sekareng malah batal lg malahan waktunya mundur lagi tgl 15 september 2009.maaf Om SIM liat – liat donk kalo mo bikin statemen jangan bikin orang + marah dengan manajemen.mana daftar itu sudah tertempel sejak juli lalu ini mo habis agustus koq lewat lagi.

    By jony wong on Aug 25, 2011

  122. @sim saya kira batas kesabaran orang ada batasnya,saya dan mungkin jg yg laen ingin menghadapi lebaran idul fitri nanti. dengan tenang,tapi koq sampean malah bikin gusar lagi dengan janji-janji.saya benar2 kecewa.dari awal saya tdk bermaksud mendiskreditkan siapapun disini.sekarang bagaimana kami bisa melewati lebaran sedang uang tabungan saja sudah habis dari bulan mei kemaren,dan sekarang harus hutang sana – hutang sini.

    By jony wong on Aug 25, 2011

  123. @Sim jngn bikin marah yg laen,kami ni lah bnyk beban pikiran belum lg mikir kelanjutan invest kami,kalo bulan- bulan yg lalu belom dibayar sampe sekarang juga belum akan numpuk jadinya.apa mo di rapel semua??????,belum lagi bulan depan.ga masuk di akal.

    By jony wong on Aug 25, 2011

  124. oi investor,, belum nyadar jugo kamu ye??
    cb liat lagi komen aq di atas, mereka tu cmn ngulur2 waktu be, nak ngilang galo… kalo aq sdh ku ikhlaske di dunio nih,tinggal berurusan be di akhirat gek…

    By korban on Aug 25, 2011

  125. ya,kalo yg ikhlas ya ikhlas, mungkin uang anda lebih banyak dari fadillah,tiap orang kan beda – beda kemampuannya nah aneh saja kalo kami yg laen ini mo disamakan kaya anda @korban.uang kami hanya itu saja yg bwt makan,mungkin jg bwt bayar cicilan,atau buat bekal anak nantinya.dan perlu saya ingatkan sodara2 sklaian jangan mudah terpancing propokator yg mau buat masalah ini tak terselesaikan.Peace…………………

    By jony wong on Aug 25, 2011

  126. ADO SALAH PENYAMPAIAN LIHATLAH SIAPO YANG MENULIS ID SIM JUGO ITU ADALAH ORANG YANG INGIN MENZOLIMI SAUDARA BENARLAH KALAU BUKAN IDNYA NULIS TAHUN SAJA SALAH APO LAGI TANGGUNG JAWABNYA????????????????KAMI DAK MAU JANJI LAGI………MUNGKIN ANDA DAN SEBAGIAN ATAU SELURUH INVESTOR MENGIKUTI PERTEMUAN MALAM KAMIS HARI RABU MALAM JADI DOAKAN SAJA UANG KAMI CAIR KAMI BISA MENEPATI JANJI BUKANNYA MALAH MENGHUJAT MALAH RENCANA MAU BAKAR WAH ANDA DISILAUKAN OLEH KEPENTINGAN PRIBADI SAJA…………..DAK MASALAH BAGI KAMI ASET PONDOK DAN RUMAH DIBAKAR SEMUA TOH ITU DAK AKAN MENYELESAIKAN MASALAH……………JUSTRU ORANG YANG BERNIAT NA BAKAR ITU SEBENARNYA BIANG KEROK DARI PERMASALAHAN INI……….BISANYA BUAT ONAR TAPI TIDAK MEMIKIRKAN KEPENTINGAN ORANG BANYAK……

    By SIM on Aug 25, 2011

  127. @SIM maksudnya???????? ga janji lg dan gak tau lagi.tau ga kami harus ngutang kemana lagi,tau ga kami harus bersedih lebaran ini jika sampe bhi itu ga,dibayar sebelumnya.Untuk makan sehari hari saja sudah tdk ada uang. karena tabungan sudah habis.sampai kapan kami harus menunggu?????? sampean ngaku SIM yg asli tapi kenyataannya sama saja jawabannya dengan SIM sebelumnya.

    By jony wong on Aug 25, 2011

  128. Ada pertemuan hari kamis kok kami gak diajak ya sim, kalau memang ada pertemuan di beri info lah kami biar ada kejelasan.

    By invest 303 on Aug 26, 2011

  129. Bakar baelah pengurus fadillah tu, caknyo sengajo nian ngulur waktu biar pacak blari, dak biso dipegang omongan wong fadilah, seton galo2

    By JOKO ANGGORO DKK PENGUMBAR JANJI on Aug 26, 2011

  130. Teman2 yang senasib dengan saya, kita harus mengambil tindakan tegas dengan orang2 cv fadilah ini, jika kita sudah berbuat sedikit anarkis, sudah ada yang rusak sedikit, baru mereka tau kalau kita ini memang benar2 serius, saya sendiri tidak berharap terlalu banyak, saya hanya ingin uang modal saya kembali, just that

    By feynman on Aug 26, 2011

  131. kl gitu gimana kl besok jam 10 kita kumpul di kantor pusatnya di abusama, rame rame kita kesana minta kejelasan.

    By invest 303 on Aug 26, 2011

  132. kalau ngumpul dikantornya rasanya percuma deh, liat aja selama ini gak ada hasilnya, dan tentu saja disana tidak ada orang yang bisa menjawab pertanyaan yang ada dikepala kita. kalau saya lihat hal yang paling penting dan berarti bagi mereka adalah pesantren dan rumah yang ada disebelahnya itu, seperti yang kita lakukan dua hari yang lalu, itu sudah luar biasa, konsentrasi masssa didepan rumah dan pesantren sudah cukup untuk meciptakan teror dan rasa takut buat mereka, sudah pasti anak2 dan istrinya sudah diungsikan ke tempat lain, padahal waktu itu kita tidak berbuat apa2 lho, coba bayangkan kalau sampai kita lempar batu pecahin beberapa jendelanya atau rusak pagar rumahnya …. hhmmm mungkin ada yang kena serangan jantung mendadak karena kelewat takut, gak perlu sampai bakar2an, cukup ciptakan terror saja, mereka juga manusia yang punya rasa takut kok.

    Biar saya sederhanakan lagi, sebenarnya permintaan kita gak banyak kok, cuma satu, very simple and easy, kita hanya ingin bertemu langsung dengan para direksi dan komisarisnya, dan mendengar langsung dari mulut mereka kapan deadline-nya (batas waktunya-nya) kita bisa mendapatkan kembali uang yang kita investasikan ke perusahaan mereka, dan jika mereka tidak bisa menepatinya apa tindakan selanjutnya yang akan dilakukan, apakah menjual semua aset, we really want to know that, gampang sekali kan, tapi ya memang butuh nyali yang besar untuk melakukan ini

    By feynman on Aug 26, 2011

  133. melok

    By tr on Aug 26, 2011

  134. jd ngumpulnyo di abusama atau di pesantren nih

    By tr on Aug 26, 2011

  135. sabar sodara2.kalo kita teror yg diteror merasa takut adalah hal yang wajar tetapi jika kita teror kemudian menciptakan suasana gaduh di kompleks perumahan itu bukan tidak mungkin kita justru kita yang berurusan dengan pihak berwajib di karenakan mengganggu ketentraman warga kompleks.

    By jony wong on Aug 26, 2011

  136. setiap sore menjelang magrib biasanya ada beberapa orang manajemennya datang ke kantor abusama atw juga ke R.sukamto nah itu lah saat yg tepat untuk bertemu mereka

    By jony wong on Aug 26, 2011

  137. Maaf ya sebelumnya,sebenarnya siapa sih yang anda cari?seandainya sudahbertemu apa yang akan kalian lakukan?saya salah satu investor yg sudah 3th ikut inves ini>makasih

    By KTP on Aug 26, 2011

  138. ada yang janggal kayaknya.coba deh diperhatii sim,ada dua jenis sim disini yang satu sim yg warna biru itu betul menggunakan hypeerlink cv fadilah yang satu lagi sim yang warna hitam gak pake hyperlink.tolong jangan bawa api lebih baik kita bantu carii solusi untuk bisa mengembalikan uang kita.saya pernah denger mereka mau menggadaikan rumah yg ada tapi terbentur di surat menyurat rumah.nah ada yang bisa bantu dak untuk urusan surat menyuratnya?biar cepet dikembalii uang kita.

    By KTP on Aug 26, 2011

  139. BEJO KAU NAK MATIIIIIIIIIIII YO?

    By laknat on Aug 26, 2011

  140. DAK SELAMAT KAU BEJOOOOO DUNIA AKHIRAT.KAU MAKAN DUET INVESTOR HARUSNYO KAU YANG KAMI TUNTUT.DUET INVESTOR KAU MAINI FOREX.TAI

    By laknat on Aug 26, 2011

  141. bejo l keluar kau,ai nak ngomong lagi es.jo aku nak minta bagian.kau kan janji men direksi cv.fadila teduduk nak ngenjok aku.ku telpon kau dak aktif,ku gari dirumah kau dak ado.disini kau tampil.mano duet t,bagian aku.kau janji nak 500jt,tp lom nyampe ku trimo.kutunggu kabar kau bro.wong sungai pinang.

    By cs bejo on Aug 26, 2011

  142. samo aku jugo lagi nyari2 bejo, kmno dio sekrng, duit aku belum balek,mano 10% yg kau janjike tu taun,kalu bejanji cak manis nian kau tuh, tungguke lah kau 83JO

    By iwan on Aug 27, 2011

  143. oh…………… ternyata bejo yang punya ulah dah jangan salahin saya sini postin alamatnya,nama aslinya kito lapor ke dio ke polisi tindak peninpuan berkedok investasi dikaret taunyo di forex,n dio gagal alias dana BHI kito lost di foprexnyo.ayo sodara2 investor kito lapor ke bejo cs ke polisi.harusnyo manajemen fadilah jugo lapor polisi biar klop.dengan cak itu bejo cs bener2 mati kutu

    By jony wong on Aug 27, 2011

  144. bejo yg dulu taon 2010 masalah kareno duit investor dari banyuasin hasil jual kebon dak dibayar.itu caknyo neh,tapi terus terang aku lum pernah jingok batang idungnyo.

    By jony wong on Aug 27, 2011

  145. 83JO inget ke aku IWAN (PUSRI BORANG)!!!taun kau!!

    By iwan on Aug 27, 2011

  146. bejo yg dulu taon 2010 belum ngenjuk BHI kepada seorang ibu dari banyuasin yang invest duitnyo 500 jt dari hasil jual kebon.aku tau itu kerno aku sempat ditanyo oleh ibu itu,sewaktu ibu itu dateng nyari si bejo ke ang.66 wahai para invest.yang mungkin malam ini masih berada di abusama atw disukamto dan angkatan 66.jika memang terjadi wan prestasi yang dilakukan si bejo dengan mengatsnamakan cv fadillah.ada baiknya bapak2/ibu cari bejo dan bawa ke polisi.

    By jony wong on Aug 27, 2011

  147. tapi sampe sekarang aku lum pernah ketemu yg namonyo bejo.kalu ado yg punyo nope,alamat serta fotonyo buron ke bae dio.

    By jony wong on Aug 27, 2011

  148. saya juga investor sdh dari taon 2009 akhir.memang dulu juga sering telat bhinyo,tapi slalu ado. baru sekarang lah aku sejak januari lalu lah macet sampe sekarang.jadi tolong bapak/ibu sekalian para investor jangan anarkis.yang ada masalah bukannya selesai tapi malah + ruwet. ada baiknya bapak/ibu sekalian minta pertanggung jawaban dari para freelinenya juga.peace

    By jony wong on Aug 27, 2011

  149. @cs bejo tolong di posting alamat,n nope bejo disini

    By jony wong on Aug 27, 2011

  150. Payo kawan2 aq udak korupsike duit kamu2,…. aq ado usaha laen yg lbih bsak dari fadilah… duit fee yg aq dapet dari fadilah ku puter tmpt laen yg ngasilke 30% perbulannyo……

    Jadi klo fadilah ado mslh jangan libat2 ke aq, aq sudah brenti dari sano baek2 dan dak ado mslh… kalo seandainyo aq korup d Fadilah ngapo lah mreka dak tuntut aq dari awal……\\

    Itulah skrg ini CV Fadilah itu nak mengkambingkitamkn org, supayo dio lepas dari tanggung jawabnyo…

    By BEJO on Aug 28, 2011

  151. INI LAH AZAB DARI ALLAH UTK ORG2 FADILLAH, MEREKA MENGAJARKAN KESESATAN DI PONPES ITU, MENGAMALKAN AJARAN2 BID’AH, KULTUS ULAMA, MEMPERTUHANKAN HARTA,DLL ANAK2 LUGU TAK BERDOSA MEREKA CEKOKI DAN DOKTRIN DGN AJARAN2 SESAT, MAKANYA ALLAH BUAT BANGKRUT INI PERUSAHAAN..
    ALLAH MAHA ADIL, DIA LURUSKAN DENGAN KEBANGKRUTAN KARNA ORANG2 DI DALAMNYA TIDAK AMANAH,
    LEBARAN INI MESTINYA MENJADI MOMENT BAHAGIA PARA INVESTOR, NAMUN TERPAKSA DIBALUT KEPUTUSASAAN DAN KESEDIHAN AKIBAT ULAH ORG FADILAH YG TDK BERTANGGUNGJAWAB
    TUNGGULAH AZAB ALLAH SELANJUTNYA

    By investor 511 on Aug 28, 2011

  152. INGAT MR.BEJO ALLAH SWT TIDAK PERNAH TIDUR DAN DAK AKAN TIDUR SEBELUM KAMU MENERIMA AZABNYA…..ITULAH LICIKNYA SAUDARA BEJO KETIKA DIA MASIH BEKERJA DICV.FADILAH BANYAK UANG ANDA YANG DIGELAPKAN OLEHNYA DAN BANYAK SURAT PERJANJIAN YANG DIPALSUKAN …KALAU KITA KILAS BALIK MUNGKIN YANG PERNAH KENAL BEJO DAN KELUARGANYA MUNGKIN KETAWA …. KENAPA??????MUNGKIN DALAM HATI BERTANYA-TANYA DALAM WAKTU SEKEJAB MEMPEROLEH KEKAYAAN DAN PERUBAHAN YANG DRASTIS 1000 DERAJAT DARI AWAL “INI BEJO NGEPET,NYUPANG,PERGI KEGUA MENCARI KEKAYAAN ATAU IKUT PEMUJAAN /TUMBAL” MUNGKIN ORANG TUANYAPUN SEDIH KARENA KEHIDUPAN BEJO DULU SANGATLAH MEMPERIHATINKAN RUMAH UKURAN 6X6 DAN MAAF2 KATA ORANG TUANYA MISKIN JADI APA YANG BISA DIBANGGAKAN SETIAP HARI SEBELUM GABUNG DENGAN FADILAH BEJO PERNAH JADI TUKANG OJEK( NARA SUMBER TANYAKAN KETETANGGANYA BIAR AKURAT )KALU KENAL BEJO DIBANTU CS-NYA SYAMSU DAN ARPAN/PEPENG MEREKALAH PENJAHAT UANG ANDA2 DI FADILLAH.UNTUK YANG IKUT LAMA APABILA ADA KEANEHAN PADA TANDATANGAN HENDRI DELANO DI PERJANJIAN MUNGKIN ITU TTD YANG DIPALSUKAN OLEH SYAMSU,BEJO DAN ARPAN CS JADI BAGI SAUDARA YANG NANTINYA DALAM PENARIKAN DATANYA TIDAK ADA MAKA KAMI TIDAK IKUT BERTANGGAUNG JAWAB KARENA DIANGGAP PERJANJIAN PALSU DAN TIDAK AKAN KAMI PROSES…….WASALAMMUALAIKUM

    By SIM on Aug 28, 2011

  153. PARA INVESTOR SEKALIAN SUNGGUH KALIAN TIDAK SABAR DAN TIDAK BERSERAH DIRI,,,,,,,,,,,,KENAPA TINDAKAN YANG ANARKIS ,BRUTAL DAN TIDAK MELAMBANGKAN KEYAKINAN AKAN REJEKI ITU TIDAK KALIAN PERCAYAAI?????????????MALAH SEKARANG BERLANJUT KEPERUSAKAN ,PENJARAHAN DAN PREMANISME …..SEDIH KAMI MELIHAT SAUDARA2 SEPERTI ITU KALIAN MENJARAH TIDAK BEDANYA SEPERTI MALING,RAMPOK,DAN PENGEMIS…………UNTUK TANTE BONI ANDA SEPERTI WANITA KURANG WARAS YANG MENGHASUT DAN MEMBUAT KEONARAN DIDALAM PONDOK KAMU KHAN WANITA MEROKOK PULO LA GILOOO APO TE………KALAU BEGITU CARANYA INI AKAN MEMAKAN WAKTU PROSES YANG LAMA YANG TADINYA SEBELUM PENJARAHAN KAMI MAU MEMBAGIKAN UANG SAUDARA TAPI KARENA KEJADIAN INI KAMI AKAN UNDUR PENGEMBALIAN DAN PEMBAYARAN UANG SAUDARA MENJADI TAHUN DEPAN BULAN DESEMBER 2012………….JADI KALAU KALIAN KURANG PUAS HANCURKAN ITU PONDOK DAN RUMAH2 JADI UANG KALIAN TIDAK AKAN KAMI KEMBALIKAN MULAI DARI SEKARANG 6X24JAM BUAT KONDUSIF DAN STERIL LINGKUNGAN PONPES MAKA KAMI AKAN BERPIKIR ULANG……NAH YANG RUGI SIAPA KALAU KARENA ULAH SAGELINTIR ORANG UTAN YANG MASUK KE PONDOK DAN MENJARAH RUMAH USTAD WIDAR BERARTI KALIAN TERIAK MALING SEBENARNYA KALIAN SENDIRI YANG MALING BARU DIKASIH COBAAN SEDIKIT SUDAH DAK YAKIN ITULAH ORANG TAPI BUKAN ORANG TAPI MAYAT HIDUP……………………………………………………………………………..
    UNTUK YANG FREELINE PAGUYUBAN BHI TIDAK DIBAYARKAN TAPI KITA KASIH 3% UNTUK KOORDINATORNYA………….UNTUK FREELINE YANG DILUAR PAGUYUBAN TETAP KAMI AKAN BAYAR BHI DAN FEE UNTUK FREELINE.DAN TERAKHIR UNTUK PERORANGAN BHI TIDAK AKAN KAMI BAYAR ALASAN LANGSUNG AKAN KAMI KEMBALIKAN SELURUH MODALNYA PADA BULAN OKTOBER 2011………………………………….CV.FADILAH TETAP BANGKIT DAN AKAN SELALU ADA…………..KAMI TELAH MENDIRIKAN KANTOR PUSAT DIJAKARTA,2 MESIN PABRIK KARET DAN INSYAALLAH 2012 AKAN SECEPATNYA MEMBANGUN PABRIK KARET…………….UANG ANDA AKAN SECEPATNYA KAMI KEMBALIKAN SESUAI JADWAL YANG KAMI RENCANAKAN ……………..WASALAMUALAIKUM…….

    By SIM on Aug 28, 2011

  154. KEPADA SAUDARA BEJO TERTAWALAH SELAGI KAMI MASIH MEMBERI KESEMPATAN KAMU TERTAWA…..NIKMATILAH HARTA KORUPSIMU SELAGI KAMI MASIH MEMBERI KESEMPATAN UNTUK KAMU MENIKMATINYA………………INGAT DALAM HITUNGAN TIDAK LAMA LAGI SEMUA AKAN TERUNGKAP DAN AKAN MEMBAWA ANDA PADA KESENGSARAAN……………………INGAT HARTA KORUPSI YANG ANDA PEROLEH SEKARANG BUKAN MILIK DAN HAK ANDA INGAT SEBENTAR LAGI YANG PUNYA AKAN DATANG JADI PILIHLAH…………………MAU CARA ANARKIS ATAU CARA KEKELUARGAAN ??????????????TERMASUK TEMAN2 ANDA SYAMSU DAN PEPENG/ARPAN. KALAU SAUDARA MAU MENCARI ARPAN CARILAH DISEKITAR INVESTOR FADILLAH KATANYA UANG DIA MASIH 400JT DIFADILAH PADAHAL KAMI TAU UANG ITU HASIL KORUPSI DAN PENGGELAPAN JUGA DI CV.FADILAH……………DASAR PENG-PENG MALING TERIAK MALING KAU PENG MASIH ADA AJA YANG SEBENTAR LAGI MAU DICIDUK PAKSA KAYANYA ….TUNGGGULAH KAMI AKAN DATANG….

    By SIM on Aug 28, 2011

  155. masing2 harap bersabar,buatInvestor 511 anda bilang orang fadillah penuh dosa apa anda sendiri bersih?????????????.jangan menjugde orang salah tanpa anda sendiri tau kalau anda orang yg benar.
    @bejo jangan senang dulu,kalau urusan rumah tangga saya jadi berantakan,kamu lari kenapun akan tetap saya kejar.dak usah sok pinter,yang ibu yuli dari banyuasin invest 500 jt tu dulu sampe ke angkt.66 nyari kau alasannyo BHI belum kau bayar,sdh 4 bulan.@SIM apo maksudnyo perorangan tidak dibayar BHI?????????????? jangan menyamaratakan semua investor .

    By jony wong on Aug 28, 2011

  156. @SIM dari awal aku cuma nak BHI aku lancar be,soalnyo kebutuhan idup terus meningkat apo lg lebaran neh,bukannya tidak bersabar n berserah diri SIM tetapi lah mepet,kreditan banyak,utang lah numpuk dari januari.kalu msh pNs lemak tinggal gade SK,ini pensiunan sk jg lah tegade beneri rumah.nah sekarang neh dak usah ke lah nak bayar cicilan,nak makan lagi lah saro duit tabungan lah saldo minimum.nak cak mano lagi”????@SIM.Tlnglah pikir ke menpacak sebelum lebaran neh.

    By jony wong on Aug 28, 2011

  157. @SIM brapo be dulu sekedar untuk nyambung idup samo bayar cicilan bulan ini.

    By jony wong on Aug 28, 2011

  158. ok!!!!!!!!secepatnya BHI kami akan bagikan tapi mungkin harap benar2 bersabar biar kami pacak segera menyelesaikan jadwal……kalau ado anarkis lagi kami pastikan proses akan memakan waktu lamo BISA SAMPAI BEBERAPA BULAN .COBA YANG RUGI SIAPA???????????JANGAN MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN PRIBADI DENGAN MENGORBANKAN ORANG BANYAK!!!!!!!!!!BANYAK YANG SUDAH SUSAH JANGAN DITAMBAH SUSAH DENGAN TINGKAH ANDA YANG SEPERTI MALING DAN RAMPOK…………coba saudara perhatikan siapa yang berbuat anarkis kami sudah memasang mata-mata maka kami langsung anggap hilang uangnya dalam arti tidak kami kembalikan lagi dengan bukti propokator dan perbuatan yang tidak menyenangkan.WALAUPUN ANDA MEMBUAT PENGADUAN TETAPI KAMI SUDAH MENYELESAIAKANNYA DULUAN…

    By SIM on Aug 28, 2011

  159. @SIM aku dak tau rombongan itu,aku kenal dengen wongnyo be idak.men aku neh rombongan Rijon.cubo ?? ustadz widar.aku yg penting fokus BHI lancar be dulu

    By jony wong on Aug 28, 2011

  160. @joni wong:yang ngomongi aq bersih siapo?? baco baik2 buyan..aq cmn ngomongi kl itu azab dari Allah utk cv fadillah… berapo nian duit kau di fadillah mecak siru nian…?? begawe nak duit…

    @sim: strategi baru caknyo…

    @all investor: silahkan dinikmati hidangan janji oleh wong fadillah, tunggulah sampe mati dak ke keluar duit kamu…

    By investor 511 on Aug 28, 2011

  161. kamu nak minta bayar tapi kamu jarah rumah wong t,aku lihat kamu dobrak pintu ponpesnyo.aku malu,aku msh inget yg ngambek barang t.jadi balek ke l brg t,aku jugo nagih tp dak ck itu jugo crnyo.

    By KTP on Aug 28, 2011

  162. @investor 511 : la kau dewek brpo yg kau invest?ck l hebat nian.men l kayo ngapo tergiur inves?msh kurang apo?jadi kau t yg rakos.dak tahu malu,nk ngecik i wong lain awak dulu jg wng dak punyo.baseng2 nuduh ponpes wng ckitu.anak aku pernah di ponpes itu jd aku th nian.nh lamo2 aku muak dengen investor n.tdnyo ku kiro slh nian cv fadila ternyata………..maaf y cv fadila

    By KTP on Aug 28, 2011

  163. @investor 511 kalo ente bilang cv fadillah di azab sama aja lo bilang lo diazab juga. jadi kira2 sapa buyan?????emang apa urusan lo mo tau duit gua berapa banyak??yg jelas dari awal saya disini tdk mau mendiskreditkan siapapun?Ya jika anda mendiskreditkan saya seperti itu ada bainya anda ngaca dulu.Peace
    @KTP yang kamu liat siapa,saya?????????saya gak pernah kekantor abusama,kalo ke angk.66 n r.sukamto,ok tapi hanya lalu.kalo bener2 liat napa ga sklaian aja di foto biar jadi bukti

    By jony wong on Aug 28, 2011

  164. @KTP dah ga usah di gubris tu investor 511 kayak di aja yg kaya di Palembang nih.belom melek tuh orang.
    @SIM Minal aidzin wal fa idzin, selamat hari raya idul fitri 1432 H bagi seluruh manajemen.
    Bagi seluruh Investor yg merayakan Minal aidzin wal faidzin,selamat hari raya idul fitri 1432H

    By jony wong on Aug 28, 2011

  165. @investor 511:Tolong kau tarik lagi omongan kau soal ponpes sesat, dan bid’ah tadi. Seberapo banyak yang kau tau soal ponpes itu sampe kau pacak ngetik cak itu? Seberapo luas ilmu agama kau sampe pacak buat fatwa bid’ah?

    Kepada orang2 idiot yang telah merusak Pondok Pesantren Darun Nasihin, saya doakan semoga kalian masih bisa diampuni Allah, saya harap kalian banyak bertaubat, karena kalian telah merusak tempat orang2 belajar agama, tempat orang mendekatkan dirinya pada Allah. Walaupun saya hanya sempat berkeliling di pesantren itu sekitar 15 menit saja beberapa bulan yang lalu, tapi saya tau persis bahwa Darun Nasihin adalah pesantren ahlussunnah wal jamaah, sedikitpun tidak ada kesesatan disana, apalagi bid’ah, sunggu lucu sekali saat membaca komentar dari investor 511 yang sangat bodoh ini.

    Dan tentu saja pesantren ini tidak pernah mengkultuskan ulama, sama sekali tidak ada, mereka hanya mencoba untuk meledani kehidupan para ulama, terutama satu orang yang sangat dikagumi oleh pendiri pesantren ini yaitu As Sayyid Muhammad bin Alwi bin Abbas Al Maliki Alhasani.

    Kesimpulan saya, Pesantren Darun Nasihin itu tempat yang luar biasa.

    By anonymous on Aug 28, 2011

  166. @jony wong : maaf , bkn anda tp investor lain yg minta dibayar tapi dgn menjarah brg org.pokoknya rumah yg disebelah pondok.syg wkt itu saya dak bawa kamera

    By ktp on Aug 28, 2011

  167. maaf es,caknyo kito l kelewatan sampe rumah ustad tejara.azab nian kito bro.banyak nian doso kito,dari ngelarii duet sampe jara rumah ust.aku minta maaf yo tad.rumah bejo tu yg di depan SDN 147 pager warno hitem,pokoknyo yg paling bagus dewek disitu.amper samo dengen rumah yg disebelah ponpes.kalo dak salah nomer 3764.gek fotonyo ku krm pak jony.gek ku lihat apo namo jalannyo.maaf bejo,aku takut azabnyo.biarla ku ngojek lagi.mokasi bro.

    By cs bejo on Aug 28, 2011

  168. o yo untuk sim kalo kamu tahu wongnyo ngapo dak kamu kasusi b wongnyo?sampei maaf aku buat ustad widar yo.

    By cs bejo on Aug 28, 2011

  169. OOO disano ruponyo rumah si bejo ini, daerah zurbi bustan sano yo. woi kawan2 sekalian, ado dak yang nak melok aku datangi rumah si bejo besok? sebenernyo yang buat kita dak dapet BHI sampe 4 bulan cak gara2 si bejo bangsat ini jugo, dio koruptor besak di cv fadilah, dio ngelarike duet banyak nian, jadi kito ni sebenernyo salah sasaran, besok aku nak datang kerumah si bejo, aku bawa parang, batu samo molotov, pokoknyo nak aku jarah rumah si bejo ini, kalau ado kawan yang nak melok gawe aku, silakan be biar lebih gampang jugo, memang aku dak masuk inves lewat bejo, tapi aku yakin pasti duet aku ado jugo yang diambeknyo, dio la biang kerok sebenernyo yang buat kito saro cak ini

    By anonymous on Aug 28, 2011

  170. aku kiro cuma aku be yang jijik dan muak samo bejo, ruponyo ado kawan jugo, payola jam berapo kito kumpul disano besok? biar kito teror jugo penjahat kelas teri sikok ini. aku baru puas kalo la nyingok perut si bejo bolong keno tujah atau mukonyo bonyok. AWAS BE KALU KAU KETEMU AKU LAGI BEJO, NAK AKU CONGKEL BIJI MATO KAU BIAR DAK PACAK NGELARIKE DUET WONG LAGI

    By laknat on Aug 28, 2011

  171. ketahuilah seluruh investor yg melalui bejo cs,adalah investor Aspal.yg bertindak anarkis adalah investor asal dari bejo cs.Dan yg posting disini banyakan mereka,termasuk bejo cs yang punya 2 iD disini buat perkeruh masalah.

    By jony wong on Aug 28, 2011

  172. saya tdk akan gegabah dalam nyergap orang,& si bejo bukan orang bodoh,buktinya para investor dan manajemen terkecoh.seng penting saya dah tau alamatnya.mo saya sendiri kek, mo saya suruh orang kek.yg jelas bejo entar akan nongol.kalo njarah rumah bejo berarti kita sama saja dengan bejo.ada banyak jalan nuju roma.terkecuali jika memang si bejo memaksa kondisi bisa lain.kalo investor yg laen serta orang2 yg juga benci ama bejo ingin kerumah bejo besok silahkan saja.tetapi jangan sampe anarkis.usahakan bawa dia ke proses hukum.

    By jony wong on Aug 28, 2011

  173. oi kance sudah liat koran SUMEKS belum hari ini, ado cv fadillah buat pengumuman..

    By jony wong utan on Aug 29, 2011

  174. allahu akbar 3x

    saya investor dari luar palembang, saya baru tahu dari berita bahwa telah terjadi pengrusakan di ponpes yg saya kagumi. Saya pernah beberapa kali ikut majelis di pospes tersebut.
    saya sangat prihatin dengan kejadian anarkis yang terjadi di lingkungan ponpes ataupun disekitar perumahan yg dilakukan orang2 yg mengaku memiliki agama. Khusus buat teman2 saya yg beragama islam, apakah anda sadar dgn perbuatan anda yg telah memporakporandakan isi ponpes, seluruh barang2 di dalam almari anda jarah dan keluarkan, buku2 agama berserakan dilantai (apa sih yg anda cari?)? masya Allah…apakah anda tahu siapa yg ada di ponpes tsb? mereka adalah ustad2 yg dgn sukarela mengajarkan agama Islam demi kemaslahatan umat, mereka adalah santri2 yg merupakan anak2 yatim piatu yg ingin belajar agama islam dengan sungguh2 tanpa dipungut biaya apapun pun, dipundak merekalah kita menggantungkan kebesaran agama Islam agar terus abadi,insya ALLAH mereka akan menjadi ulama2 besar, AAMIIN YA ROBBAL ALAMIN.

    Percuma bapak2 ibu2 yang saya hormati, anda sholat tiap hari,anda berdoa tiap hari,anda zakat setahun sekali,anda menyantuni anak yatim piatu, hanya dengan masalah yg terjadi skrng ini anda tiba2 menjadi orang yg tidak terpuji.
    Saya berpesan kepada pengurus maupun para santri untuk bersabar dan mendoakan oknum2 yg telah menzalimi kalian agar diberikan petunjuk, karena Allah SWT cinta dgn orang yg sabar,mkn ini mrupakan ujian dari-Nya.

    Minal aidin Walfaidzin saya haturkan buat para pengurus & para santri.

    By islam cinta damai on Aug 29, 2011

  175. kejem galo nian…ngapo pondok pesantren dirusak..apo ini zaman PKI…?

    By Yani on Aug 29, 2011

  176. cubo klu kito2 tenang…mkn dak kejadian c ini…apo kito tau yg bebunyi njerit2 tu investor pulo.??????????
    kage’ bukan,cv.fadilah rugi,investor rugi.,yg bekoar keladasan..

    By Yani on Aug 29, 2011

  177. yg disayangke…
    apo salah anak-anak santri itu..
    apo masih biso mereka belajar agama lg ditempat yg dak dipungut bayaran..
    apo mereka melok ngurusi duit2 kito..???

    By Yani on Aug 29, 2011

  178. @cs Bejo :apo nian jabatan pak BEJOOO (yg tukang ojek itu )smpe biso sekayo itu..?
    aku jugo punyo tetanggo tukang ojek,tp jugo PNS..tapi hidupnyo biaso be..

    @CV.Fadillah :aku sekeluargo minta ma’af dibulan suci ini..
    aku skrg memang lgi susah,tp kuraso kamu lebih susah…aku yakin n percayo kamu tetap berusaha menyelesaikan masalah ini.

    Terutama untuk anak-anak santri..Ustad2 yg mengasuh dipondok..klu aku wong kayo,biar aku yg ganti barang2 yg diambek MALING BANGSAT BEJAT..
    Semoga Allah selalu merahmati…aaaamiiiinn..

    By Yani on Aug 29, 2011

  179. SAYA BONGKAR YA MENGENAI KENAPA CV.FADILLAH SEPERTI SEKARANG INI…………MAAF KAWAN2 DIMANAJEMEN DAN MAAF KAWAN DI DIREKSI YANG SAYA BANGGAKAN TIDAK ADA MAKSUD BAGI SAYA YANG SUDAH MERASAKAN KITA BERJALAN DENGAN BAIK DAN SELALU MENYAMPAIKAN HASIL DARI PENJUALAN KEBUN KEPADA SELURUH INVESTOR CV.FADILAH YANG SAYA BANGGAKAN ….
    DALANG SEMUA AKSI INI ADALAH SAUDARA …BEJO,SYAMSU DAN ARPAN ALIAS PEPENG…..
    KEJADIAN ITU BERMULA DIRENCANAKAN DI KANTOR INVEST YANG BARU DIBANGUN SAUDARA BEJO DI DEPAN PS( PALEMBANG SQUER )MEREKA NYATA2 BERENCANA UNTUK MENGGOYANG CV.FADILAH SECARA KESELURUHAN TUJUANNYA :
    1. SUPAYA CV.FADILAH HANCUR DAN TERBELIT HUTANG.
    2. MENCEMARKAN NAMA BAIK CV.FADILAH DISETIAP BANK-BANK NEGARA MAUPUN SWASTA DENGAN TUJUAN SUPAYA CV.FADILAH SULIT MENDAPAT DANA SEGAR DAN MENCAIRKAN DANA BAIK DARI LUAR NEGERI DAN DALAM NEGERI.

    KEMUDIAN PERTEMUAN DITERUSKAN DIRUMAH SAUDARA BEJO YANG AGENDANYA :
    1. MELAKUKAN PROPOKASI TERHADAP INVESTASI DAN INVESTOR CV.FADILAH YANG SUDAH BERJALAN LANCAR SELAMA INI. CARANYA :
    A. MENGUNJUNGI DAN MENGHUBUNGI BAIK TEMAN,KERABAT DAN INVESTOR FADILAH YANG TDK TAU APA2 DENGAN PROPAGANDA YANG DILAKUKAN BEJOcs UNTUK MELAKUKAN PENARIKAN BESAR-BESARAN PADA BULAN JANUARI 2011 SEHINGGA MANAJEMEN CV.FADILAH DIBINGUNGKAN DENGAN AKSI YANG TIBA2 SEKUMPULAN ORANG MELAKUKAN PENARIKAN BESAR2AN YANG DIPIMPIN OLEH SAUDARA SYAMSU DAN BEJO.MEREKA SENGAJA MELAKUKAN INI UNTUK MELEMAHKAN KONSENTRASI PEMBAYARAN YANG SEHARUSNYA UNTUK BHI JADI UNTUK MELAKUKAN PEMBAYARAN PENARIKAN.

    ITULAH AWAL MULA SEHINGGA TIMBULNYA KEMACETAN YANG BERLANJUT HINGGA SEKARANG……
    SETIAP DIAUDIT SAUDARA BEJO,SYAMSU DAN ARPAN SELALU TDK ADA DIKANTOR ALASAN KELAPANGAN.

    KEMUDIAN BANYAK UANG INVESTOR YANG DIGELAPKAN YANG CV.FADILLAH MENDERITA KERUGIAN 20M YANG DIKORUPSI OLEH SAUDARA BEJO,SYAMSU DAN ARPAN KALAU SEKARANG MEREKA BUKA USAHA ITU SEMUA BERASAL DARI KORUPSI UANG INVESTATI SAUDARA-SAUDARA SEKALIAN ????????
    BAGAIMANA KAMI MENGANGGAP MEREKA KORUPSI :
    1.ketika mereka masih BEKERJA DI CV.FADILAH BANYAK BAPAK/IBU YANG MEYERAHKAN LANGSUNG UANG DENGAN BEJO ,SYAMSU DAN ARPAN SECARA LANGSUNG PERLU ANDA KETAHUI BAHWA UANG BAPAK/IBU TELAH DIGELAPKAN SECARA NYATA BAGAIMANA BUKTINYA SETELAH UANG MEREKA TERIMA MEREKA LANGSUNG BUAT SURAT PERJANJIAN YANG DITANDATANGANI OLEH SAUDARA SYAMSU KARENA DARI KETIGA ORANG INI YANG BISA MENIRU TTD HENDRI DELANO ADALAH SYAMSU…..MUNGKIN BAPAK/IBU TDK MENYANGKA TAPI INI SEMUA TERJADI ITULAH AWAL KENAPA CV.FADILAH SAMPAI TERJADI SEPERTI INI.UNTUK SAUDARA BEJO,SYAMSU DAN ARPAN INGATLAH KALIAN HARUS MEMPERTANGGUNG JAWABKAN PERBUATAN KALIAN DIHADAPAN ALLAH SWT DAN DIDEPAN INVESTOR YANG PERNAH KALIAN KECEWAKAN……

    TERUSTERANG KAMI MENDIRIKAN PONDOK PESANTREN DENGAN IKHLAS DAN JAUH DARI KESESATAN DAN BID’AH…..SANGAT DISAYANGKAN PONDOK KAMI DIBUAT SEPERTI ITU SEKARANG DENGAN ORANG YANG SAYA YAKIN HANYA INGIN UANGNYA KEMBALI TAPI TIDAK MEMIKIRKAN KEPENTINGAN GENERASI SANTRI YANG INGIN BELAJAR , TERUS TERANG MEREKA KEBANYAKAN ANAK YATIM PIATU YANG INGIN BELAJAR DAN MENGEMBANGKAN AGAMA …..
    DAN SANGAT DISAYANGKAN LAGI PONDOK DAN RUMAH USTAD WIDAR DIJARAH OLEH ORANG-ORANG YANG ENTAH TIDAK TAU AGAMA ATAU APA KOK TEGA YANG SELAMA INI TEMPAT KITA MEMBERI DARI HASIL 2,5% YANG DIBERI OLEH BAPAK/IBU UNTUK MAKAN DAN SARANA SANTRI MALAM KEMARIN DIJARAH….YANG PASTI ALLAH SWT TAU.

    BAPAK /IBU SEMUANYA PERLU DITEKANKAN LAGI BAHWA KAMI TIDAK AKAN LARI DAN KABUR TAPI JANJI KAMI SUATU SAAT BILA SEMUA SUDAH KAMI SELESAIAKAN KAMI AKAN SEGERA MEREVISI DAN MERELOKASI PERUSAHAAN KAMI DIMANA ANTARA CV DAN PT AKAN KAMI PISAH JADI MEMANG KALAU CV KITA BERBICARA USAHA DAN KALAU PT SUDAH BICARA SYSTEM DAN SDM PABRIK KARETNYA……

    UNTUK SAUDARA BEJO,SYAMSU DAN ARPAN ( PEPENG ) KALIAN SUDAH KAMI MAAFKAN TAPI INGAT JANJI ALLAH SWT BARANG SIAPA YANG MENGAMBIL MILIK ORANG LAIN MAKA TUNGGULAH AZAB ALLAH SWT KARENA KAMI YAKIN SELAMA CV.FADILAH DIDOAKAN OLEH ORANG BANYAK KAMI TDK AKAN PERNAH HANCUR

    SAUDARA SEKALIAN UNTUK SAAT INI KAMI SEDANG MENYUSUN PENGUMUMAN YANG INTINYA UNTUK PROSES PENYELESAIAN PERMASALAHAN KITA JADI SABAR DAN YAKINLAH KAMI AKAN TETAP TUNTASKAN SAMPAI SELESAI…..JANGAN TERPROPOKATOR OLEH ISU -ISU DAN HASUTAN YANG MENYESATKAN YANG MEMPERBURUK KEADAAN SEHINGGA SEMUANYA TERTUNDA LAGI….BAPAK/IBU SABAR KAMI AKAN SEGERA MENYELESAIAKANNYA…….MOHON DOANYA AGARSEGALANYA SEGERA SELESAI……

    By SIM on Aug 29, 2011

  180. @all Investor nah kan akhirnya SIM mo bicara,dan sudah pada tau semua,siapa dalang dari BHI macet,syamsu,bejo,arpan.hari neh datangin tuh kantornya obrak abrik,pulo.keno yang obrak abrik pesantren kemaren wong2 bejocs,galo.ado yg seneng dak rumah hasil jerih payah kamu di rusak wong laen yg dak jelas apo urusannyo.Pesantren itu sudah dibangun dari 2,5% BHI kito,jerih payah cv fadillah,dirusak oleh bejo cs.@SIM janganlah nak dimaafken cak itu be si bejo tu,lapor ke PTUN/komisi persaingan usaha.@yani usahanyo nilep duit investor yg masuk lewat dio.@seluruh Investor cubo dipikir cv fadilla ngenjuk 3% untuk freeline tapi kalu ado masalah freelinenyo lepas tangan,malah nambah masalah,nah cak mano kalu gek supayo diubah jgn dari fadillah yg 3% itu masukke bhi,biar freeline itu investor yg ngaturnyo.kalu freelinenyo dak setuju pecat.

    By jony wong on Aug 29, 2011

  181. jadi apa yg akan dibahas di pertemuan tgl 6 itu?
    kl cmn buat janji2 lagi percuma aja,saya usul: ada bbrp opsi utk cv fadilah:
    1. kembalikan uang invest (modal awal) tanpa BHI, kl ga ada uangnya, kembalikan secara bertahap, maksimal 5 kali misalnya saya ada invest 50 juta, maka fadilah bayar ke saya 10 juta sebulan sampai 5 bulan

    2.bayarkan BHI sesuai perjanjian, sampai di bulan agustus minimal, kemudian hentikan BHI, tinggal penjadwalan bayar uang invest (modal awal) secara penuh.

    3. bayarkan berapa aja pukul rata utk semua investor sekedar “penyambung nyawa” dan bukti bhw fadillah masih eksis dan ingin bertanggungjawab, misalnya 1 juta dulu… baru kemudian dibayrakan langsung sampai tenggat waktu akhir misalnya desember 2011.

    dengan begitu investor akan percaya, percuma kalo cmn pertemuan2 aja seperti kmrn, dijadwalkan bayar yang april dulu, trus macet dan menghilang lagi, kasian investor yg ga dapat, yg masuk di bulan mei juni juli,

    By Fredy on Aug 30, 2011

  182. jadi kpn kito nak maen ke tmpt Syamsu, Bejo, Pepeng?

    By ican on Aug 30, 2011

  183. KALAU KALIAN MAU TAHU SIAPA YANG SELALU NGAMUK-NGAMUK DAN MEM-PROPOKATORI FREELINE DAN INVESTOR DALAM SETIAP PERTEMUAN ???????????MEREKA ADLALAH INVESTOR,KERABAT DAN TEMAN BEJO,SYAMSU DAN ARPAN YANG MASIH MENJADI INVESTOR DI CV.FADILAH.MEREKA NYATA-NYATA MENGGELAPKAN UANG INVEST DAN BHI MILIK KALIAN YANG SAMPAI SEKARANG TDK PERNAH ADA KABARNYA………………..BEJO cs TIDAK AKAN PERNAH BERHENTI SEBELUM CV.FADILAH HANCUR JADI BAGI KAMI SEMUA ITU ADA PERHITUNGANNNYA YANG PENTING KITA SELALU KOMIT DAN KONSISTEN DALAM MENJALANKAN AMANAT INVESTOR YANG MEMPERCAYAI KITA………….

    By SIM on Aug 30, 2011

  184. @Fredy invest lewat sapo kau.kalu lewat bejo cs,samo fadhil cs minta dewe sano samo dio – dio wong.Suratnyo Aspal

    By jony wong on Aug 30, 2011

  185. @ican sabar dulu lewat ke la lebaran neh,jng kito jd rombongan dio,ank yatim dak tau apo2 digasak jg.

    By jony wong on Aug 30, 2011

  186. @all investor yg ikut cv fadillah melalui perorangan atw yg diluar bejo cs,dan fadhil cs itu pegang surat asli.

    By jony wong on Aug 30, 2011

  187. @Fredy tp ado bnr jg,jangan jd agenda pertemuan seremonial be,aku setuju jg usulan awak tu.yg penting untuk nyambung hidup dulu.sekalian kita bantu cv.fadillah bwt seret bejo,cs ke meja hijau

    By jony wong on Aug 30, 2011

  188. dear fadila tega nian ente sekalian lebaran ini ketupat be dak buat aku tolonglah tunjukke keseriusan kamu tuh

    By kolunian on Aug 30, 2011

  189. tolong kasih kabar, klu kwan2 investor yg tetipu nak maen kerumah syamsu,bejo,firman. Aku prihatin nian dgn adek2 santri, cakmano dio nak belajar kedepannyo? besak nian bapak2 dosa2 kamu, diakhirat nanti semoga tuhan yg akan membalasnya..AAMIIN

    By ican on Aug 30, 2011

  190. oiiii jony wong kau tau apo ngomongke surat fadil cs itu palsu…. jangan kendak perut kau bae klo ngomong……

    kalo bejo cs, samsu cs, pepeng cs aq masih bso pegang omongan kau, krn emang mreka bener2 ado kasus……
    aq ne invstr pak fadil, dan dio langsung ngajak aq ktmu sm pak idham utk ngjelaske invstsi di fadilah, stor duit,dll…..

    Jadi tolong es jangan basing bae klo ngomong tu….

    By invstr on Aug 30, 2011

  191. @invstr maaf kalo gitu.

    By jony wong on Aug 31, 2011

  192. jony wong@ iyo pak syukurlah klo bapak bso ngerti, soalny duit aq jg banyak di fadilah, dan aq yakin itu surat asli.. jadi investor2 yg lewat pak fadil jgn kamu2 agek anggep surat2 kamu itu aspal, tapi bener2 asli krn sampe skrg pak fadil sm pihak management fadilah baek2 bae dak ado hal2 yang jeleknyo

    By invstr on Aug 31, 2011

  193. AKU DAK TAU MENAU, JANGAN BAWAK2 AKU DAN KELUARGO AKU

    By Ahmad Widarsyah on Sep 3, 2011

  194. Yang temakan omongan di forum ini ceto buyan2,
    yang mbuat komen ceto wong wong itulah untuk mbela kepentingan pribadi atau golongannyo.
    Jgn tehasut, pake akal sehat dan teruske perjuangan masing2,!!!!!
    Fadilah : Ayo bangkit
    Investor : Tekan Fadilah biar bayar
    Oknum2 : Brentilah hasut menghasut
    Koruptor : Men iyo nean balekkelah, men idak yo sudah maapke be

    By Dak makan olok'an on Sep 3, 2011

  195. ado nian apo hari ini katonyo ado nak bagi bagi duit kalu ado jam berapo

    By joko on Sep 4, 2011

  196. wah2 ada bnyk posting lg neh,smuanya pada bukan yg asli.

    By jony wong on Sep 4, 2011

  197. test

    By SIM on Sep 4, 2011

  198. Kalo aku pikir pake’ logika..memang ado benarnyo penjelasan SIM itu, klo Biang kerok CV fadilah kacau nih Samsu, Bejo CS tulah…. logikanya direksi CV fadilah tuh buat rumah besak + pesantren besak di palembang… mereka memang dak pernah ado nian jahat…. (Semoga baee.. pacak selesaike masalah ini secepatnyo) balik modal minimal.
    Nah sementaro Bejo cs dan Samsu CS nih sudah senang mereka ngambek duit CV fadilah dan buat usaha dewek…. buat nasabah jadi rusuuh narik duit galo dan akhirnyo CV fadilah goyang.

    Nah klo ado yg tau alamat rumah Bejo + Samsu tuh tolong di inpo ke di forum nih…

    Aku niat nak SANJO kerumah mereka tuh…yo itung2 masih lebaran :-) sambil nganterke…. Bogemmmmmmmmm….

    By aden on Sep 4, 2011

  199. Dak ado yang jelas lagi, di ponpes perwakilan cv. fadillah la dak ado, di 66 samo, di r. sukamto samo, jadi nak kemano lagi kito nak konsultasi masalah dana ni, sim, kl awak memang wong dalem tolong enjuk info

    By tr on Sep 6, 2011

  200. anak setan galo wong fadillah nih, ngomong di koran tanggal 6, wong la ngumpul galo dak katek yg datang, malah ngomong ado pertemuan sebelum itu, jadi wajar kalo investor ngamuk, karno memang fadillah yang dak tanggungjawab…
    aku minta tolong nian ancurke nian fadillah ni samo pondok pesantren SESAT dan MENYESATKANNYO itu… la telanjur sakit ati aku…katek nian itikad baik

    By invest on Sep 6, 2011

  201. SABAR……………………….

    By jony wong on Sep 6, 2011

  202. bwt direksi cv fadilla,cobalah jangan terus mneyalahkan bejo cs,saya kira investor masih percaya selama kalian mau mikul kesalahan tsbt,dan mengembalikan uang para investor.yg anehnya lagi buat keluarga keluarga dan juga pegawai fadillah ikut cuci tangan dan juga beramai-ramai mo narik uang invest.wah…. kemaren2 bnyk noh yg pada halangin saya kalo me ketemu ama direksi.dibilang ga ada,di bilang pergi eh sekarang malah ikut2tan dlm rombongan investor.ada apa Ya………………????????????????

    By jony wong on Sep 6, 2011

  203. benar2 pertemuan yg aneh.ada apa di sore hari tadi???????????.pegawainya pun ikut-ikutan monarik invest.gile bener………ternyata cv fadillah bener2 hebat bisa bikin orang kaya mendadak tapi juga bisa bikin orang miskin mendadak.si bejo kaya,pelayan market dah punya uang invest.direksi dah pada bangun rumah n beli mobil mewah semua.

    By jony wong on Sep 6, 2011

  204. jadi bingung saya sekarang,mo nanya orang yg kemaren halangin eh dibilang ga tau, mo narik juga katanya.mana direksinya cabut ga tau pada kemana?????ampuuuunn………….dah.cv fadillah nolongin anak anjing kejepit,dah ditolong malah gigit

    By jony wong on Sep 6, 2011

  205. Joni wong, men nak ngolake… kolake budak kecik be,,, Sok sok suci kau nyamar sano nyamar sini, ujung2 masih nak provokasi,,,

    By Dak makan olok'an on Sep 6, 2011

  206. sapo yg nyamar???????????kau yg nyamar dikrumunan wong kmren????????????yg pake baju telok belangsat

    By jony wong on Sep 7, 2011

  207. aku dak bela sano bela sini,aku cuma penegn duit aku balik.yang heran dengen pegawai yang katonyo wong pesantren lagi nak melok2 ambe inves.tau dak kamu makan minum dio wong ditanggung fadillah pake duit2 kito.apo dak merusak???????????????saat aku kesulitan mencari info tentang BHI yg belom di bayar pegi ke angkt.66 dibawah malah ditahan oleh wong2 yg pake baju laen dewe kmren,diomoke pegilah,dak adolah,kelapanganlah.eh kemaren malah ujuk2 minta duit invest,apo dak ado yg aneh?????????????.@Dak makan kobok’an dari omongan kau dipucuk be lah pacak ditebak sapo kau.kau tula yg bepihak sano sini jelas!!!!

    By jony wong on Sep 7, 2011

  208. @Dak makan kobok’an kito di forum neh samo be nyamar,tapi aku asli investor yg kesal dengan keanehan2,kemaren sore,lantas kau siapo,ha…………..???jngan2 kau cuma wong yg sembunyi di dalem ruangan.yang dak tau kondisi kemaren.

    By jony wong on Sep 7, 2011

  209. @investor asli coba kalian pikir alangkah bodohnya kita menanamkan modal di perusahaan yg ga jelas modal awalnya,uang tante,uang direksi,uang karyawan pada mo di tarik juga.apa usaha karet cuma butuh kebun karet????????.

    By jony wong on Sep 7, 2011

  210. OI INVEST DAK USAH BAWAK” PESANTREN !
    DUET YO DUET BAE .
    NGAPO NAK NGATOI PESANTREN … DAK TAU ISI NYO JANGAN BANYAK BACOT !

    By mr.R on Sep 7, 2011

  211. sapo yg bacot,anak buah kau tu nyamar malah bikin masalah + ribet

    By jony wong on Sep 7, 2011

  212. dari jam 12 aku sampe jam 4.55 aku di r sukamto nunggu ke janji rapat.jingok wong sebanyak apo,+ pulo wong be baju mak kayo pelayan restoran padang be,warnonyo samo pulo.ditanyo mano direksi jawabnyo dak tau,nak ambe duit jg.kemaren2 cak gigih nian ngalangi wong nak nyari direksi.sadar dak kalu gerak kamu tu.lah ku baco dari abusama kemaren.lah biso kutebak kamu pasti dateng jugo.

    By jony wong on Sep 7, 2011

  213. test

    By test on Sep 7, 2011

  214. fadilah juga harus mengerti para investor. ketidakterusterangan dan transparansi pengelolaan dana menjadi salah satu faktor tidak kondusifnya keadaaan sekarang. ditambah lagi ketika ada masalah seperti ini, ketidakterusterangan alasan apa yang menjadi dasar sehingga terjadi macet pembayaran bagi hasil invenstasi. ditambah diperparah dengan janji yang selalu diumbar oleh pihak fadilah, juga menjadi pemicu semakin banyaknya pihak-pihak investor yang menjadi ragu terhadap fadilah. kalaupun ada oknum yang bermain di dalam fadilah seharusnya fadilah membawa ke ranah hukum oknum-oknum tersebut sehingga menjadi pembelajaran pegawai lainnya, mengantisipasi bahwa di fadilah tidak kenal main ‘memaafkan’ ketika ada ‘maling’. mungkin orang fadilah juga harus belajar bagaimana memahami perasaan seorang manusia, para investor bukanlah robot yang suka di berikan janji yang ketika hari -h nya tidak selalu ditepati. apalagi keadaan sekarang para petinggi fadilah sudah sangat tidak bisa ditemui. jangankan mau menagih apa yang menjadi hak para investor, mau mengkonfirmasi saja sangat sulit sekali.

    By j3p21 on Sep 7, 2011

  215. KAMI KEMARIN TGL 6 MENEMUI UTUSAN KALIAN /PERWAKILAN YANG KALIAN TUNJUK SENDIRI PADA TANGGAL 5 DI PONDOK JADI DAK USAH RIBUT, BANYAK OMONG DAN SEBAGAINYA TIBA WAKTUNYA NANTI SEMUA INSYAALLAH SELESAI…….KAMI TDK AKAN KEMANA-MANA….KAMI LEWAT WAKTU KALIAN BERKUMPUL DIDEPAN SHOWROOM SUKAMTO >……………. BELAJARLAH PERCAYA DAN MENYERAHKAN PENYELESAIAN INI PADA 12 UTUSAN YANG KALIAN TUNJUK SENDIRI UNTUK SEMENTARA SUDAH DIPASANG INFORMASI DI DEPAN RUKO SUKAMTO ITULAH HASIL RAPAT KAMI TGL 6 KEMARIN JADI SABAR,,,TAWADU,,,DAN MENYERAHKAN SEMUANYA PADA PROSEDUR YANG AKAN DIJALANKAN…………..

    By SIM on Sep 7, 2011

  216. oi SIM banci, siapo yg nunjuk ke 12 perwakilan itu, siapo?? kl kamu buat pengumuman d koran tgl 6 kumpul, yo laksanakan..wong 12 itu wong buat2an kamu jugo,
    SIM janganlah aku tau siapo kau sebenranyo, kupecahke nian palak kau, MATI KAU SIM!!!

    By invest on Sep 7, 2011

  217. Ass …Mohon kiranya CV Fadillah menyelesaikan masalah uang invest kami secara aturan dan hukum yang berlaku, kayak ini saling melempar kata-kata satu sama lain yang jadi ngeliatnya kurang pantas dan akhirnya bukan solusi tapi kacau, menurut hemat saya lebih baik untuk tahap pertama ini pulangkan saja uang invest kami, jgn iming2 uang BHI tp tidak terealisasi karena perlu diingatkan lagi sudah ada/mungkin banyak investor sdh habis masa kontrak perjanjian invest nya dg cv fadillah ingin mengambil uang invest kembali karena sudah haknya, malah kenyataannya tidak bisa diambil, jadi balikin saja semua uang invest kami tanpa embel-embel janji BHI mohon maaf apabila kata2 saya ada yang menyinggung kepada Allah saya mohon ampun …Wass

    By Arie Invest 2010 on Sep 8, 2011

  218. @sim sudah dipastikan penipu ulung dengan karyawan sendiri tidak tau, arpan yo arpan firman baru alias pepeng…

    By rase on Sep 8, 2011

  219. untuk para investor harap lebih bersabar kita baru dibohongi, ditipu, dibuai dengan janji palsu mungkin baru ratusan kali, sebab kita akan selalu dibohongi dan ditipu, dan dibuai dengan janji2 palsu terus kedepannya, entah sampai kapan.

    By rase on Sep 8, 2011

  220. pesan utk tim 12, pembentukan ketua forum karena adanya permintaan dari direksi fadilah, harus kalian ingat semangat kebersamaan dan kekuatan bersama-sama akan lebih efektif menghasilkan sesuatu ketimbang segelintir orang yang mungkin mementingkan kepentingan pribadi atau pun kelompok bukan kepentingan secara keseluruhan.@ahmad widarsyah : posisi anda komisaris, kekayaan anda serta fasilitas yang mewah berasal dari fadilah, gampang nian kau ngomong idak tau menau.

    By rase on Sep 8, 2011

  221. @SIM: MUDAH2AN DAPET HIDAYAH, KALO KITO SALAH, JANGAN NYARI KESALAH2 UWONG LAEN OLE KESALAHAN ITU BERASAL DARI KESALAHAN KAMU DEWEK. DAN AKU YAKIN KAU BUKAN SALAH SATU ANTARA AHMAD WIDARSYAH, JOKO ANGGORRO KASIH, HAPIZ, IDHAM NUGRAHA, ANDRE/FATUR. KALO KAU DIANTARA SALAH SATU NYO ARTINYO KAU TU MANUSIO YG LUAAAAAAR BIASOOOOOO PEMBOHONGNYO!!!!!!!!!!!!!!!

    By rase on Sep 8, 2011

  222. aku dak setuju menmodal awal nak dibalike januari 2012 kagek,itu kan kalu,sekarang be aku lah saro nak bayar listrik rumah be nak cari utangan dulu.tapi alangke kolu aku men wong yang ngutangi aku dak kulebih ke sedikit duit baliknyo.apo lagi nak sampe 4 bulan lg,belum lg cicilan kredit.aku minta duit modal tu balek secepetnyo biar aku pacak berejo dewe,buka usaha.

    By jony wong on Sep 8, 2011

  223. DIINFO KAN PADA SELURUH INVESTOR : Undangan resmi dari Tim 12 “wajib hadir rapat hari sabtu tgl.10 september 2011 jam 3.00 tempat dipondok pesantren. bawa foto copy ktp dan foto copy surat kontrak.

    By rase on Sep 9, 2011

  224. pondok pesantren mano yg di abusama atw yg laen lagi,biso ketemu samo manajemennyodak?????????

    By jony wong on Sep 9, 2011

  225. @jony wong: yang diabusamah komplek palm view,ole undangan tim 12 mungkin dak ado tim manajemennyo. kalopun diundang, kondisi sekarang adalah suatu berkah bagi seluruh investor utk dapat bertatap muka dengan mereka.kalopun nak ketemu hanya dengan tim 12 saja, karena dengan tim 12 mereka merasa nyaman.

    By rase on Sep 9, 2011

  226. thanks.

    By jony wong on Sep 9, 2011

  227. Woi kawan2 sekalian, aku cuma nak berbagi kabar gembira, aku baru dapet setoran uang bagi hasil dari CV Fadilah, jumlahnyo pas nian, 7 persen kali 4 bulan, baru masuk di rekening aku limo menit yang lalu, dak salah lagi kareno pengirimnyo salah satu direksi cv fadilah. Semoga saja banyak teman2 yang lain yang akan mendapat haknya seperti yang saya alami sekarang.

    By investor dari sekip on Sep 9, 2011

  228. Saya setuju sekali dengan rase, postingan anda memang tepat sekali, kalau menurut tebakan saya, si SIM ini adalah Idham, lihat saja struktur bahasanya yang seperti pengidap HIV stadium 4.

    Dan saya juga setuju sekali dengan tanggapan rase tentang postingan Ahmad Widarsyah. Dengan mudahnya dia mengetik bahwa dia tidak tahu menahu persoalan ini, padahal posisinya sebagai komisaris, diatas para direksi bejat itu. Ustadz munafik satu ini tampaknya belum bisa memetik pelajaran setelah rumah mewahnya dijarah. Saya tau kalian semua masih shock karena harus kehilangan semua kemewahan dan kekayaan yang kalian miliki dalam waktu singkat, terutama si ustad widar bangsat ini yang hidupnya sangat luar biasa beberapa bulan yang lalu, tapi saya sama sekali tidak peduli, saya hanya ingin uang saya kembali secepatnya. WOI WIDAR, AKU LA NGANGGEP KAU SAMO BE CAK GENANGAN TAIK DI GOT DEPAN RUMAH AKU, GILIRAN DISIRAM BANYU LANGSUNG TEDORONG KEDALEM DASAR GOT, BENER2 PENGECUT NIAN KAU NI.

    Aku nak datang di acara pertemuan besok, nak jingok siapo be yang masuk di tim 12, mudah2an memang biso jadi solusi buat kito.

    By feynman on Sep 9, 2011

  229. oi feynman mulut cak buret skali tebuka busuk.kau t samo b cak wong2 t,cak banyu got.feyman taiiiiiiiii

    By laknat on Sep 10, 2011

  230. @investor dari sekip coba cek dulu postingan anda tu.ada rekening/bank yg bisa tau si pentransfer duit ke rekening anda.kecuali urgent

    By jony wong on Sep 10, 2011

  231. @laknat: sudah jelas posisi kau bukan investor, disatu sisi kau provokasi untuk menyerang bejo, syamsu,dll disisi lain kau tersinggung widar dikatoi dan kau bales dengan hujatan.jadi lah diri kau dewek, jangan banyak rai dan jangan banyak suaro..

    By rase on Sep 10, 2011

  232. @investor dari sekip: ALHAMDULILLAH, gunoke duit itu sebaik2 mungkin untuk menafkahi keluarga anak dan bini. selebihnyo berfikir dan merenunglah.

    By rase on Sep 10, 2011

  233. ado yg biso berbagi hasil pertemuan tadi sore di ponpes??

    By yeyen on Sep 10, 2011

  234. wuam…………..

    By jony wong on Sep 11, 2011

  235. jangan nak saling kato,disinikan nyamar galo dak ado yg pake namo asli.jadi @rase jugo jangan bersuara.disini banyak nyamar galo bahkan ado yg 2 sampe 3 id posting,tapi wongnyo sikok itu.

    By jony wong on Sep 11, 2011

  236. kabar teakhir yg sy dpt cv.fadillah tu tagihannyo lum cair,2 di medan,2 di JKT,1 jambi,1lg di singapur,total tagihannyo kurang lebih 6 – 7 M,perusahan2 itu belom bayar dikenoken ado pembatasan kuota expor oleh pemerintah( itu atas permintaan GAPKINDO ). untuk jago kondisi hargo karet.kerno jepang lagi dilanda krisis nuklir n ekonomi.Tolak ukur harga karet adolah ban mobil,ngapo dikaetke dengen jepang dikarenakan negara Jepang adalah negara produsen terbesar industri mobilnyo,termasuk motor.jingok be kamu2 tu make mobil merk apo.nah sekarang di jepang lagi krisis suplai listrik yg mengakibatkan melambatnya perekonomian jepang termasuk industri automotifnyo

    By jony wong on Sep 11, 2011

  237. aku dak do nak bela sano sini.jadi yo sekarang cuma biso bedoa be smoga,ini semua segera berlalu.

    By jony wong on Sep 11, 2011

  238. tapi bukannyo aku nak berhentiken kamu2,nuntut fadillah soalnyo biar mereka jugo begerak.

    By jony wong on Sep 11, 2011

  239. belum lagi masalah yg timbul dari pesaing – pesaing cv fadillah.

    By jony wong on Sep 11, 2011

  240. kl cmn 7 miliar tagihannyo,kurang pak…duit aq be sudah 4 miliar, takutnyo kamu dak kebagian lagi,

    By yeyen on Sep 11, 2011

  241. @jony wong: aku besuaro semato2 cakmano biar seluruh hak aku balek, dan kito samo investor jangan terprovokasi ole oknum2 bersuaro sumbang, termasuk postingan anda sebelumnya apakah anda tidak terprovokasi tentang kebenaran syamsu,pepeng dll, serta tentang surat aspal…..apakah anda tau benar tentang fadilah??? dan menurut saya anda adalah orang yang masih terbuai dengan janji2 palsu dan omongan kosong mereka. maaf kalo saya menilai anda sebelumnya..

    By rase on Sep 11, 2011

  242. asslmkum…. sebelumnya saya minta maaf,,, saya tidak berpihak pada siapa pun,,,, saya inves uang di CV.fadilah 1milyar,,, saya tau keadaan CV. fadilah saat ini,,, selama ini saya mendapatkan BHI terus dr cv.fadilah hanya saja 5bulan belakangan ini BHI saya tidak cair2,, tp saya paham dengan keaadaan CV.fadilah saat ini… saya doakan semoga pengelolah cv.fadilah bisa bangkit lagi seperti semula dan saya harapkan juga BHI saya akan dibayar dan uang inves saya aman,,, saya akan tetap percaya terus pada CV.fadilah… semoga CV. fadilah ttp jaya…. untuk investor2 yg lain tlong jgn sling hujat…. harta adalah amanah dr Alloh,,,

    By hamba Alloh on Sep 11, 2011

  243. jony wong tu penipuuuuu.
    fadilah itu penipu..
    masak ustad gilo pakai mobol mazda rx8, pembalap atau ustad itu?

    By joko bangsat on Sep 12, 2011

  244. kami doa ke anak2 direksi fadillah mati sekejam-kejamnyo. rasokela azab ALLAH

    By joko bangsat on Sep 12, 2011

  245. Yang pasti atas pemeriksaan Frido Situmorang bahwa investasi CV. Fadillah itu FIKTIF

    Makmano Ini

    By Tongah on Sep 12, 2011

  246. WOI KAMU TU WONG BENGAK GALO……HAHAHA……DASAR ANAK KAMPANG…..AKU LA DAPET DUET BHI YANG MANDEK 5 BULAN INI, TOTAL YANG MASUK KEREKENING AKU PAGI TADI 70 JUTA

    By jony wong on Sep 12, 2011

  247. @Joko bangsat,aku dak tau menau urusan ustad itu itu berita bukan dari fadillah tapi kulacak dewe.dak usah banyak ribut lah dak katek jugo guno kau teriak teriak disini,jangan jangan kau bejo cs

    By jony wong on Sep 12, 2011

  248. HAHAHA BENER NIAN, MASAK USTAD PAKE MOBIL RX8, DASAR KAMPUNGAN, WONG DUSUN BARU JADI KAYO MANGKONYO JADI GELAGAPAN CAK ITU. WOI USTAD WIDAR BANGSAT …. HATI2 BE KAU JAGO BINI KAU YANG CANTIK JELITA ITU, GEK KAMI CULIK TERUS KAMI PERKOSA RAME2

    By preman pasar on Sep 12, 2011

  249. frido ngomong fiktif jingok dari mano?????????? dari surat sertifikat kebon apo?????????dasar lolo polisi itu.kebon karet mano ado sertifikat.

    By jony wong on Sep 12, 2011

  250. JONY WONG, AKU LA RINGAM NIAN BACO POSTINGAN KAU DISINI, GEK AKU SODOMI KAU

    By preman pasar on Sep 12, 2011

  251. ngelawak kau tu.

    By jony wong on Sep 12, 2011

  252. @preman pasar: aku dak nak bela siapo – siapo,disini aku jg invest jadi kalu u dak seneng mati ke be kompi kau.
    @all Investor dak usah dengerke omongan si preman pasar tu ngomong cak kau be pacak nyulik wong,mati keno tembak baru tau kau.

    By jony wong on Sep 12, 2011

  253. @preman pasar dari posting kau be lan nunjuk ke kau tu jugo wong dusun,dasar kubu.

    By jony wong on Sep 12, 2011

  254. siapo yg nyamar pake id posting aku tu?????????????? yg ngomong BHI limo bulan lah di bayar?????????

    By jony wong on Sep 12, 2011

  255. sampe sekarang aku belum di kabari oleh petinggi fadillah

    By jony wong on Sep 12, 2011

  256. Nah lah ketauan sekarang jelas kalu preman pasar neh rombongan bejo cs

    By jony wong on Sep 12, 2011

  257. aku bukan widar,aku salah satu investor di cv fadillah yg sampe skrng jugo nunggu bHI dibayar,ataw paling extremnyo duit modal di balekke.Jadi sekali lagi aku bukan widar dan aku bukan jony wong yg posting BHI sudah dibayar.aku asli pemilik ID jony wong

    By jony wong on Sep 12, 2011

  258. OIO PREMAN PASAR BANGSAT MULUT KAU YE …
    NYANTAI BAE JADI MANUSIO TAIK !
    WONG MANO KAU WONG PASAR REBO ?
    APO LETENGENGAN BEJO KAU BANGSAT !

    By mr.R on Sep 12, 2011

  259. yang lalu biarlah berlalu…yang akan datang diulangi lagi

    By Gon on Sep 12, 2011

  260. kalu nanem padi, yg d petik jugo padi. klu nanem saham.. yg d petik..?

    By Gon on Sep 12, 2011

  261. APO NIAN FORUM INI.????!!!!!!!!
    PENGHUJAT GALO…!!!!!!
    APO KITA LEBIH BAGUS DAN LEBIH DARI WONG YANG KITO HUJAT..??????!!!!!!!
    @JONY WONG :SALUT AKU DENGAN SAUDARA..,DALAM KESULITAN C INI MSH BISO TENANG…,KLU KITO GALO2 BISO BEPIKIR PECAK INI,MKN PIHAK MANAJEMEN BISO NYELESAIKE MASALAH INI LEBIH CEPET…AAAMIIINNN.
    @ALL :JANGAN GALAK MEMPERKERUH KEADAAN DAN MUDAH PERCAYO DNG OMONGAN2 WONG YG IDAK JELAS.
    @TIM 12 : “KAMI MOHON ANDA SEBAGAI PERWAKILAN DARI KAMI ATAUPUN SAYA,MOHON LAKSANAKAN AMANAT INI SEBAIK2NYA..,KITA SALING BANTU AGAR CEPET SELESAI.

    By Yani on Sep 12, 2011

  262. YANG PASTI..,AKU PENGEN DAN YAKIN KLU DUIT AKU BISO BALEK…TESERAH KAMU NAK NGOMONG APO DISINI.
    JADI YG BISO DITANYO SKRG NTUK AKU..YO TIM 12.
    AKU PERCAYO SAMO MEREKA TITIK

    By Yani on Sep 12, 2011

  263. @mr.R: apo kabar sup,

    By rase on Sep 12, 2011

  264. @SIM….ENTE TU CUMAN TAU KULITNYO BE,JD JGN ASL NGOMONG….KALO EMANG BEJO,SAMSU,PEPENG ITU ADALH KORPTOR,BERAPO NIAN YG DIKORUPNYO?????????
    NGAPO DAK SEGERA DIPROSES HUKUM??????

    FADILAH BISO CK INI,KARENA MEMANG MANAJEMENYA PECAK “SENDAL JEPIT” ALIAS ASAL2AN BE….MEMANG SEBENARNYO ADO YG KORUP,YAITU WIDAR,JOKO,HAFIZ,IDHAM DAN DELANO….KELIMA ORANG INILAH YG HARUSNYA DISEBUT KORUPTOR ATAU PERAMPOK KRN JELAS2 MENGGUNAKAN MODAL USAHA BUKAN HASIL KEUNTUNGAN USAHA UNTUK KEPERLUAN PRIBADI…
    MISAL:
    1. MEMBANGUN PONDOK PESANTREN YG SUPER MEWAH YG SHARUSNYA SANTRI2 ITU DIAJARKAN UNTUK HIDUP BERSAHAJA….
    2. MEMBANGUN RUMAH YG SANGAT MEWAH.
    3. MEMBELI MOBIL DAN KENDARAAN RODA 2 YANG MAHAL-MAHAL (MAZDA RX8,CRV,ALPHARD,MERCY,HONDA JAZZ,NISSAN SERENA,NINJA250,NINJA RR 7 UNIT DLL….)

    ADANYA PENARIKAN BESAR2AN ITU TERJADI KARENA RASA TAKUT DAN SDH TIDAK ADA LAGI RASA PERCAYA PARA INVESTOR KPD FADILAH YG SELALU…DAN SELALU…DAN SELALU MANGKIR DARI JANJI-JANJINYA….APABILA DIHUBUNGI/SMS TDK PERNAH ADA TANGGAPAN (BORO-BORO NELPON DIANGKAT SMS BE DAK DBALESNYO)
    DAN STAHU SAYA KTERLAMBTAN BAYAR BHI ITU SDH TERJADI SEJAK LAMA,BAHKAN SAAT BEJO,SAMSU,PEPENG MASIH BERAKTIFITAS DI FADILAH…DAN SELAMA ITU MEREKALAH YG MENALANGI DANA BHI KE INVESTOR…
    DAN KETRELAMBATAN ITU JUGA MEMANG DISEGAJA OLEH MANAJEMEN FADILAH (WIDAR,JOKO,HAFIZ,IDHAM DAN DELANO)…

    UNTUK SIM…..TAEK KUCING CACAD KW!!!!!!!!!!

    By master jon on Sep 13, 2011

  265. @master jon:kau samo dio tu samo be,samo samo tai kucing cacad.kau kan ado dlm perusahaan itu kemaren.

    By Aulia astafina on Sep 13, 2011

  266. nah aku setuju men kato Aulia astafina tu.

    By jony wong on Sep 13, 2011

  267. lah yg ngomong tai kucing cacad tu kan bejo cs jadi samo be dio cacadnyo samo manajemen fadillah tu.

    By Mister Job on Sep 13, 2011

  268. oi manajemen fadillah cak mano kabar bhi kami tuh,kalu men lah ado duit tu jangan pake beli mobil.kalu macem tu tambah marah galo investor neh.kamu ngejo ke beli mobil,bangun rumah.investor nyo malah betangisan nak ngejoke anak sekolah be duit dak katek.

    By joko stress-bejo gilo babi on Sep 14, 2011

  269. sepi bae caknyo hari ini, di pesantren jugo sepi, apo dianggap sepi kasus ini

    By tr on Sep 14, 2011

  270. @master jon : SIM cuma tau kulitnyo..,U tau galo..,berarti kau lebih dalem lagi taunyo…
    Jangan-jangan Kau ini la “DURI DALEM DAGING”.
    C nyo nak bela diri samo rombongan orkesnyo…

    By Yani on Sep 15, 2011

  271. apo diolah forum neh cuma ngoceh2 bae.kau sikok yani kau tuh pake link fadillah.cuma manajemen fadillah be yg tau link tu.

    By Aulia astafina on Sep 15, 2011

  272. ALLAHUAKBAR….CV.FADILAH BANGKIT LAGI………….INSYAALLAH …TIBA WAKTUNYA SEMUA YANG BERPRASANGKA DAN HANYA TAU KULITNYA SAJA AKAN PAHAM DAN MENGERTI ……………..ALLAHUAKBAR..3XXXXXXXX…..

    By SIM on Sep 15, 2011

  273. sim….sim….sim….

    By rase on Sep 15, 2011

  274. apo dio gawe kau dam,lah dak ado lagi ngoceh2,kau malah yg posting2 muko duo apo kau tu.nak mancing wong ribut lagi apo????????dak usah kau sebut2 waktu,aku dak galak kalu BHI kamu bayar rapel.cepetlah kutunggu kabarnyo.

    By jony wong on Sep 15, 2011

  275. * ALL = HARAP BERSABAR YO… KARNO DUIT INVESTASI KITO DAK MUNGKIN DIBAYARKE,,,DAN JANGAN PERCAYO SAMO TIM 12,,KARNO TIM 12 ITU NGIJOKE DUIT DIO BAE,, SETELAH BULAN 12 KAGEK,,AKAN BENTUK TIM 13… DAN SETERUSNYO,,,
    * SKR KALIAN TANYO APO JAMINAN WONG CV.FADILAH NAK BAYAR BULAN 12 ATAU BULAN 1 2012… SERTIFIKAT RUMAH ATAU KAH SERTIFIKAT TANA APO BPKB MOBIL …
    TANYO SAMO TIM 12,, PASTI DAK KATEK,,,
    * YANG NAK DIBAYARKE SAMO KITO TUH 300 MILYAR,, DUIT DARI MANO… KALU DUIT PALSU,,,
    * LAH KUCEK GALO ASETLAH DITANGAN WONG GALO SERTIFIKAT RHM, KEBON KARET, MOBIL,,, JADI CUMA TINGGAL NYAWO JOKO. IDHAM, HAVIS, DELANO,,SAMO WIDAR BAE,, YG MASIH BISO DIJAMINKE TAPI SAMO ALLAH SWT,,,
    JANGAN SAMPE KWN2 INVETOR TERHIPNOTIS LAGI,,TIM 12 BUYAN KALO SEPAKAT TAPI KATEK JAMINAN,,,
    CV.FADILA NAK BAYAR PAKE APO??????? PAKE OMONGAN APO???
    1. DUIT KARET BELUM BISO DIAMBEK DI PERUSAHAN KARNO DAK CUKUP KUOTA,, BOHONG
    2. NUNGGU DUIT DONATUR DR LUAR NEGRI,,ITU BOHONG,
    3. KARNO ESKSPOR TERHAMBAT ,,DLL.. BOHONG,,
    4. ASET,,DAK ADO SAMO SEKALI…
    JADI KITO DAK USAH SALING MENGHUJAT,,LEBIH BAEK CARI WONG 5 ITU (JOKO, IDHAM, HAVIS, DELANO DAN WIDAR)
    MAAF KWN2 AQ JUGO INVESTASI,, 3 MILYAR,,, JADI CUMA,,BISO KASIH INFO ITU BAE,,, KALU ADO SOLUSI LAIN,,TOLONG DIPOSTING,,,BUKAN CUMA JANJI WONG FADILAH ATAU KRONI2NYO.
    CV.FADILA VS INVESTOR:
    1.STRES VS KITO JGN SAMPE STRES
    2. GILO VS KITO JGN SAMPE GILO
    3. BUNUH DIRI VS KITO JGN SAMPE BUNUH DIRI
    4. CACAT SEUMUR HIDUP VS KITO BUAT CACAT BAE WONG 5 ITU..
    ITULAH YG ADO PADA WONG 5 ITU,,, YG LAIN DAK ADO,,,
    ….>>>HATI2 DENGAN HIPNOTIS SAMA ILMU GENDAMNYA <<>> 5 ORG TSB DICARI ORG BIN DAN MABES POLRI,,TENTANG KEPEMILIKAN SENJATA API,, DAN SKR SENJATA TERSEBUT SUDAH DITARIK,,<<>>>> TKS SEMUANYA,, <<<<<<

    By INTEL / BIN.COM. on Sep 17, 2011

  276. * ALL = HARAP BERSABAR YO… KARNO DUIT INVESTASI KITO DAK MUNGKIN DIBAYARKE,,,DAN JANGAN PERCAYO SAMO TIM 12,,KARNO TIM 12 ITU NGIJOKE DUIT DIO BAE,, SETELAH BULAN 12 KAGEK,,AKAN BENTUK TIM 13… DAN SETERUSNYO,,,
    * SKR KALIAN TANYO APO JAMINAN WONG CV.FADILAH NAK BAYAR BULAN 12 ATAU BULAN 1 2012… SERTIFIKAT RUMAH ATAU KAH SERTIFIKAT TANA APO BPKB MOBIL …
    TANYO SAMO TIM 12,, PASTI DAK KATEK,,,
    * YANG NAK DIBAYARKE SAMO KITO TUH 300 MILYAR,, DUIT DARI MANO… KALU DUIT PALSU,,,
    * LAH KUCEK GALO ASETLAH DITANGAN WONG GALO SERTIFIKAT RHM, KEBON KARET, MOBIL,,, JADI CUMA TINGGAL NYAWO JOKO. IDHAM, HAVIS, DELANO,,SAMO WIDAR BAE,, YG MASIH BISO DIJAMINKE TAPI SAMO ALLAH SWT,,,
    JANGAN SAMPE KWN2 INVETOR TERHIPNOTIS LAGI,,TIM 12 BUYAN KALO SEPAKAT TAPI KATEK JAMINAN,,,
    CV.FADILA NAK BAYAR PAKE APO??????? PAKE OMONGAN APO???
    1. DUIT KARET BELUM BISO DIAMBEK DI PERUSAHAN KARNO DAK CUKUP KUOTA,, BOHONG
    2. NUNGGU DUIT DONATUR DR LUAR NEGRI,,ITU BOHONG,
    3. KARNO ESKSPOR TERHAMBAT ,,DLL.. BOHONG,,
    4. ASET,,DAK ADO SAMO SEKALI…
    JADI KITO DAK USAH SALING MENGHUJAT,,LEBIH BAEK CARI WONG 5 ITU (JOKO, IDHAM, HAVIS, DELANO DAN WIDAR)
    MAAF KWN2 AQ JUGO INVESTASI,, 3 MILYAR,,, JADI CUMA,,BISO KASIH INFO ITU BAE,,, KALU ADO SOLUSI LAIN,,TOLONG DIPOSTING,,,BUKAN CUMA JANJI WONG FADILAH ATAU KRONI2NYO.
    CV.FADILA VS INVESTOR:
    1.STRES VS KITO JGN SAMPE STRES
    2. GILO VS KITO JGN SAMPE GILO
    3. BUNUH DIRI VS KITO JGN SAMPE BUNUH DIRI
    4. CACAT SEUMUR HIDUP VS KITO BUAT CACAT BAE WONG 5 ITU..
    ITULAH YG ADO PADA WONG 5 ITU,,, YG LAIN DAK ADO,,,
    ….>>>HATI2 DENGAN HIPNOTIS SAMA ILMU GENDAMNYA <> 5 ORG TSB DICARI ORG BIN DAN MABES POLRI,,TENTANG KEPEMILIKAN SENJATA API,, DAN SKR SENJATA TERSEBUT SUDAH DITARIK,,<>>> TKS SEMUANYA,, <<<<<<

    By INTEL / BIN.COM. on Sep 17, 2011

  277. * ALL = HARAP BERSABAR YO… KARNO DUIT INVESTASI KITO DAK MUNGKIN DIBAYARKE,,,DAN JANGAN PERCAYO SAMO TIM 12,,KARNO TIM 12 ITU NGIJOKE DUIT DIO BAE,, SETELAH BULAN 12 KAGEK,,AKAN BENTUK TIM 13… DAN SETERUSNYO,,,
    * SKR KALIAN TANYO APO JAMINAN WONG CV.FADILAH NAK BAYAR BULAN 12 ATAU BULAN 1 2012… SERTIFIKAT RUMAH ATAU KAH SERTIFIKAT TANA APO BPKB MOBIL …
    TANYO SAMO TIM 12,, PASTI DAK KATEK,,,
    * YANG NAK DIBAYARKE SAMO KITO TUH 300 MILYAR,, DUIT DARI MANO… KALU DUIT PALSU,,,
    * LAH KUCEK GALO ASETLAH DITANGAN WONG GALO SERTIFIKAT RHM, KEBON KARET, MOBIL,,, JADI CUMA TINGGAL NYAWO JOKO. IDHAM, HAVIS, DELANO,,SAMO WIDAR BAE,, YG MASIH BISO DIJAMINKE TAPI SAMO ALLAH SWT,,,
    JANGAN SAMPE KWN2 INVETOR TERHIPNOTIS LAGI,,TIM 12 BUYAN KALO SEPAKAT TAPI KATEK JAMINAN,,,
    CV.FADILA NAK BAYAR PAKE APO??????? PAKE OMONGAN APO???
    1. DUIT KARET BELUM BISO DIAMBEK DI PERUSAHAN KARNO DAK CUKUP KUOTA,, BOHONG
    2. NUNGGU DUIT DONATUR DR LUAR NEGRI,,ITU BOHONG,
    3. KARNO ESKSPOR TERHAMBAT ,,DLL.. BOHONG,,
    4. ASET,,DAK ADO SAMO SEKALI…
    JADI KITO DAK USAH SALING MENGHUJAT,,LEBIH BAEK CARI WONG 5 ITU (JOKO, IDHAM, HAVIS, DELANO DAN WIDAR)
    MAAF KWN2 AQ JUGO INVESTASI,, 3 MILYAR,,, JADI CUMA,,BISO KASIH INFO ITU BAE,,, KALU ADO SOLUSI LAIN,,TOLONG DIPOSTING,,,BUKAN CUMA JANJI WONG FADILAH ATAU KRONI2NYO.
    CV.FADILA VS INVESTOR:
    1.STRES VS KITO JGN SAMPE STRES
    2. GILO VS KITO JGN SAMPE GILO
    3. BUNUH DIRI VS KITO JGN SAMPE BUNUH DIRI
    4. CACAT SEUMUR HIDUP VS KITO BUAT CACAT BAE WONG 5 ITU..
    ITULAH YG ADO PADA WONG 5 ITU,,, YG LAIN DAK ADO,,,
    ….>>>HATI2 DENGAN HIPNOTIS SAMA ILMU GENDAMNYA <> 5 ORG TSB DICARI ORG BIN DAN MABES POLRI,,TENTANG KEPEMILIKAN SENJATA API,, DAN SKR SENJATA TERSEBUT SUDAH DITARIK,,<>>> TKS SEMUANYA,, <<<<<<
    TIM 12 APAKAH SAUDARA SUDAH KETEMU SAMA ORG 5 ITU ,,TENTU TIDAK,,, COBA KALO ORG 5 ITU BERANI JANJI DIATAS AL QURAN,,PASTI DAK BERANI,,,
    TIM 12,,KENA BOHONGI DAN JANJI PALSU,,,, TERUS,, DAN TERUS..

    By INTEL / BIN.COM. on Sep 17, 2011

  278. PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)

    By DPR komisi 3 on Sep 17, 2011

  279. PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre.

    By DPR komisi 3 on Sep 17, 2011

  280. PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (ti

    By komisi 3 on Sep 17, 2011

  281. PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (

    By Alex NoerdinPALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat on Sep 17, 2011

  282. PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim

    By SBY on Sep 17, 2011

  283. PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tima

    By Mabes polri on Sep 17, 2011

  284. PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre.tim)

    By Norman on Sep 17, 2011

  285. PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (t
    PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor menga

    By ST12 on Sep 17, 2011

  286. PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (t
    PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor menga

    By ST12 on Sep 17, 2011

  287. PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)

    By Gayus Tambunan on Sep 17, 2011

  288. PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    By Nazarudin on Sep 17, 2011

  289. PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini

    By Nazarudin on Sep 17, 2011

  290. PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)PALEMBANG, SRIPO — Hasbullah (45) berteriak lantang. Bersama ratusan investor lain di kantor CV Fadilah Jl RA Abusamah, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Jumat (8/7) pagi, ia mendesak pengelola segera mencairkan dana bagi hasil yang tersendat tiga bulan terakhir.

    “Kami sudah tidak percaya dengan janji-janji yang tidak ditepati. Memang uang saya sedikit dibandingkan uang teman yang lain tapi bagi saya nilai uang tersebut besar sama dengan nilai orang lain,” katanya dengan nada keras.

    Habullah tidak puas CV Fadilah menjanjikan uang bagi hasil yang akan diserahkan pada investor secara bertahap mulai 20 Juli mendatang. Dijanjikan, setiap hari akan disediakan dana Rp 100 juta untuk minimal lima investor.

    Investor lainnya ikut bersuara menggugat laporan keuangan CV Fadilah yang tidak terbuka bagi penyandang dana. Sementara pihak manajemen CV Fadilah menjawab karena mereka bukan PT (Perseroan Terbatas) maka tidak perlu ada neraca keuangan yang dipublikasikan.

    “Jika neraca keuangan perlu dipublikasikan, maka akan dipotong pajak Pak. Apakah uang bagi hasil bapak dan investor lainnya mau dipotong pajak,” kata seorang staf CV Fadilah melalui alat pengeras suara.

    Pertemuan antara CV Fadilah selaku pengelola dana investasi dengan pemilik modal berlangsung selama 1,5 jam. Awalnya berlangsung kondusif, tapi mulai panas saat membahas pembagian hasil.
    Itu merupakan pertemuan kedua secara resmi kedua belah pihak. Sehari sebelumnya, Kamis (7/7), CV Fadilah mengundang investor untuk mencari solusi dan kesepakatan pengembalian modal investasi.

    Sejumlah investor minta modal dikembalikan. Fauzi (54), yang menemani istrinya, mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk biaya putrinya kuliah. Salah salah seorang investor mengatakan, pada pertemuan pertama itu juga terjadi ketegangan.

    Sementara kemarin, ratusan investor datang ke CV Fadilah sejak pukul 08.00. Puluhan mobil Innova, Jazz, Avanza, Xenia dan sejumlah merek lain parkir di pinggir Jl Abusamah di depan rumah minimalis bercat hitam dan di ruang kosong samping kiri kanan kantor. Ada juga yang mengendarai motor.

    Pagar kantor setinggi sekitar dua meter yang bercat hitam hanya terbuka setengah saja. Petugas keamanan CV Fadilah berpakaian safari menyambut dan melayani investor dari parkir sampai masuk halaman kantor. Terlebih dahulu mereka mengisi absen.

    Rapat dipandu seorang mediator dan jajaran pimpinan CV Fadilah. Mereka menjelaskan kepada investor mengenai kondisi yang terjadi dalam perusahaan. Melalui mikrofon pengeras suara, pengelola CV Fadilah, Hendri minta maaf kepada investor mengenai kondisi yang sedang terjadi.

    Dijelaskan, CV Fadilah akan membagikan uang bagi hasil kepada investor mulai 20 Juli nanti. Pada hari pertama disediakan dana Rp 100 juta, begitu selanjutnya uang dibagi sesuai jadwal yang akan ditetapkan.

    Salah seorang investor dengan nada tinggi mempertanyakan apa jaminan CV Fadilah agar investor percaya dan tidak kecewa. Jawaban dari jajaran CV Fadilah, dari dulu usaha ini dijalankan dengan sistem kepercayaan.

    “Jadi diminta kepada para investor, untuk selalu tetap percaya kepada CV Fadilah,” katanya.
    Bisnis Keluarga

    Informasi yang dihimpun Sripo, CV Fadilah sudah tujuh tahun mengelola dana investasi. Awalnya ini bisnis keluarga, tapi kemudian banyak yang tertarik sehingga diubah menjadi perusahaan berbadan hukum.

    Saat ini tercatat ada 500 investor yang menanamkan uangnya di CV tersebut. Mereka bekerja di BUMN, PNS, dan swasta. Masing-masing investor menyetor uang minimal Rp 10 juta sampai ratusan juta. Total dana diperkirakan miliaran rupiah.

    CV Fadilah punya usaha di bidang perkebunan karet di kawasan Muba dan Ogan Ilir. Saat ini sedang dilakukan pengembangan tambak ikan. Sistem bagi hasil setiap bulan sebesar 7 persen dari modal yang ditanamkan investor.

    Investor mengatakan, awalnya pembayaran lancar lewat rekening bank. Kemudian uang ambil langsung di kantor CV Fadilah di Jl Angkatan 66 Sekip Ujung (sebelum pindah ke Jl RA Abusamah). Belakangan, terhitung pembayaran April, Mei, Juni dana bagi hasil tersendat.

    “Dulu tidak pernah macet, tapi sekarang ini mulai dari bulan April menjadi macet. Saya sudah lebih 20 kali datang ke sini untuk meminta uang bagi hasil, tapi tidak pernah dapat,” ungkap seorang investor di halaman kantor sebelum pertemuan digelar.

    Ungkapan kekecewaan itu ditanggapi investor lainnya. “Tenang saja, Pak, kita segel rumah ini jika uang kita tidak dibayar,” ujarnya.

    Seorang investor yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bergabung dengan CV Fadilah tiga bulan yang lalu menyetor modal sebesar Rp 50 juta. Janji pengelola dia dapat dana bagi hasil Rp 3,5 juta per bulan.

    “Tapi sampai saat ini saya belum dapat seperser pun. Setahu saya usaha yang dikelola CV Fadilah antara lain, usaha perkebunan karet, tambak ikan, dan showroom mobil,” kata dia.

    Sripo mencoba minta konfirmasi kepada Hendri, selaku Direksi CV Fadilah, tapi belum sempat Hendri menjawab beberapa staf mengambil alih pembicaraan.

    Staf Hendri bernama Andre mengatakan, permasalahan ini hanya bersifat interen dan bukan komsumsi publik.

    “Intinya di sini tidak ada apa-apa, dan jika ada yang perlu kami sampaikan, pasti kami akan menghubungi Anda,” kata Andre. (tim)

    By NazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNaz on Sep 17, 2011

  291. NazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudin

    By NazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNazarudinNaz on Sep 17, 2011

  292. * ALL = HARAP BERSABAR YO… KARNO DUIT INVESTASI KITO DAK MUNGKIN DIBAYARKE,,,DAN JANGAN PERCAYO SAMO TIM 12,,KARNO TIM 12 ITU NGIJOKE DUIT DIO BAE,, SETELAH BULAN 12 KAGEK,,AKAN BENTUK TIM 13… DAN SETERUSNYO,,,
    * SKR KALIAN TANYO APO JAMINAN WONG CV.FADILAH NAK BAYAR BULAN 12 ATAU BULAN 1 2012… SERTIFIKAT RUMAH ATAU KAH SERTIFIKAT TANA APO BPKB MOBIL …
    TANYO SAMO TIM 12,, PASTI DAK KATEK,,,
    * YANG NAK DIBAYARKE SAMO KITO TUH 300 MILYAR,, DUIT DARI MANO… KALU DUIT PALSU,,,
    * LAH KUCEK GALO ASETLAH DITANGAN WONG GALO SERTIFIKAT RHM, KEBON KARET, MOBIL,,, JADI CUMA TINGGAL NYAWO JOKO. IDHAM, HAVIS, DELANO,,SAMO WIDAR BAE,, YG MASIH BISO DIJAMINKE TAPI SAMO ALLAH SWT,,,
    JANGAN SAMPE KWN2 INVETOR TERHIPNOTIS LAGI,,TIM 12 BUYAN KALO SEPAKAT TAPI KATEK JAMINAN,,,
    CV.FADILA NAK BAYAR PAKE APO??????? PAKE OMONGAN APO???
    1. DUIT KARET BELUM BISO DIAMBEK DI PERUSAHAN KARNO DAK CUKUP KUOTA,, BOHONG
    2. NUNGGU DUIT DONATUR DR LUAR NEGRI,,ITU BOHONG,
    3. KARNO ESKSPOR TERHAMBAT ,,DLL.. BOHONG,,
    4. ASET,,DAK ADO SAMO SEKALI…
    JADI KITO DAK USAH SALING MENGHUJAT,,LEBIH BAEK CARI WONG 5 ITU (JOKO, IDHAM, HAVIS, DELANO DAN WIDAR)
    MAAF KWN2 AQ JUGO INVESTASI,, 3 MILYAR,,, JADI CUMA,,BISO KASIH INFO ITU BAE,,, KALU ADO SOLUSI LAIN,,TOLONG DIPOSTING,,,BUKAN CUMA JANJI WONG FADILAH ATAU KRONI2NYO.
    CV.FADILA VS INVESTOR:
    1.STRES VS KITO JGN SAMPE STRES
    2. GILO VS KITO JGN SAMPE GILO
    3. BUNUH DIRI VS KITO JGN SAMPE BUNUH DIRI
    4. CACAT SEUMUR HIDUP VS KITO BUAT CACAT BAE WONG 5 ITU..
    ITULAH YG ADO PADA WONG 5 ITU,,, YG LAIN DAK ADO,,,
    ….>>>HATI2 DENGAN HIPNOTIS SAMA ILMU GENDAMNYA 5 ORG TSB DICARI ORG BIN DAN MABES POLRI,,TENTANG KEPEMILIKAN SENJATA API,, DAN SKR SENJATA TERSEBUT SUDAH DITARIK,,>> TKS SEMUANYA,, <<<<<<
    TIM 12 APAKAH SAUDARA SUDAH KETEMU SAMA ORG 5 ITU ,,TENTU TIDAK,,, COBA KALO ORG 5 ITU BERANI JANJI DIATAS AL QURAN,,PASTI DAK BERANI,,,
    TIM 12,,KENA BOHONGI DAN JANJI PALSU,,,, TERUS,, DAN TERUS..

    By INTEL / BIN.COM. on Sep 18, 2011

  293. posting,,NAZARUDIN, SBY, MABES POLRI, ST 12, KOMISI,,DAN KOMISI 3,,,
    SEMUA ADALAH ORANG CV. FADILAH,,,,
    JANGAN PERCAYA JANJI2,,,,
    SKR KRONI CV. FADILAH ADALAH TIM 12,,,,
    TIM 12 BODOH,,DIJADIKAN :
    1. TAMENG MENGHADAPI INVESTOR
    2. PEKERJA PENDATAAN YG TIDAK DIBAYAR,,
    3. KERBAU DICOCOK HIDUNGNYA,,, SUDAH HILANG DUIT MALAH DIJADIKAN KACUNG OLEH ORG CV. FADILAH,,BUYAN222,,NIAN,,
    @ TIM 12,,JANGAN BERHARAP DGN JADI TAMENG SAUDARA2 TIM 12,, BISA DAPAT UANG SAUDARA,, PA LAGI MAU URUSIN INVESTOR 1000 ORG…SEMUA UNTUK MENGULUR WAktu SAJA,,,
    TIM 12,, ORG PINTER,,, ADO APARAT,,ADO PENSIUNAN,,ADO S1..S2..PENGUSAHA,,, TAPI BUYAN GALO2222222222,,,
    TAGIH DUIT BUKAN DIJADIKE KACUNG MENDATA,,, GEK KAMU TIM 12.. DILANJAKE INVESTOR,,
    JGN JADI PAHLAWAN KESIANGAN GEK KESIANGAN NIAN,,,WKKWKWKWKWKWKWK

    By INTEL / BIN.COM. on Sep 18, 2011

  294. ALL = HARAP BERSABAR YO… KARNO DUIT INVESTASI KITO DAK MUNGKIN DIBAYARKE,,,DAN JANGAN PERCAYO SAMO TIM 12,,KARNO TIM 12 ITU NGIJOKE DUIT DIO BAE,, SETELAH BULAN 12 KAGEK,,AKAN BENTUK TIM 13… DAN SETERUSNYO,,,
    * SKR KALIAN TANYO APO JAMINAN WONG CV.FADILAH NAK BAYAR BULAN 12 ATAU BULAN 1 2012… SERTIFIKAT RUMAH ATAU KAH SERTIFIKAT TANA APO BPKB MOBIL …
    TANYO SAMO TIM 12,, PASTI DAK KATEK,,,
    * YANG NAK DIBAYARKE SAMO KITO TUH 300 MILYAR,, DUIT DARI MANO… KALU DUIT PALSU,,,
    * LAH KUCEK GALO ASETLAH DITANGAN WONG GALO SERTIFIKAT RHM, KEBON KARET, MOBIL,,, JADI CUMA TINGGAL NYAWO JOKO. IDHAM, HAVIS, DELANO,,SAMO WIDAR BAE,, YG MASIH BISO DIJAMINKE TAPI SAMO ALLAH SWT,,,
    JANGAN SAMPE KWN2 INVETOR TERHIPNOTIS LAGI,,TIM 12 BUYAN KALO SEPAKAT TAPI KATEK JAMINAN,,,
    CV.FADILA NAK BAYAR PAKE APO??????? PAKE OMONGAN APO???
    1. DUIT KARET BELUM BISO DIAMBEK DI PERUSAHAN KARNO DAK CUKUP KUOTA,, BOHONG
    2. NUNGGU DUIT DONATUR DR LUAR NEGRI,,ITU BOHONG,
    3. KARNO ESKSPOR TERHAMBAT ,,DLL.. BOHONG,,
    4. ASET,,DAK ADO SAMO SEKALI…
    JADI KITO DAK USAH SALING MENGHUJAT,,LEBIH BAEK CARI WONG 5 ITU (JOKO, IDHAM, HAVIS, DELANO DAN WIDAR)
    MAAF KWN2 AQ JUGO INVESTASI,, 3 MILYAR,,, JADI CUMA,,BISO KASIH INFO ITU BAE,,, KALU ADO SOLUSI LAIN,,TOLONG DIPOSTING,,,BUKAN CUMA JANJI WONG FADILAH ATAU KRONI2NYO.
    CV.FADILA VS INVESTOR:
    1.STRES VS KITO JGN SAMPE STRES
    2. GILO VS KITO JGN SAMPE GILO
    3. BUNUH DIRI VS KITO JGN SAMPE BUNUH DIRI
    4. CACAT SEUMUR HIDUP VS KITO BUAT CACAT BAE WONG 5 ITU..
    ITULAH YG ADO PADA WONG 5 ITU,,, YG LAIN DAK ADO,,,
    ….>>>HATI2 DENGAN HIPNOTIS SAMA ILMU GENDAMNYA 5 ORG TSB DICARI ORG BIN DAN MABES POLRI,,TENTANG KEPEMILIKAN SENJATA API,, DAN SKR SENJATA TERSEBUT SUDAH DITARIK,,>> TKS SEMUANYA,, <<<<<<
    TIM 12 APAKAH SAUDARA SUDAH KETEMU SAMA ORG 5 ITU ,,TENTU TIDAK,,, COBA KALO ORG 5 ITU BERANI JANJI DIATAS AL QURAN,,PASTI DAK BERANI,,,
    TIM 12,,KENA BOHONGI DAN JANJI PALSU,,,, TERUS,, DAN TERUS..

    By INTEL / BIN.COM. on Sep 17, 2011

    By INTEL / BIN.COM. on Sep 18, 2011

  295. posting,,NAZARUDIN, SBY, MABES POLRI, ST 12, KOMISI,,DAN KOMISI 3,,,
    SEMUA ADALAH ORANG CV. FADILAH,,,,
    JANGAN PERCAYA JANJI2,,,,
    SKR KRONI CV. FADILAH ADALAH TIM 12,,,,
    TIM 12 BODOH,,DIJADIKAN :
    1. TAMENG MENGHADAPI INVESTOR
    2. PEKERJA PENDATAAN YG TIDAK DIBAYAR,,
    3. KERBAU DICOCOK HIDUNGNYA,,, SUDAH HILANG DUIT MALAH DIJADIKAN KACUNG OLEH ORG CV. FADILAH,,BUYAN222,,NIAN,,
    @ TIM 12,,JANGAN BERHARAP DGN JADI TAMENG SAUDARA2 TIM 12,, BISA DAPAT UANG SAUDARA,, PA LAGI MAU URUSIN INVESTOR 1000 ORG…SEMUA UNTUK MENGULUR WAktu SAJA,,,
    TIM 12,, ORG PINTER,,, ADO APARAT,,ADO PENSIUNAN,,ADO S1..S2..PENGUSAHA,,, TAPI BUYAN GALO2222222222,,,
    TAGIH DUIT BUKAN DIJADIKE KACUNG MENDATA,,, GEK KAMU TIM 12.. DILANJAKE INVESTOR,,
    JGN JADI PAHLAWAN KESIANGAN GEK KESIANGAN NIAN,,,WKKWKWKWKWKWKWK

    By INTEL / BIN.COM. on Sep 18, 2011

  296. apo dio pulo omongang busuk budak neh
    diem biso dak kau, @intel/BIN.CON:kalu kau dak seneng samo tim 12 datengi bae.dak usah nak ajak2 wong taun.aku jugo investor macem kau,tapi aku dak melok sano- sini,kalu kau melok rombongan bejo cs.minta sano duit kau samo bejo.

    By jony wong on Sep 18, 2011

  297. JONI WONG..
    KAU TUH BACO DULU,, RENUGKE,,JANGAN EMOSIONAL,,, AQ DAK KATEK URUSAN SAMO BEJO CS,, AQ INVESTASI DI FADILAH,, NAK BEJO KORUPSI ITU URUSAN DIO SAMO FADILA BUKAN URUSAN AQ,,,
    TERUS MASALAH TIM 12 APO DIO JAMINAN CV. FADILA NAK BAYAR,…
    1. APO ADO PERJANJIAN YG DITANDO OLEH IDAM, WIDAR,JOKO,HAVIS,DELNO,, KALO SAMPE TANGGAL TERSEBUT DAK DIBAYAR LAGI..
    BERANI DAK DIO TANDO TANGAN PERJANJIAN APOBILAH DAK BAYAR SANGGUP DITUNTUN DAN DIPENJARO DIDUNIA DAN AKHERAT,,
    = KAU NE AQ LAH TAHU JONI WONG,,,TAUN NYO WONG FADILA JUGO,,,DUIT INVESTOR ILANG NE BUKAN DIKIT,, 300 M,, JADI DAK USAH KAU BANYAK NGOCEH NYALAKE WONG LAIN
    ==== YG PERLU CV. FADILAH BAYAR,,=====
    MASALAH ADO KORUPSI DICV. FADILAH BUKAN URUSAN INVESTOR,,, LAPORKE BAE KEPOLISI TANGKAP BEJO,CS.. NGAPO DAK DILAKUKE,,,
    SUDALAH JONI WONG,,,BEARTI KAUNI TIM 12 HAHHAHAHA,,, KETAHUAN,,NAK LEMAK DEWEK,,,NAK NGELUARKE DUIT KAU BAE,,, SUDALAH KENO BUDI LAGI,,,,KAU TUH JONI WONG,,,
    AQ INGAT KE AQ DAK PERNAH NAK NGAJAK 2 INVESTOR CUMA AQ MAU BUKA KE MATO KALIAN YG SUDAH KENO HIPNOTIS SAMO GENDAM TUK NURUT TERUS SEPANJANG TAHUN INI,,,TERMASUK JONI WONG,,,TKS SEMUA,,,

    By KRONI FADILAH JONI WONG on Sep 18, 2011

  298. tuk,,intel/bin,,dan kroni fadila
    tterimo kasih atas masukannyo,,, kami jugo terpikir apo yg kamu omongke,, mudah mudah senen gek aq yg termasuk di tim 12,,nak mundur bae,, karno pertemuan2 kemaren dak ado hasilnyo cuma janji2 bae,, dak ado jaminan hitam diatas putihnyo,, apo yg jadi jaminan,,terus terang kami dijaminke tuk dibayar duluan,,, tapi aq yakin jugo caknyo samo bae,, bakal dak keno bayar jugo dah tuh aq dak tega dengan kwn2 investor yg lain yg sudan investasi,dengan minjem duit bank dan duit modal usaha lain,,,kami lah korban disuruh regestrasi kwn2 investor,, untuk apo cak mano kalu meleset,,kami bakal keno ketempoan tahlilnyo samo kwn2 investor lain,,
    tuk joniwong,, tolong jangan permain kan investor yg lain,,,pake hati nurani,,,

    dibawah ini posting >>> joni wong <<<

    kabar teakhir yg sy dpt cv.fadillah tu tagihannyo lum cair,2 di medan,2 di JKT,1 jambi,1lg di singapur,total tagihannyo kurang lebih 6 – 7 M,perusahan2 itu belom bayar dikenoken ado pembatasan kuota expor oleh pemerintah( itu atas permintaan GAPKINDO ). untuk jago kondisi hargo karet.kerno jepang lagi dilanda krisis nuklir n ekonomi.Tolak ukur harga karet adolah ban mobil,ngapo dikaetke dengen jepang dikarenakan negara Jepang adalah negara produsen terbesar industri mobilnyo,termasuk motor.jingok be kamu2 tu make mobil merk apo.nah sekarang di jepang lagi krisis suplai listrik yg mengakibatkan melambatnya perekonomian jepang termasuk industri automotifnyo

    By jony wong on Sep 11, 2011

    ngotai galo,,,apo dio besak 6-7 m itu,, duit investor digelepke ne 300 milyar kalu kau dak tahu joni wong,,, aq tahu sapo kau tuh,,,lajulah kalu kau masih nak di TIM 12,,, kau memang dak katek hari nurani dengan investor yg lainnyo,,, makn tuh janji,,,

    By TIM 12 on Sep 18, 2011

  299. JONI WONG,,, NGAPO KAU TERSINGGU,, KAU NI WONG FADILAH RETINYO YE,,PELER KAU,,,KAMPANG NIAN KAU NI,,, KACUK UMAK KAU,,,

    APO URUSAN AQ DENGAN BEJO CS,,,KALU MASALAH ITU URUSAN CV. FADILAH NGAPOI AQ NAK MIKIR KENYO KAU BAE BUYAN OTAK DIDENGKUL NGOMONG INVESTOR TAPI NYALAH KE WONG LAIN KARNO MACET INI.. YG PASTI CV. FADILAH YG BERTANGGU JAWAB..

    SKR NE APO JAMINAN KAU SAMO TIM 12 KALU BENER DANA INI BISO DIBAYAR BULA 12 ????????????

    DAK KATEK KAN SUDAHLAH BESAK KELAKAR BAE,,KAU NE,,,

    JANGAN PERCAYO LAGI JONI WONG ASLI WONG FADILAH TULAH,,

    By INTEL / BIN.COM on Sep 18, 2011

  300. Saya bukan orang fadillah atau juga investor. saya hanya seorang yang tertarik pada panasnya komen-komen di link ini.

    dari yang saya baca. sebenarnya terletak kesalahan dari kedua belah pihak. untuk investor kesalahanya terletak pada kurangnya informasi tentang bisnis invest. investor kurang mengerti akan prosedur invest itu sendiri. invest adalah modal yang kita berikan untuk diputar kembali dengan jalur bisnis oleh pengusaha. jika perusahaan “colapse” tak ada yang menanggung hilangnya uang karena tidak ada campur tangan LPS. investor harus cerdik ketika menarik dana inves. lihat kondisi perusahaan ketika perusahaan merugi sebaiknya anda cepat-cepat menarik dana itu sendiri. sebaiknya sebelum investasi. pastikan anda mendapat informasi perusahaan dari “orang yang anda percayai” ketika anda meinvestasikan ke perusahaan tersebut. bisa jadi orang yang anda percayai itu tak lain bagian penting dari perusahaan tersebut. yang mengetahui statistik keuangan di perusahaan . tapi kini anda terlambat, anda hanya bisa bersabar dan bersabar. ibarat nasi sudah berubah menjadi jubur. pilihlah ….! bersabar atau bertindak anarkis. jika anda bertindak anarkis, yakinlah pengembalian modal anda pun akan berlangsung lebih lama. karena perusahaan lebih mengalami kerugian akibat perbuatan anda yang anarkis.

    untuk perusahaan, kesalahan anda adalah terlalu banyak berjanji kosong. coba anda minta tempo untuk pelunasan dalam waktu beberapa bulan dengan pasti. dan coba pendekatann persuasif ke para investor. keadaan mungkin bisa dikendalikan dengan aman. kecuali memang ada pihak..pihak tertentu yang memang menginginkan masalah ini berlarut-larut. tanks…. sekali lagi saya bukan dari pihak manapun. saya hanya penikmat komen-komen di link ini.

    By Om BULU on Sep 19, 2011

  301. * ALL = HARAP BERSABAR YO… KARNO DUIT INVESTASI KITO DAK MUNGKIN DIBAYARKE,,,DAN JANGAN PERCAYO SAMO TIM 12,,KARNO TIM 12 ITU NGIJOKE DUIT DIO BAE,, SETELAH BULAN 12 KAGEK,,AKAN BENTUK TIM 13… DAN SETERUSNYO,,,
    * SKR KALIAN TANYO APO JAMINAN WONG CV.FADILAH NAK BAYAR BULAN 12 ATAU BULAN 1 2012… SERTIFIKAT RUMAH ATAU KAH SERTIFIKAT TANA APO BPKB MOBIL …
    TANYO SAMO TIM 12,, PASTI DAK KATEK,,,
    * YANG NAK DIBAYARKE SAMO KITO TUH 300 MILYAR,, DUIT DARI MANO… KALU DUIT PALSU,,,
    * LAH KUCEK GALO ASETLAH DITANGAN WONG GALO SERTIFIKAT RHM, KEBON KARET, MOBIL,,, JADI CUMA TINGGAL NYAWO JOKO. IDHAM, HAVIS, DELANO,,SAMO WIDAR BAE,, YG MASIH BISO DIJAMINKE TAPI SAMO ALLAH SWT,,,
    JANGAN SAMPE KWN2 INVETOR TERHIPNOTIS LAGI,,TIM 12 BUYAN KALO SEPAKAT TAPI KATEK JAMINAN,,,
    CV.FADILA NAK BAYAR PAKE APO??????? PAKE OMONGAN APO???
    1. DUIT KARET BELUM BISO DIAMBEK DI PERUSAHAN KARNO DAK CUKUP KUOTA,, BOHONG
    2. NUNGGU DUIT DONATUR DR LUAR NEGRI,,ITU BOHONG,
    3. KARNO ESKSPOR TERHAMBAT ,,DLL.. BOHONG,,
    4. ASET,,DAK ADO SAMO SEKALI…
    JADI KITO DAK USAH SALING MENGHUJAT,,LEBIH BAEK CARI WONG 5 ITU (JOKO, IDHAM, HAVIS, DELANO DAN WIDAR)
    MAAF KWN2 AQ JUGO INVESTASI,, 3 MILYAR,,, JADI CUMA,,BISO KASIH INFO ITU BAE,,, KALU ADO SOLUSI LAIN,,TOLONG DIPOSTING,,,BUKAN CUMA JANJI WONG FADILAH ATAU KRONI2NYO.
    CV.FADILA VS INVESTOR:
    1.STRES VS KITO JGN SAMPE STRES
    2. GILO VS KITO JGN SAMPE GILO
    3. BUNUH DIRI VS KITO JGN SAMPE BUNUH DIRI
    4. CACAT SEUMUR HIDUP VS KITO BUAT CACAT BAE WONG 5 ITU..
    ITULAH YG ADO PADA WONG 5 ITU,,, YG LAIN DAK ADO,,,
    ….>>>HATI2 DENGAN HIPNOTIS SAMA ILMU GENDAMNYA 5 ORG TSB DICARI ORG BIN DAN MABES POLRI,,TENTANG KEPEMILIKAN SENJATA API,, DAN SKR SENJATA TERSEBUT SUDAH DITARIK,,>> TKS SEMUANYA,, <<<<<<
    TIM 12 APAKAH SAUDARA SUDAH KETEMU SAMA ORG 5 ITU ,,TENTU TIDAK,,, COBA KALO ORG 5 ITU BERANI JANJI DIATAS AL QURAN,,PASTI DAK BERANI,,,
    TIM 12,,KENA BOHONGI DAN JANJI PALSU,,,, TERUS,, DAN TERUS..

    By abah toyib on Sep 20, 2011

  302. ” lor dolor…nak beranak..payo…saleng ejokeh……jgn kito saleng rebot….tros trang duet invest aku tuh..disitulah galo untuk permakan…kalu mmng ini nih ujian…aku sabar..tapi sabar jugo ado batesnyo…perut nak diisi..untuk cv. fadillah tolong hedop nih cuma sementaro pak / bu..jadi manfaatkelah waktu sedikit ini nih untuk saling menEJOKE…jadi tolong EJOKELAH….

    By Renkgo nian on Sep 21, 2011

  303. untuk TIm yang dipecayo..untuk wong yg di enjok amanat..untuk para pemilik hak invest…saling kerjasamolah . . . cari solusi jlan keluar…dgn caro bpkir kamu2 yg mungkn pinter2…
    aku bukan berharep lagi, tapi lah tekentut tapi dak tepeseng..dak paca..dak kate yg dimakan mak mano nak meseng…..
    aku ngomong cak ini biar kamu tau…kalu ado hak wong yg perut kamu…penuh singgohnyo jambangan kamu dgn hak kami..
    pinta aku skrng . . . payo pak/bu..lemak keh meseng kami………………….thank u . . .

    By Renkgo nian on Sep 21, 2011

  304. pray for fadilah semoga diberi kemudahan dalam menghadapi cobaan ini…
    habib Munzir Al musawa saja yang punya jemaah Majelis Rosullulloh ribuan ….rumahnya masih ngontrak
    pada suatu hari ada jema’ah yang bertanya “Wahai habib jemaah mu banyak kenapa kok tidak minta bantu beli rumah sama jamaah
    apa jawaban sang Habib”saya malu sama jamaah saya karena masih banyak diantara mereka yang jauh lebih susah hanya tidur beralaskan koran,tidur dikolong jembatan”suatu contoh peranan ulama itu mengayomi umat…….semoga Alloh memberi kemudahan dalam menghadapi cobaan ini,,,

    By panji ketawang.. on Sep 23, 2011

  305. @INTEL / BIN.COM kau dak usah besak laga perlu kau tau aku investor bukan dari freeline.kalu kau dak tau apo2 dak usah komenlah disini ngerti!!!!!!!!!!!! dasar budak bayi cuma pacaknyo ngomong lar ler lar ler.sekolah dak kau!!!!!!!!!! punyo wong tuo dak kau!!!!!!!! kalu kau dak punyo wong tuo aku biso maklum men mulut kau cuma pacak ngomong lar ler lar ler.

    By jony wong on Sep 24, 2011

  306. dibawah ini posting >>> joni wong <<>> LIAT POSTING JONI WONG DIATAS <<<<

    JONI WONG,,, MULUT KAU TUH CAK PELER NAK BODOHI SELURUH INVESTOR.. DAK USAH CAK JADI INVESTOR TAI FILAT KAU TUH YO..

    KAU NAK BUAT WONG INVESTOR TERUS TERBUAI DENGAN JANJI,,,
    TAHU APO KAU,,,BUAT TULISAN BOHONG,,, KAPAN NIAN CV.FADILAH ITU.. JUAL KARET SAMPE KEJAMBI,, JAKARTA,, AND SINGAPORE,,PELER KAU,,, LAH DICEK GALO DAK ADO TAU DAK KAU TUH,,,
    TAU DAK JUAL KARET PAKE BUKTI KERTAS KOPEL LAN BAE,,, BUKAN DR PERUSAHAAN,,,
    CUBO TAGIH KALO ADO NIAN TAGIHAN SAMPE 6-7,, AQ BERANI BETARUH,,,
    KAU NAK TAHU NGAPO KESINGAPORE,,WONG CV.FADILA:
    1.. CARI PINJEMAN DUIT DENGAN KONDISI BLAK LIST PERUSAHAN DIBANK2 INDONESIA APO BISO,, ( WIDARSYAH , HAVIS & DELANO )
    2.. MAEN JUDI PACUAN KUDA DAN TOGEL.. KALU BAE DAPET JAKPOT ( IDHAM & JOKO )
    3..JONY WONG BUYAN ,,,
    '''TERIMO KASIH'''
    JONI WONG,,, KAU BUKTIKE DULU OMONGAN AQ TUH,,, BARU BALES COMENT,,,AQ,,, SIAPO YG LER2,,, KALU PALAK PELER KAU,,,
    KALU KAU INVESTOR,,NIAN PERJANJIAN KAU INVES : NOMOR BERAPO DAN TANGGAL BERAPO :
    GEK AQ CEK,,, KALU KAU ITU INVESTOR NIAN :
    KAU NI KRONI CV.FADILA,,,JONI WONG BUYAN,, TAI FILAT…

    By INTEL / BIN.COM on Sep 24, 2011

  307. * ALL = HARAP BERSABAR YO… KARNO DUIT INVESTASI KITO DAK MUNGKIN DIBAYARKE,,,DAN JANGAN PERCAYO SAMO TIM 12,,KARNO TIM 12 ITU NGIJOKE DUIT DIO BAE,, SETELAH BULAN 12 KAGEK,,AKAN BENTUK TIM 13… DAN SETERUSNYO,,,
    * SKR KALIAN TANYO APO JAMINAN WONG CV.FADILAH NAK BAYAR BULAN 12 ATAU BULAN 1 2012… SERTIFIKAT RUMAH ATAU KAH SERTIFIKAT TANA APO BPKB MOBIL …
    TANYO SAMO TIM 12,, PASTI DAK KATEK,,,
    * YANG NAK DIBAYARKE SAMO KITO TUH 300 MILYAR,, DUIT DARI MANO… KALU DUIT PALSU,,,
    * LAH KUCEK GALO ASETLAH DITANGAN WONG GALO SERTIFIKAT RHM, KEBON KARET, MOBIL,,, JADI CUMA TINGGAL NYAWO JOKO. IDHAM, HAVIS, DELANO,,SAMO WIDAR BAE,, YG MASIH BISO DIJAMINKE TAPI SAMO ALLAH SWT,,,
    JANGAN SAMPE KWN2 INVETOR TERHIPNOTIS LAGI,,TIM 12 BUYAN KALO SEPAKAT TAPI KATEK JAMINAN,,,
    CV.FADILA NAK BAYAR PAKE APO??????? PAKE OMONGAN APO???
    1. DUIT KARET BELUM BISO DIAMBEK DI PERUSAHAN KARNO DAK CUKUP KUOTA,, BOHONG
    2. NUNGGU DUIT DONATUR DR LUAR NEGRI,,ITU BOHONG,
    3. KARNO ESKSPOR TERHAMBAT ,,DLL.. BOHONG,,
    4. ASET,,DAK ADO SAMO SEKALI…
    JADI KITO DAK USAH SALING MENGHUJAT,,LEBIH BAEK CARI WONG 5 ITU (JOKO, IDHAM, HAVIS, DELANO DAN WIDAR)
    MAAF KWN2 AQ JUGO INVESTASI,, 3 MILYAR,,, JADI CUMA,,BISO KASIH INFO ITU BAE,,, KALU ADO SOLUSI LAIN,,TOLONG DIPOSTING,,,BUKAN CUMA JANJI WONG FADILAH ATAU KRONI2NYO.
    CV.FADILA VS INVESTOR:
    1.STRES VS KITO JGN SAMPE STRES
    2. GILO VS KITO JGN SAMPE GILO
    3. BUNUH DIRI VS KITO JGN SAMPE BUNUH DIRI
    4. CACAT SEUMUR HIDUP VS KITO BUAT CACAT BAE WONG 5 ITU..
    ITULAH YG ADO PADA WONG 5 ITU,,, YG LAIN DAK ADO,,,
    ….>>>HATI2 DENGAN HIPNOTIS SAMA ILMU GENDAMNYA 5 ORG TSB DICARI ORG BIN DAN MABES POLRI,,TENTANG KEPEMILIKAN SENJATA API,, DAN SKR SENJATA TERSEBUT SUDAH DITARIK,,>> TKS SEMUANYA,, <<<<<<
    TIM 12 APAKAH SAUDARA SUDAH KETEMU SAMA ORG 5 ITU ,,TENTU TIDAK,,, COBA KALO ORG 5 ITU BERANI JANJI DIATAS AL QURAN,,PASTI DAK BERANI,,,
    TIM 12,,KENA BOHONGI DAN JANJI PALSU,,,, TERUS,, DAN TERUS..

    By INTEL / BIN.COM on Sep 24, 2011

  308. tuk,,intel/bin,,dan kroni fadila & JONI WONG BUYAN
    tterimo kasih atas masukannyo,,, kami jugo terpikir apo yg kamu omongke,, mudah mudah senen gek aq yg termasuk di tim 12,,nak mundur bae,, karno pertemuan2 kemaren dak ado hasilnyo cuma janji2 bae,, dak ado jaminan hitam diatas putihnyo,, apo yg jadi jaminan,,terus terang kami dijaminke tuk dibayar duluan,,, tapi aq yakin jugo caknyo samo bae,, bakal dak keno bayar jugo dah tuh aq dak tega dengan kwn2 investor yg lain yg sudan investasi,dengan minjem duit bank dan duit modal usaha lain,,,kami lah korban disuruh regestrasi kwn2 investor,, untuk apo cak mano kalu meleset,,kami bakal keno ketempoan tahlilnyo samo kwn2 investor lain,,
    tuk joniwong,, tolong jangan permain kan investor yg lain,,,pake hati nurani,,,

    dibawah ini posting >>> joni wong <<<

    kabar teakhir yg sy dpt cv.fadillah tu tagihannyo lum cair,2 di medan,2 di JKT,1 jambi,1lg di singapur,total tagihannyo kurang lebih 6 – 7 M,perusahan2 itu belom bayar dikenoken ado pembatasan kuota expor oleh pemerintah( itu atas permintaan GAPKINDO ). untuk jago kondisi hargo karet.kerno jepang lagi dilanda krisis nuklir n ekonomi.Tolak ukur harga karet adolah ban mobil,ngapo dikaetke dengen jepang dikarenakan negara Jepang adalah negara produsen terbesar industri mobilnyo,termasuk motor.jingok be kamu2 tu make mobil merk apo.nah sekarang di jepang lagi krisis suplai listrik yg mengakibatkan melambatnya perekonomian jepang termasuk industri automotifnyo
    ( LIAT POSTING DIATAS ,,TGL 11 SEPTEBER 2011)
    By jony wong on Sep 11, 2011

    ngotai galo,,,apo dio besak 6-7 m itu,, duit investor digelepke ne 300 milyar kalu kau dak tahu joni wong,,, aq tahu sapo kau tuh,,,lajulah kalu kau masih nak di TIM 12,,, kau memang dak katek hari nurani dengan investor yg lainnyo,,, makn tuh janji,,,

    By INTEL / BIN.COM on Sep 24, 2011

  309. @INTEL / BIN.COM bagus kalu kau lah ngecek ngapo dak sekalian be kau cek aku investor apo bukan dasar lolo buyan cuma pacak lar ler bae.dasar lolo wong tim 12 tu lah ngomong dewe samo aku ketemu dengen 7 wong tu sdh bukan 5 lagi.cak begayapinter cuma nak ambek untung be

    By jony wong on Sep 25, 2011

  310. JONI WONG BUYAN,,,,,
    SAPO NIAN WONG 7 TUH,, ALNGKE BUYAN KAU ITU,,, YG PUNYO GAWE NE CUMAN WONG 5 :
    1. WIDARSYAH.. MUDIR PONDOK PENGATUR DAN PENGENDALI KEUANGAN.
    2. HENDRI DELANO ,,, DIREKTUR CV.FADILAH YG PUNYA KEBUN KARET WARIRAS ORTUNYA PAK JABAR DAN BENDERA DI PABRIK KARET BAJA BARU..
    3. JOKO SEBAGAI PEMBELI KARET DILAPANGAN,& DLL TUGASNYA
    4. HAVIS ,,, ADM DAN AKUNTAN KANTOR,,,
    5. IDAHAM,,, ADM DAN AKUNTAN KANTOR,,,
    JOKO , IDHAM, HAVIS,, SALING BERUBAH POSISI

    BUKAN WONG 7.. MAAF KALU KAU LEMEN KENO BUYAN KEWONG JONI WONG BUYAN,,

    CUBO FOTONYO WONG 7 ITU KALU MEMANG ADO,, PALING YG KETEMU CUMA IDAHAM,,+ 2 ORG,, YG TIDAK DIKENAL
    ATAU JOKO + 2 ORG YG TIDAK DIKENAL
    ATAU IDHAM + 2 ORG YG TIDAK DIKENAL

    KAU TUH BUYAN,,OTAK KAU TUH DIDENGKUL
    WONG 2 ITU CUMA NGAWAL,,BAE TAU DAK KAU TUH,,TAI KUCING KAU,,

    APO DIO URUSAN WONG TIM 12.. TAI FILAT,, CAK PAKAM ,,WONG LAIN DAK BOLEH MASUK,,, BERAPO NIAN INVESTASI WONG TIM 12,,DAK SAMPE 1 M ,,CAK KEPAKAMAN,,,

    KALU KAU BUYAN YO BUYAN,, WONG TIM 12 TERMASUK KAU TUH CUMA NAK NGAREPKE DUIT BALEK DULUAN ..

    NAK BUDIKE INVESTOR LAINNYO,,, JINGOK KELAH KALU BULAN 12 DAK CAIR KAMU TIM 12 DAN TERMASUK KAU JONI WONG BUNYA,,, NERIMO AKIBATNYO,,,

    KARNA KALIAN SUDAH BERTANGGUNG JAWAB ATAS JAMINAN CV.FADILAH NAK BAYAR,,TAPI KAMU TIM 12,,TIDAK ADA JAMINAN SEDIKIT PUN DENGAN ORG 5 ITU,,KEPASTIAN UNTUK BAYAR..

    CUMA JANJI2 SAJA,,, NAK BETARUH APO,, BULAN 12 BISO BAYAR SETIAP BULAN 10 M,,,,

    SEBULAN 200 JUTA LAGI DAK TEBAYAR ,, APO LAGI 10 M… CUBO TANYO SAMO PENGUSAHA BESAK SANGGUP DAK BAYAR 10 M SETIAP BULAN + ANGSURAN PINJAMAN DI BANKMANDIRI DAN BANK LAINNYA 5 M

    CV FADILA HARUS MENGELUARKAN KEWAJIBAN 10 M SAMA INVESTOR DAN 5 M DENGAN BANK,,, SETIAP BULAN MULAI BULAN 12…??????????

    SAYA OBJEKTIF,,, SAYA INVESTOR 2 M…
    1.. SAYA MINTA TANGGUNG JAWAB CV. FADILA BAIK SECARA PIDANA MAUPUN PERDATA SERTA HUKUM RIMBA DAN AZAB ALLAH SWT.
    2. SAYA MINTA TIM 12,, HATI2 MEBUAT OMONGAN DAN MEREDAM INVESTOR,,,SAMPAI BULAN 12,,,KALIAN AKAN KENA HUKUM RIMBAH OLEH INVESTOR,,KARNA KALIAN TELAH MENJADI ANJINGNYA CV. FADILA,, DAN KALIAN TELAH MENERIMA PENGEMBALIAN DANA 10 % DARI DANA INVESTASI YG KALIAN TANAM KAN

    DAN KALIAN TIM 12 TELAH MASUK PERANGKAP UNTUK JADI TAMENG… BUYAN DAN BENGAK .. COBA KALIAN PIKIR DAN BERTANYA DENGAN AHLI HUKUM,,AGAR KALIAN TIDAK TERLIBAT…

    TIM 12 BISA DITUNTUT,, ATAS KEBUHONGAN PUBLIK/ INVESTOR,,,DENGAN JANJI2,, SAJA,,,

    TIM 12 & CV. FADILAH vs HUKUM RIMBAH…..= DRAW / HANGUS…

    DR PADA HILANG PERCUMA,,, DI PENJARO PALING 3 THN KELUAR LAGI..

    DISITA,, SEMUA SERTIFIKAT DI GADAI KAN DAN DITANGAN INVESTOR,,

    1. SERTIFIKAT RHM SUDAH DITANGAN DOKTER YG INVESTASI 3 M
    2. SERTIFIKAT RHM SUDAH DITANGAN INVESTOR MUBA YG INVESTASI 2 M.
    3. SERAT TANAH KEBUN KARET DI MUBAH SUDAH DITANGAN INVESTOR MUBA..
    4. JANGAN KE KITO INVESTOR SEKELAS ATAY DAN ABAH TOYIB BAE LAGI DIBUDIKENYO..
    5.. KELAS USTAD DAN ULAMA TERKENAL SERTA DOKTER TERKENAL LAGI KENO BUDIKE..
    6.. PEJABAT POLRI DAN TNI ,,PANGKAT LETNAN KE ATAS LAGI DIBUDI KENYO,,,

    NAH KEPADA YTH.. TIM 12 BERHATI2 LAH DAN KAU JONI WONG BUYAN JGN LAGI BUAT2 OMONGAN,, AQ OBJEKTIF,, KAGEK KAU KENO LANJAK KE DULUAN,,

    PELER NIAN KAU NIH JONI WONG,,,
    APO URUSAN KAU SELALU BELA2 CV..FADILA..
    JONI WONG BUYAN,,HATI2 KALU NGOMONG KAGEK KENO BATUNYO,,, TUNGGU BAE SAAT NYO,,,

    TOLONG INVESTOR YG LAIN,,JANGAN TERBUAI LAGI DENGAN JANJI PALSU ORG / KRONI CV. FADILA.. TIM 12 DAN JONI WONG BUYAN..

    TUK REGRETASI DI TIM 12 DAK PAPO,, TAPI,, USAHA LAIN TETAP HARUS DILAKUKAN,, KARNA TIM 12 ITU ADALAH INVESTOR JUGA TAPI HATINYA SUDAH MASUK KE ORG CV.FADILA..
    TIM 12 HANYA AKAN MENGELUARKAN DAN DIA SAJA,, !!!!!!

    TIM 12 SAMO CV..FADILAH.. + JONI WONG BUYAN:

    TOLONG BUKTIKAN SECARA LEGAL DAN AUTENTIK,, SDR 2 SANGGUP MEMBANYAR PADA BULAN 12:
    1.. APAKAN ADA JAMINAN SECARA JELAS,, SERTIFIKAT DAN ASET2 LAINNYA YG DIBUATKAN DI NOTARIS ATAU INSTASI YG BERWENANG,,
    APABILA TIDAK TERLAKSANA MAKA BISA INVESTOR SITA,,,,???????????
    2.. APAKAH NYAWA KALIAN DIJADIKAN JAMINAN BAHWA BULAN 12 ITU AKAN DIBAYARKAN,,,,
    KALAU IYA,,, AQ MAU GOROK LEHER KALIAN ASAL KALIAN JAMIN DAK AKAN MENDAPAT HUKUMAN,,,
    KALU MASIH KENO HUKUMAN,,LEMAK DIEM 2 BAE,,,

    JONI WONG BUYAN,,, SEKALI LAGI HATI2 SDR,, BERKOMENT ATAS YG SAYA BUAT,, SAYA TIDAK SENDIRI,,NANTI SDR.. KENA BATUNYA,, DUIT KAU LAHHILANG,, BAKAL PELER KAU HILANG JUGO..

    MAAF INVESTOR LAINNYA,,SAYA MEMANG KASAR,,KARNAN ORANG INI BUAT KITA SEMUA TERBUAI DENGAN JANJI2,, DENGAN MENGALASKAN INFO ,,DR,CV.FADILAH DAN TIM 12..JONI WONG BUYAN,,
    1.. COMENT JONI WONG TANGGAL 11 SEPT. 2011.. ( SEMUANYA BOHONG )
    2. COMENT JONI WONG BUYAN TGL 25 SEPT, 2011,, (
    DAK PERNAH TIM 12 KETEMU DGN ORG 5 YG SAYA SEBUTKAN DIATAS ),, TIM 12,, KETEMU DGN SALAH SATU DR 5 ORG TERSEBUT,, DITAMBAH DGN 2 ORG YG TIDAK DIKENAL…1 ORG FADILA + 2 ORG TIDAK DIKENAL = 3 ORG,,

    ======,, 80, 81, 82, 83, 84, 85, 86, 87,,=====

    SIAP PERINTAH,,,,

    By INTEL / BIN.COM on Sep 25, 2011

  311. woi INTEL/BIN.COM…jangan galak memperkeruh keadaan……sekarang ni yang penting kito bedoa…semoga cv fadilah diberi kemudahan dalam menyelesaikan masalah ini
    kito hargoi caro wong fadilah untuk ngejoke duit kito…….
    aku yakin mereka lebih pening dari kito
    ….kalo mereka sudah di penjaro baru kito dak ado harapan minta duit kito balek….nak asetnyo kau ambek,,kau bakar,,,kau bom terserah kau….
    sekarang mereka tu masih ado….jadi mohon jangan memperkeruh keadaan …sabarlah duken..kalo biso kau iklas ke …itu lebih baik…anggap be kau cak meseng …kalo kau dak sabar jangan besak di mulut bae….itu namonyo banci…..mendingkau lapor polisi …apo kau temui dewek wong fadilah dak usah libatke tim 12….kalo kau dak pecayo gawe mereka….////peaace lurr….cuman argument…..agak emosi dikit maklum lagi kemarau

    By wong buyan.. on Sep 25, 2011

  312. ALHAMDULLILLAH TAHAP PERTAMA KAMI BERHASIL, STRATEGI DAN SKENARIO KAMI BERHASIL MEREDAM GEJOLAK INVESTOR, MENDINGINKAN SUASANA DAN MENINA BOBOKKAN INVESTOR DENGAN JANJI DAN BUAIAN2 PALSU. TAHAP KEDUA KAMI AKAN SELALU MENYIBUKAN INVESTOR DENGAN TRIK, KAMI DENGAN CARA MEREGISTRASI DAN MENANDA TANGANI SURAT PERNYATAAN DIMANA HAL INI KAMI LAKUKAN DIKARENA KAN KAMI TIDAK BISA MENGINTIMIDASI ATAUPUN MENUNTUT LEBIH TERHADAP CV.FADILAH.PADAHAL DENGAN FILE DATABASE CV.FADILAH SEBENARNYA LEBIH VALID DAN KONKRIT DAN ALHAMDULLILLAH BERHASIL,KARENA KEBODOHAN INVESTOR MEREKA TIDAK TERPIKIR DAN TIDAK TAU KAMI DIGAJI DAN BERADA DIKANTOR FADILAH,KALU DIPIKIR SECARA LOGIKA KALAU MAU MENYERANG MUSUH JANGAN KITA MAKAN DAN MERENCANAKAN SESUATU DIRUMAH MUSUH KITA. DAN PARA INVESTOR PUN TIDAK SADAR BAHWA KAMI SUDAH INGKAR ALIAS MUNAFIK,KENAPA? PADA AWAL PEMBENTUKAN TIM 12 DINYATAKAN BAHWA UNTUK PENGEMBALIAN DANA LANGSUNG AKAN DITERIMA OLEH INVESTOR LANGSUNG TANPA DIWAKILKAN,PERUBAHAN KOMITMEN KAMIPUN TIDAK DISADARI OLEH INVESTOR YG GAMPANG DITIPU.TERUS TERANG KAMI MEMANFAATKAN KELEMAHAN INVESTOR YANG TAKUT AKAN KEHILANGAN UANG DAN SLALU MASIH BERHARAP UANG MEREKA KEMBALI, PADAHAL KALAU DIPIKIR SCARA LOGIKA UNTUK PENGEMBALIAN DANA 169 MILIAR-300 MILIAR ITU AMATLAH SANGAT SULIT,TERLEBIH MEREKA YG MENGETAHUI TAU PERSIS TENTANG FADILAH.DAN TAHAP KETIGA KAMI MOHON BANTUAN DOA INVESTOR AGAR KIRANYA SEBELUM RENCANA PENGUNDURAN DIRI KAMI TIM12 PADA TGL.18 JANUARI 2012 ITU MODAL KAMI TIM 12 SUDAH DULUAN DIKEMBALIKAN. YANG MANA INILAH HARAPAN KAMMI YANG SEBENARNYA,DIMANA KAMI SUDAH MENEMPUH RESIKO YANG AMAT SANGAT BERBAHAYA BAGI DIRI KAMI DAN KELUARGA.AMAT SANGAT BODOH BAGI KAMI MENGAMBIL RESIKO YANG BAHAYA TANPA ADA DEAL2 KHUSUS BAGI KAMI, KAMI TIDAK MAU BODOH DAN TOLOL SEPERTI INVESTOR2 LAIN.DAN SAYA RASA WAKTU LEBIH KURANG 1 BLN CUKUP UNTUK MEGAMBIL MODAL TIM 12 SAJA.DAN TAHAP KEEMPAT KAMI TIM 12 AKAN SELALU BERDOA DAN BERHARAP SELURUH INVESTOR AKAN SELALU KETAKUTAN UNTUK KEHILANGAN UANGNYA DAN SELALU BERHARAP UNTUK UANGNYA DIKEMBALIKAN, YANG MANA KELEMAHAN INI SELALU KAMMI HARAPKAN AGAR MEREKA TIDAK ANARKIS DAN TIDAK MENUNTUT KEJALUR HUKUM SEPERTI YANG KAMI TUANGKAN DALAM SURAT PERNYATAAN.
    DAN PESAN KAMI TERAKHIR DARI TIM 12: TETAPLAH UNTUK TIDAK MENEMPUH JALUR HUKUM, MELAKUKAN PERBUATAN ANARKIS DAN INTIMIDASI SERTA MENGEDEPANKAN PENYELESAIAN SECARA KELUARGA DAN BILA PERLU IKHLASKAN LAH UANG KALIAN ANGGAPLAH YANG MEMAKAI UANG KALIAN ADALAH KELUARGA ANDA SENDIRI.
    HORMAT KAMI TIM 12…….

    By KETUA TIM 12 on Sep 25, 2011

  313. @KETUA TIM 12: sebelum pembubaran tim 12, tolong mulai sekarang jadike investor menjadi ketua bagi modal mereka sendiri bila perlu tampilkan mereka ditengah2 investor, buka akses bagi investor lain untuk ketemu dengan wong fadilah. jangan dijadikan dalih “demi keamanan dan keselamatan”, mereka berhak bersembunyi.

    By rase on Sep 25, 2011

  314. JONI WONG BUYAN ,,LAH UBAH NAMO KAU YO,,JADI WONG BUYAN…

    KALO WONG ITU DI PENJARO,,KECIK WAK URUSANNYO,,

    AQ,,CUMA NAK NYIRAMKE CUKO PARAH BAE,, KEMUKO WONG 5 ITU,, SESEP SEDIKIT TIM 12 SAMO JONI WONG ALIAS WONG BUYAN,,

    PALING SAMO RENGKOK DIO CACAT SEUMUR HIDUP TERSIKSO DIDUNIO,,SAMO DI AKHERAT,,

    UNTUK WONG BUYAN,,, TOLONG KAU TEMUI WONG 5 ITU,, AQ NAK NGASIH TAI FILAT…

    WONG BUYAN,,,
    1.. OMONGAN KAU SAMO PERSIS YG DISAMPEKE WONG CV.FADILA,, TOLONG DIIKLASKE,,,MIRIP KATO2 BUDAK ITU,,, WKWKKWKWKWKWKW.
    2.. TERUS BAHASO MESENG SAMO NIAN CAK USTAD JADI2AN ,, YG BARU TAHU AGAMA
    3. AQ TAHU KAU SIAPO… WONG BUYAN…
    KAU SALAH SATU DARI WONG 5 CV. FADILA,,ITU,,,
    .. INGAT TATO DIBADAN KAU ITU,, GEK KUTAMBAHI DI MUKO KAU,, MANGKO MUKO KAU BETATO JUGO TAPI KUBUAT PAKE ,,CUKO PARAH,,, GETAH KARET,, CV.FADILAH..

    TUK ,.. TIM 12 YG BUAT STATUS… TKS,, BANGET,,,
    WALAU BUKAN TIM 12 ASLI,,QIQIIQIQI
    TAPI AQ YAKIN MEMANG ITU MISI TIM 12 YG ADO SKR,,,

    JANGAN KITO DIBENGAK2 KE LAGI,,
    DUIT LAH ILANG,, MASIH NAK BELAH2 CV.FADILA..
    JONI WONG / WONG BUYAN….

    ==== SILAKAN COMENT TERUS,,, ADO WONG CV.FADILA == YG IKUT COMENT DAN MANTAU ROOM INI,,====

    SALAH SATUNYA,,= ==IDHAM DAN JOKO==
    PAKE NAMA SAMARAN,,,

    INGAT KAMU ORG 5 ( JOKO, IDHAM, WIDARSYAH, HENDRI DELANO, HAVIS ) SAMPE KEMANO KAMU BELARI TETAP AQ BASAHI MUKO KALIAN SAMO CUKO PARAH,,,

    KALIAN DAH BUAT JALAN KALIAN SENDIRI,,
    INGAT,, SKR TEMEN2 INVESTOR,, LAGI MELACAK KEBERADAAN SAUDARA DAN KELUARGA,,, TERMASUK ALAMAT ORANG TUA KALIAN,,,JANGAN SALAH KAN KAMI BEBUAT ANARKIS,,, KARNA KALIAN SUDAH ANARKIS DENGAN KAMI INVESTOR,,,

    INGAT CONTOH SUDAH ADA,,, ISTRI DELANO SUDAH PERNAH MERASAKAN,,, MUNGKIN AKAN TERULANG UNTUK KALIAN ORG 5 DAN KELUARGA KALIAN,,

    SEPERTINYA ,,DENGAN CARA ITU KALIAN BARU BISA MEMBAYAR;;

    PENGUMUMAN :

    HARI ; SENIN
    TANGGAL : 26 SEPTEMBER 2011
    JAM ; 14.00 WIB..S/D SELESAI
    TEMPAT ; KTR CV.FADILA DI R.SUKAMTO
    ACARA ; MINTA PERTANGGUNG JAWABAN TIM 12.. DAN TEMUKAN DENGAN ORANG 5 DR FADILAH,,,
    SERTA BILAH PERLU,,, TIM 12 ,,,KITA SERERT UNTUK MENUNJUKAN LOKASI ORG FADILAH YG BERTANGGUNG JAWAB,,,,

    By INTEL / BIN.COM on Sep 25, 2011

  315. RASE,,, AQ SETUJU,,,KURASO KAWAN2 INVESTOR LAIN SETUJU GALO…. KECUALI KRONI2 CV.FADILA DAN WONG 5 ITU,, YG LAGI MANTAU PERKEMBANGAN COMENT INI…

    By INTEL / BIN.COM on Sep 25, 2011

  316. UNTUK SEMUA INVESTOR YANG MASIH BISA DIBODOH2I TOLONG WASPADAI INTRIK2 KAMI TIM 12, JANGAN SELALU MENURUTI KEHENDAK KAMI TERUS, PERLU DIINGAT JANGAN MENYERAHKAN ATAU BERGANTUNG NASIB DENGAN YANG NAMANYA MANUSIA TERLEBIH DIA MASIH HIDUP,SUDAH KODRATNYA MANUSIA ITU PENUH DENGAN KEMUNGKARAN DAN KEPALSUAN,TERLEBIH LAGI TIM 12 KOMPOSISINYA PEMBORONG, GURU, SWASTA DLL. INGAT HANYA ADA 1 PAHLAWAN DARI 1000 MANUSIA,DAN MEREKA PUN HARUS TERLEPAS DARI IKATAN DAN TIDAK MEMPUNYAI KEPENTINGAN PRIBADI DALAM HAL ITU.JADI UNTUK PARA INVESTOR TOLONG BANGKIT LAH DARI KERENDAHAN, KELEMAHAN DAN KEHINAAN GUNAKAN SELALU PEMIKIRAN KALIAN YANG LOGIS. KALAU PUN INI DIIBARATKAN BADAI BIARLAH YANG PENTING HARUS CEPAT BERLALU,ARTINYA WALAUPUN KEGETIRAN, KEPAHITAN DAN KESUSAHAN YANG AKAN DITERIMA, BIARLAH MUNGKIN INI SUDAH MENJADI CERITA DALAM KITA MENJALANI HIDUP DIDUNIA INI, TETAPI KITA HARUS MEMPUNYAI TEKAD KONDISI INI HARUS CEPAT SELESAI DAN JANGAN BERLARUT-LARUT.BERAPA BANYAK LAGI YANG HARUS ANDA KORBAN KAN DENGAN BELARUT-LARUTNYA PERMASALAHAN INI.DAN KAPAN LAGI WAKTUNYA ANDA UNTUK BANGKIT DARI KETERPURUKAN DENGAN BERLARUT-LARUTNYA MASALAH INI.
    TOLONG …..DICAMKAN BENAR PERNYATAAN SAYA INI.

    By KETUA TIM 12 on Sep 26, 2011

  317. UNTUK PARA DIREKSI FADILAH : MEMANG KAMI IBARAT KERBAU YANG DICOCOR HIDUNGNYA, MEMANG KAMI BONEKA ANDA DAN MENJADI TAMENG BAGI ANDA DAN KAMIPUN GAMPANG DIATUR OLEH ANDA DIKARENAKAN KAMI MEMPUNYAI KEBUTUHAN DAN KEPERLUAN TERLEBIH SEBAGIAN BESAR KAMI FREELAND DIMANA POSISI KAMIPUN ADA RESIKO YANG SANGAT BESAR BISA MENGANCAM KESELAMATAN HIDUP KAMI DAN KELUARGA.KAMIPUN TELAH MENURUTI KEHENDAK ANDA YANG SALAH SATUNYA DENGAN MEREKAYASA DAN SUDAH DIRENCANAKAN DALAM PEMBENTUKAN TIM.KAMI BERHARAP SADARLAH, TERIMA LAH SEGALA KONSEKWENSI DARI PERBUATAN ANDA. BERAPA RIBU ANGAN2, CITA2, HARAPAN DAN RENCANA YANG HANCUR KARENA PERBUATAN ANDA, DAN BERAPA RATUS ANAK DAN KELUARGA TERLANTAR, SAKIT/STRESS DAN SUSAH. UNTUK HENDRI DELANO, HADAPI LAH KENYATAAN INI, JANGAN BERSEMBUNYI DIBALIK BAJU APARAT, PARANORMAL DLL..JANGAN HANYA SELALU MENGATAKAN MEMPUNYAI NIAT BAIK SAJA TAPI TIDAK DISERTAI DENGAN SIKAP SERTA PERBUATAN, SEPANJANG HIDUP ANDA AKAN MERASA TIDAK TENANG, SELALU KETAKUTAN DLL ITULAH KARMA YANG DITIMBULKAN OLEH YANG MAHA KUASA DAN YAKIN LAH INI PUN AKAN TERBIAS PADA ANAK, ISTRI BAHKAN KELUARGA YANG TELAH MERASAKAN ATAU MEMAKAN UANG DARI INVESTOR. MAKA DARI ITU SADARLAH DAN TERIMA LAH KONSEKWENSI DARI PERBUATAN KALIAN YANG TIDAK AMANAH TERHADAP DANA DARI INVESTOR.

    By KETUA TIM 12 on Sep 26, 2011

  318. @ INTEL / BIN.COM tanyakan itu sama orang tim 12 yang namanya Pak paulus yg mengatakan bahwa merka tim 12 telah bertemu 5 orang yg anda sebut dan 2 orang lainnya yaitu andre,dan ridho

    By jony wong on Sep 26, 2011

  319. @INTEL / BIN.COM dan kalu kau nak ngomongke aku harus tanggung jawab apo dasar kau.aku jg investor disitu dan sampe dengan sekarang aku belum ado nyerahke fotocopy surat kontrak,ktp,dan tando tanganni pernyataan.jadi yg buyan tu kau

    By jony wong on Sep 26, 2011

  320. @INTEL / BIN.COM kalu kau nak tau cv fadillah apo aktifitasnyo cubo kau cari dewe sano di disbun.kalu dak ado disano baru namonyo abal abal.alias gali lobang tutup lobang.

    By jony wong on Sep 26, 2011

  321. @INTEL / BIN.COM jangan kau bawa2 PT.Badja baru dalam permasalahan ini.ngerti dak kau kalimat aku.klau dak ngerti berarti otak kau tu ado dalem lipatan pantat kau tu la.

    By jony wong on Sep 26, 2011

  322. @kalu seklai lagi kau sebut PT.tuh dalem masalah neh keperkaroke ke kau.

    By jony wong on Sep 26, 2011

  323. PADAHAL AKU TELIAT SAMO YAYAN, KOQ YAYAN DAK DISEBUT KE……MUNGKIN PENGLIHATAN ANTARA TIM 12 BEDA2, DAN FADILAH BEDA2.NGAPO JONY TERSINGGUNG DENGAN PENYEBUTAN PT.BADJA BARU DENGAN ALAMAT JL.PANGERAN SIDO ING KENAYAN RT.18 KEL.KARANG ANYAR PALEMBANG..PADAHAL INTEL MENYEBUTKAN PT TERSEBUT TAPI BELUM TENTU ADA KETERKAITANNYA………UTK INVESTOR : INI ADALAH GAMBARAN SEMUA ORANG SEDANG MEMERANKAN LAKONNYA MASING2…YANG PENUH DENGAN KEMUNGKARAN DAN KEPALSUAN/////////UNTUK ITU SAYA TERUS MENGHIMBAU TERUS LAH BERFIKIR SECARA LOGIS SEPERTI IMBAUAN SAYA DIATAS. MEMANG ANDA SUDAH SALAH TAPI JANGAN MAU DIBODOHI TERUS MENERUS, DAN TERBUAI DENGAN JANJI2 DAN DISIBUKKAN DENGAN HAL YG TAK BERARTI DAN PADA AKHIRNYA KAMIPUN MENGUNDURKAN DIRI. INVESTOR…INVESTOR PRIHTIN SAYA MELIHAT ANDA SAMPAI HARI INI PUN MASIH INVESTOR BERDATANGAN KE SUKAMTO, APAKAH MEREKA TIDAK TAU ADA INTRIK DISITU DAN MEREKA MASIH DIBUTAKAN OLEH KELEMAHAN DAN KEBODOHAN MEREKA SENDIRI…..

    UNTUK INVESTOR YANG MASIH BISA MENGGUNAKAN AKAL SEHAT, TOLONG BANTU SAUDARA2 ANDA SADARKAN MEREKA DAN BANGUNKAN MEREKA DARI MIMPI INDAH MEREKA…..

    By KETUA TIM 12 on Sep 26, 2011

  324. SORE,,ALL INVESTOR,, KECUALI JONI WONG BUYAN,,DAN WONG FADILAH;;;

    ANDRE SAMO RIDHO,,ITU ANJINGNYO WONG FADILA,,TAU KAU,,, PELER KAU,,, JONI WONG,,AQ TAHU KAU TUH,,,

    PAULUS YG BANYAKINVESTASI WONG PERTAMINA,, ORANG NASRANI PULANG DI LEBONG SAIRENG,,

    HAHHAHAHA,, TERNYATA KAU SEPERTI YG KUDUGA,,,
    SAYA CUKUP ANEH,, JONI WONG SURUH SAYA CEK DISBUN APA URUSAN SAYA,,,

    JONI WONG BUYAN MANO ADO INVESTASI 300MILYAR,, BISO BELI KARET SESUMSEL INI.. KALU SAMO PALAK BAPAK KAU KALI LAH

    YG HARUS DITINDAK/ BERTANGGUNG JAWAB ORG 5 ITU, ( WIDARSYAH, HENDRI DELANO,, JOKO, IDHASM, HAVIS )

    JONI WONG ALIAS IDHAM
    JONI WONG ALIAS DELANO
    JONI WONG ALIAS JOKO

    PT. BAJA BARU ADO APO LUR,,,CEK BAE PENJUALAN KARET DISANO,,, PALING CUMA 1 MILYAR PERPUTARAN JUAL BELI KARET DISANO,,, DR DANA INVESTASI 300 MILYAR.

    CV.. FADILA FIKTIF,, MENJALANKAN USAHA,,, BESAR DANA INVESTOR DR PADA DIJALANKAN TUK USAHA,,SEMUA DIGUNAKAN UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI DENGAN MENGALASKA SEMUA HASIL TUK ANAK YATIM PIATU DAN PESANTREN,,, INGAT AZAB ALLAH SWT SUDAH DEKAT,,

    INGAT KALIAN BER 5 ,,, KAMI PARA INVESTOR 100 ORG AKAN DATANG KERUMAH KALIAN,,, DAN ORANG TUA KALIAN,, AKAN KAMI BUAT SEMUA ORANG DLINGKUNGAN SAUDARA TAHU KALO KALIAN ADALAH PENIPU ULUNG YG MENCARI KEKAYAAN DIATAS PENDERITAAN ORANG LAIN DENGAN MENGATASNAMAKAN AGAMA,,,,

    JONI WONG BUYAN JANGAN OI AQ KAU LAPORKE,, AQ TAKUT NIAN,,,MAAF BAE,,YO

    KONTOL KAU TUH JONI WONG GEK KUTETAK MAKE LADENG.. LAPORKELAH,, MEMANG LAH KUTUNGGU NIAN

    INVESTOR SILAKAN CEK,, DI BADJA BARU ,, BERAPA PENJUALAN CV.FADILA DISANA,,, WKKWKWKWK

    ====JONI WONG=== SADARLAH INVESTOR SEMUA SUDAH TAHU SIAPO KAU,,, JADI JGN CUMA BISA SEMBUNYI,,, SAJA,,,COBA KALIAN BER 5 TEMUI SEMUA INVESTOR,,,

    INGAT,,, DALAM BULAN INI HARUS ADA YG JADI TUMBAL,,, PARANORMAL SAMO DUKUN WONG FADILA,,KALIAN BER 5 ITU,, KALU KAU DULUAN JONI WONG,,,

    BERINTILAH NGAKU USTAD GALO KAMU WONG CV.FADILA.. DAK LEBIH DARI SAMPAH MASYARAKAT,, INGAT KERAK NERAKO LAH NUNGGU KALIAN,, DIDUNIA KALIAN AKAN SENGSARO SEUMUR HIDUP LEBIH DARI PENGEMIS JALANAN…AMIN YAROBBAL ALAMIN…

    By INTEL / BIN.COM on Sep 26, 2011

  325. berarti kau ni penjilat y,melok i gw wong 5 t tp kau jg yg nyampak i?puki kau l.msh jd pelacor bini samo mak kau.invest 2m dari jualan bini apo?hati2 mulut kau y.dak tahu trimo kasih.emak kau b kau kacok i

    By ktp on Sep 26, 2011

  326. oi kamu berebot bae disini … pening palak baco lastest comment di atas … udah aku kasih saran enak kamu kamu yang berebot tentang duet minum baygon bae … cuma 8000 Rupiah dak pening lagi kamu nak mikir ke nyo … dari pada nak rebot rebot dak jelas . untuk bin galak kau punyo kau di potong pake ladeng ? setau aku sih BIN indonesia kurang effektif paling” anda cuma LSM yang mencari Muka di masyarakat atau anda dalang dari semua .. Buat direksi cv fadillah Sadar lah ada Musuh di Dalam Selimut tebal kalian … semoga Allah mengembalikan akal sehat kalian … sampai kan pesan ini pada Ahmad Widarsyah .. jangan terlalu percayo ke wong … yang biso nolong cuma kamu-kamu tu lah samo keluargo kamu … nak sebaek apo pun wong tetep bae namo nyo manusio … kito dak tau apo yang ado dalem otak nyo … inget , kamu tuh Pendiri Ponpes yang berasas kan keimanan .. pasti nyo jugo tau kata-kata Hanya Allah Yang Mengetahui

    By mr.R on Sep 26, 2011

  327. gek yang minum baygon biar aku bae yang mesen ke rumah baru nak 2×2 apo nak 2×3 . 2×2 masih normal kalo yang 2×3 kamu kan buncit gara gara makan duet haram … ye dak bin ?

    By mr.R on Sep 26, 2011

  328. @INTEL / BIN.COM eh sklai lagi ku tegaske aku bukan diantara 7 wong itu.kau yang lolo cak tau.kalu kau pikir aku nih wong fadillah kau sudah salah nantang aku.darah anjing di badan kau tuh be belum cukup ngilangke haus aku.jadi dak usah kau nak betingkah kau salah seorang dari bejo cs.

    By jony wong on Sep 26, 2011

  329. @INTEL / BIN.COM aku bukan idam,aku bukan widar,aku bukan joko kalu kau brani nian kito OL nyato be.kalu tebakan kau salah minum kencing aku.

    By jony wong on Sep 26, 2011

  330. @INTEL / BIN.COM ati2 kalu kau nak ngoceh disini,aku tau banyak yg nyamar disini tapi aku murni investor.cuma aku dak nak pake caro kau yg kampungan cuma pacak bacod be

    By jony wong on Sep 26, 2011

  331. @INTEL / BIN.COM dan 1 lagi jago ucapan kau diatas yang ngomong palak bapak aku.bapak aku sudah meninggal 20 thn yg lalu di kubur di puncak sekuning.ati2 kau.kito ketemu langsung be biar kau tau siapo aku nah sekalian kau minum kencing aku

    By jony wong on Sep 26, 2011

  332. @INTEL / BIN.COM bapak kau dikubur di samping pendiri yg kau sebut.aku raso kau tau kalimat aku neh sekali lagi kalu kau masih bacod disini kito ketemuan be face2face

    By jony wong on Sep 26, 2011

  333. @INTEL / BIN.COM bpk aku dikubur di samping pendiri PT yg kau sebut.aku raso kau tau kalimat aku neh.jadi dak usah bacod kau disini

    By jony wong on Sep 26, 2011

  334. KTP,,,,,
    AKHIRNYA BERSUARA JUGO WONG FADILAH,,,
    PELER KAU NAK HATI2 NGOMONG ITU URUSAN AQ,,, SIAP2 BAE BINI KALIAN CV.FADILA GEK KENO KACOK GALO,,JINGOK KELAH SIAP SIAP BAE,, GEK KENO AZABNYO,,,DZOLIMMM,,KALIAN SEMUA,,,AZAB PASTI DATANG..

    JONI WONG,,,

    NAH JONI WONG KAGEK KAU KUKUBUR HIDUP2,,,, MAT IJAH LAGI MINTAK AMAN KE KAMI,,KAU CAK KEPAKAMAN,, APO NAK KUSURUH,,IMEN NYARI KAU NE,,TAI FILAT KAMPANG KAUNI YE,,

    KENCING BINI KAU BARU GALAK KUMINUM TAHU KAU,,,

    APO URUSAN AQ DENGAN BEJO,,, YG PENIPU ITU CV.FADILAH JANGAN MENGALIHKAN / MENYALAHKAN ORANG LAIN,,PELER GALO KAMU TUH FADILAH…

    KALU KAMU MERASO BEJO ITU NGELEPKE DUIT,,LAPORKE POLISI APO SURUH PREMAN BAE NYELESAIKENYO,,, TAPI NGPO DAK BERANI,,,

    MUNAFIK GALO KALIAN ITU,,, PENIPU,,, DAN,, KAFIR,,, DAK ADO LAGI HATI MANUSIA ,,LAH JADI IBLIS BERBENTUK MANUSIA,,

    JANJI APO LAGI YG AKAN KALIAN TERBAR KEPADA KAMI INVESTOR2,,INI,,,

    ==== AZAB AKAN DATANG MENANTI KALIAN ====

    ==== KAMI INVESTOR DAK TERIMO DUNIO DAN AKHERAT ===

    ==== KEMATIAN KALIAN TIDAK CUKUP UNTUK MEMBAYAR SAKIT HATI DAN PERASAAN KAMI INVESTOR ====

    DIHARI AKHIR,,,KAMI TETAP AKAN MENCARI KALIAN,,,,,

    ALLAHHU AKBAR,,,,ALLAHUAKBAR,,,

    KAMI MOHON KEPADA MU YA ALLAH AGAR ORANG2 YG MENZOLIMI KAMI INI DIAZAB LANGSUNG DIDUNIA INI CV.FADILAH DAN KELUARGANYA,,,,

    YA,,ALLAH,,BERILAH MEREKA ( cv.FADILA )AZABMU YG PEDIH,,YG BUAT MEREKA MENDERITA SEUMUR HIDUPNYA,,, DAN TERMASUK JONI WONG DAN KTP,, SERTA KRONI2NYA,, YG MUNAFIK,,, DAN BANYAK DUSTANYA,,,, AMIN YAROBBALALLAMIN,,,

    KEPADA SELURUH INVESTOR YG BERAGAMA ISLAM ,,

    1.. AGAR DALAM SETIAP KALI SHOLAT,,MEMBACAKAN SURAT YASIN SEBANYAK 3X,, DOAKAN AGAR AZAB ALLAH ITU AKAN DATANG APABILA,,CV,FADILA BERBOHONG LAGI,,..

    2. YA ALLAH,,, AQ MOHON LINDUNGAN DAN PERTOLONGAN MU,,, AGAR KEMURKAAN DAN AZABMU SEGARALAH KAU TURUN KAN KEPADA YG TELAH MEDZOLIMI KAMI PARA INVESTOR,,YAITU..ORG2 CV.FADILA DAN KRONI2NYA,,TERMASUK JONI WONG DAN KTP..
    3… YA ALLAH TERNYATA BENAR BAHWA DAKZAL ITU,, BERKEDOK SEPERTI ULAMA/USTAD SELALU MENEBAR KEBOHONGAN SERTA,, MENGGUNAKAN PARANORMAL DAN DUKUN,,SERTA,, PREMAN,,UNTUK MENDZOLIMI KAMI 2 INVESTOR MURNI,,,

    ==== ALLAHHUAKBAR=ALLAHUAKBAR=ALLAHUAKBAR===

    By INTEL / BIN.COM on Sep 26, 2011

  335. yang pake ID ITEL/BIN.COM
    PROVOKATOR
    BUKAN INVESTOR
    PERUSUH
    ……
    DI HIMBAU KEPADA SEMUA INVESTOR….YANG DAK TAU MASALAH
    JANGAN BAWA BAWA NAMA PONDOK….KASIAN MEREKA YANG MENUNTUT ILMU DISANA …MEREKA MURNI UNTUK BELAJAR AGAMA….MEREKA TIDAK MENGERTI PERSOALAN INI….
    KALO KAMU NAK BERURUSAN SAMO WONG FADILAH SELESAIKELAH….
    FADILAH HANYA SEBATAS FASILITATOR KELANGSUNGAN PONDOK DARUN NASIHIN
    ….KITO POSITIF BE LUR….
    MEMANG INI JUGO ADO SALAH DARI WONG FADILAH TAPI….YANG DI CARI SOLUSI….BUKAN NGOMONG SEKENDAK JIDAD…PROVOKASI TIADA HENTI….

    By uget uget..laut on Sep 26, 2011

  336. @INTEL / BIN.COM cemen loe diajak ketemu langsung malah cuma ngebacod doang bisanya??? ah………… cemen loe dasar anak kecil………… loe.dan perlu kau ketahui dengen postingan aku semalem joko,idham,widar pun sudah tau siapo aku.cuma kau yang ngaku2 jadi investor gelap dan mungkin badan kau jugo gelap.

    @all investor ga usah ketipu neh sama id posting INTEL / BIN.COM

    By jony wong on Sep 27, 2011

  337. @uget uget..laut: buah pasti akan terasa manis kalo berasal dari bibit dan pohon unggul ataupun bagus, jika bibit dan pohonnya jelek sudah dapat ditebak apa rasa buah tersebut?????

    By KETUA TIM 12 on Sep 27, 2011

  338. uget uget,,laut..

    @ MASALAH PONDOK DARUN NASIHIN,, ITU BENAR DAN DIJALAN ALLAH SWT..
    TAPI,, YG BERTAMENG DENGAN PONDOK ITU YG TIDAK DIBENARKAN OLEH AGAMA,,, TAHU KALIAN ANAK2 PONDOK DAN USTAD PONDOK ITU SUDAH DIDZOLIMI OLEH PIMPINAN CV.FADILA,,, COBA BAYANGKAN 2.5% UNTUK PONDOK DR NILAI 300 M, DALAM SETIAP BULAN BERAPA BESAR UNTUK KEMAKMURAN ANAK2 PONDOK,,TAPI NYATANYA UANG 2,5 % UNTUK PONDOK JUGA DIMAKAN OLEH PIMPINAN CV.FADILA,,
    ===============================================
    KASIHAN MEREKAH SAMPE2 HAMPIR TERLANTAR TIDAK BISA MAKAN MINUM,, DAN MENJADI KORBAN KEBIADAPAN,,DENGAN MEMAKAN ANAK YATIM PIATU,,

    ===SEMOGA ALLAH SWT MEBERIKAN AZAB BAGI YG MEMAKAN HARTA ANAK YATIM PIATU=====

    UGET UGET LAUT,,== TERSERAH KAU NAK NGOMONG PROVOKATOR,,/PERUSUH,,TAPI YG PASTI KENYATAAN DILAPANGAN DAN KAMI ALAMI DR BULAN 12 TAHUN 2010 SAMPAI DENGAN BULAN 09 TAHUN 2011 INI,, CV. FADILA SELALU INGKAR JANJI DAN BERBOHONG TERUS,,, APAKAH ITU YG DIKATAKAN SEORANG MUSLIM YG BERAGAMA DAN SHOLAT 5 WAKTU SERTA SHOLAT SUNAH TERUS,,, TAPI MENGINGAKARI JANJI SERTA AMANAH TERHADAP INVESTOR,,,ITU YG NABI MUHAMMAD SAW AJARKAN,,,
    ===============================================
    JONI WONG

    SUDALAH,, KALU KAU INVESTOR KENAPO KAU NAK TERSINGGU APO YG AQ UNGKAPKE TENTANG CV.FADILA SEMUSTINYO KAU TUH MARAH SAMO WONG FADILA NGAPO DUIT KAU DAK CAIR2,,, DAN KURASO SUDAH JELAS JONI WONG ITU INVESTOR JUGO TAPI ORG CV.FADILA JOGO,,WKKWKWKWKWK..

    CONTOH..=
    1. HENDRI DELANO , JOKO, IDHAM, WIDARSYAH, HAVIS, # ( SEMUA JADI FREELENCE,, PIMPINAN CV. FADILA DAN INVESTOR JUGO )YG MENGAJAK ,PARA KELUARGANYA,, TEMAN2NYA,, DAN TETANGGA2 DIDEKAT RUMANYA,,

    ===============================================
    ,,,INI SEMUA RAHASIA ALLAH SWT SEMUGA SEMUA CEPAT TERUNGKAP,, DAN KEBENARAN ITU PASTI DATANG,,,
    ===============================================

    KEPADA ANAK2 PESANTREN DAN USTAD2NYA,,, AQ,BERHARAP KEDEPAN KALIAN JANGAN MENGGIKUTI JEJAK PEMIMPIN KALIAN YG NGAK BENAR AMBIL SEMUA YG BAIKNYA SAJA,,, DAN KALAU MEMANG KEADAAN BAKAL DAK BAGUS LAGI,, MASIH BANYAK PONDOK2 YG MURNI YG MEMANG MENOLONG UMAT KITA TANPA MEMINTA BALASAN ATAU DIJADIKAN TAMENG TUK MERAUP KEUNTUNGAN,,,

    DAN MOHONLAH AMPUN DGN SHOLAT TAUBATAN NASUHA,,
    AGAR PIMPINAN KALIAN DI KEMBALIKAN KEJALAN YG BENAR DAN DI RIDHOI OLEH ALLAH SWT..
    ===============================================

    JONI WONG DAN UGET UGET GOT,,

    SEMUA INVESTOR DAH MENGERTI APA YG KALIAN SAMPAI KAN BAHWA,,AQ (INTEL/BIN.COM )ADALAH PROPOKATOR DAN PERUSUH ,,SERTA NGAKU2 JADI
    INVESTOR,,,,,

    === MALING TERIAK MALING ===
    === PENIPU TERIAK PENIPU ===
    === INGAT JANJI ANDA APABILA PALSU ADA AKAN NERIMA AZAB DARI ALLAH SWT===

    KEPADA SELURUH INVESTOR,,, SEMUA YG SAYA UCAPKAN MUNGKIN TIDAK ADA YG BENAR TAPI PALING TIDAK BISA MEMBUKAKAN MATA HATI INVESTOR,,,
    ===============================================

    ALHAMDULILLAH KAMI SEKITAR 60 ORANG SETIAP HARINYA SELALU MEMBACAKAN SURAT YASIN TUK,,,ORG2 YG MEDZOLIMI KITA AGAR AZAB ALLAH SWT YG PEDIH SEGERA DATANG DAN MENIMPAH MEREKA YG MENDZOLIMI KITA,,,,

    ====ALLAHUAKBAR,, ALLAHUAKBAR,, ALLAHUAKBAR===

    ===============================================

    By INTEL / BIN.COM on Sep 27, 2011

  339. @INTEL / BIN.COM aku semalem joko,idham,widar dan kami dah sepakat bahwa,kami akan membentuk tim 13 lagi pada bulan januari 2012 dan kau dak mungki aq masuke (INTEL / BIN.COM) yg penting waktu untuk mengulur waktu terus bertambah
    apa se urusan kamu menghitu 2,5% tuk anak yatim atau pondok itukan hak sepenuhnya kami yg mengatur jadi bukan urusan kalian
    mau kami apakan danah tersebut
    kami ne bebasiskan agama kami ustad bukan penipu atau perompak

    tanggal 30 september 2011 ini kami bayar uang2 kalian datang aja ke ktr jln. r.sukamto

    kami hendri delano, widarsyah,idham,joko,havis, bukan ngakmau ketemu sama kalian
    tapi kalian semua orang-orang kafir yg tidak menurut sunnahwaljamah dan wajib bagi kami mengambil harta2 kalian dan itu tidak akan berdosa,

    @all investor ga usah ketipu neh sama id posting INTEL / BIN.COM

    By joni wong on Sep 27, 2011

  340. @JONY WONG KAFIR; JADI KAU MENYEBUT SELURUH WONG INVESTOR KAFIR, KAU NGAJAK INTEL NAK KETEMUAN, TAPI DAK JADI. SEKARANG KAU SEBUT KE DIMANO KAU SAMO AKU NAK KETEMUANNYO…..

    By KETUA TIM 12 on Sep 27, 2011

  341. BAGI JAJARAN DIREKSI CV.FADILAH YANG YANG MANTAU POSTINGAN INI, TOLONG DIKLARIFIKASI KATO2 KAFIR YANG DIUNGKAPKE OLEH JONY WONG, KALAU DAK KATEK YANG KLARIFIKASI, ARTINYA MAKSUD DAN TUJUAN CV. FADILAH DIDIRIKAN SESUAI DENGAN YANG DIUNGKAPKE OLEH JONY WONG.

    By KETUA TIM 12 on Sep 27, 2011

  342. yang nak beli hape black berry samo aku bae murah meriah…barang bm…….

    By wak dolah on Sep 27, 2011

  343. KAMI SEDANG MEMEPERSIAPKAN RENCANA UNTUK MENYERBU RUMAH ORANGTUA DARI KELIMA ORANG INI KARENO DALEM KONDISI SEKARANG INI WONG LIMO ITU DAK AKAN JAUH2 DARI KELEK WONG TUONYO, MASIH BUDAK PENGECUT GALO. SASARAN PERTAMO NAK KAMI MULAI DARI WIDAR. KAMI TAU KALU BINI CANTIK KAU TU ADO DISANO. HAHAHA ….. SUDAH DAK SABAR LAGI AKU NAK MASUKKE BATANG KONTOL AKU KE DALEM LUBANG MEMEKNYO. POKOKNYO BINI WONG LIMO NAK KAMI SODOK GALO LUBANG MEMEKNYO. LUMAYAN JUGO KALU DIGILIR 10 WONG TIAP HARI, MACEM ZAMAN PENJAJAHAN JEPANG.

    DAN UNTUK JONY WONG BANGSAT, AKU LA TAU NIAN SIAPO KAU, AKU TAU DIMANO RUMAH KAU, JADI DAK USAH NAK BETINGKAH, JANGAN SAMPE AKU POTONG KONTOL KAU TU.

    BUAT PARA INVESTOR SEKALIAN, TIDAK PERLU PUSING MEMIKIRKAN UANG INVESTASI KALIAN, HIDUP MANUSIA ITU HANYA SEPUTAR KONTOL DAN MEMEK, UANG ITU TIDAK PENTING SELAMA KITA MASIH BISA JILAT MEMEK SETIAP HARI …. HAHAHA

    By INTEL / BIN.COM on Sep 27, 2011

  344. SAYA MEWAKILI TIM 12 DAN JAJARAN DIREKSI CV FADILAH INGIN MENYAMPAIKAN PENGUMUMAN PENTING BAHWA PADA HARI JUM’AT TANGGAL 30 SEPTEMBER AKAN DILAKUKAN PEMBAYARAN DANA BAGI HASIL INVESTASI SEBESAR 7 PERSEN, TAPI HANYA UNTUK TIGA BULAN DULU, SISANYA AKAN SEGERA MENYUSUL, KAMI SUDAH MEMPERSIAPKAN UANG SEJUMLAH 6M UNTUK HARI JUM’AT NANTI, DAN KAMI JUGA SUDAH MENYUSUN DAFTAR ORANG2 YANG BERHAK MENERIMA BHI, YAITU ORANG2 YANG SUDAH KAMI PERIKSA JALUR INVESTASI NYA DENGAN CV FADILAH, DAN MULAI BESOK ORANG2 TERSEBUT AKAN KAMI HUBUNGI SATU PER SATU VIA TELPON. TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA.

    By KETUA TIM 12 on Sep 27, 2011

  345. @ INTEL / BIN.COM ngapo kau ni cak seneng nian dengen kontol aku? kalau galak nian sini datang la kerumah aku biar kau pacak ngulum kontol aku sampe puas.

    @ KETUA TIM 12 terima kasih informasinya. saya yakin sekali bahwa saya ada didalam daftar penerima BHI karena saya tau persis investasi saya berada di jalur yang benar.

    By joni wong on Sep 27, 2011

  346. alhammdulillah kalo emng bener berita yg disampein KETUA TIM 12 walaupun saya tidak melakukan cros cek melalui tim 12 di karenakan saya invest langsung lewat jalur lain.yang sudah tak diragukan keabsahannya.

    By jony wong on Sep 28, 2011

  347. walaupun 3 bulan lumayanlah buat bayar hutang,dan cicilan kalu nak diomongke paling siso 2-3 jt be tapi jadilah dulu buat sambung nyawo

    By jony wong on Sep 28, 2011

  348. @INTEL / BIN.COM kalu kau lah tau dimano alamat aku ku undang kau kerumah aku.atw sebut be di forum neh dimano.paling rombongan wong 5 yang kau sebut itu ngakak galo.oleh kareno wong 5 itu tau siapo aku.kepalangan kalu kau ngaku2 kenal matijah lah segalo macem.aku tinggal dilingkungan mirip lingkugan tempat matijah tinggal.jadi kesini be kau ku tunggu, jangan bacod be.

    By jony wong on Sep 28, 2011

  349. @INTEL / BIN.COM ayo sini be kutunggu “SELAMAT DATANG DI KAMPUNG TEXAS ” dan 1 hal aku sudah tau rumah bejo tinggal nyari csnyo be.

    By jony wong on Sep 28, 2011

  350. @INTEL / BIN.COM kalu sampe wong tuo dak selamet operasi jantungnyo. kau akan tau dan akan kubuat kau nyesel seumur hidup.aku dak katek kaitannyo samo kau bejo tapi kau lah yang buat BHI aku macet walaupun aku idak melok jalur kau.jugo cs kau.kamu tu ibarat rayap yang selalu merusak,dan aku punyo obat pembasminyo.cv kecik macem fadillah dak punyo pembasminyo.wajar kalu wong 5 tu takut samo kau.

    By jony wong on Sep 28, 2011

  351. @KETUA TIM 12 itu bukan jony wong yg asli itu jony wong palsu alias aspal itu si intel tulah disini dio pake 4 ID posting

    By jony wong on Sep 28, 2011

  352. @KETUA TIM 12 jony wong yg ngomong investor kafir itu jony wong palsu itu ID INTEL / BIN.COM,KETUA TIM 12,wong buyan,abah toyib.ID posting keempat empatnya mengarah pada 1 orang dan tempat.

    By jony wong on Sep 28, 2011

  353. SLOW KAU GENG NGOMONG … KAU NAK NYENTUH DIO BUNUH DULU AKU … ADO APO” SAMO DIO MATI KAU AKU CARI DAK TAKUT AKU MATI … POLISI” KITO JANGAN BANYAK MULUT KAU BANGSAT .. WONG MANO KAU BIAR AKU CARI ..

    By ADEK FADILAH on Sep 28, 2011

  354. ya Allah berikanlah kemudahan semoga cv fadilah bisa melunasi hutang hutangnya…..supaya kami investor juga merasa tenang….bisa bayar utang di bank,supaya rumah kami dak tegadai………aku rakyat kecik yang pengen nyicip lemak dikit megang duit malah kelebu….tapi yo sudah nak ngomong apo jugo barang sudah terjadi….mugo mugo masalah ini cepat selesai….biarlah aku ngojek lagi asalkan utang aku di bank biso lunas…..investor yang tiada daya

    By tukang ojek on Sep 28, 2011

  355. @INTEL / BIN.COM ayo sini be kutunggu “SELAMAT DATANG DI KAMPUNG TEXAS ” dan 1 hal aku sudah tau rumah bejo tinggal nyari csnyo be.

    By jony wong on Sep 28, 2011

    ===============================================
    AQ NAK LIAT MENTAL JONI WONG KALU MEMANG NAK DATENGGI RHM BEJO CS,, ,,DAN NGELABRAK SERTAH NGEBUKI BEJO CS,,, SERTA MELAPOR BEJO CS KE POLISI,,,

    KALU KAU IDAK KAU LAKUKE DALAM SEMINGGU INI BEARTI JONI WONG BANCI,, BENCONG BETITIT BAE,,, CUMA OMDO ( OMONG DOANGG )
    =======================================

    LANJAKKELAH LURRR,,, KATO KAU DIKAMPUNG TEXAS,,KALI KAMPUNG TEXAS FRIED CIKEND,,,AYAM GORENG ALIAS CUMA AYAM SAYUR,,,,
    ============================================

    TONGKOSONG YARING BUNYINYA,,, ADA SAPA YG SUKA BUAT ID PALSU DAN BERTERIAK BEARTI DIA YG MEMULAI,,,

    =============================================

    MAAF YO AQ DAK GALAK NAK PAKE ID PALSU APO LAGI COPY PASTES COMENT WONG SEPARUH2,,,
    ===========================================

    CONTOH POSTI COMENT KAU TUH JONI WONG KU KOPI PASTE,,,,
    KARNA AQ MINTA PENJELAS ATAS SEMUA TULISAN KAU TUH,,,
    TAPI APO YG KAU JAWAB DAK KATEK SAMO SEKALI BESAK UAP,,BAE,, KAUTUH JONI WONG,,
    1===========================================)’

    By INTEL / BIN.COM on Sep 29, 2011

  356. ALL INVESTOR,,,, SETELAH DILAKUKAN PENGECEKAN TERYATA.. EMAIL DARI INTEL / BIN.COM == DIBAWAH INI PALSU===
    ===============================================
    SETELAH DILAKUKAN SECARA IT. EMAIL NYA,,SAMA YG DIGUNAKAN OLEH SDR. JONI WONG,,,
    ==============================================
    MUDAH2AN DALAM WAKTU DEKAT ALAMAT RHM DAN TEMPAT JONI WONG POSTING DIDAPAT == TKS==
    ==============================================
    KEPADA SDR. JONI WONG ANDA SUDAH MELAKUKAN PENCEMARAN NAMA BAIK,, DAN SEKALI LAGI SAYA TEGASKAN SAUDARA,,AGAR SECEPATNYA MENGKALIFIKASI PERYATAAN SAUDARA YG MENGATAS NAMAKAN ORANG LAIN,,,,
    =============================================
    KAMI SEDANG MEMEPERSIAPKAN RENCANA UNTUK MENYERBU RUMAH ORANGTUA DARI KELIMA ORANG INI KARENO DALEM KONDISI SEKARANG INI WONG LIMO ITU DAK AKAN JAUH2 DARI KELEK WONG TUONYO, MASIH BUDAK PENGECUT GALO. SASARAN PERTAMO NAK KAMI MULAI DARI WIDAR. KAMI TAU KALU BINI CANTIK KAU TU ADO DISANO. HAHAHA ….. SUDAH DAK SABAR LAGI AKU NAK MASUKKE BATANG KONTOL AKU KE DALEM LUBANG MEMEKNYO. POKOKNYO BINI WONG LIMO NAK KAMI SODOK GALO LUBANG MEMEKNYO. LUMAYAN JUGO KALU DIGILIR 10 WONG TIAP HARI, MACEM ZAMAN PENJAJAHAN JEPANG.

    DAN UNTUK JONY WONG BANGSAT, AKU LA TAU NIAN SIAPO KAU, AKU TAU DIMANO RUMAH KAU, JADI DAK USAH NAK BETINGKAH, JANGAN SAMPE AKU POTONG KONTOL KAU TU.

    BUAT PARA INVESTOR SEKALIAN, TIDAK PERLU PUSING MEMIKIRKAN UANG INVESTASI KALIAN, HIDUP MANUSIA ITU HANYA SEPUTAR KONTOL DAN MEMEK, UANG ITU TIDAK PENTING SELAMA KITA MASIH BISA JILAT MEMEK SETIAP HARI …. HAHAHA

    By INTEL / BIN.COM on Sep 27, 2011
    ===============================
    ( COMENT DIATAS INI )
    EMAIL = YG DIGUNAKAN SAMA DENGAN ==== EMAIL JONI WONG ====;;;;;
    ===============================================

    JONI WONG2AN,,, TUNGGU AKIBATNYA CEPAT ATAU LAMBAT SAUDARA,, AKAN KAMI TANGKAP,,, MAAF SAUDARA SUDAH KAMI LAPORKAN KE PIHAK BERWAJIB,,

    ==============================================
    KEPADA PEMILIK ROOM INI MOHON TUK JANGAN DIHAPUS POSTING INI,,KARA INI MENJADI BUKTI YG KUAT,,,TUK SAYA, DIPENGADILAN,,,

    ==============================================

    ANEH BANGET FITNAH ORANG PAKE EMAIL YANG SAMA ,,, NGAK GENTELMENT,, BILANG RHM TINGGAL DIKAMPUNG TEXAS,,,,,

    ============== SDR JONI WONG ===========
    SDR. HARUS MEMPERTANGGU JAWABKAN ATAS SEMUA TULISAN SAUDARA YG MENGATS NAMAKAN ORANG LAIN

    By INTEL / BIN.COM on Sep 29, 2011

  357. @INTEL / BIN.COM wah hebat malsuin ID gue ga mecing banget ama idup lo yang kata manajemen fadillah dan investro laen dah jadi direktur. direktur biang kerok.

    By jony wong on Sep 30, 2011

  358. saya mempunyai sebuah pengakuan terbaru :
    tanpa sadar pengakuan nya saya rekam dan ini akan mengagetkan anda semua sebagai investo org yg tergabung dalam tim 12

    By info baru on Sep 30, 2011

  359. @info baru : apo isi pengakuannyo !!!!!, kalo yang aneh aku dak tekejut lagi…

    By rase on Sep 30, 2011

  360. #SAYA MEWAKILI TIM 12 DAN JAJARAN DIREKSI CV FADILAH INGIN MENYAMPAIKAN PENGUMUMAN PENTING BAHWA PADA HARI JUM’AT TANGGAL 30 SEPTEMBER AKAN DILAKUKAN PEMBAYARAN DANA BAGI HASIL INVESTASI SEBESAR 7 PERSEN, TAPI HANYA UNTUK TIGA BULAN DULU, SISANYA AKAN SEGERA MENYUSUL, KAMI SUDAH MEMPERSIAPKAN UANG SEJUMLAH 6M UNTUK HARI JUM’AT NANTI, DAN KAMI JUGA SUDAH MENYUSUN DAFTAR ORANG2 YANG BERHAK MENERIMA BHI, YAITU ORANG2 YANG SUDAH KAMI PERIKSA JALUR INVESTASI NYA DENGAN CV FADILAH, DAN MULAI BESOK ORANG2 TERSEBUT AKAN KAMI HUBUNGI SATU PER SATU VIA TELPON. TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA.

    By KETUA TIM 12 on Sep 27, 2011#

    itu bener ga sih komentar dan komitmennya?????
    nih forum beneran untuk sharing atau hanya untuk saling caci maki……..

    kami investor, butuh info dan data yg real, jelas dan pasti….

    By investor on Oct 3, 2011

  361. udah lewat 30 september……tapi ga ada progress……..

    artinya tulisan
    KETUA TIM 12 on Sep 27, 2011

    palsu/hoax/scam…….

    By investor on Oct 3, 2011

  362. Ada info baru di sumeks tanggal 6 oktober 2011 halaman 8 tentang cv. fadilah

    By tr on Oct 6, 2011

  363. Dengan pangilan pengadilan saja mereka bisa gak datang apalagi panggilan kita ya………?, mesti ingkar juga

    By tr on Oct 6, 2011

  364. ini sudah menjadi gambaran buat kita sebagai investor, ucapan, janji2 mereka sudah tidak dapat dipercaya lagi. perkataan mereka yang menyatakan masih ada niat baik pun adalah omong kosong belaka….

    By rase on Oct 6, 2011

  365. ##saya mempunyai sebuah pengakuan terbaru :
    tanpa sadar pengakuan nya saya rekam dan ini akan mengagetkan anda semua sebagai investo org yg tergabung dalam tim 12.
    By info baru on Sep 30, 2011##

    MANA…..??? KOQ DIAM AJA, BISANYA CUMA SEBAR ISU….

    ##SAYA MEWAKILI TIM 12 DAN JAJARAN DIREKSI CV FADILAH INGIN MENYAMPAIKAN PENGUMUMAN PENTING BAHWA PADA HARI JUM’AT TANGGAL 30 SEPTEMBER AKAN DILAKUKAN PEMBAYARAN DANA BAGI HASIL INVESTASI SEBESAR 7 PERSEN, TAPI HANYA UNTUK TIGA BULAN DULU, SISANYA AKAN SEGERA MENYUSUL, KAMI SUDAH MEMPERSIAPKAN UANG SEJUMLAH 6M UNTUK HARI JUM’AT NANTI, DAN KAMI JUGA SUDAH MENYUSUN DAFTAR ORANG2 YANG BERHAK MENERIMA BHI, YAITU ORANG2 YANG SUDAH KAMI PERIKSA JALUR INVESTASI NYA DENGAN CV FADILAH, DAN MULAI BESOK ORANG2 TERSEBUT AKAN KAMI HUBUNGI SATU PER SATU VIA TELPON. TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA.
    By KETUA TIM 12 on Sep 27, 2011##

    HINGGA HARI INI, SENIN 17 OKTOBER 2011, TIDAK ADA KABAR DARI TIM 12, LAGI LAGI CUMA BERITA SESAT DAN MENYESATKAN………….

    By kami yang resah on Oct 17, 2011

  366. Disaat hendri delano mangkir dalam 2 kali panggilan oleh pengadilan ,disaat itu juga TIM 12 tambah gencar menyerukan jangan menempuh jalur hukum dll. dan TIM 12 merasa digaji oleh fadilah besar dan kerja santai mereka pun menambah waktu dengan berbagai alasan. padahal komitmen pertama mereka akan tutup tgl 30 oktober dan validasi 1 november, dan ternyata mereka ulur lagi.ini kedua kali nya mereka ingkar dengan komitmen mereka, yang pertama kalau anda masih, mereka mengatakan pertama kali waktu pembentukan ” kami TIM12 tidak akan mewakili anda2 dalam pengembalian uang, melain kan anda2 sendiri yang mengambilnya”, tapi apa kenyaataannya mereka yang akan mengambilnya…

    POLA DAN CARA TIM 12 TAK BEDA DENGAN DENGAN ORANG2 FADILAH YANG MEMPUNYAI SIFAT INGKAR DAN ULUR2 WAKTU…

    By rase on Oct 17, 2011

  367. Malu, Dokter dan Anggota DPRD Pilih Bungkam
    Ditulis oleh Admin
    Selasa, 13 September 2011 13:19

    Palembang, Situs Hukum— Trik investasi CV Fadilah benar-benar menggiurkan. Hasil penelusuran dilapangan, disinyalir kuat investor yang terjaring oleh bisnis cepat saji itu bukan hanyakalangan pengusaha kelas kakap, pejabat, unsur militer, pnegak hukum, praktisi, pegawai negeri sipil (PNS), jurnalis dan guru. Manajemen CV Fadilah juga berhasil menggaet dokter dan anggota DPRD terhormat.

    Sorot mata perempuan cantik bersepatu hak tinggi tertuju kepada wartawan koran ini, ketika saya melintas di sekitar Pondok Pesantren Darunnasihin, Kompleks Palm View Residence II, Sukarami, Palembang kemarin siang. Sambil berdiri di samping kiri jendela depan mobil Toyota Alphard warna hitam, dia didampingi dua pria tegap berpakaian safari. “dari Muara Enim. Nak ngapo? ujarnya dengan suara meninggi.
    “Kau pasti wartawan yo, awas kalu masuk koran.” perempuan berkerudung itu terus mewanti-wanti. “Dio itu investor. Hari ini bae sudah beberapo kali kesini. Katonyo sudah janjian ketemu wong Fadilah, biasolah berita akhir-akhir ini (investasi macet, red),” kata Rahmat, pria berusia sekitar 43 tahun, yang dibincangi disekitar Ponpes.
    Perempuan itu sempat bertanya kepada orang-orang yang berada di sekitar Ponpes. Dia bahkan sempat menyebut dirinya sebagai anggota DPRD yang terhormat. Tapi, manajemen CV Fadilah tetap tidak memperlihatkan batang hidungnya, hingga perempuan yang tinggal di Tanjung Enim itu pergi meninggalkan tempat yang disinyalir sebagai salah satu aset Cv Fadilah tersebut. “Dio bae bolak balik, tapi dak katek yang nemuinyo,”cerita Rahmat.
    Informasi dari sesama investor, bukan hanya kalangan wakil rakyat yang ikut “kecele” dengan bisnis investasi karet ala Cv Fadilah, tetapi salah seorang dokter dan kiai terkenal dikota pempek ikut “terhipnotis” tergiur bisnis kelas atas itu. Hanya saja, ketika dicoba dikonfirmasi kepada dokter yang bersangkutan dikantornya dibilangan jalan Basuki Rahmat Palembang, sedikit mengalami kesulitan.
    “Mano galak pejabat atau dokter dtanyo. Dio jugo dak masuk dalam forum (Forum Kembali Hak Investor/FKHI) atau Tim 12. Pasti malu…aku sebenernyo jugo malu, tapi cak mano lagi, duit Rp150 juta ini harus balek,”kata Dian, salah seorang investor yang mengaku tinggal dikawasan jalan R Sukamto.
    Dokter ahli itu, lanjut dian, menanamkan uang investasi ke CV Fadilah sekitar Rp1,2 miliar. “Dio malah lebih dulu dari aku investasi ke Fadilah. Kalau aku baru masuk Februari 2011, dokter itu sudah masuk sejak pertengahan 2010. Aku kiro sudah banyak jugo dio dapet BHI (bagi hasil investasi). Ai caro wong besaklah, dio dak galak ribut-ribut, yang penting duit dio dianterke kerumah oleh Fadilah,”katanya.
    Dian juga mendapat kabar bahwa salah seorang pengusaha kaya diPalembang sudah menanamkan investasi sebesar rp1,8 miliar. Hanya saja, investasi itu disetor atas nama istri mudanya.
    “Sejak kasus macet ini merebak, bulan Juli-Agustus, kami sesama investor akhirnyo saling kenal. Yo, kenalan dak sengajo. Kami sama-sama menguber manajemen Cv Fadilah. Sambil duduk-duduk di depan ruko showroom Jalan R Sukamto, atau kadang di Ponpes Darunnasihin,kami saling cerita. Itulah katauan siapo bae yang investasi, termasuklah haji yang kayo itu. Tapi dio pasti bungkamlah, mungkin bagi dio kecik duit itu…hehe…”cerita perempuan tinggi langsing itu.
    Papa (62)–identitas asli dirahasiakan–, investor yang menyetor dananya ke CV Fadilah lebih Rp7 miliar hanya bisa diam. Ditemui dirumahnya, kemarin, dia tak mau banyak cerita. Selain malu ditelpon teman-temannya, dia pusing tujuh keliling karena ikut menanggung beban krisis investasi di CV Fadilah. Maklum, dia mengikutsertakan 100 orang lebih dalam grupnya.
    “Ada yang mengerti bahwa kasus ini di CV Fadilah, tapi ada juga yang tak mau tahu. Dikira uang itu ada pada saya. Ya, mudah-mudahan ada jalan. Saya mau hidup tenang di masa pensiun ini,” katanya sambil melempar batu kecil kedepan halaman rumahnya, dengan mata menerawang.
    Menurut dia, hasil penelusuran yang sempat di lakukannya atas kisruh CV Fadilah, krisis keuangan itu bukan hanya karena konflik manajemen di CV Fadilah, yaitu diduga ada tiga tokoh CV Fadilah yang membuat bisnis baru, dengan menawarkan BHI lebih dari 7 persen, yaitu 10 persen, lebih parah lagi dalam waktu hampir bersamaan terjadi penarikan dana investasi yang besar-besaran pada Juni, Juli, Agustus 2011.
    “Terjadi rush (aksi penarikan dana nasabah/investor secara besar-besaran,red). Sekelas bank besar saja, kalau terjadi rush, pasti kejadiannya akan seperti ini, krisis, hancur. Sementara, dana investor sudah berada di petani-petani karet, di lapangan. Rasanya sulit sekali membalikkan keadaan ini. Ya, mudah-mudahan ada keajaiban,”ucapnya terbata-bata.
    Hanya saja, walau keadaan tengah dilanda kesulitan, beberapa waktu lalu, manajemen CV Fadilah berjanji bertanggung jawab dan mengembalikan seluruh dana investor (disinyalir sekitar 1.000 investor), yang totalnya mencapai Rp150 miliar. Direktur Pengembangan CV Fadilah, Joko Anggoro Kasih, menyatakan siap mengembalikan dana tersebut pada Januari 2012. Namun, persoalan ini belum tuntas, lebih dari 300 investor yag tergabung dalam FKHI sudah mendelegasi Tim 12, yang dipimpin Kartimin dan Nofrinaldi dkk, untuk mendesak manajemen Cv Fadilah. Kami dalam forum investor sudah membuat kesepakatan. Intinya, mempercayakan penyelsaian kasus ini kepada Tim 12 untuk bernegosiasi dengan manajemen Cv Fadilah. Tidak melakukan anarkis, intimidasi, penculikan, termasuk tidak melapor polisi. Tapi, satu permintaan kepada manajemen CV Fadilah, segera kembalikan seluruh uang investor. Surat pernyataan ini hanya berlaku hingga 18 Januari 2012,”kata Nofrinaldi, salah seorang ketua Tim 12 dalam FKHI.(*)
    Sumber: Sumatera Ekspres

    By ada-ada aja dgn mu on Oct 18, 2011

  368. krisis keuangan itu bukan hanya karena konflik manajemen di CV Fadilah, yaitu diduga ada tiga tokoh CV Fadilah yang membuat bisnis baru, dengan menawarkan BHI lebih dari 7 persen, yaitu 10 persen, lebih parah lagi dalam waktu hampir bersamaan terjadi penarikan dana investasi yang besar-besaran pada Juni, Juli, Agustus 2011.
    “Terjadi rush (aksi penarikan dana nasabah/investor secara besar-besaran,red). Sekelas bank besar saja, kalau terjadi rush, pasti kejadiannya akan seperti ini, krisis, hancur. Sementara, dana investor sudah berada di petani-petani karet, di lapangan. Rasanya sulit sekali membalikkan keadaan ini. Ya, mudah-mudahan ada keajaiban,”ucapnya terbata-bata. (PAYO DIBACO DENGAN JELAS LOR)

    By ada-ada aja dgn mu on Oct 18, 2011

  369. #saya mempunyai sebuah pengakuan terbaru :
    tanpa sadar pengakuan nya saya rekam dan ini akan mengagetkan anda semua sebagai investo org yg tergabung dalam tim 12

    By info baru on Sep 30, 2011

    WOY WONNG YG NAMONYO INFO BARU, APO NIAN YG KAU REKAM ITU, MANO……TUNJUKKE KE KAMI DI FORUM INI…….JANGAN CUMA PACAK NULIS DAN BUAT KERUH SITUASI BAE…..KAMI LAH PENING NIAN, DENGAN ROMBONGAN DELANO CS, JUGO DENGAN WONG WONG YG CUMA PACAK MANAS-MANASI BAE DI FORUM INI……

    APO NIAN PERKEMBANGAN DARI GALO-GALO INI…???
    YG GALAK NGATOI DISINI, APO BRITA BARU KAMU..?, YG MASIH BEHARAP, APO JUGO BRITANYO YG BARU..?

    YG NGAKU KETUA TIM 12, APO IYO NIAN KAU ITU, ATAU ADO WONG YG NAK MANAS-MANASI KAMI INVESTOR YG LAH TEPENING SELAMO INI……

    By PENING on Nov 2, 2011

  370. disini banyak yg hasut,smua teriak ngaku investor tp malah samu – samu & oknum wartawan yg mo cari duit doang.saya sangat sesalkan cv fadillah melakukan praktek bisnis uang bertingkat atau setara MLM karena setiap freeline dapat fee bahkan kelurga para petinggi nya pun dapat fee dan kaya dr hasil fee.kalo bisnis ini dikaitakan dengan latar belakang usaha pesantren mandiri darun nasihin jelas hukumnya haram,krn para freeline tdk dapat menjamin uang investor.

    By no name on Nov 9, 2011

  371. sy selaku investor sangat menyesalkan usaha yang katanya menopang kelangsungan hidup pesantren harus dilakukan dengan cara2 haram.sesuai dengan yg tercatum dlm surat perjanjian kerjasama bahwa mejadi kewaiban cv fadillah untuk membayar BHI setiap bulan berjalan.tapi sdh 8 bulan BHI dan bahkan uang modal sy tdk ada kabar.

    By no name on Nov 9, 2011

  372. anak kampang galo kamu be-6 tu..penakut, ngomong cak pakam nian klo tentang agama, ruponyo kedok bae,kacuk umak galo untuk kamu be-6 tu( hendri delano bin jabbar,joko anggoro kasih bin cuk sudarmadji,ahmad widarsyah bin ahmad bustan,andre bin anjing,hapis bin darwis, redho andal berkah binatang) moga2 hidup kamu dak bakalan terhormat dari binatang dan mati di siksa selama2nyo oleh allah..amin.. karno perbuatan kamu sudah nyengsaroke wong banyak,dan menjual agama demi duet…salam kampang untuk kamu be-6

    By investor+pegawai+korban on Nov 23, 2011

  373. memang susah sekarang ini nak mbedake perbedaan iblis dengan ustad(sdh samo rupo, kelakuan, dan bentuknyo. sekarang ini kamu tim 12 tu keno budike galo, termasuk investor samo aq jugo tebudi, yg aq tau selamo ini memang bener galo gawe wong 6 itu..aq peker memang ado nian jual beli karet itu ruponyo katek cuman fiktif galo,apo lagi masalah bangun pabrik itu cuman site plant nyo bae…oi tebudi mentah2 nian aq selamo ini..sikok lagi yg katonyo ado tagihan bero Milyar di medan itu…ai itu jugo fiktif, skrng cubo kamu fikir bener2 logika ke bae klo usaha bejalan nian dak mungkinlah biso se ancur ini…dan ruponyo duet seluruh investor itu di pake poya2,bangun pesantren, beli seluruh rumah di komplek palm vieu deket pesantren itu, aq la sengsaro rumah la q gadeke di bank dan sekarang sdh tejual untk ngelunasinyo tepakso aqni skrng ngontrak, kemaren 2 kali di panggil polisi dimintai keterang dan sebagai saksi inves aq 125jt belum lg keluargo aq dan duet wong tuo aq ttl seluruh amper 2,5 milyar.. wong 6 itu mano belari galo…ibaratnyotu aq la campak ketimpo tanggo mati pulo, tp yo sdlh cak mano lg barang la sdh jd bubur, cuman 1 kato terakhir utk kamu be-6 kampang,binatang,babi,anjing,kacuk umak,anak lonte moga2 matinyo saro disikso selamo2 kekal abadi di nerako..amiiiiinnn…dan seumur hidup aq dak bakalan aq na maaf kamu galo2..tai jalad galo2!!!!!!!!!!!!!!!!!

    By zulyansyah(korban+karyawan) on Nov 23, 2011

  374. jangan lupo bagi kawan2 investor, untuk hadir pada pertemuan hari minggu tgl : 27 november 2011 jam 14.00 di pondok pesantren. walaupun wong fadilah nyo dak katek payo samo2 kito mintak pertanggungan jawab dari tim 12……

    By rase on Nov 26, 2011

  375. teruskan perjuanganmu lur…………………

    By wong edan on Nov 27, 2011

  376. wah skrng dah ada berita lg karyawan merangkap investor korban.aneh??? katanya karyawan koq malah keq gitu.selama ini apa kerja sampean di 66,tidur ataw ngelindur????kalian ga layak jd korban krena klian jg bnyk orng tanam uang disana.kalian kan dapat feenya??? masa’ ada karyawan yg ga tau tepat dikerja usaha apa,dlm hal ini kalo tanam karet dmn kebonnya kemana menjualnya??pabrik karet kan bnyk di PLG.aneh bin ajaib ada yg bayar keqnya

    By no name on Nov 28, 2011

  377. tp 1 hal bwt orng 6 tsbt we tau smua keluarga sampean2.saya ga mau cari musuh tp jika sampe minimal tengah bulan ini ga ada kabar duit we balik atw ga’.jangan salain we.we sendiri sudah morat – marit skrng.utang dah pd numpuk makan sj sdh senen-kamis utang lg.belom lg orang tua we lg butuh tu duit bwt operasi.jd tlng jngan kecewakan we,we bisa kalap dan bener2 kalap.

    By no name on Nov 28, 2011

  378. khusus bwt widarsyah nape loe ngelak tanggung jwb loe,kilah pesantren dibangun dari untung.untung pale loe ga copot!!!.emng ada untung jual karet dlm 2 thn sebesar duit bangun pesantren,beli rumah lo,terus beli lg dan renovasi.rmh loe itu hrgnya 2-3 M,pesantren 40 M.rmh hendri,joko,idham,andre,redho belom perabot yg kalo ditotal 70M sisanya bwt beli mobil mewah.selebihnya lg bwt bayar BHI tiap bulan yg akibatnya sekarang seluruh BHI terhenti,modal para investor termasuk saya sulit dikembalikan.yg kemarin dibayar 5M itu sampean dpt dari dudukin tu bangunankan!! kecuali pesantren yg mewah bener + bangunan laennya.kalo usaha sampean emng bener sampe skrng jg pasti msh jalan walau mungkin agak sulit orng msh bisa maklum tp ini batang idung sampean aja ga keliatan.we ga mo anarkis tp we bisa jg bertindak anarkis.gini aja jangan janji janji lg lah.pokoke duit we balik tengah bulan ini.n temuin investor dor to dor.jngan mlh ngumpet

    By no name on Nov 28, 2011

  379. bwt andre keqna salah jurusan sampean ambil perawat rekam medis,bwt redho milasol sampean itu ibarat katak hendak jd lembu.bwt joko jangan lg sampean bilang ta uu,tar sampean bener dibikin ta uu baru tau tanya rekeneng bank segala tp ditunggu ga ada jg transferan.bwt robby n idham bener2 kk adek yg mabok

    By no name on Nov 28, 2011

  380. tim 12 tlng minta jaminan sama joko ta uu mengenai tgl 20 nanti jika tidak percayalah apa yg dikatakannya bohong belaka itu orang dulu jg sering keq gitu thn 2009 sy tagih via telp.mlh bilang keluar kota,ditelpon lg bilang ke lapangan,ditemui dibilang sama si zul yg ngaku korban itu tidak ada ditempat.akhirnya ya sy intai sendiri eh ternyata ada di kantor saya mrh bener sm dia krn bohongi sy.pake minta no.rekeninglah.dah TIM 12 kita tempuh cara lain minta semua sertifikat rumah seluruh keluarga mereka apakah itu orang tua atw mertuanya skalian.sy coba hubungi keluarga orng 6 itu ga ada yg aktif telp.nya.giliran aktif ga diangkat.di sms mo nanyain keseriusan tgl 20 nanti jg ga di bales.berarti emng mereka mo niat nipu dari awal

    By no name on Nov 29, 2011

  381. itu azab bagi kamu semua yang ingin mendapatkan uang dengan cara ribak….

    By judi jua on Nov 30, 2011

  382. Dulu orang dekat rumah aku sombong nian dapat uang dari investasi…skrg nyahokk..lo…..

    By judi jua on Nov 30, 2011

  383. Fadilah,Dumex,SIM,KTP, KK, STNK.. skrg pura-pura bangkrut….padahal mereka tahu kejadian yg akan terjadi nanti…shg korban dgn mudah ditipu….

    By judi jua on Nov 30, 2011

  384. wah hebat sdh ada posting baru eh klo sampeyan bukan insvestor minggir deh ga usah bikin coment tar investor2 pd marah.ribak gmn maksud sampeyan???.kalo ga tau ga usah posting deh.para investor taunya uang mereka bwt usaha,begitu pula we bertanya siapa pemilik cv,disebutkan widarsyah usaha karet kebonya milik hendri delano anak cukong karet terbesar di slh satu perusahaan karet di sumsel yg notabene adlh milik keluarga besar sy.salahkah kami??? jng asal posting koment ga jelas

    By judi jau on Dec 1, 2011

  385. yg sampeyan maksud riba yg mana???? ga ngaca sampeyan???? kalo sy yg tentuin besarnya bagi hasil itu baru riba itu kata ustadz hidayatullah n ustadz antonio,sama halnya dengan nabung di bank hasilnya adalah riba.karena bunganya berasal dari uang riba bank apapun itu,termasuk bank syariah.coba aja sampeyan cek sendiri ada ga bank yg kalo kita mau minjem duit alias kredit bunganya kita tentukan sendiri.

    By judi jau on Dec 1, 2011

  386. khusus bwt widarsyah nape loe ngelak tanggung jwb loe,kilah pesantren dibangun dari untung.untung pale loe ga copot!!!.emng ada untung jual karet dlm 2 thn sebesar duit bangun pesantren,beli rumah lo,terus beli lg dan renovasi.rmh loe itu hrgnya 2-3 M,pesantren 40 M.rmh hendri,joko,idham,andre,redho belom perabot yg kalo ditotal 70M sisanya bwt beli mobil mewah.selebihnya lg bwt bayar BHI tiap bulan yg akibatnya sekarang seluruh BHI terhenti,modal para investor termasuk saya sulit dikembalikan.yg kemarin dibayar 5M itu sampean dpt dari dudukin tu bangunankan!! kecuali pesantren yg mewah bener + bangunan laennya.kalo usaha sampean emng bener sampe skrng jg pasti msh jalan walau mungkin agak sulit orng msh bisa maklum tp ini batang idung sampean aja ga keliatan.we ga mo anarkis tp we bisa jg bertindak anarkis.gini aja jangan janji janji lg lah.pokoke duit we balik tengah bulan ini.n temuin investor dor to dor.jngan mlh ngumpet
    By no name on Nov 28, 2011

    Buat no name posting 28 november, bapak ada tulis yg saya cetak tebal itu, kapan itu pak pembagian yg 5M itu..?, sejak gonjang-ganjing ini juni-juli lalu hingga sekarang kami tidak pernah dapat fee atau pengembalian modal (langsung atau bertahap).. kami invest 400an jt… dan yg katanya ada pertemuan dengan tim 12 tgl 27 november lalu, jadi ga dan apa hasil-nya?, karena kami diluar kota, tidak keburu waktu untuk datang ke palembang ikut acara itu…

    By pening_palak on Dec 1, 2011

  387. SAYA MEWAKILI TIM 12 DAN JAJARAN DIREKSI CV FADILAH INGIN MENYAMPAIKAN PENGUMUMAN PENTING BAHWA PADA HARI JUM’AT TANGGAL 30 SEPTEMBER AKAN DILAKUKAN PEMBAYARAN DANA BAGI HASIL INVESTASI SEBESAR 7 PERSEN, TAPI HANYA UNTUK TIGA BULAN DULU, SISANYA AKAN SEGERA MENYUSUL, KAMI SUDAH MEMPERSIAPKAN UANG SEJUMLAH 6M UNTUK HARI JUM’AT NANTI, DAN KAMI JUGA SUDAH MENYUSUN DAFTAR ORANG2 YANG BERHAK MENERIMA BHI, YAITU ORANG2 YANG SUDAH KAMI PERIKSA JALUR INVESTASI NYA DENGAN CV FADILAH, DAN MULAI BESOK ORANG2 TERSEBUT AKAN KAMI HUBUNGI SATU PER SATU VIA TELPON. TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA.

    By KETUA TIM 12 on Sep 27, 2011

    INI JUGA….YG NGAKU KETUA TIM 12 YG POSTING 27 SEPT…… APA BENER 30 SEPT LALU ADA PEMNBAYARAN / PENGEMBALIAN DANA….???, KOQ KAMI TIDAK DAPAT, HINGGA SEKARANG…….

    YG BISA SAYA SIMPULKAN SEMENTARA DI FORUM INI, BAIK YG BERHARAP ATAU MENGHUJAT, MASIH BELUM JELAS APA MOTIFNYA, CUMA BIKIN INVESTOR TERBUAI DAN ATAU MAKIN RESAH……..

    By pening_palak on Dec 1, 2011

  388. hei Kodok…judi jau….itu lebih dari bungan bank ribaknya…tolollllll…

    By judijua on Dec 1, 2011

  389. Yang jelas kalian itu..Tebudi..gag bakal dikembalikan uangnya….betul kata judijua…saya setuju sekale…

    By Peramal on Dec 1, 2011

  390. Saya setuju dengan judi jua….orang Indonesia gampang ditipu…wkwkwkwk

    By Netral on Dec 1, 2011

  391. Siapa yang ngata saya bodohhh..berurusan dengan saya…….

    By Kijoko Bodoh on Dec 1, 2011

  392. pangill saja gue kalu ade ape ape….

    By Preman__kampung on Dec 1, 2011

  393. Masih mending saya bisa tidur nyenyak….

    By Abang@Becak on Dec 1, 2011

  394. Riba nasiah ialah pembayaran lebih yang disyaratkan oleh orang yang meminjamkan.
    Riba fadhl ialah penukaran suatu barang dengan barang yang sejenis, tetapi lebih banyak jumlahnya karena orang yang menukarkan mensyaratkan demikian, seperti penukaran emas dengan emas, padi dengan padi, dan sebagainya. Riba yang dimaksud dalam ayat ini riba nasiah yang berlipat ganda yang umum terjadi dalam masyarakat Arab zaman jahiliyah.
    [175]. Maksudnya: orang yang mengambil riba tidak tenteram jiwanya seperti orang kemasukan syaitan.
    [176]. Riba yang sudah diambil (dipungut) sebelum turun ayat ini, boleh tidak dikembalikan.

    By Tokoh Agama on Dec 1, 2011

  395. Jangan cak ketahuan kautu….awak kalu dak 250 ribu dak gala diundang…

    By Preman Besak on Dec 1, 2011

  396. balekkelah duit kami nemui kamu tuh samo sajo cari Ayu Ting-Ting…Alamat Palsu…

    By BiduanSawer on Dec 1, 2011

  397. jangan nak nyinggung aku bedollll

    By Bank 86 (pegi jam 8 balek jam 6) on Dec 1, 2011

  398. @judijua mungkin sy tolol tp sampeyan lebih tolol kan di posting we td dah we bilang we sendiri sudah tanya ama ustdaz safei antonio n ustadz hidayattullah sebelum mempercayakan uang saya bwt dikelola.@netral lah sampeyan sendiri orng indonesia toh opo wong edan/wong utan ( yg di kalimatan tak pateni pengusaha sawit)
    @pening pala berdasarkan pengakuan TIM 12 uang 5 M akan dibyr agustus lalu tp berhubung direksi fadillah ga ada rekening akhirnya nitip di salah satu rekannya yg jg investor ( freeline) namun sialnya katanya rekannya tsbt,kalo berdasarkan keterangan tim 12 yg sdh ada nama di pengumuman tgl 27 nov kemungkinan akan dibayar tgl 20 desember kalo orang fadillah ga ngeles.@TOKOH AGAMA sy setujui itu tp saya bukanlah freeline yg menetapkan harga bunga saya hanya membantu teman yg ingin usaha & mendapatkan bagian atas hasil usaha tmn sy???? sebelum ini pun sy telah bertanya pd sohib sy Al ustadz Ahmad al habsi yg intinya sama dengan kalimat ustadz yg lain yg telah sy sebutkan diatas.sekarang hampir seluruh kegiatan bisnis baru menggunakan cara yg dilakukan fadillah hanya saja keseriusannya saja yg berbeda.masalah serius bukan urusan saya karena saya sudah berulangx memperingatkan 6 orang yg disebutsebut.karena sy jd investor awal thn 2009

    By judi jau on Dec 1, 2011

  399. @Judijauh : oooohh kamu makelar investasi ya…waduh kasihan bukan modal kamu pantes berani……melok menang bae..

    By judijua on Dec 1, 2011

  400. batal diriku menikah kalau uang ku tidak dikembalikan Faddumsim (Fadilah Dumex Sim) ……..kusumpai semoga boss investasi anaknyo gadis tuo dan bujong tuo, harta anaknya 7 turunan yang diambilnya itu….Amiennn..Kun Fa Ya kun…..

    By Bujangtuo on Dec 1, 2011

  401. Sedulur…Apa Dumex bangkrut juga ya..waduh aku lagi di luar negeri nich…kalau benar tolong diinfokan…terimakasih sebelumnya..

    By Korban baru on Dec 1, 2011

  402. bener dak kato tim 12 cv. fadilah tgl 20 desember nak bayar???

    By korban dulur on Dec 1, 2011

  403. ternyata kalian semua mencari saya? hehehe….

    By celano/delano dalem on Dec 1, 2011

  404. Lo kok tahu

    By mush delano on Dec 1, 2011

  405. Tahu Bunting…palak lo…peang

    By wongkanji on Dec 2, 2011

  406. Kalu bener..maksudnyo bener mudike lagi..

    By Tebudi on Dec 2, 2011

  407. @judijua: siapa yg makelar????elo.dsr ank kecil br mo bljr pipis

    By judi jau on Dec 2, 2011

  408. wah rame lg neh forum bukan bwt ngerecokin n bkin puyeng lg mlh jdnya keq gitu soalnya bnyk ank2 seh yg coment

    By no name on Dec 2, 2011

  409. woi tai galo kamu e…ribut bae disini.meningi pala aku be.giliranlah dapet duit ngedem galo.dak usalah kamu2 nak ribut disini yg penting kamu2 tuh pastikenian tgl 20 tu yg disebut2 bener.

    By dontjudi on Dec 2, 2011

  410. Tim 11 sepakbola yo…

    By PSSI on Dec 2, 2011

  411. horee..duit aku sudah dapet….cihuyyy….

    By Nasib baek on Dec 2, 2011

  412. horeee..ada juga anak kecil yg investasi..

    By anak kecil on Dec 2, 2011

  413. kemana-kemana …..kuharus mencari kemana …kekasih tercinta…taktahu kemana..

    By Ayu Ting-Ting on Dec 2, 2011

  414. Investasi di Palembang dikendalikan dari Jakarta…

    By Pemantau on Dec 2, 2011

  415. Boss investasi rumahnya banyak yang warna hitam dan skrg sudah ditinggalkan pemiliknya……dgn modal 1 Milyar mereka membangun rumah megah warna hitam supaya orang percaya padahal itu uang nasabah dan setelah mendapat 8 Milyar rumah ditinggalkan….Lariiiiiiiiiiiii……….

    By Cerudikan on Dec 2, 2011

  416. 17 hari lg.

    By dontjudi on Dec 3, 2011

  417. Besak Kelakar..

    By Parah nian on Dec 3, 2011

  418. Siti fadilah bangkrut mbah Dumex bangkrut..jugo..baru 3 bulan berdiri…akal akalan saja dirike cv….

    By Sumekk on Dec 4, 2011

  419. yang dirugike fadilah pindah ke dumex…..2 kali tebudi maseh buyan….

    By tebudi besak on Dec 4, 2011

  420. menghitung hari fadillah tinggal 16 lg

    By dontjudi on Dec 4, 2011

  421. Warga Lrg Lebak Keranji RT 08 RW 03 Kelurahan Bukit Lama Kecamatan IB I, Palembang, Sumatera Selatan, heboh, lantaran ditemukannya ikan aneh.

    Ikan itu dipancing warga di Kambang (kolam) Iwak Kecik (kecil) di Belakang Masjid Taqwa Palembang, Sabtu (3/12) pukul 17.00.

    Ikan aneh tersebut kepalanya persis menyerupai kepala buaya dengan gigi tajam yang terdiri dua lapis.

    jangan2 itu salah satu dari boss investasi yg kena kutukan…hihihiiiii

    By Karma on Dec 4, 2011

  422. oi cv.fadillah n family kpn kami nrimo duit modal kami,apo nak nunggu mati galo investor neh baru nak kamu bayar.lah ado yg keluar masuk rumah sakit operasi ginjal,lah ado yg mati.apo nian kendak kamu neh.jangan macem2.men tgl 20 ini idak kamu bayar?duit cuma itu lah lah dak ado lg yg laen.apo kamu nak nyuruh kami ngemis.sabar lah sabar tapi men lah nyangkut nyawo mak aku,dak sabar lg aku.pokoknyo ado ke tgl 20 neh dak tau nak duit dari mano pokoknyo adoke!!!!!!!!!!!!!!

    By awasfadillah on Dec 5, 2011

  423. bwt Tim 12 yg mantau forum ni tlng kabari kalu duit itu ada seminggu sebelum tanggal 20 kalu duit itu tdk ada,sdh sewajarnyo kito tepakso make caro2 tdk anggap wong 6 itu & keluargonyo manusia sebab dio2 wong sdh dak anggep kito manusia lg.

    By awasfadillah on Dec 8, 2011

  424. menghitung hari,fadillah 13 hr lg kalu sampe duit dak ado,jingok ke lah keluargo kamu wong 6 dak lagi pacak beaktifitas

    By dontjudi on Dec 8, 2011

  425. kepada tim 12, berdasarkan hasil verifikasi surat-surat kontrak yg kalian kerjakan sejak september – november 2011 lalu, itu total dana invest yg belum dibalikin nilainya berapa.?, dan kalo memang rencana 20 desember ini, ada pembayaran/pengembalian dana investor tahap awal, berapapun nilainya itu, anda semua harus fair/jujur/adil tentang pembagiannya….(nilai invest satu kontrak dibagi total invest yg direkap keseluruhan), biar semua merasakan, mendapatkan….. anda mendapat amanah dari investor (dan mungkin jg dari org-org fadillah), anda tau apa artinya tanggung jawab itu….. 10 hari lagi menuju 20 desember…

    By pening_palak on Dec 10, 2011

  426. @pening_palak total rekap bedasarkan keterangan TIM 12 adalah 60 M silakahkan hitung uang anda kalo memang anda terdaftar di tim 12

    By dontjudi on Dec 10, 2011

  427. @dontjudi
    Terima kasih infonya…

    Kepada tim 12, hingga hari ini, kepastian dana itu sudah konfirm dan ada dengan kalian belum…?, atw ada apalagi yg mereka janjikan sebelum 20 desember…apa yg bisa jadi jaminan dari anda dan mereka????

    melanjutkan usul saya sebelumnya ttg pembagian merata ( sesuai presentase antara duit yg disiapkan 20 desember dengan total invest yg belom dikembalikan (60M) ), tolong diperhatikan……..

    Terima kasih

    By pening_palak on Dec 15, 2011

  428. Ahmad Widarsyah…..malu malu ke namo Alumni bae ente nie….

    By joko tole on Dec 15, 2011

  429. @pening_palak g 60 M itu yg terdaftar di tim 12 bae,kalu soal jaminan sdh ku tanyo ke dak ado.konfirmasi sdh dilakuke wong 6 tu dng tim 12 tp tetep be cuma biso pasrah nungguke tgl 20 besok kalu idak jg jngn harep kelurgonyo biso be aktifitas lg.wong bukan perlu janji perlu duit.apo lg yang namonyo joko aku lah dak percayo nian kalu idak jg tgl 20 neh sembele tula dio

    By dontjudi on Dec 15, 2011

  430. sudah lah kawan ikhlaske be…

    By hamba Allah on Dec 16, 2011

  431. sudah lah kawan ikhlaske be…oi

    By hamba Allah on Dec 16, 2011

  432. bayar oi duit, madai dak katik kabar lagi lemak nian, jingok lah buat duso samo Allah biso minta maaf lewat taubat, beduso samo manusio susah kau di maafke apolagi ini banyak wong yang keno kola, percayolah azab Allah

    By duit ilang di cv fadilah on Dec 18, 2011

  433. anggap be sedekah ke ponpes darrunnashihin

    By dontjudi on Dec 18, 2011

  434. tanggal 20 12 2011
    amsiong
    bagi yang penuh pengharapan beresiko kecewa
    sakit hati dll….jadi carilah solusi dewek 2 untuk menyelesaikan hutang dll
    salam tersenyum :)

    By kipas angin on Dec 18, 2011

  435. tgl 18 desember masih tersisa kesabaran 2 hari lg.jika sampai tgl tsbt duit dak jg nongol.hei 6 org fadila saro keluargo kamu di palembang neh.

    By dontjudi on Dec 18, 2011

  436. dah usah nak make iD wong laen bagi yg meraso kalu kau dak ado kepentingan disini out be.

    By dontjudi on Dec 18, 2011

  437. kagek ku trace postingan kau.

    By dontjudi on Dec 18, 2011

  438. bwt joko,widar,hafis,andre,hendri,rio,idham.raso ke men kamu dak na byr tgl 20 neh dak kami hirauke lagi surat perjanjian jangan nunutut,jangan anarkis.aku taunyo ado duit aku tgl 20 neh di rekening aku!!!!!!!!!!!!!!!

    By dontjudi on Dec 18, 2011

  439. penampilan be yg cak hebat be mobil,rumah mewah enjuk BHI 7%,duit investor tula yg kamu bolak balik.bahkan pesantren itu pun dari duit modal investor tula. ati2 kamu kalu dari awal niat kamu memang cak itu dak cak mati melek kamu samo keluargo2 kamu!!!!!!!!!!!!

    By dontjudi on Dec 18, 2011

  440. oi tai galo kamu2 wonge

    By wasiat on Dec 18, 2011

  441. sabar…jangan ribut..gek kutabok galo..duit aku la dak balik kamu nak ribut tebudi pulok kusetrum nian pekakas kau…

    By Kanji nian on Dec 18, 2011

  442. Nahh kaunih cak melawan nian cuko parah kagek ngentak kau

    By Pentolan Betato on Dec 18, 2011

  443. Apo dio kamu ini agek kusuruh anak buah aku ngarungi kamu ni…..kentut ini..

    By Preman Insyaf on Dec 18, 2011

  444. dibayar brapo kau disuruh jago cv sifadilah tu

    By warga on Dec 18, 2011

  445. Dumex na idak bangkrut…masih lancar…duitnyo…

    By CS Dumex on Dec 18, 2011

  446. oi widar,joko anjing metula kamu 2 dri pesembunyian kamu????? aku tau kamu mantau terus posting2 ni.

    By pangab-ribuan on Dec 18, 2011

  447. MANO BUKTINYO KALU TANGGAL 20 INI NAK DI BAYAR
    TIM 12,, APO TANGGUNG JAWAB KAMU,,YG DIGAJI TIAP BULAN SAMO BIAYA OPERASIONAL UNTUK NGURUSI INI,,APO BUKTINYO,, KATONYO ADO DUIT DARI KOTRAK PERUSAHAAN,,YG NAK BAYAR CV.FADILA ..
    1.MANO ANGGOTA TIM 12. YG CAK KEPAKAM PASTI
    DIBAYAR ADO DUIT 60 MILYAR
    2. MANO LOR,, YG CAK HEBAT GALO NAK DIBAYAR TGL
    20DES 2011,,

    BERENTILAH BUAT POSTING YG NAKNYESATKE INVESTOR….

    AQ NAK NYINGOKNYO,, NIAN,, YG CAK KEPAKAMAN KALU DIBAYAR TGL 20 DESEMBER NE,,

    PELER KAMU GALO YG BELA2 CV.FADILA/ ORG FADILAH.,,YG POSTING DISINI,,

    TAHU DAK KWN2 INVESTOR KITO NE LAH KENO BUDIKE LAGI.. DI TIM 12 ITU ADO WONG FADILAH,,,

    SUDAH INI TIM 12 LEPAS TANGAN,,,DAK ADO TANGGUNG JAWAB LAGI..

    COBO TANYO TIM 12 TAHU DAK SKR WONG 5 ITU DIMANO,,

    === YG NAK BELA2 CF. FADILAH DAK USAH JAWAB===

    SKR. APO TINDAKAN KITO INVESTOR YG SUDAH DIBUDIKE LAGI OLE CV.FADILAH DGN JANJI2NYO..

    = APO TINDAKAN SERTA TANGGUNG JAWAB TIM .12 TERHADAP INVESTOR…===

    MANO BUKTINYO..???????????
    SIAPO NGOMONG 60 MILYAR,, APO BUKTINYO.. KALU 250 MILYAR….

    DUIT DR MANO NAK BALEKKENYO…
    DAK USAH PERCAYO LAGI,,
    AMBIL TINDAKAN..
    TIM 12 JADIKAN SAKSI DIPOLISI,,,KARNA DIA YG MEYAKINKAN INVESTOR TUK PERCAYA PEMBAGIAN TANGGAL 20 DESEMBER,,
    TIM 12 YG KOMUNIKASI DAN KETEMU SAMO WONG 6 ITU,,
    BESOK TANGGAL 20 DESEMBER 2011 KITA INVESTOR HARUS BERGERAK JGN TERKECO DENGAN JANJI2 PALSU LAGI

    AQ CUMA NAK NYIGOK WONG YG NGATOI AQ””
    MANO WONG YG SELALU BELA2 CV.FADILAH DIATAS,, MASIH BISO NGOMONG DAK,,

    BESOK HARUS LAKUKAN AKSI,,,,

    KUMPUL SELURUH INVESTOR DI PESANTREN JL. ABUSAMA,, PANGGIL TIM 12,, LANGSUNG AMBIL TINDAKAN…

    BESOK JAM 12.00 WIB. DI PESANTREN
    INFOKAN KEPADA SELURUH INVESTOR2..

    By INTEL / BIN.COM on Dec 19, 2011

  448. ==INI POSTING JONI WONG==== DIATAS==
    == TOLONG DIPERTANGGUNG JAWABKAN ===
    JONI WONG KALU KAU LANANG TETAK BAE KONTOL KAU TUH,, BIAR JADI BANCI======

    @INTEL / BIN.COM aku semalem joko,idham,widar dan kami dah sepakat bahwa,kami akan membentuk tim 13 lagi pada bulan januari 2012 dan kau dak mungki aq masuke (INTEL / BIN.COM) yg penting waktu untuk mengulur waktu terus bertambah
    apa se urusan kamu menghitu 2,5% tuk anak yatim atau pondok itukan hak sepenuhnya kami yg mengatur jadi bukan urusan kalian
    mau kami apakan danah tersebut
    kami ne bebasiskan agama kami ustad bukan penipu atau perompak

    tanggal 30 september 2011 ini kami bayar uang2 kalian datang aja ke ktr jln. r.sukamto

    kami hendri delano, widarsyah,idham,joko,havis, bukan ngakmau ketemu sama kalian
    tapi kalian semua orang-orang kafir yg tidak menurut sunnahwaljamah dan wajib bagi kami mengambil harta2 kalian dan itu tidak akan berdosa,

    @all investor ga usah ketipu neh sama id posting INTEL / BIN.COM

    By joni wong on Sep 27, 2011

    By INTEL / BIN.COM on Dec 19, 2011

  449. Kalu dak balek ke duit aku dak popo, kareno memang aku sekedar ngulo ivestasi….tapi aku nak melok kau belari kemano…

    By Rugi 25 M on Dec 19, 2011

  450. Melok ak..ke Cafe…

    By Kekanjian on Dec 19, 2011

  451. Jangan oii..gek wong marah galo laju..

    By Bos Investasi on Dec 19, 2011

  452. Sewo aku bae…gek kuselesaike…

    By Pengacara Kondang on Dec 19, 2011

  453. Ilmuku sudah bermain di kalian

    By Dukun Sakti on Dec 19, 2011

  454. kau dewe apo gawe kau intel bin.com!! ngerecoki urusan wong bae,kalu kau pacak ngomong kami investor neh tetipu sdh pastilah kau neh salah satu dari pegawai fadilah jd dak usah macem macem kau gek kau yg kutetak!!!!!!!!!!!!

    By INTEL/BIN.COM on Dec 19, 2011

  455. tgl 20 nih

    By tr on Dec 20, 2011

  456. tgl 20 nih, gmn ceritanya????

    By tr on Dec 20, 2011

  457. WOI KAMU ROMBONGAN CV FADILLAH DAN TIM 12, APO NIAN LAGI YANG KAMU SANDIWARAKE HARI INI, TEKACEP LAGI KAMI HARI INI, JANJI PALSU LAGI TANPA ADO PENJELASAN……..SIKOK WONG BAE DAK KATEK DARI KAMU YG NUNJUKKE RAI…… KAMI DIMINTA BESABAR DAN JANGAN ANARKIS, TAPI KALIAN DAK PERNAH TERBUKA DAN BERANI………… DIMANO HARGO DIRI KALIAN GALO ITU…..

    By PENING_PALAK on Dec 20, 2011

  458. mereka jg caknyo lah ditipu oleh cv fadillah.yg saya sesalkan adalah knapa membuat surat ancaman berupa perjanjian bermetrai investor yg justru harus tanda tangan dan tenggang waktunya pun lama yaitu tgl 18 januari.seharusnya kalo memang surat perjanjian tsbt digunakan untuk mengancam mereka tenggang waktunya jangan kelamaan max.5 januari itu pun sdh terlalu jauh dr tgl 20 desember yg ditentukan.

    By no name on Dec 20, 2011

  459. oi widar,joko,hafis,redho,idham,hendri,andre,robby kamu harus tanggung jwb.sekarang be dak katek berita dari tim 12 be wong tuo akulah mengap2 napasnyo. kalu sampe wong tuo aku anfal nak kluargo kamu ku amuki.

    By no name on Dec 20, 2011

  460. balek ke lah duit kami investor.aku tau kamu skrng sembunyi di rmh ank2 pesantren tu,diluar kota.

    By no name on Dec 20, 2011

  461. lah abis kesabaran kami kalu smape malem ini tim 12 dak enjuk kabar duit tu lah ado.dak katek ampun lagi untuk kamu.lah sabar nian aku nunggu neh la 8 bulan dak katek kbr berito.

    By no name on Dec 20, 2011

  462. UNTUK YANG MERASO KELUARGO MEREKA SEKARANGLAH WAKTUNYO KAMI BETINDAK DULUR2 KAMU INGKARI JANJI NAK BAYAR HARIINI SAMPE SEKARANG LUM ADO BERITA.KUBAKAR KAMU IDUP2 BIAR KAMU TAU APO YG SDH KAMI INVESTOR NEH RASOKE SELAMO NUNGGUI JANJI DULUR2 KAMU TU

    By no name on Dec 20, 2011

  463. DAK TAKUT KAMI DENGEN SURAT PERJANJIAN YG SUDAH DI TANDOTANGANI.SEBAB KAMU YG INGKAR JANJI

    By NOMADEN on Dec 20, 2011

  464. sudah diomongi masih tekak bantah…wong fadilah tu dak katek duit boro 2 mau balikin dana infestor….paling yang biso diwarisi untuk para investor rumah mewah dan pondok pesanteren…jadike bae hotel atau penginepan….hasilnyo buat bayar investor….:)

    By kipas angin on Dec 20, 2011

  465. tim 12 sudah menyerah 9 jam menanti berita di luar kota untuk bertemu 6 orng tsbt tidak membuah kan hasil saya sendiri tadi telah mengecek keseluruh tempat kelurganya telah meninggalkan kediaman mereka.

    By NOMADEN on Dec 20, 2011

  466. ternyata tim 12 benar2 tertipu,dan mulai sekarang tidak ada lg namanya tim 12 tidak ada lagi yg namanya no anarkis.bahkan beberapa hari yg lalu saya telah mengecek keseluruh keluarga orng 6 tsbt.saudara yg pns pun telah +/- seminggu meninggalkan kantor alias bolos tanpa keterangan

    By NOMADEN on Dec 20, 2011

  467. kuat dugaan bahwa ada beberapa investor yg keluarga dekat dari 6 orang tsbt telah mendapatkan uangnya kembali.

    By NOMADEN on Dec 20, 2011

  468. ini falid. dikarenakan rumah salah seorang keluarga dekat 6 orng tsbt ditinggalkan masih dalam keadaan berantakan karena pemugaran.

    By NOMADEN on Dec 20, 2011

  469. berdasarkan cerita dari tetangganya yg membuka warung kecil2an mereka pergi tlah lama dan menggunakan kendaraan roda empat

    By NOMADEN on Dec 20, 2011

  470. bagi para investor saya ucapkan trima kasih. yang selama ini telah bahu membahu dalam upaya mendapatkan uang modal kita kembali.sekarang kami saya,keluarga serta rekan saya akan menempuh jalan sendiri.trima kasih.

    By NOMADEN on Dec 20, 2011

  471. sepertinya jadi kita nge rendang

    By tr on Dec 21, 2011

  472. ya silahkan berrendang ria tp masalahnya mereka sdh tidak ada ditempat lagi. dari jam 4 sore hingga jam 10 malam saya mengunjungi rumah keluarga mereka tak 1 orang pun terlihat.kayaknya dari awal mereka emang niatnya ga bener.niatnya mau foya2.pesantren aja dibangun kayak istana lebih bagus malah dari rumah para investornya paling mungkin yg bisa menyamainya rumahnya istri Haji yang pengusaha kayu dan sawit

    By NOMADEN on Dec 21, 2011

  473. @bwt TIM 12 coba lg aja cari mereka,di jakarta atw di prabumulih.namun 1 hal kalo mereka coba menghubungi TIM 12 lg saya kira TIM 12 bukan seekor keledai dungu yg akan terkecoh lg.

    By NOMADEN on Dec 21, 2011

  474. @bwt tim 12 kami akan tetap terbuka jika memang ada niat baik dan komitmen yg disertai bukti jg jaminan bahwa 6 orang + keluarga fadillah yang buron investor benar2 menepati janji.jika tidak jangankan lari ke ujung dunia ke neraka sekalipun pasti akan dikejar sama investor2.
    @bt para investor yg ada di pulau jawa.sekarang tugas anda2lah yg harus mencari mereka di jawa dan kabarkan di forum ini.dikarenakan di palembang investornya dah pada banyak yg mengap2 ekonominya

    By NOMADEN on Dec 21, 2011

  475. kalo ada yg punya foto mereka ber6 masukin di FB,twitter,google sebagai buron

    By NOMADEN on Dec 21, 2011

  476. sekalian anak, bini dan keluarga mereka juga kalu untuk di seputaran jawa dan kalimantan kami siap terima infonya

    By tim pemburu on Dec 23, 2011

  477. YA ALLAH BERIKAN YANG TERBAIK BUAT NASIB PARA INVESTOR……….

    By ustad rakus on Dec 28, 2011

  478. yg jls sekarang berdasarkan janji joko dan havis kepada salah satu tim 12 melalui orangtua mereka meminta tempo tgl 20 januari padahal sudah terjadi ingkar janji tgl 20 desember kmren,janji yg baru pun tanpa jaminan oleh karena itu saudara2 investor tolong dan mari kita bahu membahu buat ronda bergantian agar jangan sampai orang tua havis dan joko juga ngabur seperti orang tua widar.juga orang tua ridho yg ada disekitar angkatan 66

    By NOMADEN on Dec 29, 2011

  479. KEPADA SELURUH INVESTOR

    TOLONG CEK REG. BANK BCA MEREKA CV. FADILAH,, INFORMASI SETIAP TANGGAL 20 ADA PEMBANYARAN,,,
    TAPI DIBAYARKAN KE SIAPA,,????????????????

    TAPI DAK TAHU ATAS NAMA2 SAPA REG. BCA TERSEBUT,,

    YG PASTI SETIAP TANGGAL 20 ,,,,,

    TOLONG DILACAK,,,,

    By BCA on Dec 30, 2011

  480. awas kalu info neh salah ku cek rekeneng bca mereka tu aku ado keluargo didalem bca

    By NOMADEN on Dec 31, 2011

  481. Fadilah, ancurrrrr. Sim, ancurrrrrr. trus Dumex juga ancurrrrrrrr… karna apa,,,,,,,,, manageman nya terlalu bagus,,,,(inilsh letak kebesaran TUHAN)

    By wong lebong siareng on Jan 1, 2012

  482. BWT seluruh investor terkecuali saudara kandung dan orang tua fadillah saya sarankan harus berkerjasama n menjadi 1 suara jangan ada lg yg bertindak sendiri2 agar kita bisa melapor kepada polisi dan melakukan penyitaan aset2 fadillah. untuk nantinya dikalkulasi n dijual untuk paling tidak mengembalikan sebagian kecil dari modal kita dan jika memang aset tsbt terjual dengan nilai nominal lebih dari total seluruh modal invest sisanya kita wakafkan saja ke panti asuhan

    By NOMADEN on Jan 3, 2012

  483. nah itu oi investor wong lebong siareng tu waspadai

    By --- on Jan 3, 2012

  484. info yg rekening BCA Ada kayaknya cuma isapan jempol saja

    By NOMADEN on Jan 4, 2012

  485. KEPADA SAUDARA PARA INVESTOR YANG TERHORMAT MEMANG SUSAH MENJAGA KEUTUHAN SEBUAH PERUSAHAN DAN BESARNYA KEPERCAYAAN YANG ANDA BERIKAN TAPI YAKINLAH PADA SATU TITIK NANTI SEMUA AKAN TERUNGKAP.MUNGKIN KAMI GAGAL TAPI SUATU HARI NANTI ANDA AKAN TAHU MENGAPA SEMUA INI BISA TERJADI………INSYAALLAH KALAU MEMANG HAK PASTI AKAN KEMBALI WALAU DILOBANG SEMUT…TAPI KALAU BUKAN HAK ANDA LAGI TIDAK AKAN PERNAH KEMBALI WALAU DIHADAPAN MATA…..KEGAGALAN KAMI DALAM MENGURUS PERUSAHAAN FADILAH TIDAK LAIN KARENA ADANYA PERUSAHAN DIDALAM PERUSAHAAN???????????????MANIPULASI DATA DAN LAPORAN KEUANGAN??????????????INGAT WAHAI ORANG YANG PERNAH KAMI PEKERJAKAN DAN MEMBUAT TIPU DAYA DAN MANIPULASI UANG INVEST NASABAH FADILAH SEHINGGA INI BISA TERJADI ANDA MEMANG PERNAH KAMI PECAT……….TIDURLAH ANDA YANG NYENYAK TIBA WAKTUNYA NANTI TUNGGU HARI PERHITUNGAN DARI KAMI??????????????JANGAN KIRA DEMO PADA BULAN MARET DIKANTOR 66 BISA KAMI LUPAKAN…….ANDA BOLEH TERSENYUM SEKARANG MELIHAT KEHANCURAN KAMI TAPI KAMI PASTIKAN TIDAK AKAN LAMA HARI PERHITUNGAN ITU AKAN DATANG ………….MALING TERIAK MALING INGAT SAUDARA SYAMSU DAN BEJO KAMU BERTANGGUNG JAWAB PENUH TERHADAP PENDERITAAN SELURUH INVESTOR MUNGKIN SEMUA ORANG TIDAK TAHU SIAPA KAMU SEBENARNYA…..HARI ITU AKAN DATANG……………………..KEHANCURAN KAMU DI INVESTASI LAIN TIDAK CUKUP MEMBUAT KAMU SADAR …….SEMUANYA AKAN TERUNGKAP………….TINGGAL WAKTU YANG BERBICARA…..SARAN KAMI KEPADA SELURUH INVESTOR SUDAH TERLANJUR ANDA BERSABAR TOLONG TENANG TIBA WAKTUNYA NANTI PASTI KAMI TEPATI JANJI KAMI….WASALAMUALAIKUM.

    By CV.FADILLAH BAROKAH on Jan 4, 2012

  486. Tim 12 itu kalu dak salah perwakilan seluruh investor yaa.kok bego and goblok benar sih ya mereka??????????????kayanya ada yang salah kalu loe milih mereka lihat aja mata duitan,yang katanya menolong tapi ada pamrih?????????????bayangin aja pernah tuh saya dengar pembicaraan mereka kepada menejemen fadilah,?????????masa mereka mau minta mobil operasional atau saya salah denger ya yang pasti kalu usaha mereka berhasil mereka minta persenan dan mobil RUSH ,wah-wah gila tuh orang.coba deh loe tanyain berapa mereka invest apalagi pak sofyan dan pak dayat masa invest cuma 100jt mintanya aneh-aneh pak dayat punya keponakanya dio urus invest ini karena dapat surat kuasa eh,eh malah dipilih jadi TIM 12 yang gosipnnya tinggal TIM 6.

    By Pendekar kali cisadane on Jan 4, 2012

  487. sebenarnya loe pada harus nagih tuh uang loe pada ke TIM 12 uang seluruh nasabah investor fadilah ??????????????????????KENAPA???karena kita khan seluruh investor fadilah dan management fadilah udah nyerahin tanggung jawab penyelesaian dan pembayaran kepada 12 orang itu yang katanya (TIM 12) atau (TIM abu-abu)jadi secara hukum management fadilah sudah tidak lagi bertanggung jawab membayar uang investasi kepada seluruh investor mau bukti? COBA LOE TANYA TIAP TIM 12 MEMEGANG FOTOCOPY SALINAN DARI PERJANJIAN MEREKA YANG DIBUAT DIDEPAN NOTARIS SELLYANTO ANTARA TIM 12 DAN SELURUH MANAGEMENT FADILAH. KALU DITELA’AH DAN DICERMATI ISINYA : SELURUH INVESTOR FADILAH DAN MANAGEMENT FADILAH MENYERAHKAN PENYELESAIAN DAN TANGGUNG JAWAB PEMBAYARAN SELURUH UANG INVTOR FADILAH KEPADA TIM 12(SELURUH TANDA TANGAN SAH)makanya mereka managemen fadilah menghilang karena sudah menyerahkan sepenuhnya kepada tim 12 yang tadinya bayangan tim 12 bisa mengatur uang,bagi-bagi uang atau motongin uang investor cuma-cuma seenaknya?????????????kalu saudara tau hukum pasti tahu maksud dari perjanjian itu.coba tanya tim 12 minta dibacakan..makanya kepala bulas PADIL keluar karena tau di kolai budak baru kemarin sore.itulah misteri kenapa management fadilah tidak lagi nongol, amanlah mereka sekarang.tinggal loe yang terus dibohongi tim 12 katanya ada kontek dengan mereka BOHOOOOONG BESAR TUH LUR.COBALAH DICHEK DAN DITELAH ISI DARI PERJANJIAN TIM 12 DAN MANAGEMEN FADILAH DIDEPAN NOTARIS SAMUDRA BAPAK SELLYANTO.

    By Pendekar kali cisadane on Jan 4, 2012

  488. @CV.FADILLAH BAROKAH jng cuma bisa beri mimpi investor bukan tak bisa bersabar tapi tak bisa bertahan disatu sisi harus bertahan hidup di sisi lain harus menyelesaikan hutang2 apa anda tau ada yg sakit,ada yg harus operasi, ada yg sudah mati malah!!!!! anda tak jauh bedanya dengan samsu dan bejo yang kata anda menikung dari belakang.sudah jelas anda menohok para investor dengan menghilangkan diri.sudah hampir 1 tahun uang modal tidak menghasilkan apa2 bwt para investor.perlu anda ketahui tidak semua investor kaya dan mampu bertahan hidup hingga akhirnya mereka harus menjual rumah yg mereka tempati.anda mau simpati investor tapi anda sendiri lari dari investor setelah mereguk nikmat dengan rumah mewah,mobil mewah istri cantik sadarlah itu bukan jalan keluar bahkan saya yg mungkin punya sedikit jalan keluar buat anda pun harus kecewa karena ulah kalian yg lari tanpa dapat dihubungi.

    By JonyWong on Jan 5, 2012

  489. @Pendekar kali cisadane kalo anda berminat jadi ketua tim 12 nanti akan ada pertemuan kabar kembali nah sampaikanlah maksud anda tersebut.anda juga menggunakan link fadillah itu berarti anda adalah orang fadillah yg sekarang lari entah kemana yg membiarkan sahabat,mungkin juga saudaranya harus berjibaku mengais sisa2 harapan di sela hutang kredit card yg menggunung demi mencukupi kebuthan sehari2 yg seharusnya bisa selesai dengan kembalinya uang modal para investor.jika melihat kalimat2 anda maka saya bisa pastikan siapa anda diantara ber7 ataw malah lebih dikarenakan yg lari bukan hanya 7 orng tapi hampir seluruh keluarga 7 orang.

    By JonyWong on Jan 5, 2012

  490. @CV.Fadillah barokah sampe kapan investor anda suruh bersabar sampe pada meninggal!!! yang ada kawan jadi lawan.investor yg percaya dengan anda namun dikarenakan anda lari bahkan tak tahu rimbanya menjadi marah,berang dengan sikap anda.

    By JonyWong on Jan 5, 2012

  491. KAMI SUDAH LEPAS TANGGUNG JAWAB …SEKARANG TAGIH SAJA UANG INVEST KALIAN SEMUA KE TIM 12 KARENA SECARA HUKUM KAMI SUDAH TIDAK BERTANGGUNG JAWAB LAGI TERHADAP PENGEMBALIAN UANG INVEST KALIAN SEMUA…….COBA KALU KAMU PINTAR PINJAM SURAT PERJANJIAN ANTARA KAMI DAN TIM 12 WAKTU DIPAKJO YANG DIHADIRI OLEH KAMI BERTUJUH DAN KUASA HUKUM SELLYANTO ATAU KAMU DATANG SENDIRI MENANYAKAN PRIHAL KE ABSAHAN PERJANJIAN ITU DIDEPAN HUKUM……JADI INTINYA TIM 12 YANG SEKARANG HARUS MEMBAYAR SEMUA PENGEMBALIAN UANG INVEST KALIAN SEMUA…..KALU ANDA BERPIKIR PASTI NYAMBUNG TAPI KALU TIDAK YANG ADA HANYA MEMAKSAKAN DIRI SAJA…..SIA-SIA SAJA BUNG….MAAF YA WASALAMUALAIKUM….BUZZZZ.BUZZZ……..

    By CV.FADILLAH BAROKAH on Jan 5, 2012

  492. palak bapak kau dasar binatang galo galo kamu ye fadilah, joko anjing, idam dazjal .widarsah kampang, andre, ridho, hafis, jingok lah kamu ngaroke kami dan yang laen jangan dak saro kamu samo kel besak kamu ye….mati takaran kamu nih!ku broadcash kawan kawan galo tuk ngaroke kamunih dan keluargo besar kau ye liat lah

    By dayat on Jan 5, 2012

  493. KWKWKWKW…………..
    PAK DAYAT DAK USAH DITUTUPI LAGI NIAT KALIAN…..
    AZAB BUNG YG PUNYA NIAT TDK BAIK ADALAH TIM 12 SKRNG MEREKA JD BEMPER GALO MAKAN TUH HUBUNGAN DENGAN KAMI……..TADINYA NIAT KAMI INGIN SEMUA MASALAH SELESAI TAPI DITENGAH JALAN TIM 12 MINTA YANG ANEH-ANEH SEPERTI MOBIL,TRANSPORT DAN YG MACAM2.DILUAR DUGAAN MEREKA SECARA TERANG-TERANGAN MEMINTA UANG LELAH YANG JUMLAHNYA TIDAK SEDIKIT JADI KAMI MERASA DI PERAS. MALAH DENGAN SURAT PERJANJIAN ITU TIM 12 SUDAH MEMBAYANGKAN KALU UANG ITU ADA MEREKA YANG MEMBAGIKANYA BIAR BISA KASAK-KUSUK DAN POTONG SANA SINI………….
    YANG BINATANG SEBENARNYA ORANG YANG SELALU MENCARI KESEMPATAN ATAS NAMA INVESTOR PADAHAL NIATNYA $$$$$$$………….WALAUPUN NANTI ADA AKAN KAMI SERAHKAN LANGSUNG DENGAN KUASA HUKUM UNTUK MENGATUR DAN MEMBAGIKANYA SESUAI DENGAN SURAT PERJANJIAN YANG SAH DAN UNTUK INVESTOR AN.BEJO DAN SYAMSU TIDAK AKAN KAMI BAYAR DAN KELUARKAN UANGNYA SEDIKITPUN KARENA NYATA-NYATA HASIL DARI KORUPSI DAN MANIPULASI DATA…………….UNTUK TIM 12 TIDAK DAPAT LAGI LARI DARI KENYATAAN BAHWA KALIAN SEMUA HARUS BERTANGGUNG JAWAB ATAS KEABSAHAN PERJANJIAN YANG KALIAN SETUJUI SENDIRI MEMBAYAR SEMUA UANG INVESTOR…….WASALAMUALAIKUM…BUZZZZZZZZ…..BUZZZZZ

    By CV.FADILLAH BAROKAH on Jan 5, 2012

  494. @CV.FADILLAH BAROKAH sekarang kau dak usah ribut sano-sini bayar duit kami investor.

    By JonyWong on Jan 6, 2012

  495. Mano nak ketemu men seluruh investor dak be1 masing2 nak nyari slamet dewe,nak nyari untung dewe segera bersatu dan lapor polisi

    By NOMADEN on Jan 6, 2012

  496. berita sripo hari ini, kantor cv. fadilah di abusamah di bongkar oleh nasabah untuk dijual sebagai timbunan

    By tr on Jan 6, 2012

  497. bunuh saja pengurus cv.fadilah dan keluarganya.keluarganya juga pasti ikut andil.darahnya halal untuk diminum.demi ALLAH,SWT dan demi Rasul NABI MUHAMMAD, SAW

    By raja tega on Jan 6, 2012

  498. harap anjing-anjing cv.fadilah,bayarlah duit para investor,para investor itu bukan seluruhnya orang kaya,tapi ada juga orang miskin.yg mengharapkan penghasilan tambahan.dimanapun kau anjing2x cv fadilah sembunyi,pasti ketemu juga.kami para investor akan membunuhmu dan membakarmu hidup2x,para ustad dazzal.sengsaralah hidupmu di bumi dan akhirat.ya Allah

    By raja tega on Jan 6, 2012

  499. hati2x ada penyusup dari anjing2x cv.fadilah.jangan terpengaruh oleh akal bulus cv.fadilah.sekali lagi bunuh saja para pengurus cv.fadilah beserta keluarganya

    By raja tega on Jan 6, 2012

  500. KLU SEMUA INI KARENA BEJO DAN KAWAN2X, TOLONG TUNJUKKAN ORANGNYA DAN DIMANA TEMPATNYA,BIAR NANTI AKU BUNUH DIDEPAN KELUARGANYA.

    By raja tega on Jan 6, 2012

  501. wah sudah ada ID baru pake link fadillah.siapa loe???

    By NOMADEN on Jan 7, 2012

  502. ORANG YANG LUPA DAN MABUK DUNIA ADALAH ORANG YANG DENGAN SENGAJA MERUSAK DAN MENJRAH TEMPAT SEPERTI PONDOK PESANTREN…..ORANG ITU BUKANLAH ORANG TAPI BINATANG YANG MENJARAH DAN MENGAIS-NGIS SISA DARI APA YANG DITINGGALKAN…..KARENA UANG KALIAN TEGA MERUSAK PONDOK DEMI UANG KALIAN TEGA MENGHENTIKAN NIAT MEREKA YANG MAU BELAJAR AGAMA…MEMANG KAMI YANG KALIAN CARI TAPI YAKINLAH KAMU SEMUA YANG BERSITERU KARENA UANG MENGAMBIL KESEMPATAN DALAM KESEMPITAN HATI KAMU YANG SUDAH DITUTUP ALLAH UNTUK MELIHAT KEADAAN INI SEBAGAI UJIAN DAN COBAAN…………MAKLUM KAMI MAKLUM ANDA SEMUA TIDAK PUNYA IMAN…WASALAMUALAIKUM

    By CV.FADILLAH BAROKAH on Jan 8, 2012

  503. Buat CV.FADILLAH BAROKAH, kalo anda memang tim-nya Fadillah cs, tidak usah banyak ngomong, tidak usah banyak alasan, tidak usah cari kambing hitam, bayar / balikin duit kami…… Beberapa orang yg jadi gelap mata, itu karena sudah lama menahan sabar dan amarah, menunggu janji janji kalian, yg hingga hari ini tidak pernah kalian tepati….dan perlu anda semua ketahui, tidak semua orang yg invest jadi gelap mata…… jadi jangan sama-rata-kan semua investor…

    By FIRDAUS on Jan 9, 2012

  504. RIZON, AKU MINTA TOLONG NIAN, MAKASIH

    By M.JAINUDIN on Jan 9, 2012

  505. @BWT C.FAdillah BAROKAH kalo kamu kamu dak ngilang mungkin dak cem ini jadinyo.

    By jonywong on Jan 10, 2012

  506. @Bwt cv.fadillah barokah dengen kamu ngilang samo be dengen kamu mbenerke isu2 yg mungkin memang sengajo dibuat oleh saingan kamu.cubo men dipikir aku ado salah satu solusi untuk gedung itu ado kluargo yg nak nyari tempat bwt universitas nah gedung pesantren samo rumah widar tu pacak di pake .layaklah men kujingok awal-awal.tapi dengen kamu2 ngilang bahkan dak tau kabar,ado kabar ado janji jg malah dak nepati.dak cak lagi aku nak ngomong kenyo investor banyak bukan aku dewe.rambut samo item isi hati laen2.sekarang masih belum telambat nongollah kamu2 tu aku tau kamu2 ado di sinilah
    bahkan sering kali kamu jingok pesantrentu.kalu kamu lg nyari duit untuk bayar investor tu jg dak cem ini caronyo.itulah marah galo investor neh termasuk AKU.alangke buyan kamu dulu sudah pernah kuomongke ngapo dak stok karet eh.. malah nambah kebon.inget dak dengen omongan aku joko!!!!skrang hargo karet jauh nyampak dari pado kamu buat gudang karet mending kamu bikin pabrik ban belum ado di palembang neh.BWt widar brothers kamu sulit dikejer2 wong,dikejer2 sekedar ditanyo lg kamu belari kalu kamu memang idak telibat dalam pencarian nasabah ngapoi kamu nak lari.untuk seluruh investor jg freline2 itu jg temasuk merugikan fadillah bahkan wong 7 itu jg merangkap freeline temasuk dolor2nyo temasuk jg yg ado dalem tim 12.cuma yo nasilah jadi bubur sekarang cak mano supayo bubur tadi jadi bubur yang nyehatke,yang gizinyo lebih banyak dari nasinyo.pikirkelah kato kato aku,secepetnyolah kamu bayar investor & tampakan ke batang idung kamu.biar cepet selesai urusan neh.sekali lagi tolong lah.men dak kamu tu samo be dengen investor yg ngancurke pondok,kantor,samo rumah tuh

    By jonywong on Jan 10, 2012

  507. melihat keadaan seperti ini mustahil cv fadillah kembalikan dananya, mereka sudah berhasil kumpulkan uang milyaran rupiah dan itu tidak mudah.. jadi mereka ga akan kembalikan uangnya. itu kesimpulan ku
    yang saya heran adalah polisi yang tdk mampu menangkap mereka walaupun cm satu orang. ini karena pelapor tdk kasi duit, krn duit sendiri sdh habis diinvest.. ironi negeri pancasila ini

    buat para investor bersabarlah.. anggaplah ini sedekah, ikhlaskan semoga dikembalikan oleh Allah yg lebih banyak lagi..

    jadikan introspeksi diri, jadikan harta yang hilang pembersih harta kita yg mngkn kita dapatkan dari jalan yg tdk halal.

    By realistis saja on Jan 10, 2012

  508. M.RIZON, AKU MINTA TOLONG NIAN, MAKASIH

    By M.JAINUDIN on Jan 10, 2012

  509. @bwt CV.Fadillah Barokah kamu neh macem udang sumputan dibalik karang keno dikejer pemangsa begitu karangnyo ancur ditumbur pemangsa kamu nyalah ke pemangsa tau dak tingkah kamu jugo samo. kamu dak pengen karang ancur seharusnyo jngn sembunyi di karang atw ku tegesken kalu cv.fadillah usaha karet. ngapoi nak bangun pesantren segalo,okelah alasannyo keno kebon karet jabar sdh di hibake ke pesantren seharusnyo bwt koperasi pesantren bae,bukan cv.sayangnyo pesantren nyo bae baru seumur jagung tapi sdh nak tampil mewah.ustadznyo be dak kenal wong.wong mano yg kenal.aku be dak kenal.yg aku tau utdz mundaris,utdz anis fikri,ustdz solehan ismail,ustdz ahmad al habbsy,ustdz syafei,ustdz dr.kgs usman said,cemnyo kamu neh lah nak samo cem islam exslusif noordin m.top pulo.kenal namo ustdz widarsyah be aku idak.lagian jg pesantren itu baru didaftarke. cek bae registrasinyo,

    By jony wong on Jan 11, 2012

  510. mohon maaf kpd yg berseteru… saya numpang comen. disini saya cuma ingin mengucapkan terima kasih yg sebesar2nya kpd managemen cv.fadilah… karena telah mengembalikan semua uang saya. tadi nya saya juga sempat kalut seperti investor yg laen krn takut uang tidak d kembalikan, yah maklum saja jumlahnya cukup lumayan karena mencakup beberapa nama investor. mkn bagi kalian uang 3.5M itu sedikit, tp bgi kami itu adalah hidup mati keluarga. sekali lagi saya ucapkan terima kasih. dan buat yg belum di bayar.. harap bersabar dan tetap berjuang.

    By kirin.s on Jan 11, 2012

  511. jony wong jan 11,2012 jony wong palsu jangan galak pake id wong

    By jony wong on Jan 12, 2012

  512. @kirin,s kami dak cayo postingan kau kecuali kau buktike ke kami dengen ngumpul ke kami di pondok dan kau jingok ke kami yang jumlahnyo kecik be lagi lom di bayar apo lagi kau ngaku 3,5M tai kau taudak.

    By ooooo on Jan 12, 2012

  513. >>>>ooooo… masalah kalian nak pcy po idak itu urusan kalian, yg jelas ngapo gwe lg aq nak ngurusi punyo wong laen… yg perlu klean tau utk balek ke duet aq yg 3.5M tu bukan modal hawo be. jadi klu yg kecik2 dak di balek ke wajar, cmn modal hawo be, segalonyo tu perlu perjuangan dan modal.
    tuk management cv.fadilah Barokah terima kasih. aq ingatke ati2 be nyawo kamu tu sikok tula jadi ati2 nian

    By kirin.s on Jan 12, 2012

  514. wah katanya dah dibalekin bos kirin koq malah pake ngancem segala ke fadillah dasar tae kucing

    By ooooo on Jan 12, 2012

  515. @bwt yg merasa ngancuri pesantren,samo rumah2,kantor,yang jarah barang2 fadillah betanggung jawabla.jangan kareno ulah kamu yang laen jadi susah.

    By jony wong on Jan 12, 2012

  516. @bwt yg merasa ngancuri pesantren,samo rumah2,kantor,yang jarah barang2 fadillah betanggung jawabla.jangan kareno ulah kamu yang laen jadi susah n gek sesep dikit rumah kamu pulo yg diancuri masa

    By jony wong on Jan 12, 2012

  517. @bwt yg ngeraso ngancuri pesantren,samo rumah2,kantor,n jarah barang2 fadillah betanggung jawabla.jangan kareno ulah kamu yang laen jadi susah n gek sesep dikit rumah kamu pulo yg diancuri masa

    By jony wong on Jan 12, 2012

  518. jadi sekali lagi aku jelas ke siapo yg ngancuri pesantren/rumah2/kantor samo yg jarah barang fadillah betanggung jawablah,kalu pun dak ngaku banyak wong yg jingok kamu2 tu.jadi men dak galak rumah kamu ancur oleh gawe kamu jg tolong betanggung jawablah

    By jony wong on Jan 12, 2012

  519. waou ada ancaman rupanya,sori bos duit aku jg ado disano tapi kalu itu memang harus,aku siap balekke aku cuma ngambek buku2 ngajinyo sayang ntuk anak pembantu aku be jadilah.aku siap balekke,dak tau yg laen,tapi aku dak melok melok ngancuri pesantren samo rumah rumah tu.

    By sonny won on Jan 12, 2012

  520. lolo kau “oooo” itu bkn ancaman, itu tu ngingatke spy ati2 samo investor yg blm di bayar..

    By kirin.s on Jan 12, 2012

  521. oya…. sewaktu pembayaran aq tanya sma mereka tentang kondisi sekarang kantor &pesantren, mereka cuma jawab simple. “dak papolah lagian data wong2 yg jarah itu ado glo di kami, jd wong2 yg jarah itu duet mereka sdh kami anggap lunas, klu investor yg jarah keberatan dak papo, tp balek-i kondisi kantor & pesantren spt semula”
    klu dak cayo tanyo dewek gek pas kalian ketemu samo mereka,
    sekedar pemberitahuan waktu itu tgl 30 des 2011 kami betemu di prabumulih sekitar jam 2 siang, yg ado waktu itu widar, lano idam samo joko.
    itu be info yg bso aq kasih, yg laen nyo usaha dewek.

    By kirin.s on Jan 12, 2012

  522. kalian semua jangan takut akan rezkimu karena yang menghadirkan rizky tu Alloh…kito berdoa semoga Allah mudahkan setiap urusan kita baik didunia maupun di akhirat…buat yang ado utang semoga dienjuk jalan keluar untuk bayar utang…urusan Fadilah cv…kito berdoa semoga Allah memberikan yang terbaik…kito dak usah menghakimi siapo yang salah…Urusan Dunia Akhirat biar Allah yang selesaikenyo….Alloh Maha Tau Maha Melihat…Maha berencana……Wong Fadilah Cv tu Wong pinter galo apolagi urusan Agama…..Mereka lebih tau masalah Hukum 2 islam terutama widarsyah…Mungkin ini cobaan dio untuk dapet gelar ustad………..dan kejadian ini pun secara tidak langsung doa dari sang ustad…pada malam jum;at pada waktu maulid yang pernah berkata “jadikanlah bangunan ini berkah manfaat jika engkau meridhoi Ya Allah dan ratakan lah dengan tanah bangunan ini jika Engkau tidak meridhoinya….Semoga Allah memberika yang terbaik dlam hidup kita…Aamiin

    By kyai pingitan on Jan 12, 2012

  523. bagi yang merasa ngancuri n jarah isi rumah/pesantren/kantor balek kelah men ado investor yang laen dari kamu dak dibayar nah alamat rumah kamu pulo yang diancurke investor laen tu.bukan masalah nak besak nak kecik duit invest men kepepet 1000 piah lg brego. kk beradek be mati betujahan lantaran duit 1000

    By jony wong on Jan 13, 2012

  524. n jangan sampe ado peluang wong2 dak betanggung jwb nyulut permasalahan baru masalah ras,ataw extremnyo masalah agama pulo.jd yang meraso ngancuri,njarah rumah/pesantren/kantor fadillah segera bertanggung jawab.

    By jony wong on Jan 13, 2012

  525. @kyai pingitan dak usah melok melok kau men kau dak katek sangkutnyo dlm mslh ini.duit tu bukan duit wong yg ngancuri tu dewe kalu sampe duit aku samo yg laen dak dibayar fadillah gara2 kamu wong yg ngancuri pondok/rumah/kantor jangan tekejut be men kalu gek rumah kamu dilempari bom molotof

    By no name on Jan 13, 2012

  526. mati takaran kamu ye fadilah samom kel kamu kalau lewat 20 januari ini baru legoo

    By korban anjing anjing fadilah kampang on Jan 14, 2012

  527. raso kelah kamu men rumah kamu,men kamu diposisi macem wong fadillah.rumah la kamu rusak nak minta duit di baleke bagi yg merusak lah kelewatan nian itu.bagi yang idak merusak cubo kamu jingok di pondok tu.

    By jony wong on Jan 15, 2012

  528. UNTUK YG NGAKU NAMA KIRIN, YG MENGAKU SUDAH TERIMA PENGEMBALIAN DUIT INVEST, APA ANDA BENAR SUDAH TERIMA?, SUMPAH DEMI ALLAH SWT ANDA TERIMA???, APA SELAMA INI ANDA TIDAK SEPERTI YG DISEPAKATI, KE TIM 12 ( YG MEMANG GA JELAS JUGA STATUS, KERJA DAN HASILNYA SAMPE SEKARANG)… ANDA BILANG PERLU MODAL UNTUK MENARIK DUIT ANDA, JADI HAL YG ANEH, KAN KITA MENUNTUT DANA KITA SENDIRI???…KALO BENAR, LANGKAH APA SAJA YG ANDA LAKUKAN, TP KALO ANDA BOHONG, SUDAH BUKAN RAHASIA LAGI, DI FORUM INI BANYAK PERUSUHNYA…….

    DI CV FADILLAH SAYA HANYA KENAL DENGAN HENRI DELANO DAN JOKO, SEJAK SEPTEMBER LALU, SUDAH TDK TERHITUNG SAYA COBA TELP MEREKA, TAPI TIDAK BISA-BISA…..BAGAIMANA BISA ANDA KONTAK DAN BICARA TENTANG PENGEMBALIAN DANA ANDA……

    UNTUK TIM CV FADILLAH, KHUSUSNYA HENRI DELANO DAN JOKO, ATW SIAPAPUN DARI KALIAN, YG MENGONTROL LINK / FORUM INI, KAMI SUDAH BERDOA UNTUK KEBAIKAN SEMUA, KAMI SUDAH BERUSAHA (TELP KALIAN TAPI NMR KALIAN TIDAK AKTIF TERUS SAAT DIHUBUNGI, 081368116161, 082177770500, 081273096606. KATANYA KALIAN AKAN FASILITASI KE TIM 12, SUDAH KAMI JALANKAN SURAT KUASA, DIJANJIKAN SEJAK SEPTEMBER 2011, HINGGA SAAT INI MASIH TIDAK ADA KABAR), KAMI COBA TERUS BERSABAR SAMPE SKRG…
    ANDA PIKIRKAN DAN ANDA COBA RASAKAN, SEANDAINYA KALIAN YG DI POSISI KAMI, PUSING KARENA TIDAK TAU KEMANA DUIT KAMI KALIAN BAWA / PAKAI DAN KAPAN KALIAN KEMBALIKAN….

    JADI, APA JAWABAN KALIAN DAN MANA TANGGUNG JAWAB KALIAN…..
    JANGAN BERALASAN TAKUT ADA YG ANARKI, BUTA MATA, ATW YG LAINNYA….

    By FIRDAUS on Jan 16, 2012

  529. sabar daus orang2 tsbt memang sdh ada di palembang mengenai tempat terpaksa saya tidak bisa bilang karena anda tau sendirikan mereka lagi berupaya untuk mengembalikan milik kita namun mungkin perlu kesabaran kita tunggu saja tanggal 20 nanti
    @bwt korban anjing anjing fadilah kampang alias dayat sabar.kito jingok be tanggal 20 kalu duit sdh balek aku cuma minta tolong be samo investor2 yg laen galo2 apo tanggung jawab kamu dengen rumah,kantor, pesantren yg sudah diancuri ado masukan…….share disini jd kito jangan ibarat kato abis manis sepet dibuang kito yg slamo ini ngato mereka dak mungkin ken kito skrang malah yg cak mereka

    By jony wong on Jan 16, 2012

  530. @bwt FIRDAUS yg ado di bukit tlng besabar dukin.aku jg samo cem kau.mungkin apo yg ngaku kirin itu bener,bahwa dio sudah di bayar.kalu nak ngomong soal duit wong fadillah tu dak kurang suatu apapun hanya saja kembali dengan perkataan joko yang lalu bahwa ada kontrak yg tak bisa diputus begitu saja karena mereka akan menanggung pemutusan sepihak.itu berdasarkan info yg aku terimo.dulur kau be diskanak tu aku yg enjuk taunyo

    By jony wong on Jan 16, 2012

  531. bnyk persoalan yg terjadi ditengah dateline waktu yg mereka ngomong dewe’.sedengken perusahaan tempat mereka lempar karet mungkin agak kesulitan dikarenakan krisis eropa + naeknyo harga minyak dan emas ekspor karet indonesia dari 25000 Ton skrng cuma separuhnyo 12500 ton.apo lagi sekarang ditengah cuaca dak menentu.mungkin benar bahwa mereka masih terlalu muda untuk melakukan bisnis ini,di+ bebenturan pulo dengen kepentingan kito masing2 selaku penyandang dana.aku dak bela mereka aku jg samo kepepet + kejepet jg ibarat pepatah telok la diujung tanduk,tinggal netes be isinyo

    By jony wong on Jan 16, 2012

  532. tolong dibantu doanyo biar perusahaan tempat wong fadillah tu lempar karet sanggup bayar.itu be mereka berusaha kito bedoa insyaallah allah denger

    By jony wong on Jan 16, 2012

  533. >>>firdaus maaf sebelumnya kl hrs bersumpah sya tdk mau, krn sy bkn org spt mereka yg gampang buat janji gampang bohong, benar adanya ttg apa yg sya blang, krn sya sma skali tidak ikut dgn tim 12,dgn alasan saya gk pcy sm kinerja mrka, terbukti tim 12 skr jd tim 6,secara logika gk mkn mrka bakal balikin uang kita kl uang mereka blm full jd sya bergerak sendiri, klo polisi sma preman gk mempan jd sya pke org pintar, tp itu jg gk bsa sembarangan org, krn ternyata mrk jg punya baking orang pintar.

    By kirin.s on Jan 17, 2012

  534. oi joko tepati janji kau tgl 20 neh men idak nak mati kau

    By NOMADEN on Jan 19, 2012

  535. @u/ jony wong & kirin kamu tu tai galo jangan kamu nak ngelena ke kami men ado nian wong fadilah tu bayar madai tim 12 be dak dienjuk kabar.

    By NOMADEN on Jan 19, 2012

  536. OI MADEN MEN TIM 12 DI ENJOK TAUNYO DAK BKL DPT DUET AQ, KL DUET TU DI KASIH KE SMO TIM 12 DUET KMU YG DAK BLEK, TRUS TIM12 LGSG BUBAR. KAMU TU BE LOLO DI MANFAATKE TIM 12, MEREKA TU CMN NAK MULUSKE JALAN MEREKA BE, CB KAU FIKIR NGAPO TIM12 BERUBAH JD TIM 6, ITU KRN YG 6 WONG LA SELESAI GLO. JD NGPO LG MREKA NAK REPOT2 NGURUSI DUET KAMU.

    By kirin.s on Jan 19, 2012

  537. kirin: nah kau nih anak kampang jugo samo cak budak budak fadilah nian kirin palak bapak kau.kalo berani temui nian jngan pacak ngomong bae mulut kau tuh cak buret tau dak. ai kau nih

    By korban anjing anjing fadilah kampang on Jan 20, 2012

  538. propokator si kirin, wong fadilah cak nyo dio nih. men dapet bakar idup idup bae dio nih ngaku la di bayar ? yang baca percaya? propokator budak tuh kalo wong fadilah tu la

    By no name on Jan 20, 2012

  539. korban anjing>>>dripada kau burit nian

    By kirin.s on Jan 21, 2012

  540. yuki

    By ruy on Jan 21, 2012

  541. koq sepi??? dah pada cape???
    orang” fadilah kan berbasis Pesantren koq lepas tangan gitu aja ga takut adzab apa!!!
    kamin tidak minta lebih dari apa yang menjadi hak kami..

    By investor@korban@jakarta on Jan 24, 2012

  542. Photo-photonya sudah beredar..siapa yang mau… saya kirim via email….

    By Ade on Jan 25, 2012

  543. Hey There. I discovered your weblog the usage of msn. That is a very well written article. I will make sure to bookmark it and come back to learn extra of your helpful information. Thanks for the post. I’ll definitely comeback.

    By informasi on Jan 25, 2012

  544. Woi cv. fadilah keparat kau janji2 palsu>>
    tunggukelah kami santet kau sekeluargo..>>

    By hantu Legu on Jan 26, 2012

  545. Horas>>.>>
    gimana kabar up date fadilah, kami dijakarta tunggu kbr baiknya, kami sudah invest 2 milyar
    gak ada kbrnya sampai sekarang, kami kehilangan kontak dengan petinggi2 cv.fadilah…

    By wong kito galo on Jan 26, 2012

  546. …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….. isilah titik diatas dengan kalimatyang baik dan jelas tentunya.

    By booboong on Feb 3, 2012

  547. ……………………………
    ……………………………
    ……………………………
    ……………………………
    ……………………………

    titik diatas merupakan kalimat penyangkalan tulislah kalimat penyangkalan yang benar dan tepat berdasarkan EYD Bahasa Indonesia

    By booboong on Feb 3, 2012

  548. …………………………………..
    …………………………………..
    …………………………………..
    ……………………………………
    …………………………………….,
    titik diatas dapat diisi dengan kalimat pengaharapan berdasarkan struktur bahasa Indonesia yang baik dan benar!

    By booboong on Feb 3, 2012

  549. isilah titik di bawah ini dengan kalimat yang menyatakan suatu pernyataan yang belum terbukti.

    …………………………………

    …………………………………….

    ………………………………………

    ……………………………………….

    ………………………………………..

    By booboong on Feb 3, 2012

  550. isilah titik dibawa ini yang menyatakan kalimat yang menggambarkan sikap jujur berdasarkan EYD bahasa Indonesia.

    ……………….

    ………………….

    ………………………

    …………………………….

    …………………………………

    ……………………………………..

    ………………………………………..

    By booboong on Feb 3, 2012

  551. Gambarkan dengan kalimat marah yang baik dan benar

    ………………………………………….
    ………………………………………….
    …………………………………………..
    …………………………………………..
    …………………………………………..
    …………………………………………..

    By booboong on Feb 3, 2012

  552. gmn nih tim 12.koq ga ada beritanya lg…

    By invest 100 jt on Feb 3, 2012

  553. huuuuuuuuuaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa sepi bgt………

    By ruy on Feb 3, 2012

  554. gambarkan dengan kalimat, jawaban ketika investor bertanya kepada investor lainnya yang telah dibayar

    ………………………….

    By booboong on Feb 3, 2012

  555. coba gambarkan percakapan antara joko,idham,hendri,havis,andre,widarsyah,redho dan beberapa investor yang telah dikembalikan uang modalnya

    By booboong on Feb 3, 2012

  556. coba gambarkan dengan kalimat aktifitas redho ketika berada di dalam rumahnya
    …………………………………….
    ……………………………………..
    …………….

    By booboong on Feb 3, 2012

  557. berikut ini soal pilihan
    Pilihlah kalimat di bawah ini yang mengkondisikan seseorang dengan tepat dan benar
    a.idham pergi ke jakarta
    b.idham ada di rumah
    c.idham ada yang punya
    d.idham ada dirumahnya dan lagi nyantai
    e.idham pergi ke Jakarta dan lagi cari duit

    By booboong on Feb 3, 2012

  558. seperti soal diatas
    pilihlah kalimat dibawah ini yang mneyatakan keadaan seseorang dengan tepat dan benar

    a.Joko pergi ke jakarta dan lagi mencari uang
    b.joko dan hendri delano tidak ada di palembang
    c.joko dan hendri delano ada di Kota Palembang dan sedang bersembunyi
    d.hendri delano sedang sendri
    e.joko dan hendri adalah 2 ekor kelinci

    By booboong on Feb 3, 2012

  559. pililah kalimat dibawah ini dengan tepat

    a.joko memerintahkan kepada investor untuk mendaftar via pengacara
    b.tim 12 tidak dipercaya joko dan tim 12 sudah tidak bertugas lagi
    c.tim 12 tidak dipercaya karena minta fee,atas uang investor yg lain dan joko tidak percaya
    d.tim 12 dan joko sama saja

    By booboong on Feb 4, 2012

  560. 1 hal bwt joko,hendri delano,idham nugraha,robby,widarsyah,havis,redho,andre kalu sampe tgl 9 ini kamu dak jugo bayar foto – foto kamu ku trade ke goegle bair seluruh wong seduinio neh jingok muko2 kamu kamu wong,Aku wong yg terus nyari info fadillah

    By ------- on Feb 4, 2012

  561. Kami tunggu infonnya dari link ini karena hanya dari link ini kami tahu berita investasi kami, kami di jakarta kehilangan kontak dengan orang disana.
    kalo memang ada fotonya Upload aja biar kami bantu cari juga dari jakarata.
    Thanx

    By investor@korban@jakarta on Feb 5, 2012

  562. yang mau fhoto mereka kirim alamat email ya tar saya kirim paleng kecik mati mereka baru legoo

    By no name on Feb 5, 2012

  563. sabar………………………

    By jony wong on Feb 5, 2012

  564. sabar………………………

    By jony wong on Feb 5, 2012
    ………………………………………..
    maksudnya apa nih??
    sudah satu tahun ga da kabar,, masih bisa sabar sampean??
    ta celurit sampean masih bilang sabar aja..

    By jak on Feb 6, 2012

  565. bwt jak atw jok saya jg seprti sampean hanya saja kalo sampean mo marah jg di sini disini bnyk yg cuma mo memperkeruh suasana.ikut ikutan coment posting padahal mereka ga ada kaitanya sama sekali dengan kasus ini.jadi kalo sampean ga ada info atw sulit cari info ada baiknya anda istikhoroh minta petunjuk sama Allah.saya yakin sampean diberi petunjuk bagaimana kasus ini,paling tidak lewat mimpi yang mengambarkan suasana kabar sekarang.

    By jony wong on Feb 6, 2012

  566. kena tipu semua, emang enak ? kasian deh loo

    By booboong on Feb 6, 2012

  567. buat “jony wong” coba deskripsikan kata sabar diatas maksudnya apa??
    apakah dana Investor akan kembali atau sabar karena kehilangan dananya??
    kalau saya liat postingan sebelumnya sepertinya anda tahu banyak tentang orang” fadilah.

    By investor@korban@jakarta on Feb 8, 2012

  568. saya kasian liat kamu kamu nih di kolake fadilah……

    By booboong on Feb 9, 2012

  569. mano nih tim 12,lah ikhlas galo apo ?

    By invest 100 jt on Feb 10, 2012

  570. hendri delano,joko,idham dkk,kalian adalah manusia terbodoh didunia yg telah rela mengorbankan sisa hidup anda jd buron,dan menanggung beban dosa.do’a anda.amal sholeh anda musnah seketika,coba anda renungkan,masuk golongan manakah anda sekalian di akhirat kelak,..sungguh pengorbanan yg sgt besar.

    By invest 100 jt on Feb 12, 2012

  571. capek dehhh tebudii

    By booboong on Feb 13, 2012

  572. hoi………. lano,joko,idham,widar,roby,havis,andre redho jangan maen ke kami ,ku buat susah ge idup kamu.jangan nak ngotai kami nyuruh dulur2 kamu nyari2 alasan

    By sasamo on Feb 14, 2012

  573. #

    capek dehhh tebudii

    By booboong on Feb 13, 2012
    ########################################

    kalo ga punya kepentingan ga usah comment disini, ini masalah hidup mati banyak orang…

    By investor@korban@jakarta on Feb 14, 2012

  574. BWT joko,lano,idham,robi,havis,andre,redho ngomong usaha karet,kebon be ga ada,sekarang harga karet naek mano kamu2 taun.masa’ perusahaan karet bangkrutnya bareng SIM yg jelas jelas beda usahanya.ada celah kami ke polisi awas kalu kamu da cepet bayar, kami segera lapor polisi jelas ini namanya penipuan kalupun bangkrut fadillah tu maka seluruh harta yang jadi modal baik itu bergerak maupun tdk bergerak menjadi milik investor termasuk rumah baru mu joko

    By sasamo on Feb 14, 2012

  575. woi investor tau dak kamu, kito sibuk becarian di si joko taun ini ga taunya dia bikin rumah baru.bentuk minimalis

    By sasamo on Feb 14, 2012

  576. nah bwt widarsyah n family hebat nian kamu eh……..men ngomong cem tai galo.apo dio mobil alpard,mobil jazz,mobil pajero,mobil mazda rx 8 tuh nak ngaku ustadz,beli mobil dari duit fee 3 % hebat kamu e..deng senang macem pejabat be arogan,sekarang la cak ini katek yg nak ngaku sikok pun

    By fadillah gameover on Feb 14, 2012

  577. tiktok

    By ----------------------------------------------------- on Feb 15, 2012

  578. mana katanya janji bayar 20 desember trus 20 januari trus lagi kapan mo orang pada jual rumah semua,mo sampe ada yg mati lg,mo sampe ada yg gila lagi.alasan apa lagi yg mo kalian lakukan,utang para investor terutama yg kecil – kesil dah pd numpuk.mau kalian bayar modal kami investor n utang2 kami????????????????? sadarlah kalian ga akan bisa kabur lama.setinggi bangau terbang pasti hinggapnya ditanah jg.sembunyi di ruko yg kosong memang enak ga ada yg liat,termasuk aktifitas kalian di sekayu.saya tegaskan sekali lg orng yg kalau bener – bener udah kepepet bisa jd bahaya buat kalian semua n family.perut kosong,pikiran kosong sangat mudah dirasuki setan

    By jony wong on Feb 15, 2012

  579. harusnya kita para investor bersatu dan melakukan tindakan riil, mana yang mau upload photo2nya kami tunggu…
    karena pihak fadilah sudah tidak ada niat baik menyelesaikan secara baik2…
    Buat orang2 fadilah apakah kalian tidak ingat kalo kalian sedang makan daging saudara sendiri…

    By investor@korban@jakarta on Feb 15, 2012

  580. buat forum di facebook aj,biar sesama korban fadilah bisa saling koordinasi.palinh tidak nambah saudara buat silahturohmi

    By invest 100 jt on Feb 16, 2012

  581. buat forum di facebook aj,biar sesama korban fadilah bisa saling koordinasi.palinh tidak nambah saudara buat silahturohmi

    By invest 100 jt on Feb 16, 2012

    SETUJU…..

    By investor@korban@jakarta on Feb 16, 2012

  582. Hy Teman Teman Sesama Infes,Masi Ada Harapan Dak Uang Kita Kembali

    By Leonel Ismail Fracisko on Feb 18, 2012

  583. hampaa kini harapan….

    By rase on Feb 18, 2012

  584. Jadi Dak Do Harapan Lag Pak Rase

    By Leonel Ismail Fracisko on Feb 19, 2012

  585. capek dehhh

    By yoi on Feb 20, 2012

  586. mohon infonya jika ada yg kenal redho, apakah panggilannya Doni.

    By edi on Feb 21, 2012

  587. Mempertahankan hak adalah kewajiban bagi setiap Muslim, jangan menyerah….
    Upload aja bagi yang punya photo2 orang fadilah..

    By inova on Feb 21, 2012

  588. itulah resiko invest duit ilang, dak ado lagi harapan………

    By booboong on Feb 21, 2012

  589. itulah resiko invest duit ilang, dak ado lagi harapan………

    By booboong on Feb 21, 2012

    Bedain antara resiko invest dan penipuan jangan asal comment aja…
    kalo bodoh jangan so pinter..

    By inova on Feb 22, 2012

  590. demi Allah, kalaulah benar orang pengurus cv fadilah adalah orang yang tidak amanah, menjalankan usaha yang diatas kontrak adalah jual beli karet, tetapi diusahakan selain itu yang kabarnya adalah bermain saham, maka dunia akhirat tidak akan saya ridhoi. kalaupun di dunia ini tidak dikembalikan modal saya yang sudah disetor, jangan harap di akhirat akan saya ridhoi. saya akan meminta pertanggungjawabanya kelak.

    By doa buat pengurus fadilah on Feb 22, 2012

  591. Koq beritanya ga pernah ada di media elektronoik/televisi, padahal yang di jawa aja yang nilai hanya ratusan juta sampe muncul beritanya di televisi…
    kalo di TV beritanya akan lebih cepat meluas dan mempersempit gerak orang fadilah…
    kalo hanya di link ini, ga banyak orang yg tau termasuk para investor sendiri…

    By inova on Feb 23, 2012

  592. hayoo buat group donk di facebook.lumayan bisa shared sesama korban cv.fadilah

    By invest 100 jt blm terima sepeserpun on Feb 23, 2012

  593. emang gua pikirin………

    resiko namanya..

    tidur aja ada resikonya…mati

    apalagi invest 100san juta……. capekdehh

    By booboong on Feb 23, 2012

  594. lo tuh yang bodohhh ketipuuu

    By booboong on Feb 23, 2012

  595. Widar, Hendry Delano, Idham, Joko, Hafis, Fathur serta Ridho,.gmn enak ga.hidup jd buruan investor se sumsel,..enak ga hidup kyk gini,klo saya ga sanggup boz,.kasian kel kalian yg ga tau apa2,pikirkan jg nasib anak2 kalian,mau dikemanakan..?gara2 kebodohan & keserakahan kalian..ya beginilah hasil yg kalian dapat, nyesel ga kalian sekarang,..dan kpd seluruh investor.nasib kita memang tragis,tp kt msh bisa hidup normal,cb bandingkan dgn nasib 7 org ini beserta kel..didunia tersiksa, blm lagi di akhirat..NAAUDZLUBILLAHHIMINDZALIK.

    By investor tabah on Feb 25, 2012

  596. jangan pernah lepas orang fadilah…
    saya ga ingin menjarain orang apalagi sampai membunuh saya hanya ingin uang saya kembali,, tapi kalau tidak tidak ada jalan lain saya ga akan segan berbuat..

    By inova on Feb 27, 2012

  597. inova: lo yg bodoh la ketipuuuuuuuuuuuu abis samo wong fadilah capek dehhhhhhh

    By booboong on Feb 27, 2012

  598. booboong, kau jangan main2x nanti kubunuh kau sekeluarga. adik dan ayuk cewekmu serta ibu kuperkosa di depanmu.

    By zakar on Feb 27, 2012

  599. untuk widar,joko, idham dan lain2x nya.cepatlah kembalikan duit investor.jangan macam2x.sudah lama kami menunggu.nanti kau sama dgn bobong, seluruh keluargamu kubunuh, adik, ayuk serta ibumu kuperkosa di depanmu. supaya kami puas.

    By zakar on Feb 27, 2012

  600. zakar: rai kau memang cak buah zakar dasar kontolll dak usah mekut mekut

    By booboong on Feb 28, 2012

  601. kita sudah buat tim lagi? hub saya mustain di perum poltek bukit lama. mudah mudahan berhasil karena ada titik terang. up lod foto manajemen hub saya mustain dan ita.

    By mustain on Feb 29, 2012

  602. nah dayat kicau dewean di sini

    By ----------- on Mar 1, 2012

  603. kita sudah buat tim lagi? hub saya mustain di perum poltek bukit lama. mudah mudahan berhasil karena ada titik terang. up lod foto manajemen hub saya mustain dan ita.

    By mustain on Feb 29, 2012
    #

    coba kasih alamat jelasnya karena kami investor dari jakarta dan sangat berharap kelanjutan penyelesaianya..

    By inova on Mar 1, 2012

  604. oi, bobong atau kontol. enjuk tahu alamat rumahmu.kegek aku kesano. jangan main2x.kagek kau seluruh keluargamu kuhabisi.jangan main2x dgn aku. atau kita duel bae satu lawan satu.. dimano tempatnya.aku sudah ringam dengan omonganmu.

    By zakar on Mar 2, 2012

  605. Percuma Berdebat di Forum.. Coba rame Rame Kumpul.. Jelas Uang tidak akan kembali.. Percuma berharap, percuma anarkis.. Coba Jebloskan seluruh Jajaran Direksinya Penjara saja.., Masa’ Sekian Banyak Investor jadi Diem Semua .. Padalah Bos CV Fadila Masih Hidup dengan Tenang dan Nyaman, Rumah yang keliatan terdata Memang hancur, itu cuma umpan biar para investor puas, Dan meraka melarikan uang Para Investor lebih dari itu, dam mereka Pasti membuat yang baru dan ganti kepemilikan, karena Uang itu pasti masih cukup banyak untuk diNikmati oleh Bos Direksinya. Meraka tidak ada niat untuk mengembalikan uang. Karena Pada dasarnya mereka memang penipu ulung, Buktinya Ratusan Investor tertipu dan terdiam ngak ada gerakan untuk melapor kepolisi. Ratusan investor yang tertipu cuma bersabar. Rata -rata Investornya pada ngak kenal dengan Para Direksinya. Dan Berharap uang dikembalikan walau nyicil, Para Direiksi CV fadila Lewat depan Batang hidung saja Pada Ngak tau…Jadi Seharusnya berkumpul dan mengirimkan seluruh foto Direksi, kalau perlu keluarganya disebarluarkan ke seluruh investor.

    By Noname on Mar 2, 2012

  606. betul.hayoo,kapan kita ngumpul lagi..jujur saya ga akan pernah ikhlas..

    By invest 100 jt blm terima sepeserpun on Mar 2, 2012

  607. kapan nih kumpul sekalian yasinan, dan makan 2 kalo bisa ketring aja biar puas

    By .. on Mar 2, 2012

  608. jikalau anda ingin info terbaru fadilah silahkan

    hub saya mustain :085267865086
    dan adik saya
    ita : 07117333660

    saya akan bertanggung jawab dan akan memberikan info up date.. terimakasih

    By mustain prilene fadilah on Mar 2, 2012

  609. tanggung jwb dan memberikan info up date cubo sebutke update nyo mustangin

    By ----------- on Mar 4, 2012

  610. Buat bos2 CV. Fadilah balikin dl ya uang saya yg 10M. Nantilah ngurusin yg cuma 100/200 jt. saya ga’ mau banyak bicara, kalian kan tau siapa saya, ga’ susahlo kl mau cari kalian. Kalian kan janji bln maret ini selesai. Jgn main2 lo…
    “INGAT..!!!!!!!!!!”

    By investor-sejati on Mar 5, 2012

  611. mohon kepada yang ada info tolong di update.
    karena kami dari jakarta, hanya bisa pantau dari link ini.
    thanx

    By inova on Mar 5, 2012

  612. wah…………hbt bener yg 10M emng cuma elo yg mo idup denger bos yg gdah bisa makan lagi n napas senin kamis di rumah sakit bisa lebih dari lo bos.elo 10 M aja baru triak skrang la yg 10 – 200 jt dah triak dari kmren2 mau sampean sepelin gitu.anda ga mungkin bisa jd bos kalo ga ada ank buah n pekerja yg dah pasti pulusnya ga sampe 1M apalgi 10 M.suharto aja bisa goler ama orng kecil.

    By ----------- on Mar 7, 2012

  613. dasar k..t..l galo kamu nih di suruh hub saya dak mau ya sudah emang gua fikirin

    By mustain prilene fadilah on Mar 7, 2012

  614. dasar kau ktl mustain ngenjuk nomor be da pacak di hubungi dasar tai kau

    By ----------- on Mar 8, 2012

  615. kasih info tolong yang benar jangan cuma bikin rusuh aja..

    By inova on Mar 8, 2012

  616. silahkan hub saya saya akan membantu investor semua terimaksih

    By mustain prilene fadilah on Mar 8, 2012

  617. oi mustain dak usah nak kicau disini eh.

    By ----------- on Mar 9, 2012

  618. nak ngapo kamu.. ya saya disini hanya niat nolong.

    by.——- dak ado namo ngapo kamu yang sewot dak jelas

    silahkan hub saya… ok

    By mustain prilene fadilah on Mar 9, 2012

  619. prilene loloh galo dak meraso apo bakal dibudiken uong fadilah

    By Leonel Ismail Fracisko on Mar 9, 2012

  620. Bagaikan Pungguk merindukan bulan…..makanya perbanyak sedekah hingga tidak ketipu..

    By Berok Semuni Ngato on Mar 9, 2012

  621. Tebu apo yg buyan ?
    Tebudii….

    By Berok Semuni Ngato on Mar 9, 2012

  622. Widar, Hendry Delano, Idham, Joko, Hafis, Fathur serta Ridho,.kalian adalah MALING,PERAMPOK..sembunyilah,selama seumur hidup kalian,TAKARAN MATI..klo kalian keluar,wajah kalian sdh tersebar kemana-mana..

    By invest 100 jt blm terima sepeserpun on Mar 10, 2012

  623. Hoii Dumex..balekkelah duit aku ………awas kau Bejo dan Renki selesai kau…

    By Gendokkan Bejo on Mar 10, 2012

  624. Kemana lah Bejo lari…..

    By Gendokkan Bejo on Mar 10, 2012

  625. Duit ku 20 Milyar ditangan Bejo Amblas…tunggu ya Dumex….pembalasan JIn

    By Gendokkan Bejo on Mar 10, 2012

  626. Sabar aja Mas Bejo…..badai pasti berlalu Dumex akan bangkit lagi dari kubur…

    By Bini Bejo on Mar 10, 2012

  627. oi burit kau nih e mustain hubungi hubungi kau,telpon kau be dak aktif rumah bekoncian

    By ----------- on Mar 10, 2012

  628. jangan tagungtangung sunat tititnyo samo mulutnyo lehernyo enjuk ke ke anak anjing

    By ----------- on Mar 10, 2012

  629. hallo jonny wong cak mano kabarnyo

    By Leonel Ismail Fracisko on Mar 10, 2012

  630. kepada seluruh petinggi cv fadilah jika masih ada niat mengembalikan duit para investor tolong jelasken sejelas2nya keadaan sekarang pahit manisnya sekarang ini di forum ini

    By Leonel Ismail Fracisko on Mar 10, 2012

  631. kepada seluruh frelene yg belum dibayar sepeserpun tolong kerjasamanya,usahanya,informasinya kepada kami2 yg mengharap betul informasi yg akurat dan masih mengharapkan uang kami kembali

    By Leonel Ismail Fracisko on Mar 10, 2012

  632. siapa leonel ismail francisko paulus kah.kalau paulus maaf saya tak kan kasih berita apapun jg.jadi bagi para investor yg berada di bawah freline maaf saya tak akan kasih info.enak frelinenya dong.sambil ngelindur jadi orang kaya dapet duit 3%

    By -----------/Jony wong on Mar 11, 2012

  633. utk bung jonny wong saya korban yg menitipkan uang kpd prelene

    By Leonel Ismail Fracisko on Mar 11, 2012

  634. cari infonya lwt freelinenya,skalian minta in tu tanggung jwbnya jngn cuma bisanya nerima 3% doang malah ada yg pake nyamar punya kluarga ga jaman lg tipu keq gitu

    By -----------/Jony wong on Mar 12, 2012

  635. ketahuilah mereka sdh ga punya duit lg alias dah sengsara makan aja dah susah pergerakan mereka sudah saya persempit.bahkan dipondok pesantren tempat widar menimba ilmupun telah saya beri info jika nanti ada diminta untuk menahannya disana dan menghubungi saya. cari mereka di daerah jawa tengah dan jawa timur.kalupun ada duit berupa emas serta perhiasan dibadan serta arloji,serta sepatu merk mahal khusus idham.

    By -----------/Jony wong on Mar 12, 2012

  636. ada beberapa orang yg saya kenal dan berada di wilayah td menyatakan pernah melihat bahkan salah seorang spg susu pernah menawarkan susu gratis sama mereka.

    By -----------/Jony wong on Mar 12, 2012

  637. sesekali saja mereka berada karena di kota besar sulit dapat kontrakan murah.mereka terus berlari dari 1 tempat ketempat lain.secara acak dan akan bertemu serta berkumpul di 1 tempat widar sering ke wilayah malang tepatnya wilayah pabrik gula.mereka transit dari 1 kota ke kota lain tanpa meniggalkan jejak terutama joko yg kayak orang jawa mereka meggunakan nama samaran smua bak teroris,seperti joko mengaku abu hamzah

    By -----------/Jony wong on Mar 12, 2012

  638. mereka tak akan bisa lari jauh karena paham ajaran mereka dengan paham ajaran didaerah lain bertentangan.walaupun ada mirip namun tidak sama

    By -----------/Jony wong on Mar 12, 2012

  639. tampilan mereka tidaklah sama lg dengan foto2 yg diperlihatkan oleh tim 12 berdasarkan keterangan spg tsbt

    By -----------/Jony wong on Mar 12, 2012

  640. kata siapa Widar, Hendry Delano, Idham, Joko, Hafis, Fathur serta Ridho,hidup susah..mereka msh hidup kaya,dgn dana milyaran..

    By investor 100 jt,blm terima sepeserpun on Mar 12, 2012

  641. sudah hbis bung skarang mereka dah susah.

    By -----------/Jony wong on Mar 13, 2012

  642. kalau pun ada sdh ga ratusan lagi apa lagi milayaran,tinggal nunggu nyerahnya aja.

    By -----------/Jony wong on Mar 13, 2012

  643. uang milyaran investasi investor habis buat foya – foya,seperti idham beli sepatu seharga motor yg dipake artis – artis holiwod.beli mobil mewah,hendri,widar,idham masing2 alpard.semuanya nikmatin mobil baru,jadi setiap ada keluar mobil baru mereka beli tercatat proton seira,inova,pajero sport,mazda RX8,SX4,jazz dti.jam merk terkenal seharga puluhan juta.yang ditampilin ketika bertemu kita pake baju koko cuma kamuplase.

    By -----------/Jony wong on Mar 13, 2012

  644. makanya lur investor 100 jt,blm terima sepeserpun alias ……………………. ente percaya apa dengan keterangan minggu kemaren anda ga nyimak sih………………..

    By -----------/Jony wong on Mar 13, 2012

  645. coba cari juga di google “koperasi langit biru”
    sepertinya mirip dengan fadilah, tapi para investornya lebih pintar dengan mengadu ke BAPEPAM-LK(lembaga keuangan)

    By jangkrik boss on Mar 13, 2012

  646. oi lolo kau jangkrik boss cv.fadillah tidak terdaftar di dalam bapepam LK

    By -----------/Jony wong on Mar 14, 2012

  647. aku sdh cek dari lamo wak tu awal2 kasus ini terungkap di koran

    By -----------/Jony wong on Mar 14, 2012

  648. bahkan usaha investasi di momea itu be izinnyo sdh dicabut,sim,dumex,beta investmen di plaju jg tdk terdaftar di bapepam LK

    By -----------/Jony wong on Mar 14, 2012

  649. kalo pun lapor toh trp be dak ado hasilnyo alias keno tipu galo seluruh investor neh

    By -----------/Jony wong on Mar 14, 2012

  650. widarsyah sudah pake ilmu gendam bwt dapet duit ari investor bahkan kiai lagi tetipu

    By -----------/Jony wong on Mar 14, 2012

  651. bahkan neh info terbaru trimega securitas yg disamping BNI jendral sudirman depan panglimo pun izinnyo sdh dicabut,mega capital yg ado di dalem mega finance pun sdh dicabut

    By -----------/Jony wong on Mar 14, 2012

  652. Pencabutan Izin Orang Perseorangan:
    Bapepam-LK Mencabut Izin Orang Perseorangan sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek atas nama:
    1. Sdr. Yusuf Rusli (Nomor Kep-06/BL/WPPE/S.5/2010)
    2. Sdr. Teguh Jaya Suyud Putera (Nomor Kep-07/BL/WPPE/S.5/2010)
    3. Sdr. Zulfian Alamsyah Zawawi Abbas (Nomor Kep-08/BL/WPPE/S.5/2010)
    4. Sdr. Herman Ramli (Nomor Kep-09/BL/WPPE/S.5/2010)

    By -----------/Jony wong on Mar 14, 2012

  653. Buat bos2 CV. Fadilah balikin dl ya uang saya yg 10M. Nantilah ngurusin yg cuma 100/200 jt. saya ga’ mau banyak bicara, kalian kan tau siapa saya, ga’ susahlo kl mau cari kalian. Kalian kan janji bln maret ini selesai. Jgn main2 lo…
    “INGAT..!!!!!!!!!!”

    By investor-sejati on Mar 5, 2012

    Bagaimana comment anda atas postingan ini bung ———–/Jony wong???

    By inova on Mar 14, 2012

  654. eh inova lolo apao buyan kau!!!!!!!!!! dasar free line

    By -----------/Jony wong on Mar 15, 2012

  655. eh inova kalu tinggal di plaju mestinyo kau lebih pinter dari aku kan disano banyak tempat kuliah.terlalu percayo dengen omongan itu.aku jg investor sejati dan bukan freeline duit aku 850 jt lah 1,5 tahun dak katek kabar berito.aku tanyo samo kamu2 waktu 98 banyak bank bangkrut nah siapo bae yg dihukum kalu dak salah komisaris,dan direksi berarti idak cuma widar yg harus tanggung jawab.tapi jg seluruh staf fadillah.dari info terakhir pun sdh dpt diketahui smuanya berperan n semuanya berperan sebagai freeline galo.idham cari duit untuk dio dewe,joko jg cak itu,widarsyah jg,bahkan termasuk bejo,sedeng fadil dan sebangsonyo adalah freeline tingkat2 yg jg harus tanggung jwb.dengan arti kata lain bisnis ini disebut jg MLM duit dan ini ilegal kareno diatur UU

    By -----------/Jony wong on Mar 16, 2012

  656. jadi kalu ado yg ngomong yg ini idak telibat yg ini dak bedoso berarti dio nak miliki aset itu dewean contohnyo kcek,yayan yg polisi itu mereka dak invest tapi duit gaji yg dak dibayar diitung invest dan mereka bunga ken dewe 7%

    By -----------/Jony wong on Mar 16, 2012

  657. terseah iu hak mereka tapi alangkah serakahnyo men kalu yg laen bae lom dapet sepeser pun dari invest mereka sadarlah kamu kalu ini sdh final kamu jg akan jd tumbal mereka

    By -----------/Jony wong on Mar 16, 2012

  658. alangke banyak nyo komen ——joni wong.. kontol dasar kau ye nyalahke frilene apo salah kami?

    By mustain prilene fadilah on Mar 17, 2012

  659. @ mustain prilene fadila salah kau makan duit wong tai,dak usah nak kau bnyk ribut disini…….eh gek rmh kau pulok disasari wong.sklaian anak bini kamu jg
    @BWT widar n freinds segera keluar temui aku men idak kubuat saro keluargo kamu.ingetlah polisi tidak akan memproses setiap laporan mengenai fadillah.karena mereka jg investor.

    By -----------/Jony wong on Mar 18, 2012

  660. PAK DAYAT DAK USAH DITUTUPI LAGI NIAT KALIAN…..
    AZAB BUNG YG PUNYA NIAT TDK BAIK ADALAH TIM 12 SKRNG MEREKA JD BEMPER GALO MAKAN TUH HUBUNGAN DENGAN KAMI……..TADINYA NIAT KAMI INGIN SEMUA MASALAH SELESAI TAPI DITENGAH JALAN TIM 12 MINTA YANG ANEH-ANEH SEPERTI MOBIL,TRANSPORT DAN YG MACAM2.DILUAR DUGAAN MEREKA SECARA TERANG-TERANGAN MEMINTA UANG LELAH YANG JUMLAHNYA TIDAK SEDIKIT JADI KAMI MERASA DI PERAS. MALAH DENGAN SURAT PERJANJIAN ITU TIM 12 SUDAH MEMBAYANGKAN KALU UANG ITU ADA MEREKA YANG MEMBAGIKANYA BIAR BISA KASAK-KUSUK DAN POTONG SANA SINI………….
    YANG BINATANG SEBENARNYA ORANG YANG SELALU MENCARI KESEMPATAN ATAS NAMA INVESTOR PADAHAL NIATNYA $$$$$$$………….WALAUPUN NANTI ADA AKAN KAMI SERAHKAN LANGSUNG DENGAN KUASA HUKUM UNTUK MENGATUR DAN MEMBAGIKANYA SESUAI DENGAN SURAT PERJANJIAN YANG SAH DAN UNTUK INVESTOR AN.BEJO DAN SYAMSU TIDAK AKAN KAMI BAYAR DAN KELUARKAN UANGNYA SEDIKITPUN KARENA NYATA-NYATA HASIL DARI KORUPSI DAN MANIPULASI DATA…………….UNTUK TIM 12 TIDAK DAPAT LAGI LARI DARI KENYATAAN BAHWA KALIAN SEMUA HARUS BERTANGGUNG JAWAB ATAS KEABSAHAN PERJANJIAN YANG KALIAN SETUJUI SENDIRI MEMBAYAR SEMUA UANG INVESTOR…….WASALAMUALAIKUM…BUZZZZZZZZ…..BUZZZZZ

    By CV.FADILLAH BAROKAH on Jan 5, 2012@

    @widar n freinds kalu kamu dak cayo tim 12 kamu temui aku dengen sarat bawa duit men idak keluargo kamu galo yg kami bikin saro aku bkn tim 12 tanyo samo widar siapo aku.

    By -----------/Jony wong on Mar 18, 2012

  661. Kembalikan uang investor tidak kah takut bahwa dari uang investor itu ada juga hak anak yatim dan kaum dhuafa yang kau makan wahai orang fadilah…

    By masih berharap on Mar 19, 2012

  662. kontol galo dasar kamu nih nyalahke prilene apa salah dan dosa kami ? kami juga susah dak dibayar oleh fadilah sama..,.

    By mustain prilene fadilah on Mar 20, 2012

  663. agar selalu tertip jangan anarkis ya

    By SUSILO BAMBANG YUDOYHONO on Mar 20, 2012

  664. a

    By SUSILO BAMBANG YUDOYHONO on Mar 20, 2012

  665. b

    By SUSILO BAMBANG YUDOYHONO on Mar 20, 2012

  666. c

    By SUSILO BAMBANG YUDOYHONO on Mar 20, 2012

  667. d

    By SUSILO BAMBANG YUDOYHONO on Mar 20, 2012

  668. e

    By SUSILO BAMBANG YUDOYHONO on Mar 20, 2012

  669. f

    By SUSILO BAMBANG YUDOYHONO on Mar 20, 2012

  670. hidup cv fadilah kami mendukungmu hidupp

    By memek on Mar 20, 2012

  671. hidup cv fadilah

    By yesus spritus on Mar 20, 2012

  672. PAK DAYAT DAK USAH DITUTUPI LAGI NIAT KALIAN…..
    AZAB BUNG YG PUNYA NIAT TDK BAIK ADALAH TIM 12 SKRNG MEREKA JD BEMPER GALO MAKAN TUH HUBUNGAN DENGAN KAMI……..TADINYA NIAT KAMI INGIN SEMUA MASALAH SELESAI TAPI DITENGAH JALAN TIM 12 MINTA YANG ANEH-ANEH SEPERTI MOBIL,TRANSPORT DAN YG MACAM2.DILUAR DUGAAN MEREKA SECARA TERANG-TERANGAN MEMINTA UANG LELAH YANG JUMLAHNYA TIDAK SEDIKIT JADI KAMI MERASA DI PERAS. MALAH DENGAN SURAT PERJANJIAN ITU TIM 12 SUDAH MEMBAYANGKAN KALU UANG ITU ADA MEREKA YANG MEMBAGIKANYA BIAR BISA KASAK-KUSUK DAN POTONG SANA SINI………….
    YANG BINATANG SEBENARNYA ORANG YANG SELALU MENCARI KESEMPATAN ATAS NAMA INVESTOR PADAHAL NIATNYA $$$$$$$………….WALAUPUN NANTI ADA AKAN KAMI SERAHKAN LANGSUNG DENGAN KUASA HUKUM UNTUK MENGATUR DAN MEMBAGIKANYA SESUAI DENGAN SURAT PERJANJIAN YANG SAH DAN UNTUK INVESTOR AN.BEJO DAN SYAMSU TIDAK AKAN KAMI BAYAR DAN KELUARKAN UANGNYA SEDIKITPUN KARENA NYATA-NYATA HASIL DARI KORUPSI DAN MANIPULASI DATA…………….UNTUK TIM 12 TIDAK DAPAT LAGI LARI DARI KENYATAAN BAHWA KALIAN SEMUA HARUS BERTANGGUNG JAWAB ATAS KEABSAHAN PERJANJIAN YANG KALIAN SETUJUI SENDIRI MEMBAYAR SEMUA UANG INVESTOR…….WASALAMUALAIKUM…BUZZZZZZZZ…..BUZZZZZ

    By yesus spritus on Mar 20, 2012

  673. By yesus spritus on Mar 20, 2012

  674. @bwt musrikin freline fadillah taun kau eh nak pacak ngomongi wong kontol rai kau cak yg kau sebut tula.kau dapet 3% ngomong maseh dak salah tau dak kau totalnyo jadi 10% rai kau minta digebuki investor sekampung ruponyoe

    @bwt yesus spritus jangan nak ngomong bae kau temui aku tanyo samo rijon siapo aku?jadi dak usah kau nak ngelak pake alasan – alasan tim 12 segalo macem bayar duit aku.aku dak mau tau itu urusan kau samo tim 12 duit aku sampe sekarang sdh 1th 3 bln belum jg kau baleken modal berikut BHI dan kopensasinyo.aku butuh duit bukan janji samo omong besak kau e.

    By -----------/Jony wong on Mar 21, 2012

  675. @bwt widarsyah cs nak nunggu apo lagi kamu di luar sano,nak sampe kapan kamu nak cak ini!!nak sampe kiamat sebentar lg dateng dan kamu bukanlah rombongan yg pacak masuk surgo kukiro banyak nian doso kamu sudah nyusahke wong.dari mulai yg ninggal gara-gara mikir ke duitnyo sampe sekarang dak balik,yg sakitnyo tambah parah gara-gara kamu,yg becerai gara-gara kamu nak kamu anggep impas apo dengen ancurnyo pondok kamu.wong wong tu dak besalah.wong cak itu oleh kamu – yg dak mbalike duit wong-wong itu.kuingiet ke eh kamu galo-galo e dak ado kiai yg membenarke perbuatan kamu neh beniat seolah – olah nak dirike pesantren tapi mbuat wong laen saro samo be nyuci baju kamu tu pake banyu kencing.jadi keluarlah dari persembuyian kamu tu.nak usah apo kamu?????? usah macem cv akal-akalan kamu.sekali lancung keujian seumur idup tak dipercayo.dak ado yg kan percayo lagi dengen usaha – usaha macem itu.cuma mimpi bae kamu tu.jadi keluarlah dari persembunyian kamu.pertanggung jawabke perbuatan kamu tu.jangan cuma pacak merobah2 anggaran dasar perusahan sekendak ati kamu dewe.biar cv. jg tetep kamu harus info ke seluruh investor sebelum melakukan perubahan anggaran dasar cv tu ke seluruh investor melalui surat.bukan macem yg ado di otak lolo siandre yg ngomongke gek keno pajak.itu kalu kamu muat di media massa jelas keno pajak tapi kalu kamu lewat surat tertulis langsung ke seluruh investor idak kan ado masalah.widar kau lah biang dari seluruh masalah ini jadi tanggung jawab kau dak cuma sampe disini bae sampe mati tau dak kau.bahkan termasuk seluruh keluargo kau harus nanggung tanggung jawab kau.jadi keluarlah ilmu yg kauserap dari bojononegoro tu sudah salah jalan.dalam hukum islam kau dan jg rombongan kau sudah harus dihukum mati

    By noname on Mar 23, 2012

  676. sekali lg @bwt widarsyah n cs segeralah kamu keluar dari persembunyian kamu,dak ado guno kamu nak sembunyi terus nak bohongi investor seolah – olah nak mbalekke duit.jalan kamu lah buntu samo be dengen jalan buntu yg di jalani para investor.jadi keluarlah dak perlu kamu nak minta perlindungan sano sini termasuk keluargo kamu yang terus bebohong dan ngelindungi kamu.apo perlu perguruan bojonegoro itu di umumke sebagai aliran sesat baru kamu nak nongol.aku biso bemain kesegala arah termasuk ke R1

    By noname on Mar 23, 2012

  677. @bwt widarsyah CS keluarlah dari persembunyian kamu?? selamo cv.fadillah belum diumumke bangkrut maka seluruh kewajiban cv.fadillah atas BHI itu masih terus ado.dan kamu + dak bakal biso mbalekke duit kami para investor. jadi keluarlah dari persembunyian kamu.sekarang pilihan kamu cuma 2 dak idup mati.mati sudah pasti keno setiap manusio pasti mati jadi segeralah keluar dari persembunyian kamu.

    By noname on Mar 23, 2012

  678. buat widarsyah cs…selesaikelah..percuma be sumputan,ngulur waktu.massa dakkan lupo duitnyo yg sdh kau habiske,klo emang melarat ngomong bae,buat pernyataan resmi…pikirkelah masa depan anak-anak kau..nak dikemanokeh…dak kesian apo kamu samo mereka…

    By investor 100 jt,blm terima sepeserpun on Mar 24, 2012

  679. OI, WIDAR USTAD JAHANAM.BALEKAN DUIT KAMI,KLU TIDAK ORANG TUA DAN SELURUH KELUARGAMU MATI.USTAD WIDAR KONTOL,MEMEK,JAHANAM,PENIPU

    By NONOK on Mar 24, 2012

  680. yang penting Bejo Dumex aman

    By Dulur Bejo on Mar 24, 2012

  681. Renki balekke duit Bejo

    By Dulur Bejo on Mar 24, 2012

  682. Dumex akan bangkit dari akanbalekan duitmu

    By Dulur Bejo on Mar 24, 2012

  683. @bwt widarsyah n cs segeralah keluar pertangung jwbke perbuatan kamu.kamu dak biso selamonyo nak sembunyi terus sambil buka usaha nipu – nipu lagi.kamu baek baek la dipecayo wong dengen duit sebanyak itu tapi malah kamu hianati kepercayaan wong dengen foya-foya beli aksesoris mahal,beli mobil mewah yg masuk ke duit ke dalem situ dak ado yg make mobil mewah cem kamu kecuali rombongan haji alim,samo anggota dprd,samo kapolda.hebat kamu eh.bahkan nasib aku be sekarang la dak jelas lagi antaro miskin dan gelandangan gawean dak ado,rumah la tejual,idup aku sekarang numpang sano sini kamu gasak.jadi keluarlah dari persembunyian kamu.berani berbuat harus berani bertanggung jawab.total duit modal aku samo BHI yg sampe sekarang belum kamu bayar + duit rumah aku 3M.kamu harus ganti kerugian aku.

    By noname on Mar 25, 2012

  684. kumpul di psantren hari sabtu 31 maret jam 2…untuk semua korban fadilah..

    By info on Mar 25, 2012

  685. nian apo gek ngotai be,lah dak ado lg duit aku bwt beli bensin isi pulsa be dak ado.lah ampir gelandangan kami nih sekeluargo kk beradek tinggal anak samo harga diri be yg belum dijual.gara – gara taun2 itu

    By noname/................../Jony wong on Mar 26, 2012

  686. siapo nian id info neh?????????? dyt bkn?

    By noname/................../Jony wong on Mar 26, 2012

  687. @bwt widarsyah cs segeralah kamu keluar dari persembunyian kamu idupni tambah lamo tambah saro kamu jadi kami minta kooperatiflah.usaha tambah saro kamu bakal tambah dak biso nak usaha sudah dak katek lagi yang percayo dengen kamu.kamu sudah nyionyioken kepercayaan para investor yg narok duit di cv kamu untuk kamu kelolah dengen baik tapi malah kamu pake hidup mewah sekelurga besak.jadi aku minta kooperatif la nak sampe kapan kamu nak ngumpul ke duit semak itu.nak sampe mati.mati jg kamu dak bakal trimo bumi.jadi keluarlah dari persembunyian kamu minimal ngurangi doso kamu2 tuh lah banyak yg sekarang gilo,miskin telantar,laki bini becerai,meninggal,temasuk jugo aku, jadi aku minta kamu keluarlah dari persembunyian kamu.temui aku FAHMI HERMANSYAH/DENI
    aku yakin kamu galo galo tau siapo aku jadi temui aku.

    By Jony Wong Asli on Mar 26, 2012

  688. yo i om jngan dak dateng tak bakar idup idup mereka

    By info on Mar 26, 2012

  689. oc kalu cak itu

    By Jony Wong Asli on Mar 27, 2012

  690. skalian demo BBM

    By Jony Wong Asli on Mar 27, 2012

  691. Jadikah pertemuan hari ini ???? Bgaimana hasilnya

    By Korban on Mar 31, 2012

  692. Woi apo kbrnyo>..>cakmano kelnjutannyo….info dari para penipu fadillah….Kami dijakarta nunngu informasinya….mudah_mudahan mereka tidak diterima disisi-Nya,…

    By HANTU LEGU on Apr 9, 2012

  693. penipu itu belari galo,keluargonyo sdh belari jugo,kantornyo rato samo tanah,pesanterennyo berantakan

    By buyung on Apr 13, 2012

  694. yg sdh balek duwitnyo lemak.yg belum balik ni yg sedih.

    By buyung on Apr 13, 2012

  695. cakmano kelanjutannyo woy???

    By investor on Apr 21, 2012

  696. cakmano kelnjutannyo??ngapo berenti??

    By investor on Apr 21, 2012

  697. Tak Tersentuh Hukum, Investor Lakukan Gerakan Bawah Tanah, Hingga kini tujuh pengurus CV Fadilah, diduga kunci macetnya ratusan milyar dana investasi para nasabah di Sumsel hingga pulau Jawa dan Bali masih dalam pelarian. Ribuan investor dibuat sakit hati. Merasa para pengurus tak tersentuh hukum, ada yang mengikhlaskan uang mereka. Banyak juga terus mencari pengurus dan melakukan gerakan bawah tanah. Dibalik keruntuhan CV Fadilah yang sempat melambung beberapa tahun silam, mereka yang melarikan diri bersama keluarga, ternyata memiliki niat luhur mendirikan sebuah pesantren. Lalu, kenapa pula usaha milyaran tersebut runtuh begitu saja? Berikut penelusuran Sumeks Minggu.

    Menelurusi akar permasalahan runtuhnya CV Fadilah, meninggalkan sakit hati ribuan investor bukan barang mudah. Banyak isu berkembang, jawaban pastinya tentu saja sulit didapat. Selama tujuh pengurus kunci CV Fadilah yang kini masih dalam pelarian belum ditemukan nasabah ataupun penegak hukum, permasalahan bakal terpendam.
    Hanya saja dari beberapa sumber yang dekat dengan para pengurus tersebut, ada beberapa masalah membuat CV Fadilah runtuh dalam sekejap. Dari keterangan sumber koran ini yang enggan disebutkan namanya, awalnya dirinya sempat menjadi pengurus ketika CV Fadilah berdiri.
    Sumber yang merupakan pakar hukum tersebut mengaku, sekitar tahun 2003, didatangi para pengurus yang umumnya ahli agama untuk meminta pendapatnya terkait pendirian sebuah badan hukum. Baik perusahaan ataupun CV. Tujuan mereka mendirikan usaha simpan pinjam (investasi) dengan modal usaha keluarga Hendry Dolano (Direktur CV Fadilah,red) yakni, jual beli karet.
    Menggunakan peci, kain serta pakaian serba putih, sumber ini mengatakan para pengurus tersebut seringkali mendatangi rumahnya. Hingga CV Fadilah terbentuk, sumber ini mengaku sempat terlibat, meski tidak terlalu fokus.
    Namun, ketika melihat gelagat para pengurus dimotori Widar sebagai Komisaris tak beres, ia memilih mundur. Pasalnya, awal berdiri kehidupan para pengurus sangatlah sederhana. Ketika para investor terus menanamkan modal, puluhan juta hingga milyaran rupiah, membuat CV Fadilah melejit, gaya hidup (life style,red) para pengurus berubah drastis.
    Mobil mewah, kendaraan mewah hingga acara keluarga pun terkadang terkesan begitu wah. “Masalahnya, yang saya yakini mereka menggunakan uang investasi. Kalau seperti itu, pasti tidak akan beres,” ujar sumber tersebut.
    Siapa saja pengurus dimaksud? Selain nama Widar, Hendry Dolano, lima lain Idham, Joko, Hafis, Fathur serta Ridho. Tujuh orang inilah yang kini pengurus kunci yang melarikan diri bersama keluarga serta terus dicari para nasabah karena diyakini mengetahui aliran uang milyaran rupiah para investor.
    Selain masalah life style tersebut, banyaknya bisnis dibangun pengurus diluar bisnis jual beli karet merupakan masalah. Seperti bisnis minimarket, jual beli mobil, dinilai sumber ini dibangun begitu saja tanpa management serta orang yang menguasai dibidangnya.

    Anak Pengajian, Tiga Kali Pindah Pesantren
    Siapa saja ketujuh pengurus yang melarikan diri tersebut? Keterangan Taruma Joni ST, mereka hanyalah anak-anak pengajian yang cukup lama dikenalnya. Ketika dirinya tamat SMA dan kuliah, ia mengenal enam diantara pengurus tersebut (kecuali Widar,red).
    “Tahun 99, Widar seingat saya baru tamat dari Pesantren Bangil dan bergabung dengan enam anak tersebut. Mereka itu orang baik, cuma Widar bisa merangkul mereka,” ungkap Joni.
    Sekitar tahun 2000, Joni mengaku hijrah ke Jakarta. Di sana, ia menjadi seorang arsitek. Bersama teamnya, ia sempat membangun beberapa gedung besar. Hingga akhirnya sekitar tahun 2007 lalu, ketika CV Fadilah mengalami kejayaan Widar menelponnya.
    Intinya membujuk dirinya untuk membangun sebuah pesantren di Komplek Palm View II, Jl RA Abusamah. Hingga dua bulan, Joni sempat menolak dengan alasan berat meninggalkan usaha dirintisnya di Jakarta. Karena Widar berhasil menyakinkan dirinya jika pesantren dibangun nanti untuk kepentian agama, ia pun berubah pikiran.
    Hebatnya, biaya pesantren dinamakan Darunnasihin itu mencapai Rp 30 milyar. “Itu jika digabung dengan biaya rumah Widar, berada tepat disebelah pesantren,” ungkap Joni.
    Masalah dana pesantren serta rumah Widar tersebut, hingga kini diyakini nasabat digunakan dari dana investasi. Hingga membuat pesantren serta rumah Widar dihancurkan massa. Beberapa bahan penting, seperti marmer Itali seharga Rp 12 juta/meter, wall Singapura Rp 3 juta/meter, kaca anti ultraviolet, ukiran Jepara dan banyak lainnya diembat massa.
    Joni mengaku sakit hati melihat hasil karyanya dihancurkan. Termasuk kantor CV Fadilah di Jl RA Abusamah hancur, hampir rata dengan tanah. Ia benar-benar merasa tertipu oleh kelakuan teman-temanya semasa remajanya tersebut. Apalagi, ia telah menginvestasikan dana cukup besar bersama keluarga seperti nasabah lain, namun tak kunjung dikembalikan.
    Setelah dana bagi hasil macet, ia pun mulai menyelidiki. Baru disadarinya, jika awal niat tujuh pengurus yang juga sahabat karibnya tersebut sebenarnya sangat baik. Niat awal mereka sejak lama diketahuinya hendak membangun pesantren dan menampung para santri.
    Sebelum dan sesudah membentuk CV Fadilah, tujuh orang tersebut telah membangun pesantren dan tiga kali berpindah sebelum membangun pesantren dalam komplek Palm View II. Pertama kali mereka mengontrak di kawasan KM 12, pindah ke Jl Veteran serta kawasan Pakjo. Namun dibalik niat luhur tersebut, dengan otak Widar, enam pengurus ini seakan menghalalkan segala cara membuat banyak orang merana.
    Sama halnya dengan sumber koran ini, Joni juga menilai jika kesalahan para pengurus terletak pada life style mereka. Yang tiba-tiba berubah 180 derajat ketika dana investor membludak. “Rumah, kendaraan tujuh orang pengurus ini begitu wah. Masalah dana, dari seluruh karyawan, hanya tujuh orang ini yang tahu. Mereka ini sudah jalan-jalan ke luar negeri. Tapi ada informasi juga mereka main valas (mata uang asing,red),” tandas Joni.

    Tim 12 Bubar, Investor Dipaksa Usaha Sendiri
    Sementara itu, tim 12 yang selama ini mewakili para nasabah mencairkan modal mereka, sejak 18 Januari 2012 lalu membubarkan diri. Bahkan, seorang anggota yang sempat dihubungi koran ini enggan berkomentar banyak ketika dihubungi koran ini kemarin (11/2).
    Ia mengaku sejak tanggal 20 Desember 2011, ketika janji pengurus CV Fadilah untuk melakukan bagi hasil dan mengembalikan modal tak kesampaian, anggota Tim 12 bubar.
    Alhasil, kini para investor harus bergerak sendiri-sendiri mengusahakan pengembalian modal. “Istilahnya berijo dewek-dewek,” ungkap mantan Tim 12 ini.
    Apa saja dilakukan para investor yang sakit hati? Dedi (35), salah seorang investor kepada Sumeks Minggu mengaku, nasabah tampaknya sudah bergerak bawah tanah. Maksudnya, apa dilakukan para investor sudah diluar logika dan terkesan melawan hukum.
    Pasalnya, tujuh orang juga diketahui Dedi sebagai biang kerok macetnya uang mereka telah melarikan diri, sedangkan laporan korban di kepolisian seakan tak diproses. Dengan alasan pengurus ini seperti tak tersentuh hukum, banyak dari mereka mendatangi paranormal, dukun bahkan berani menculik keluarga pengurus.
    Benar saja. Dengan alasan larinya para pengurus CV Fadilah, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Frido Situmorang beberapa waktu lalu mengakui, jika pihaknya kesulitan mengembangkan kasus penipuan CV Fadilah ini. Laporan di Polresta Palembang sendiri tak begitu banyak. Hanya empat hingga lima laporan.
    “Banyak juga yang melapor ke Polda. Tapi lebih banyak tidak melapor. Mereka yang jadi korban ini kadang susah juga. Mereka banyak dari kalangan polisi, kejaksaan, TNI, pengusaha, PNS. Jumlah investasi pun banyak. Mau melapor serba salah. Yang pasti malu ditipu pengurus,” ungkap Dedi kalem. (wwn)

    Written by: samuji Selasa, 14 Pebruari 2012 12:20 LAST_UPDATED2

    By info on Apr 27, 2012

  698. masih dendam membara, kalo dak dibakar idup idup dak puas ati dasar anjing iblis wong fadilah yee…ado kagek sialnyo kamu ketangkep mati takarannyo

    By info on Apr 27, 2012

  699. Ahmad Widarsyah alumni santri pondok pesantren darul lughoh wadalwa…bangil
    pasuruan jawa timur…malu maluke bae….belari pulo takut mati…….apakah ini yang di Ajarkan Rosulmu….???

    By BaBa on May 3, 2012

  700. mati kau semua pengurus fadilah bila ketemu

    By nonok on May 10, 2012

  701. tujuh turunan anak bini dan keluargamu tidak selamat,nonok,anjing,babi,kontol kau widar dkk.ustad bejad.maling duit orang

    By nonok on May 10, 2012

  702. Ingati satu per satu anggota keluarganya, ketemu di jalan..hajaarr, yg cewek perkosa lalu bunuh, atau di sekap. itulah jalan keluar buat mereka agar uang kita dikembalikan, yg tau alamatnya kita rame2 habisin satu keluarga, jangan takut kalo kita ramai.. ada yang tau alamatnya? kita janjian semua berkumpul untuk memperkosa anggota keluarganya yg perempuan, kita habisi..jarah asetnya.. Uang kita gak akan di kembalikan olehnya, percuma kita capek2 tunggu…. YG SETUJU TEKAN 1.

    By investor 2 milyar on May 13, 2012

  703. USTAD WIDARSYAH,………..ALFATIHAH…..

    By widarsyah on May 17, 2012

  704. FKHI ( Forum Kembali Hak Investor )

    Nomor : 01/A/FKHI/V/2012
    Lampiran : 1 Lembar
    Perihal : AUDENSI BERSAMA KAPOLDA Kepada Yang Terhormat

    Bapak KAPOLDA SUMSEL

    Di-
    PALEMBANG

    Assalamu’alaikum Wr.Wb.

    Teriring salam dan do’a semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua dalam menjalankan aktivitas sehari hari.Amin

    Sebagai bentuk Rasa kepedulian Kami terhadap seluruh korban CV. FADILAH maka kami TIM FKHI (Forum Kembali Hak Investor) berencana memohon bantuan Bp. KAPOLDA SUMSEL untuk dapat memberikan Saran dan bantuan Proses Hukum terhadap masalah yang di hadapi oleh kami (FKHI) dan juga seluruh Teman – teman yang bergabung di dalamnya sehubungan dengan Tidak ditepatinya Janji Direksi CV, FADILAH per tanggal 20 Desember 2011 untuk membayarkan Modal Investasi. Maka dari itu mohon bantuan bapak KAPOLDA untuk dapat Menyempatkan bertemu kami yang Insya Allah akan dilaksanakan pada:
    Hari/tanggal : Senin / 28 Mei 2012
    Tempat : MAPOLDA Palembang
    Waktu : 13.00 WIB s/d selesai
    Estimasi Massa : Seluruh Investor CV Fadilah
    Maka sebagaimana hal di atas, kami beritahukan kepada pihak KAPOLDA SUMSEL tentang aksi tersebut.
    Demikian surat ini disampaikan, atas partisipasi dan kerjasamanya kami ucapkan terimah kasih.

    Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
    Palembang : 21 Mei 2012

    FORUM KEMBALI HAK INVESTOR
    TIM 12

    SJOFYAN S
    KETUA / KORLAP
    Tembusan :
    - DIR INTEL POLDA SUMSEL

    By info on May 25, 2012

  705. males aku pak,enak kalo balik duit tu,la capek,duit balik idak

    By babi kau on May 26, 2012

  706. aiii taik anjing kauuuu…
    taiiikkk babi..
    banyak bacot…
    skg kalian lari tanpa tanggung jawab..
    ngmg be kalian tuh..
    rasoke azab g bakal kalian terima..
    7 turunan kalian bakal sengsara..!!!!

    By fuck on Jun 4, 2012

  707. Buat Pengurus CV Fadilah. semoga kamu akan merasakan apa yg kami rasakan saat ini.. sakit hati, stres, gila, tak sedikit yg bercerai, apalagi yg jadi miskin… kita semua umat Tuhan… Dia tidak tidur… semoga Tuhan akan membalikkan Keadaanmu 180 Derajat ( sekarang kamu Kaya Raya akan jadi Kereeeeeeee lebih dari kami…..
    AAAAAAminnnnn

    By LEBOS on Jun 5, 2012

  708. makanya saya benci dengan orang Islam atau pribumi, azab semuanya… Mampuslah kalian semua, mau kaya jadi penipu, koruptor, dasar bego, orang sendiri lo hancurin, negri sendiri lo hancurin, dasar otak gak dipake, rasain lho tuh, belum nanti mati ke neraka, mampus lo semua, gak ustadz, pak haji, kyai, ngaku uda naik haji, uda tobat,kontol lah… ada yang bini dua, ada yg cerai, ada yang menipu, ada yg korupsi, ada yg main lonte, ada yg judi, contoh aja yg paling kecil H. Rhoma Irama , istri 2, judi, bener lho gue heran dengan org islam ini ngaku2 ustadz,pak haji, ceramah paling hebat di dalem masjid berkoar2 sampe keluar, org di luar lagi telponan merasa ampe risih, eeeeh gak taunya tuh penceramah penipu, makan duit orang, judi , main perempuan, itulah aku salut. kalau bukan anjing ya apalah, pejabat2 org kalian juga liat, lalu liat negri lain, buka mata lebar2. Liat yg lain, gak perlu buka pesantren biar bisa ditunjukin pake papan nama gede2 *muka minta dipuji*, gak perlu berkoar2 sampe pake pengeras suara sampai ke luar gedung, gak perlu blah blah blah, TAPI BUKTI… BUKTI… Uda terlaksana pun tetap biasa aja, makanya saya pindah dari Islam, drpd hidup sengsara, di cap yg gak gak…. YG aku nyesel dengerin ceramah oenipu itu.. MAMPUSLAH KALIAN, sekarang aku ikut bos ku buka rumah makan, sebulan gaji ku bisa 18 jutaan karena aku seiman sama mereka, mereka gak nipu2, ogah saya ktemu orang2 kalian lagi, keluarga ku pun kusuruh pindah satu2, drpd hidup susah mulu, pejabat gak mikirin, bos2nya pelit ajubilah, baju putih kerumunan di jalan di hari jumat, reseh sekarang… SORI PAK, AKU MAU BUKTI, KALO YG NYAMAR UDA BANYAK, MAMPUS LO SEMUA FADILAH, MAMPUS LAH KAMU SEMUA YG MENGGUNAKAN AGAMA UNTUK MENIPU, MAMPUSLAH KALIAN SEMUA…

    By investor 2 milyar on Jun 9, 2012

  709. @raja tega … kalo nak tau rumah BEJO di lebong siarang depan SD lebong siarang dekat Den Intel Rumahnyo Tingkat Model Minimalis depannya ada Gudang sejenis Ruko 2 pintu… rumahnya pinggir jalan…. kira kira 500 m di depan SD Lebong Siarang SD 1 dan 2

    By LAJUKELAH on Jun 19, 2012

  710. yang patut dinilai tidak mempunyai otak dan pemikiran……yaitu tim 12…disinilah awal kelengahan ..seharusnya 24 jam menejemen ..jeme penting di fadilah dikawal siang dan malam…supaya tidak berlari….seperti sekrang..coba pintakan tenaga penjagaan pada investor lain. selanjutnya yang tidak punya nurani adalah free lance…koq bisa ya kehlangan jejak petinggi fadilah..terakhir yang patal pihak2 yang hanya mementingkan duit die dewek dan ranah hukum yang bloon.

    By mustain bangkai on Jul 7, 2012

  711. kalu kamu nak duit yg balek skrng biso dak kamu minta duitnyo???aku be la beluang x nagih samo keluargo taun tu lg dak ado hasil belum aku pake preman,gek tunggu la keluargo taun taun tu ke bawa preman men dak byr,selesai.taun taun tu dak mungkin keluar negeri kecuali lewat jalur gelap.men lewat jalur resmi la lamo gino plisi tau,e-ktp ado,pospor biso jg dilacak.jelas skrng taun2 itu dilindungi oleh para pejabat yg masih keluargo dio,termasuk keluargo taun2 tu yg ado disini.bagi aku cuma sikok kalu mereka dak mati ku sikso/duit balek + hasil selamo 2,5 thn aku dak kan senang.

    By SSSSSSSSSIiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii on Jul 9, 2012

  712. ooooi para investor jgn takut kamu samo polisi amen nak ngapo2i keluargo mereka asal jelas keluargo kandungnyo nian.nak ngapoi polisi nak nangkep,nemuke teroris be pacak nemuke taun2 be 7 itu dak biso,ngomong be teko polisi-polisi itu jg lah makan sogok samo duitnyo lah balek.

    By SSSSSSSSSIiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii on Jul 9, 2012

  713. freelance di kertapati ternyata tempat singgah pengurus cv. fadilah, walaupun baru separuh dana yang kembali karena pengurus kepergok ada dirumah freelance tsb tp cukuplah tuk mengurangi beban. semoga yg lain juga bisa mengembangkan terus keberadaan mereka.

    By andi on Jul 15, 2012

  714. ala andi taun kau.jangan jangan kau inilah rombongan fadilah wong 7 tu.nulis nulis di disni

    By andi taun on Aug 3, 2012

  715. andi men disusun ulang hurufnyo jelas kau ni adek widar yg gendut tu.gek kutetak leher kau ehh.kami investor dak kan pernah lupo rai – rai keluargo rtaun wong 7 tu.

    By andi taun on Aug 4, 2012

  716. ALL investor fadillah berita baru SIM sudah kembali beraktivitas di PS nah bagaimana dengan CV Fadilah?????? bahkan laporan ke Polda beberapa waktu lalu sampai sekarang tak ada kabarnya.ini menunjukan kepolisian dalam hal ini KAPOLDA Sudah tak afkir

    By Joni wong on Aug 17, 2012

  717. Assalam,

    Sepertinya memang ada orang yg tugas nya membelas CV ini. Jadi orang nagih balik dihujat dengan pendekatan agama. Tolong dong, Jujur saja krn nabi pun digelari Sidiq. mau diputer kek, mau dipakai kek, coba jelaskan ke investor dengan Jujur. Orang Islam jadi coreng moreng, untuk bisa amanah saja ngak bisa, malah ada orang yg bela mati-matian CV ini.Mudarat Kalian semua.

    By Pocong on Aug 21, 2012

  718. setuju sekalai saya ama coment pocong yg jd masalah sekarang siapakah yg membela 7 orang keparat itu?????????? bahkan sdh dilaporin kepolisi pun kepolisian tak bertindak,aneh bukan???.ataukah jangan2 kapolda ini uangnya dapet dari proyek sim salabim simoulator sim juga ampe ga’ berani nangkep atau paling tidak mencari dimana keberadaan 7 orang tersebut

    By Joni wong on Aug 22, 2012

  719. kalau yg anda maksud mungkin andi taun saya kira anda mungkin salah alamat jika saya liat kalimat ganya ga ada yg melindungi cv.mungkin karena kesal atas postingan id andi yg menyatakan uangnya sdh balik sdangkan saya sendiri tanya kepada salah seorang investor jg yg kebetulan bermukim dekat dengan freeline yg dimaksud andi bialng sama sekali belum ada kabar.kan aneh?????????tau tau dia posting kalau uangnya dah balik????

    By Joni wong on Aug 22, 2012

  720. skrng kita mau kejelasannya dari pihak kepolisian khususnya KAPOLDA yg telah menerima pengaduan kita namun samapai saat ini belum ada tindak lanjut dari POLDA.sedangkan keluarga keluarga tersangka semuanya tidak perduli atau menutupi bahkan ada yg terkesan mengelak dari semua tanggung jawab

    By Joni wong on Aug 24, 2012

  721. BOS LAUT BIRU SUDAH KETANGKAP PADAHAL BARU KEMARIN BRGEJOLAK // KOK BOS CV FADILA / DUMEX / SIM / YANG SUDAH DILAPORKAN OLEH PARA KORBAN DI POLDA SEJAK AGUSTUS 2011 , KOK SAMPAI SSAAT INI BELUM TERTANGKAP / SUSAH KALI NANGKAP BOS FADILA / ADA APA …..

    By investor jauh on Sep 28, 2012

  722. oiii boooz cv vadila tolong nahhh balekk kelahhh duet kami ooyyy . kamini lahh jeroo lantak kamu nii .cuboo kamu tu mekerr makmano kalu kamu yg jadi kami kalu tesiksoo nian anak lahh nak sekolahh oyyy bangsoo nian kamu nii be 7

    By denok wong on Sep 30, 2012

  723. Pengurus CV. Fadilah sudah bisa kembali dengan damai dikediamannya.

    By andi on Dec 12, 2012

  724. Semoga kembalinya pengurus CV. Fadilah ini bisa jadi awal yang baik bagi semua investor.

    By andi on Dec 12, 2012

  725. Mano wong fadilah ni, lano widar idham hapis dll, alangke besak tanggungan kamu dunio akhirat, bnyak wong jadi susah akibat ulah kamu,rumah tanggo retak, silaturahmi putus, utang betumpuk, idup wong bnyak susah galo, kalu mmng dak sanggup lagi baleki duit minimal tunjukke muko kamu, mintak maap samo korban2 kamu,jgn jadi pengecut lari, kl kamu lari dari tanggung jawab makmano nak di tolong Tuhan, prcuma kamu nak tobat nangis darah mintak ampun sm Tuhan kl hablumminannas kamu dak kamu perbaiki

    By Korban on Dec 15, 2012

  726. kalu PT SIM bosnyo kamu cari di bandung sdh ado yg balek duitnyo

    By xxxxxx on Dec 28, 2012

  727. KAPOLDA SDH LEPAS TANGAN malah nyalon jd Gubernur JABAR lewat jalur Independent itupun terbukti banyak surat suaro dukungan yg dipalsuke ado beritanyo di TV.terakhir ado bisnis dengen dokter bangun perumahan di seduduk putih

    By xxxxxx on Dec 28, 2012

  728. kemana orang cv fadillah, kembalikenlah uang kami ….

    By sh on Jan 16, 2013

  729. hendri delano, joko … kembalikenlah uang kami …

    By sh on Jan 16, 2013

  730. Widar sekarang tinggal dengan tenang di Batam, di daerah perumahan Tiban III, bersama istri dan ketiga anaknya. Ini nomor HP widar, 082388932993, dan ini nomor HP istrinya, fadilah, 081276262471. Silakan dicoba sebelum mereka berganti nomor lagi.

    By fe on Jan 30, 2013

  731. maaf……kalo bolh tau id fe ini siapa y?? bolehkah kita ketemu,di manakah kamu adanya???

    By xxxxx on Feb 11, 2013

  732. saya berada di kawasan palembang,kalo boleh ketemu tulis aja disini kapan n dimana mo ketemuannya saya cuma iingin tau jelas tentang infonya

    By xxxxx on Feb 11, 2013

  733. wah jelas neh id fe disini kayaknya cuma hoak doang,diajak ketemuan ga brani

    By xxxxx on Feb 17, 2013

  734. Koordinir lg untuk pertemuan para investor yuk, biar bisa saling tukar info & atur rencana kedepan.

    By anto on Mar 1, 2013

  735. bagi dong foto2 pengurus cv. fadilah (kangen nich)

    By anto on Mar 1, 2013

  736. liat fb ketik cv.fad buron fad

    By xxxxx on Apr 2, 2013

  737. fe…kita cari yok rombongan fadillahnya…
    hai para manajemen fadillah, ingetlah neraka jahanan menanti kalian, kami banyak yang hancur karena kalian…Allah SWT melaknat kalian, segera pulangkan uang kami …..

    By sh on May 8, 2013

  738. info terbaru beberapa pengurus CV fadillah ada di rumah orang tuanya masing2

    By andi on Jun 21, 2013

  739. untuk andi yg nulis 21 juni,

    siapo bae yg ado di rmh wong tuo-nyo…..
    mano alamatnyo….
    kami cuma tau cv fadillah itu yg di abusamah samo yg di pondok pesantren yg lah dihancurke bae….

    kalu kasih info, jangan sepotong-sepotong….
    duit kami sekeluargo ilang dak keruan bae, tanpa ado tanggung jawab rombongan itu….

    kamu kamu wong cv.fadillah, la nyantai kamu sekarang ye……

    By firdaus on Jun 26, 2013

  740. apo la kabisan duit oe bandit …. sadarlah kalo masih ado duit … berniat baiklah .. balek kan diut kami …

    By stres on Jul 19, 2013

  741. kalu dak slh aku tejingok widar bawa soul putih orange samo duo anknyo dak jauh dari simpang 4 lampu merah BP7/ museum batik masuk ke arah PMI

    By xxxxx on Aug 6, 2013

  742. Pengumuman bagi korban fadilah telah meninggal dunia nama redho umar rofiq / redho
    Andala berkah (anak buah widar) karena kangker paru2 dan telah dikebumikan hari kamis pagi
    Rumah wongtuo joko anggoro kasih sdh dibongkar sedangkan rumah untuk pembenihan ikan aset fadilah sdh jadi rumah gedong dua lantai penuh profilan

    By xxxxxxx on Sep 20, 2013

  743. Perhatian bwt semua investor korban fadila bahwa selama ini redho berada di batam bersama widarsyah dan setelah dpt info pasti,inilah yg dapat saya sampaikan bahwa widarlah yg mengantarkan redho ke rumah orang tuanya di jalan simpang abusama-angk.66 dlm kondisi mengenaskan akhir bulan maret lalu,sehinnga keluarga redho memutuskan membawa redho untuk opname di RSMH selama 3 bln hingga menghembuskan nafasnya.jadi kesimpulannya widar sdh ada di palembang,begitu jg dengan joko yg tlah merubah nama sehari hari n penampilannya,semnetara hendri delano sempat terlacak berada di JKT beberapa waktu lalu n saya perkirakan sekarang sdh balik lagi ke palembang

    By xxxxx on Oct 20, 2013

  744. info terbaru!!! widarsyah skr lah meli rumah komplek gran nusa indah cilengsi sampeng taman buah mekar sari, tp skr caknyo lah belari lg, tp maseh di daerah deket mekar sari tulah,lah begenti namo jadi ahmad siddiq, caknyo lah beduet lagi, payo gancanglah uber kesano, jangan lepaske lagi, bininyo namonyo fadilah, anaknyo tigo ikok lanang galo jangan sampe diet invets tuh keburu diabeskenyo..!!! tanyo bae ngan kantor pemasaran men nak paasti

    By palak.uwak on Nov 18, 2013

Post a Comment