SBY Siap Reshuffle, Siapa yang bakal Terkena?

December 8, 2010 – 12:27 am
Rabu, 08/12/2010 06:12 WIB
SBY Sudah Evaluasi Kabinet, Reshuffle Tinggal Ketok Palu

Jakarta – Menjelang akhir tahun, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikabarkan sudah merampungkan evaluasi terhadap Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Hasilnya tinggal diketok palu, termasuk kemungkinan adanya reshuffle.

"Sudah selesai, tapi sambil nunggu ketok palu, bisa aja ada evaluasi lagi," kata anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (7/12/2010) malam.

Menurut Mubarok, evaluasi sudah digelar sejak beberapa minggu terakhir. Saat ini, presiden tinggal memutuskan apakah perlu atau tidak melakukan pergantian menteri

"Tinggal iaya atau tidak saja," imbuhnya.

Saat didesak lebih jauh, Mubarok enggan membeberkan apa saja hasil evaluasi terhadap kinerja kabinet. Dia hanya memberi gambaran, ada kementerian yang tampil mengecewakan, namun ada juga yang baik.

"Sebagian ada yang bisa dimaklumi. Sebagian besar lagi, belum bisa dipakai," jelasnya.

Siapakah menteri yang bakal diganti? Mubarok tidak mau berspekulasi. Termasuk saat didesak soal kabar pengumuman reshuffle yang akan digelar di kegiatan Bali Democracy Forum 9-10 Desember mendatang.

"Itu gosip. Hanya Pak SBY dan Tuhan yang tahu kapan diumumkan," tutupnya.

Isu reshuffle sudah mencuat sejak setahun pemerintahan SBY pada Oktober lalu. Beberapa nama menteri bahkan sudah sempat muncul untuk diganti, namun tidak ada yang pasti.

Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum sebelumnya juga sempat mengatakan, Presiden SBY terus melakukan evaluasi terhadap kinerja para menteri. Tapi khusus untuk reshuflle, hal itu hak prerogatif Presiden SBY.
http://www.detiknews.com/read/2010/1…gal-ketok-palu

PDIP Sebut Tujuh Menteri Layak Diganti
Senin, 15 November 2010 | 15:53 WIB

TEMPO Interaktif, SEMARANG – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Tjahjo Kumolo menyatakan ada tujuh menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II yang tidak bekerja secara optimal. "Tujuh menteri itu layak diganti," kata Tjahjo Kumolo di Semarang, Senin (15/11).

Ketua Fraksi PDIP DPR ini enggan menyebutkan siapa saja tujuh menteri yang harus diganti itu. Tjahjo beralasan tidak enak jika menyebutkan nama tujuh menteri tersebut. Tapi, kata dia, publik ya bisa mereka-reka kira-kira menteri apa yang selama satu tahun ini tidak bekerja maksimal.

Tjahjo mengaku dirinya tahu adanya tujuh menteri yang tidak bekerja maksimal itu dari data Unit Kerja Presiden Pengelolaan Program dan Reformasi (UKP3R) yang dipimpin Kuntoro Mangkusubroto. "Data sudah ada di UKP3R kok," kata dia.

Selain data UKP3R, PDIP menyebut tujuh nama menteri yang layak direshuffle itu berdasarkan pada penilaian anggota DPR. Sejumlah anggota DPR dari fraksi PDIP sudah menyebut kinerja tujuh menteri itu tidak optimal.

Tjahjo mengaku Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono terus mendesak kepada PDIP agar bergabung dengan koalisi Partai Demokrat dan partai-partai lain. "PDIP masih terus ditawari," kata dia. Mengenai berapa kursi menteri yang ditawarkan ke PDIP, Tjahjo menjawab "Open discourse".

Tjahjo meminta agar Presiden Yudhoyono memberikan kejelasan mengenai ada tidaknya pergantian menteri. "Kalau reshuffle ya reshuffle. Ga usah ragu-ragu," kata dia. Kepastian itu, menurut Tjahjo, sangat penting karena isu pergantian kabinet telah membuat sejumlah menteri tidak tenang. Akibatnya, mereka juga tidak fokus bekerja. "Jangan menyandera menteri," kata Tjahjo.
http://tempointeraktif.com/hg/politi…292020,id.html

Rabu, 8 Desember 2010
Inilah Menteri yang Jadi Sorotan dan Terancam Direshuffle
Tribunnews.com – Sabtu, 16 Oktober 2010 18:24 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Gaung reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II dalam satu tahun pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono kian berhembus kencang. Sejumlah menteri kabarnya akan di-reshuffle. Siapa saja menteri yang akan di-reshuffle juga masih tanda tanya.

Namun akhir-akhir ini sejumlah menteri kerap jadi sorotan publik. Berikut ini menteri yang belakangan menjadi sorotan publik dan apakah mereka yang akan di-reshuffle SBY-Boediono:

1. Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring
Tifatul menjadi sorotan publik ketika Februari 2010 lalu fokus mengurusi Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Penyadapan. Pro kontra muncul dan sejumlah pihak menentang RPP ini karena tidak menyentuh kepentingan masyarakat.

Kasus terbaru, soal AIDS. Di akun pribadinya @tifsembiring, Rabu (29/9/2010) sekitar pukul 09.30, Tifatul menuliskan sebagai berikut, "Kata Prof. Sujudi, mantan Menteri Kesehatan, agar mudah diingat, singkatannya adalah AIDS= Akibat Itunya Dipakai Sembarangan."

Dia pun dikritik habis ribuan follower-nya. Seorang followernya memplesetkan Menkoinfo sebagai "Menteri Kontroversi dan Disinformasi".

2. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh
Politikus Partai Demokrat ini dikritik kalangan pengusaha ketika memastikan kenaikan tarif dasar listrik (TDL)Juli lalu.

Pengusaha merasa dibohongi oleh pemerintah. Pasalnya, berdasarkan peraturan Menteri (Permen) ESDM No.07/2010, kenaikan tarif dasar listrik (TDL) hanya sebesar 10%-15%, tapi dengan perhitungan tarif listrik yang baru, ternyata kenaikan TDL menjadi 30%-80%.

Tak lama berselang, Darwin diisukan selingkuh dengan sekretaris pribadinya yang berinisal D. Dugaan skandal asmara antara Darwin dan sekretaris pribadinya itu ramai diperbincangkan di situs microblogging Twitter.

3. Menteri Perhubungan Freddy Numberi.
Kinerja menteri Numberi akhir-akhir ini dipertanyakan banyak pihak setelah tabrakan kereta api serta kecelakaan pesawat terbang yang marak dalam setahun ini.

Tak lama setelah itu, Freddy digosipkan selingkuh dengan seorang presenter perempuan TVRI, meski dibantah keras oleh Freddy. Ketika hadir dalam peluncuran bukunya di Jakarta, Sabtu (16/10/2010), Freddy tampil mesra dengan sang istri Ani Numberi.

4. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan.
Politisi PAN ini hampir setiap bulan didera isu pembalakan liar atau illegal logging yang tak kunjung usai disejumlah wilayah Indonesia.

Kasus terakhir yang membuat mantan Sekjen PAN ini membuat miris ketika dia mengklarifikasi pernyataannya soal penyebab banjir bandang di Wasior Papua Barat.

Awalnya Zulkifli bilang banjir disebabkan maraknya pembalakan liar, namun diralat setelah Presiden SBY, berdasarkan laporan BNPB melaporkan bahwa banjir disebabkan karena faktor iklim.

5. Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar.
Politisi PAN ini disorot Agustus 2010 lalu karena memberikan remisi dan asimilasi kepada Aulia Pohan Cs dan Yusuf Emir Faishal serta grasi kepada Syaukani.

Apalagi karena Aulia dikenal sebagai besan Presiden SBY yang terseret kasus suap pemilihan Gubernur Bank Indonesia.

Pekan lalu, Patrialis dikabarkan mengintervensi sebuah stasiun televisi swasta agar tidak memberitakan sebuah program investigasi "Seks di Balik Jeruji Besi" yang terkait dengan Kementerian yang dipimpinnya.

6. Menteri Perdagangan Mari E Pangestu
Mari beberapa waktu lalu disorot karena masalah kenaikan harga kebutuhan pokok yang tidak terbendung. Apalagi karena kenaikan harga itu diimbangi dengan impor barang yang begitu drastis.

Masalah razia Indomie di Taiwan yang belakangan ramai juga oleh banyak pihak disayangkan sebab informasi mengenai masalah Indomie di Taiwan sudah diperoleh Kementerian Perdagangan Juli 2010 namun entah mengapa baru mencuat sekarang. Satu yang heboh baru-baru ini, yakni masuknya lagu SBY dalam soal ujian tes CPNS di Kementerian Perdagangan.
http://www.tribunnews.com/2010/10/16…ftar-reshuffle

—————–

makanya …. jangan beli kucing dalam karung … salah-salah kebeli kuciing garong … :D

SBY Siap Reshuffle, Siapa yang bakal Terkena?

Info yg dicari : RESAVEL KABINET, reshafel kabinet, berita terakhir reshuffle kabinet, reshafel, resavel kabinet sby, rushafel kabinet, hasil reshafel,

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

  1. One Response to “SBY Siap Reshuffle, Siapa yang bakal Terkena?”

  2. Memang… kabinet bersatu jilid II… program dan kinerjnya tidak ada yang pro rakyat…. semua demi
    keuntungan partainya… camkan itu….

    By sariman on Sep 22, 2011

Post a Comment