[Jokowi vs Gub. Jateng] Walikota Dikatakan Bodoh, Warga Solo Naik Pitam

June 27, 2011 – 3:26 pm
VS

Walikota Dikatakan Bodoh, Warga Solo Naik Pitam

Solo – Sekelompok orang yang tergabung dalam Forum Komunitas Masyarakat Solo (FKMS) mengecam pernyataan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo yang dinilai menghina Walikota Solo. Pernyataan sikap tersebut mereka sampaikan Senin (27/6) kepada wartawan setelah melihat statemen Gubernur dalam sebuah harian nasional yang terbit hari ini.

Seperti yang dimuat dalam sebuah surat kabar nasional tersebut, Bibit mengatakan Walikota Solo itu bodoh. “Walikota Solo itu bodoh. Kebijakan Gubernur kok ditentang? Sekali lagi saya Tanya, Solo itu masuk wilayah mana?” kata Bibit beberapa waktu lalu saat meresmikan sebuah jembatan di Magelang.

Sementara itu juru bicara FKMS Budi Prayitno mengatakan, pernyataan Gubernur tersebut sangat tidak cerdas dan tidak patut diucapkan, apalagi oleh seorang yang dianggap sebagai seorang figur pemimpin dan panutan masyarakat Jateng. Ia juga menganggap pernyataan Gubernur tersebut telah melukai hati mayoritas warga masyarakat kota Solo. “Gubernur tidak memahami aturan hukum yang berlaku dan memaksakan kehendaknya,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat Solo tidak menghendaki berdiri lagi mall di Solo karena dianggap sudah jenuh dan berdampak negatif terhadap keberadaan pasar-pasar tradisional di Solo. “Masyarakat Solo sangat mendukung kebijakan Walikota untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan yang telah dibuktikan dengan melakukan renovasi terhadap pasar-pasar tradisional,” tambahnya.

Budi menegaskan, FKMS meminta kepada DPRD Jateng untuk meminta pertanggungjawaban kepada Gubernur terkait pembangunan mall di bekas pabrik es Saripetojo yang dinilai tidak memenuhi persyaratan. “Kami juga menolak kedatangan Bibit Waluyo ke Solo. Kami juga menyerukan kepada seluruh masyarakat Jateng untuk menurunkan Bibit,” jelasnya.

link

Quote:

Dibilang Bodoh Oleh Gubernur Jateng, Walikota Solo Santai

Solo – Gubernur Jateng Bibit Waluyo mengatakan Walikota Solo Joko Widodo sebagai pribadi bodoh karena berani menentang gubernur dalam pembangunan mal di Solo. Lantas apa reaksi Joko Widodo dikatakan demikian? Pria yang akrab dipanggil Jokowi ini tetap kalem.

"Iya, saya itu memang masih bodoh. Masih harus banyak belajar ke banyak orang. Dibilang begitu ya nggak apa-apa," kata Jokowi di Balaikota Surakarta, Senin (27/6/2011).

Dia juga mengaku tidak akan memberikan reaksi berlebihan atas penilaian Bibit terhadap dirinya itu. Menurut dia, Pemkot Solo akan mengumpulkan aneka berkas untuk bisa menjelaskan sikap Pemkot Solo kepada Pemprov Jateng.

"Nanti kami akan kumpulkan semua data-data yang ada. Selanjutnya saya akan segera bertemu beliau (Bibit Waluyo-red) untuk berkoordinasi membahas masalah ini. Dengan begitu diharapkan akan bisa mendinginkan suasana yang sedang panas ini," ujar Joko.

Lebih lanjut dia mengatakan penolakan Pemkot Surakarta terhadap pendirian mal di lokasi bekas pabrik es Saripetojo adalah untuk membatasi maraknya pasar modern. Dia mengatakan sebelumnya telah ada 12 kali pengajuan pendirian mal dari sejumlah pihak yang tidak disetujui karena memang Pemkot Surakarta berkomitmen membatasi keberadaan mal di Solo.

"Kita itu ingin membatasi keberadaan mal di Solo karena kita harus memikirkan keberadaan pasar tradisional. Kalau itu terbuka sama sekali, sebelumnya sudah ada rencana 12 mal tapi tidak kita izinkan," ujar dia.

Sebelumnya usai peresmian jembatan di Magelang, Gubernur Jateng Bibit Waluyo mengatakan Jokowi bodoh. Jokowi dianggap melawan gubernur dalam pembangunan mal di Solo. Rencana mal yang ditentang Pemkot Solo dibangun di bekas gedung bersejarah pabrik es Saripetojo. Namun pabrik es ini dinilai sebagai aset Pemprov Jateng, sehingga Pemkot Solo dianggap tidak bisa memprotesnya.
Link


Quote:

Bali Ndeso Mbangun Mall
Rudy: Visi Gubernur Sudah Bergeser

Solo – Wakil Walikota (Wawali) Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) menyesalkan pernyataan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo yang bersikukuh mengijinkan pembongkaran bangunan bekas pabrik es Saripetojo, Purwosari, Solo, termasuk pembangunan Mall Ramayana di atas tanah tersebut. Ia menganggap pernyataan tersebut meresahkan masyarakat karena proses perijinan pembongkaran bangunan tersebut belum lengkap. Menurut Wawali seharusnya Gubernur melakukan musyawarah dahulu dengan pihak terkait sebelum menyatakan statemen tersebut.

“Gubernur harus mengacu pada peraturan yang ada, baik dalam Peraturan Daerah (Perda) Tata Ruang Kota maupun dalam Perda Pasar Tradisional,” ungkap Rudy di Solo, Kamis (23/6). Diperkuat lagi dengan adanya statemen Walikota Joko Widodo beberapa waktu lalu yang menyatakan tidak lagi mengijinkan pembangunan mall di tengah Kota Solo menurutnya merupakan bagian dari aspirasi warga yang harus diperhatikan.

“Masyarakat menjadi gelisah dengan berdirinya mall baru di tengah kota. Dikhawatirkan bisa mematikan pasar retail tradisional di sekitarnya,” tambahnya. Seperti yang tertuang dan terimplementasi dalam pasal 33 UUD 1945, menurut Rudy, dengan dibangunnya mall di daerah tersebut ia meragukan apakah masyarakat bisa diuntungkan.

Ia menegaskan kalau surat penetapan dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata yang menyatakan bangunan tersebut termasuk dalam Benda Cagar Budaya (BCB), maka Gubernur harus berkewajiban mengembalikan bangunan tersebut seperti semula. “Rasanya visi Gubernur sekarang bergeser, yang dahulu Bali Desa Mbangun Desa, tapi sekarang berubah menjadi Bali Desa Mbangun Mall,” katanya seraya berseloroh.
Link


[Jokowi vs Gub. Jateng] Walikota Dikatakan Bodoh, Warga Solo Naik Pitam

Info yg dicari : berita terbaru Jokowi, berita jokowi, joko widodo bodoh, bibit waluyo vs jokowi, jokowi vs bibit waluyo, yhs-002, Bibit vs Jokowi, walikota solo Vs Gubernur Jateng, joko widodo vs bibit waluyo, jokowi bibit,
  1. 18 Responses to “[Jokowi vs Gub. Jateng] Walikota Dikatakan Bodoh, Warga Solo Naik Pitam”

  2. Sebenarnya siapa sih yg bodoh? Kok gubernur bibit walujo bertanya : “Sekali lagi saya Tanya, Solo itu masuk wilayah mana?”…. Masyarakat Solo jadi bertanya-tanya, mengerti apa tidak ya gubernur ini bahwa sedari dulu Solo itu masuk wilayah Jawa Tengah. Kok orang seperti bibit walujo ini bisa jadi gubernur, geografi Indonesia saja tidak tahu? Salut untuk Bapak Joko Widodo yg bersahaja dan rendah hati, sabar serta ikhlas dikatakan atau bahkan dihina namun, tidak membalas. Semoga Allah SWT mengijinkan rakyat Indonesia memiliki Presiden Jokowi utk periode berikutnya.

    By Roy Hugo on Jun 29, 2011

  3. ayo gub jateng patenono

    By panca on Jun 30, 2011

  4. ayo ojok tukaran engkok payah lambeku ra gara demo wes sajane gubenur e ngalah lek ndak iso ojok dadi gubenur ok leren wis

    By eko on Jun 30, 2011

  5. Walikota solo …lebih logis…., n berpihak kepada yg lemah
    .
    lebih cool n negarawan

    .
    salam u pak.walikota solo… tetap semangat n tanpa pamrih…. 4 jempol

    By Pragolo on Jun 30, 2011

  6. Pendekar “BALI NDESO BANGUN DESO” sdh ganti lakon “BALI NDESO BANGUN MALL..”

    By jadug on Jun 30, 2011

  7. uwis kono bantenge numblek….wong solo gak bakalan wedi…lha wong solo kandange banteng ko…tenang wae pak Jokowi…ra ono sing ngepro maring pendekar Bali Ndeso bangun Mall…rakyat solo dibelakangmu…

    By Bambang Jatmiko on Jul 2, 2011

  8. pancen, wong yen wis ning nduwur sering lali mbiyen asale ko ngendi terus sing ngasih amanat kuwi sapa?? kok lali nyebut yth pak gubernur

    By hartono on Jul 5, 2011

  9. iya ya pak bibit ternyata bodoh banget ya, masa’ solo aja nggak tahu wilayah provinsi mana? he he…
    dasar arogan…

    By adi tumus on Jul 6, 2011

  10. cari asal si bibit…
    tanya sama orang kampungnya…
    siapa dan seperti apa sih dia…

    emang belagu, lagak dan angkuh…

    semoga diingatkan selayaknya… aaamiiin

    By gino on Jul 11, 2011

  11. Liahat saja, Bibit ga akan lama lagi pasti akan di tumbangkan oleh Bapak Jokowi dalam PILGUB mendatang. Kalau melihat cara ngomongnya saja kaya orang ga sekolahan ( bibit ). Kamu pasti akan menyesal telah mengeluarkan statement yang asal-asalan. Warga Solo tidak akan melupakan ucapan ini, SIAPA YANG BODOH ??? Kita lihat saja nanti…!!!!
    Ayo Pak Jokowi majulah dalam PILGUB mendatang, kami warga Solo selalu di belakangmu.

    By BoGiDoanK on Jul 12, 2011

  12. “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” .

    By dude on Feb 14, 2012

  13. Untuk seorang jokowi kami rakyat jabar pun akan
    berjuang sampai titik darah penghabisan melawan
    penguasa yang dzolim dan angkuh seperti bibit
    waluyo

    By hikmat on Feb 17, 2012

  14. yach..gub…lagi edan duwet cino nda.??.
    nek mekso..kan jelas ..proyek…nda…

    By medeni on Apr 9, 2012

  15. saya suka banget dengan gaya2 pak joko widodo yang slalu dekat dengan rakyatnya emang cocok la pak joko widodo yang jdi gubernur jakarta.

    By andryrustammarpaung on Jul 12, 2012

  16. saya suka banget dengan gaya2 pak joko widodo yang slalu dekat dengan rakyatnya emang cocok la pak joko widodo yang jdi gubernur jakarta.dan bawaanya slo tidak emosiaan.

    By andryrustammarpaung on Jul 12, 2012

  17. semoga diputaran ke dua ini pak joko widodo menjadi pemenangnya, agar cepat dapat membenahi ibukota tercinta, dan didalam pilkada jgn smpai ada kecurangan apapun harus sportif, By Andry Di Medan

    By andryrustammarpaung on Jul 12, 2012

  18. Orang Batam dukung Jokowi jadi DKI-1 diputaran kedua.

    By Haryono on Jul 15, 2012

  19. emang parah tuh gub. pikirannya komisi dari proyek bangun mall. aku wong bumen, dari dulu aku gak milih sampeyan Bit. cara ngomonge wis kampungan banget. Bravo pak Jokowi

    By RMH Pinasih on Aug 29, 2012

Post a Comment