setelah angie siapa lagi

Tuesday, May 1st, 2012

Jakarta-Yustisi.com: Indonesia Lawyers Club (JLC) bekerja sama dengan TVOne, Selasa (01/05) pukul 18.30 WIB, menyelenggarakan diskusi mingguan bertema ‘Setelah Angie, Siapa Lagi?’ di Jakarta. Menurut siaran pers ILC yang ditandatangani Sekretaris Komite Denny Kailimang, yang diterima Yustisi.com, penahanan tersangka Angelina Sondakh tidak serta merta membuat skandal suap Wisma Atlet selesai. Komisi ...

PSSI Boikot Dua Stasiun Televisi Nasional

Tuesday, March 6th, 2012

Quote: PSSI Boikot Dua Stasiun Televisi Nasional Merasa seringkali melakukan pemberitaan secara subyektif, PSSI memboikot dua stasiun televisi nasional, ANTV dan TV One. Kedua stasiun televisi itu dinilai sebagai corong kepengurusan PSSI yang lama. Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Sekjen PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Mukadar, yang mengonfirmasi bahwa perwakilan PSSI tak akan menghadiri ...

Acara JLC dan Kontroversi Ruhut Sitompul

Wednesday, December 7th, 2011

Acara Jakarta Lawyer Club atau JLC yang dimoderatori oleh Karni Ilyas seakan menjadi penampilan akrobat-akrobat para politisi dan pengacara yang mencari sensasi untuk menaikkan rating acara tersebut. Tidak terlepas itu saja, dengan kehadiran orang-orang seperti Ruhut Sitompul dan Hotman Paris Hutapea menambah kekisruhan acara tersebut yang jauh dari nilai-nilai subtansial. ...

Bambang Widjojanto Klarifikasi Soal Saksi Palsu

Thursday, October 6th, 2011

Bambang Widjojanto Klarifikasi Soal Saksi Palsu LINKBambang Widjojanto menanggapi tudingan telah menghadirkan saksi palsu seperti yang telah dilontarkan salah seorang yang hadir dalam acara "Jakarta Lawyers Club - Surat Palsu MK: Siapa Mafia Pemilu?" yang ditayangkan secara langsung pada Selasa (4/10) di tvOne. Klarifikasi dalam wawancara Kabar Petang (5/10), Bambang membantah tudingan ...

Prof Sahetapy: Kapolri Hebat Cuma di Kumis Saja

Wednesday, October 5th, 2011

Pemalsuan Putusan MK Prof Sahetapy: Kapolri Hebat Cuma di Kumis Saja Tribunnews.com - Rabu, 5 Oktober 2011 09:19 WIB TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat dan Guru Besar Luar Biasa Program Pascasarjana Bidang Hukum UI, Prof DR JE Sahetapy SH, mengiritisi keberanian Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo terkait kasus surat palsu Mahkamah Konstitusi (MK) yang ...

Masih dari PD : Dalam Setahun, Nazaruddin Sumbang 13 Miliar ke Demokrat

Tuesday, May 24th, 2011

JAKARTA - Muhammad Nazaruddin tercatat menyumbangkan uang sebesar Rp 13 miliar kepada Partai Demokrat selama menjabat sebagai bendahara umum sejak setahun lalu. Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin yang memeriksa dugaan pelanggaran etik Nazaruddin mengatakan, jumlah setoran tersebut diketahui selama proses pemeriksaan. “Menyumbang 13 miliar dalam setahun,” kata ...

Gayus gak ngerti tenis, lalu ngapain ke bali ?

Wednesday, November 17th, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com - Para politisi di DPR menuding ada indikasi skenario besar munculnya Gayus Tambunan di Bali. Alasan Gayus yang mengaku menonton tenis untuk menghilangkan stres pun dipertanyakan. Salah satunya dari Ahmad Yani, anggota Komisi III DPR RI dari PPP. Dalam Jakarta Lawyers Club yang disiarkan TVOne, Selasa (16/11/2010) malam, ia ...