Persaingan Pilkada, Elit Rekayasa Konflik SARA Dayak-FPI

March 16, 2012 – 6:26 am
Bentrokan berdarah antara massa Front Pembela Islam (FPI) dengan mahasiswa Dayak di Pontianak, Kalbar terkait agenda politik lokal. Konflik FPI-Dayak, bukan konflik etnis, tetapi sudah konflik agama, Islam-Kristen.

Analisis tersebut disampaikan pengamat intelijen Suripto kepada itoday (16/3). "Konflik FPI-Dayak di Pontianak pasti ada yang merekayasa. Ada pihak-pihak yang ingin terjadi benturan sehingga memaksa aparat keamanan turun tangan," kata Suripto.

Menurut Suripto, dalam konflik Pontianak ada pihak-pihak yang mengusung agenda politik, salah satunya pilkada. "Konflik di Pontianak ini ada agenda politiknya. Sekarang ini, siapa yang mempunyai agenda politik di sana," ungkap Suripto.

Suripto menampik sinyalemen yang menyatakan bentrok Pontionak terkait agenda pengalihan isu kenaikan harga BBM. "Tidak ada pengalihan isu kenaikan BBM di Pontianak. Itu lebih kental persaingan dalam Pilkada. Sebelumnya, Habib Rizieq mau datang ke Kalimantan Tengah tidak jadi, dan sekarang Kalimantan Barat. Padahal kedatangan Habib Rizieq dalam rangka undangan dakwah. Kenapa ada resistensi?" sesal Suripto.

Prediksi Suripto, pada 2012 ini di Indonesia penuh ancaman konflik horizontal dan vertikal. Karena di sisi lain, eksistensi aparat keamanan tidak lepas dari agenda penguasa daerah. Jika penguasa daerah ingin membuat suasana kondusif itu bisa dilakukan, demikian juga sebaliknya konflik pun bisa diskenariokan.

"2012 ini, penuh ancaman konflik horizontal dan vertikal. Kalau vertikal antara rakyat dengan polisi tentang tanah atau lainnya. Horizontal itu rawan dengan SARA misalnya dengan Ahmadiyah, atau Syiah," terang Suripto.

Sebelumnya diberitakan, terjadi bentrok massa FPI dengan mahasiswa Dayak di Jl. KH Wahid Hasyim, Rabu (14/3) sore. Bentrok dipicu pemasangan spanduk di depan Asrama Pangsuma. Bentrok menyusul terjadi pada Kamis (15/3), massa dari kedua pihak turun ke jalan di lokasi berbeda.

Sumber

Kalau memang betul ribut FPI-Dayak adalah rekayasa elit, alangkah bodohnya mereka.

Zaman sudah maju, masih saja utamakan otot, bukan otak

Persaingan Pilkada, Elit Rekayasa Konflik SARA Dayak-FPI

Info yg dicari : konflik pontianak, fbi pontianak, berita sara, konflik di pontianak,
  1. 7 Responses to “Persaingan Pilkada, Elit Rekayasa Konflik SARA Dayak-FPI”

  2. jangan memaksakan kehendak suatu organisasi jika masyarakat tidak mau menerima…
    karena yang kita tau islam bukan agama pemaksa.
    terima kasih

    By ibau on Mar 17, 2012

  3. kalau mereka menggunakan akan mereka sedikit saja ,knp hrs dng cr adu mulut dan adu otot
    apakah tidak bisa dengan cara berunding bkn dgn cr membawa senjata tajam segala ,yang merugikan masyarakat setempat ,suasana menjadi mencekam dgn keadaan yg skrng ini ,

    By meysay on Mar 17, 2012

  4. hai orang2 munafik, jgn paksakn kehendak di negeri org.

    By anti fbi on Mar 17, 2012

  5. hai org munafik, jgn paksakan kehendak di negeri org. sadarlah bahwa kalian pendatang.

    By anti fbi on Mar 17, 2012

  6. Tidak ada gunanya suatu ormas (FPI) didirikan di suatu daerah tertentu jika masyarakat tertentu tidak menerima. Karena itu, coba dikaji ulang agar suatu saat tidak terjadi konflik yang lebih besar lagi. Yang perlu diingat adalah jangan memaksakan kehendak.

    By My comment on Mar 17, 2012

  7. Untuk : Anti Fpi

    Hai org kafir??
    Fpi adalah membela kebenaran,,,

    Org2 kafir tidak mau menjalankan kebenaran,,
    bangsa ini adalah mayoritas muslim, tpi membela kebenaran untuk semua umat yg mau menolak kemungkaran,,,

    By Rusmanto on Mar 26, 2012

  8. saya rasa ada ‘oknum dayak sempalan’ yg ga sedang dengan kedamaian dibumi kalbar, buktinya cornelis yg selaku ketua DAD sekalbar aja ga banyak bacot tentang FPI…buat ‘oknum dayak sempalan’ yg ada disini, sudahlah jgn memperkeruh suasana…damai itu indah…karna ulah kalian kemaren yg sok jago, banyak masyarat yg muak dengan tingkah kalian. budayakan ‘dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung’…dan perlu kalian ingat kalbar bukan hanya tanah orang dayak…

    By Bocah Ingusan on Mar 27, 2012

Post a Comment