SBY Dekati Presiden Rusia, Tingkatkan Kerjasama “Serba-bidang” Indonesia-Rusia

November 11, 2011 – 11:26 pm

Pertemuan SBY dan Medvedev di Honolulu Dapat Tingkatkan Kerjasama Serbabidang Indonesia-Rusia
Jum’at, 11 November 2011 , 20:13:00 WIB

RMOL. Presiden Indonesia SBY direncanakan bertemu dengan Presiden Federasi Rusia Dmitry Medvedev di arena KTT APEC di Honolulu, Hawaii, yang digelar hingga tanggal 13 November mendatang. Informasi yang diperoleh Rakyat Merdeka Online dari Kremlin dan Kementerian Luar Negeri Rusia menyebutkan bahwa dalam pertemuan itu kedua kepala negara akan membahas sejumlah hal, dari kerjasama militer dan teknologi tempur, juga kerjasama ekonomi dan perdagangan serta ilmu pengetahuan. Kedua negara juga sepakat untuk mencari berbagai bentuk baru dalam menata hubungan mengingat Rusia dan Indonesia bertekad untuk memodernisasi perekonomian, dan menerapkan inovasi teknologi.

Menurut sumber Kremlin pengembangan kerjasama serba bidang dengan Rusia ditinjau oleh mitra-mitra dari Indonesia sebagai salah satu faktor kunci pelaksanaan rencana umum pembangunan hingga tahun 2025. Direncanakan peningkatan perdagangan bilateral akan ditingkatkan sebesar dua kali lebih, sampai 5 miliar dolar AS, penerapan sistim navigasi Rusia Glonass, pengiriman 30 pesawat penumpang Sukhoi “Superjet-100” berikut pembinaan pangkalan reparasi, layanan dan pendidikan personil.

Rusia juga akan membantu pembangunan jalur kereta api di Kalimantan yang akan dimanfaatkan oleh industri pengembangan batu bara. Rusia juga akan mengirimkan helikopter untuk Indonesia, serta memasok pesawat pemadam kebakaran dan pesawat amfibi, serta peralatan pertanian.
http://internasional.rakyatmerdekaon…donesia-Rusia-

Spoiler for Sukhoi Superjet yang akan dibeli sipil Indonesia:

Indonesia Akan Beli 32 Pesawat Sukhoi Rusia versi Sipil
Kamis, 27 Oktober 2011 | 16:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Indonesia akan memesan sejumlah pesawat dari Rusia. "Rencananya, akan ada pembelian pesawat Sukhoi dari Rusia," kata Direktur Jenderal Kerja Sama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Gusmardi Bustami, Kamis, 27 Oktober 2011. Rencananya, pembelian pesawat tersebut akan dimulai sekitar tahun 2013. Pembelian pesawat dilakukan oleh Kartika Airlines dan Sky Aviation dengan masing-masing memesan 20 dan 12 pesawat. "Berapa nilainya saya belum tahu pasti," katanya.

Pesawat Sukhoi Superjet merupakan pesawat sipil dengan kapasitas 25-95 penumpang. Pesawat kecil ini akan diperuntukkan bagi penerbangan sipil ke Rusia yang dimulai pada 2013 mendatang. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bakti mengatakan pesawat tersebut tengah menunggu sertifikasi The International Air and Shipping Association (IASA).

Sebelum masuk ke Indonesia, akan dilakukan uji validasi terlebih dahulu. Lebih jauh, pemerintah Indonesia berharap nantinya akan ada kerja sama produksi Rusia dengan Indonesia dengan membangun pabrik suku cadang dengan menggandeng PT Dirgantara Indonesia. Pemerintah Indonesia dan Rusia akan meningkatkan kerja sama ekonomi kedua negara. Nilai perdagangan antar kedua negara yang selama ini masih termasuk kecil akan digenjot. "Ditargetkan 2014 nanti bisa naik menjadi US$ 5 miliar," kata Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa.
http://www.tempointeraktif.com/hg/po…363631,id.html


Spoiler for Sukhoi SU-30 yang akan dibeli militer Indonesia:

Beli Enam Sukhoi Lagi, Pemerintah Anggarkan US $ 300 Juta
Selasa, 28 September 2010 | 22:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan , pemerintah telah mengalokasikan dana sekitar US $ 300 juta untuk membeli lagi enam pesawat Sukhoi dari Rusia. Anggaran tersebut belum termasuk pembelian missil pesawat. "Sekarang itu kan enam itu kita beli spend US $ 200-300 juta untuk total enam. Tentu kalau kita beli lagi ya sekitar itu," kata Purnomo usai menghadiri pelantikan Panglima TNI di Istana Negara, Selasa 28 September 2010.

Purnomo mengatakan pembelian enam unit Sukhoi tersebut untuk menggenapi 10 Sukhoi yang ada hingga menjadi satu skuadron. "Untuk penambahan jadi satu full squadron, satu squadron itu 16," katanya. Mengenai missil untuk melengkapi Sukhoi tersebut, kata Purnomo, bisa dibeli secara terpisah. "Jadi kalau kita kontrak dengan Sukhoi yang penting dia ada raknya (slot untuk membawa missil)," katanya.
http://www.tempointeraktif.com/hg/po…281243,id.html

—————-

Sejak 1945 dulu, garis besar kebijakan luar negeri NKRI itu sangat jelas, bebas-aktif, tidak terlalu berat sebelah dengan berpihak pada kekuatan Superpower tertentu saja. Azas keseimbangan hubungan yang adil dan saling menghormati, bukan main tekan dan ancam, adalah azas utama politik luar negeri Indonesia sejak Sukarno dulu. Lihat dulu Sukarno, dia akrab dengan Mao Tse Tung dari China Komunis, tapi dia juga bisa guyonan dengan John F Kennedy yang Presiden AS. Dia juga akrab dengan Rusia saat Barat coba menekan RI di tahun 1960-an, sehingga waktu itu hanya dengan modal kredit export dari Uni-Sovyet sebesar US 2 miliar, militer Indonesia menjelma menjadi sebuah kekuatan militer terkuat di Asia akibat dipersenjati Rusia.

Hasilnya? Sukarno bisa memaksa Belanda untuk menyerahkan Irian Barat (sejak era Gus Dur namanya digantinya dengan sebutan "Papua"). Coba sekarang berfikir seperti Sukarno dulu, hanya dengan duit US$ 2 miliar, kita langsung disegani lawan karena senjata kita sangat kuat. Kalau ditanya, uang segitu besarnya pada masa itu, apa tak mubazir dibelikan senjata semuanya? Jawabnya … ya tidaklah yau! Beli senjata Rusia senilai US$ 2 miliar, hasilnya Papua masuk NKRI. Sekarang harga Papua itu ‘berapa’ miliar dollar? Maka kalau sekarang Pemerintah kita berani utang berupa kredit export dari RUSIA lagi (yang duitnya banyak saat ini), katakanlah sekitar US$ 20 milar saja, lalu diborongkan persejataan canggih buatan Rusia yang se taraf degan sejata armada ke VII AS atau setaraf dengan kekuatan negara-negara Persemakmuran di sekeliling kita (Aussi, Singapore, Malaysia, Brunei) dan Filipina yang sangat pro-AS itu … bahwa dengan duit segitu seluruh kepulauan kita dari Sabang sampai Merauke akan tetap terjaga aman, dan TNI tetap kokoh serta merasa bisa yakin mempertahankan dengan pedenya, tentu saja secara ekonomi … duit sebesar US$ 20 miliar itu cin cai saja nilainya, bukan?

Saya juga menyarankan ke Pemerintahan SBY atau penggantinya yad, jangan dibelikan merk Eropa dan AS saja alutsista kita itu, sangat rawan di embargo kalau kita bersitegang dengan kelompok mereka. Persenjataan dari Rusia dan China, adalah alternatif pilihan yang agak aman dari embargo kalau terjadi krisis. Ingat saja pengalaman punya F-16 di masa lalu atau pesawat-pesawat tempur buatan Inggris, yang di embargo AS dan Inggris hanya gara-gara pesawat itu dipakai oleh TNI untuk operasi militer, tapi sasarannya tak di ridhoi pihak AS dan Inggris. Aneh, bukan?

Begitu juga dengan pembelian pesawat sipil, jangan hanya bergantung dengan pabrik Boeing dan Airbus semata. Kenapa maskapai sipil kita tak mencari sumber alternatif seperti ke pabrik pesawat di Rusia itu? Toh pembiayaannya mudah dan murah, apalagi kalau pandai-pandai memanfaatkan sumber kredit export dari Bank-bank Rusia yang saat ini kebanjiran Euro dan US$ itu dan mereka bingung menyalurkannya di tengah krisis ekonomi saat ini. Itu semuanya untuk menjadikan kita tidak bergantung pada satu pilihan tehnologi dan satu negara saja, yang juga rawan sewaktu-waktu mereka boikot!

:beer:

SBY Dekati Presiden Rusia, Tingkatkan Kerjasama “Serba-bidang” Indonesia-Rusia

Info yg dicari : kekuatan militer indonesia terbaru, pesawat tempur indonesia, pesawat tempur indonesia terbaru 2011, sukhoi indonesia, kekuatan militer rusia, pesawat sukhoi terbaru, kekuatan militer indonesia 2011, pesawat tempur indonesia terbaru, kekuatan militer indonesia, kemajuan militer indonesia,

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

  1. 27 Responses to “SBY Dekati Presiden Rusia, Tingkatkan Kerjasama “Serba-bidang” Indonesia-Rusia”

  2. saya sebagai warga indonesia mendukung penuh,kerja sama antara rusia dan indonesia sebab dulu rusia lah yang menggangkat derajat militer indonesia,jangan terbius oleh negara barat.rusia negara yg dapat membantu kemajuan militer indonesia dalam jangka panjang…..jangan lupa SBY belilah S-300 buatan rusia.saya harap indonesia dapat kembali maju dalam segi militer seperti dulu lagi,dan kita dapat menjaga NKRI dari penjajah yang ingin merebut atau mengacaukan INDONESIA.

    By alam on Dec 30, 2011

  3. bilamana pertahanan kita kuat,dengan sendirinya perekonomian dan kesejaterahan maju,sebab banyak negara dan pengusaha asing dan dalam negri yang akan menanam modalnya di indonesia,karna merasa aman…apalah artinya $20miliar untuk membeli senjata-senjata canggih.bila hilangnya ambalat & hasil bumi yg dicuri serta keaman NKRI…..saya harap Pa,SBY tegas dan berani demi kemajuan indonesia…Amin MAJU INDONESIA KU MAJU MELITER INDONESIA.

    By alam on Dec 30, 2011

  4. yang kita perlukan …kapal selam sebanyak 20 setiap pulau besar ada 5 kapal selam jawa,sumatra,kalimantan sulawesi,papua.pesawat tempur sekitar 10 skudron suhoi ditempatkan di makasar,manado,irian jaya,bali,aceh,lampung,pontianak,jakarta,batam.kapal perang model KRI IRIAN 5,ditaruh jawa,sumatra,kalimantan,sulawesi,Irian,dan juga S-300 sebanyak 10 unit makasar,manado,irian surabaya,aceh,lampung,pontianak,jakarta,medan.dan heli tempur sebanya 50 untuk AD dimakasar,irian,manado,timur2,aceh,medan pontianak,bandung,batam,ambon.dengan kekuatan ini 100% Insya ALLAH tidak akan ada negara yang berani mencuri pulau dan hasil bumi,mau pun bajak laut di indonesia

    By alam on Dec 30, 2011

  5. bagus gue dukung…klo bisa indonesia harus lebih meningkatkan kerjasama militer dengan russia. tentunya militer untuk hal positif tidak digunakan untuk memerangi rakyat.
    JAYALAH INDONESIA TANAH AIR KU

    By jerry on Jan 22, 2012

  6. Setuju baget kita keja sama pertahanan dengan rusia daripada dengan negara barat yang belagu..beli sukoi..dan kapal selam rusia..biar negara tetangga hormat dan takut ama kita ..

    By Bram Luth Manullang on Jan 25, 2012

  7. saya harap kepada semua pihak (DPR-LSM)agar mendukung penuh TNI untuk membangun Alutista,Tidak perlu berdebat yg tidak penting,selama ini negara kita selalu di remehkan oleh negara2 tetangga,karana lautista kita sangat KUNO dan TUA.belilah sekitar 5 Skudron Suhoi,dan paling terpenting S-300 rusia,S-300 ini dapat menembak F-35 dan dapat menarget dan menembak lebih dari 5 target.bila kita punya ini saya yakin tidak ada pesawat tempur asing yg akan melintas di NKRI tanpa Izin.

    By arif on Jan 31, 2012

  8. perbanyak TANK di semua perbatasan darat,dan kapal2 tempur yg canggih,…untuk apa Hiba F-16 klau nanti di embargo lagi,kenapa tidak beli dari rusia.america sedang memangkas keuangan belanja militer meraka sengaja menjua bekas,dan kita babak belur dengan perawatan pesawat bekas,untuk membeli alutista Rusia,JERMAN,Korea selatan.

    By tari on Jan 31, 2012

  9. America negara dektator,dan musuh dalam selimut,…duku Iran di bantu untuk melawan Irak sekarang lain,america tidak senang bila negara MUSLIM maju,….AMERICA ADALAH TERORIS SESUNGGUHNYA…..DIA MENGHANCURKAN NEGAR YANG TIDAK IA SUKAI DENGAN MENGANDENG CECUNGUKNYA,….COBA AMERICA MELAWAN IRAN ONE BUY ONE TANPA BANTUAN NEGARA LAIN……YG MELANGGAR HAM BESAR DIDUNIA ISRAEL DAN AMERICA…

    By tari on Jan 31, 2012

  10. Pa SBY tolong lebih tegas dalam menyikapi keadan alutista kita,Dukung TNI demi NKRI….Bila DPR dan LSM tidak setuju suruh mereka yang maju bila suatu hari perang,….Buat DPR kalian hanya menjabat 5 tahun coba jangan asal bunyi TNI menjabat sampai tua jadi dukung TNI merekatau pa yg mereka perlukan di lapangan,kira2 bila kita dapat masalah diperbatasan apa DPR mau bertanggung jawab atau menunggu bantuan dari jakarta atau baru beli tank,kita perlu memperkuat perbatasan.maju TNI…kami rakyat sangat bangga dan mendukung penuh…

    By SARI on Jan 31, 2012

  11. saya sangat mendukung TNI ketimbang DPR yang hanya menghambur-hamburkan uang rakyat dengan membeli Kursi,dan angaran DPR 2T,buat apa,mereka hanya TIDUR saat sidang,tapi bila bicara uang mata DPR melotot….seharusnya DPR malu dan ingat mati,kalian memanggul dosa yg sangat berat menipu 250jt rakyat indonesia….

    By SARI on Jan 31, 2012

  12. Saya sangat setuju melaksanakan kerjasama dengan Rusia karena Rusia sekarang lain dengan Rusia dulu, sebagai negara mayoritas muslim,lihat komunitas muslim di Rusia nomor 2 kita perlu menjalin kerjasama yang lebih erat lagi serap teknologi rusia bila perlu membangun kekuatan untuk mengimbangi mereka ( NATO )

    By Dedi Supriyadi on Feb 2, 2012

  13. setuju sekali,kita perlu membangun kerjasama milter seperti dulu lagi dengan rusia,semua peralatan canggih kita beli,dengan kredit $ 20 milyar,kalau diadakan voting semua rakyat indonesia setuju yang penting negara kita dihormati dan disegani seperti dulu lagi,jangan beli dari amerika atau negara eropa lainnya.beli ama rusia aja.bravo indonesia

    By Adi Hidayat on Feb 8, 2012

  14. Bravo Army Indonesia….jangan tanggung2..donk,kembalikan masa kejayaan militer di jaman Pres.Soekarno.Rusia Ok,Amerika No.

    By Herdy on Feb 9, 2012

  15. Ingin melihat Indonesia, terampuh minimal di asia tenggara. Syukur-syukur seperti era Sukarno. Ayo borong sukoi Rusia biar pada keder sama INDONESIA. Jadilah INDONESIA yang membanggakan.

    By slamet riyadi on Feb 23, 2012

  16. Saya sangat merinding kalau melihat kekuatan pertahanan udara kita sekarang khususnya AURI, Ayo beli peralatan tempur untuk pertahanan kita,beli Sukhoi yang terbaru 1skadon, beli kapal selam 2 atau kalau mampu lebih, beli senjata2 pamungkas untuk pertahanan (termasuk radar dan misilnya)……..tolong DPR yang membawahi bidang pertahanan, muluskan pengadaan dana untuk beli senjata, jangan mempersoalkan melulu, buktikan…….kita nomer 4 penduduknya di dunia, tetapi oleh negara tetangga yang kecil saja kita di ejek, karena ompong, tidak ada yang ditakuti.

    By Usyaf on Feb 24, 2012

  17. kalau aq jadi presiden, aq akan jalin kerjasama dengan :
    1. Rusia
    2. China
    3. Iran
    4. India
    5. Jerman
    cukup itu saja negara yang bisa memakmurkan RI apalagi di bidang Alitsista bagi TNI …

    By NOVRI. Gunung K umbang on Feb 28, 2012

  18. saya sangat-sangat setuju kerja sama denagn rusia, coba dari dulu, tidak ada pulau yang di caplok jikalau kekuatan militer kuat, siapa yang mau mengusik pulau ini??? digrogoti malysia aja bisanya nyengir, diplomasi kalah !!! kalau aku presiden dah saya tembak negara yang mau grogoti pulau2 aku. bangun kerja sama dengan Rusia dari pada Amerika !!

    By novri winarno on Feb 28, 2012

  19. Kalo Aku jadi presiden RI: aku akan beli sukhoi generasi terbaru,minimal sukhoi type 30MK. 100 buah.Kapal selam tercanggih buatan inggris 30 buah. dan yang paling penting Aku juga akan beli Kapal induk dari rusia.kalo DPR APALAGI BANGGAR TDK SETUJU DAN BANYAK BACOT, CUIKIN AJA, EMANG KALO PERANG ANGGOTA BANGGAR DPR IKUT??? Saya yakin kita bisa beli itu semua.DARI PADA UANG DIKORUPSI MEREKA YG MENGATAS NAMAKAN RAKYAT TAPI SEBETULNYA MEREKA YANG MENYENGSARAKAN RAKYAT… BAGAIMANA MAS BRO SETUJU KAN????

    By Ekoharkit on Mar 1, 2012

  20. ya semoga indonesia bisa membuka lagi hubungan dengan teman lama ini “rusia” menjadi lebih baik lagi kalau bisa dalam bidang persenjataan dan IPTEK

    By pandu on Mar 17, 2012

  21. Ini merupakan salah satu bukti bahwa Indonesia masih memiliki harapan untuk bangkit kembali seperti di era 1960 an

    By Ahmad on Apr 6, 2012

  22. Saya sangat setuju,pasalnya negara kita butuh lebih banyak lagi peralatan-peralatan tempur yang canggih demi menyelaraskan dengan kebutuhan TNI.demi melindungi kedaulatan NKRI.coba aja dari dulu indonesia udah kerjasama dengan 5negara terkuat..pasti tidak akan ada yang berani mengusik kita.

    By rifa'i on Apr 7, 2012

  23. Ok Brur, setuju banget Indonesia Membeli peralatan meliter kita keRusia,Rusia negara yang netral,nggak kaya Amirika, salah sedikit TNI kita melanggar HAM,ujung-ujungnya Diembargo peralatan meliter kita,padahal Amirika pelanggar HAM berat, berani nggak HAM internasional,memberi pernyataan kepada Amirika melanggar HAM berat, nggak berani brur HAM internasional.ok maju TNI Jaya lah Indonesiakuu

    By rahmadi on Apr 27, 2012

  24. sudah saatnya kita berpikir untuk membuat peralatan sendiri seperti Negara Berkembang dahulu India, Iran, Korea …Hasil SDA melimpah meruah jg banyak yg sekolah diluar negeri. Malu dong?? kpn bs bangkit Indonsia “Tunjukan Bahwa kita bisa di segala Bidang,,

    By Ence on Apr 27, 2012

  25. setuju bro,,,,kalau DPR dan LSM gak setuju kita santet aja bro….jalin kembali kerja sama dengan negara,Rusia,Iran,Jerman,Afganistan..Beli sebanyak-banyaknya alutista dr negara Rusia dan Jerman.Bohong kalau Indonesia gak punya uang untuk beli Alutista.uang dikorupsi,dipergunakan yg gak jelas untuk tujuan apa.Hai anjing2 DPR sadar kalian hidupnya gak akan lama.Kalau kalian gak bs membela rakyat sebaiknya bubar saja.kalian berhati busuk…..ayoooooo TNI kuuuu,,…kita ada dibelakangmu..jgn gentar menghadapi musuh..lebih baik berlinang air mata dan darah daripada harga diri kita diinjak-injak..Hiiiiduppppppppp Bangsakuuuuuuuu Indonesiaaaaaaaaaaa…Allahhhhhhhuakbarrrrrrrrr…..

    By Dayak,suku anak dalam on Jul 3, 2012

  26. suruh aja pemulung ambil pesawat yang udah tua bro, biar tak makan korban lagi.

    By ontot on Jul 3, 2012

  27. sebaiknya disamping kerjasama militer indonesia rusia segera bentuk Fakta pertahanan negara indonesia rusia (FINORA)termasuk pembasmian teroris dan pemberontak/sparatis. menurut ramalan ulama dahulu, tokoh tokoh dan cendikiawan dahulu, Rusia negara Sportif dan satria begitu juga cina cuma di jelek jelekan oleh negara negara yahudi dan sekutu karena saingan mereka. Menurut ramalan juga jika terjadi fakta ini (FINORA)maka dunia akan segan kepada negara negara tergabung dalam FINORA ini dan menjadi panutan bahkan PBB akan sering menggunakannya, dan negara yahudi, CIA beserta antek anteknya Inggris (Negara opertunis)dan australia, tidak berani lagi dan tidak akan usil lagi mengganggu kedaulatan negara negara untuk dimanfaatkan demi kepentingan mereka. OPM TPM RMS akan punah tanpa sisa karena tidak akan ada negara yg berani membekingnya lagi. pembasmian sparatis oleh Finora tidak lagi dikomentari dengan alasan ham. Karena finora merupakan FAKTA PERTAHANAN NEGARA yang sangat kuat disamping nama yang begitu indah pula. Negara ini akan tenang dalam melanjutkan pembangunan dibidang bidang yg lain tidak akan ada yang berani mengusiknya. Dan rakyat kedua negara merasa memiliki dan rasa bangga yang sangat tinggi, Cina bisa masuk bergabung dalam FINORA karena sangat relefan Yang berarti Fakta pertahanan Negara Indonesia Cina Rusia disamping itu juga cina merupakan adidaya baru. Cocok Bukan Tolong Pak Presiden dan menhankam Segeralah Realisasikan.rakyat masing masing negara ini merasa memiliki dan bangga sekali begitu pesan para ulama dan cendikiawan terdahulu.

    By ferry on Nov 29, 2013

  28. sebaiknya finora terbentuk atas dasar alioh teknologi secara keseluruhan 100% karena jika dalam finora tidak seimbang ada yang bisa membuat ada yang haanya bisa memakai tentu lucu jadi sebaiknya harus alhih teknologi supaya masing masing negara mandiri disegala bidang teknologi yakan,

    By ferry on Nov 29, 2013

Post a Comment