Polwan Digerayangi, Lalu… Cengengesan

July 2, 2011 – 3:26 pm

Anda pernah melihat Polwan digerayangi masyarakat, tapi tak menolak atau bahkan menghindar. Padahal, hampir sekujur tubuh sang Polwan ini dipegangi beramai-ramai oleh 8 orang sekaligus.

Itulah kegiatan menarik dari rangkaian pelaksanaan Peringatan HUT Bhayangkara ke-65 yang dilaksanakan jajaran Polres Lumajang di Stadion Semeru, Sabtu (2/7/2011) pagi.

Dalam kegiatan itu, ada empat polisi, dua diantaranya, Polwan dan dua lagi Polisi laki-laki (Polki) yang menjadi sasaran sentuhan tangan masyarakat. Namun jangan keburu terkejut dengan kegiatan ini, karena sang polisi bukan sesungguhnya, melainkan hanya menakin atau patung yang dikenakan seragam polisi saja.

Dan, masyarakat yang ikut dalam kegiatan dengan tema Thouch The Police ini, terdiri dari 28 orang yang merupakan wakil dari seluruh Polsek Jajaran di 21 Kecamatan dan terbagi dalam empat kelompok. Setiap kelompok harus memegangi sosok manekin polisi, baik Polki maupun Polwan di berbagai bagian tubuhnya.

Hanya saja, dalam lomba ini berlangsung cukup menarik dan dijamin pasti melelahkan. Pasalnya, pesertanya harus memegangi patung polisi ini selama berjam-jam. Atau, dalam kegiatan ini harus diuji ketahanan fisik para peserta, karena mereka tidak boleh duduk sedikitnya, sejak pukul 08.45 sampai 21.00 WIB.

Bahkan, peserta harus terus memegangi pakaian atau bagian tubuh dari sosok patung ini secara terus-menerus. Aturan ini diberlakukan dengan tegas, dimana baru dimulai sudah ada satu peserta yang dinyatakan gugur karena melepaskan pegangannya.

Meskipun demikian, mereka hanya diberikan kesempatan istrirahat untuk sholat dan makan selama 10 menit saja, pada pukul 13.00 WIB. Namun, meski telah berdiri dan memegangi patung polisi selama berjam-jam, para peserta tampak antusias dan bahkan terus cengengesan.

Apalagi, peserta yang mendapatkan bagian memegangi patung Polwan, tampak terus bergurau saja di tempatnya. Karena, da peserta yang memegangi bagian perut, dada dan lainnya. ”He…he….he. kapan lagi bisa memegangi Polwan seperti ini Mas,”kata Erwin peserta asal Desa Jatigono, Kecamatan Kunir yang mewakili Polsek Kunir.

Peserta juga sangat tertarik dengan hadiah yang disediakan Polres Lumajang dalam kegiatan ini. ”Selain trofi, kami juga menyediakan uang tunai Rp. 1,5 juta kepada para peserta,”kata AKP Pratomo Kasat Binmas Polres Lumajang mendampingi AKBP Tejo Wijanarko Kapolres Lumajang ketika dikonfirmasi Didi reporter Sentral FM Lumajang.

Terkait kegiatan ini, AKBP Tejo Wijanarko Kapolres Lumajang sendiri yang membuka kegiatan ini menyampaikan, jika lomba Thouch The Police ini diselenggarakan dengan tujuan mendekatkan polisi dengan warga masyarakat.

”Jadi bagaimana upayanya, agar polisi dan masyarakat bisa lebih dekat lagi. Selain itu, juga untuk mendorong kepedulian masyarakat untuk bersama-sama polisi memelihara Kamtibmas,”kata AKBP Tejo Wijanarko.

Sumber :

Code:

http://jaringradio.suarasurabaya.net/?id=819b5a5301b523654bc9d4adb4c0f50a201194478

Tambahan Berita :

Quote:

http://surabaya.detik.com/read/2011/…65-bhayangkara


Mengayomi masyarakat dengan cara di gerayangi……..:genit:

Polwan Digerayangi, Lalu… Cengengesan

Info yg dicari : perkosa polwan, polwan di perkosa, cerita polwan di perkosa, Cerita sek polwan, cerita perkosa polwan, cerita polwan, Cerita sex polwan di perkosa, polwan genit, Cerita polwan sex, polwan di perkosa terbaru,

Post a Comment