Nazar: Anas Enggak Ngaku? Saya Buka Kasus Lainnya

February 3, 2012 – 8:26 am
Quote:

Muhammad Nazaruddin mengancam akan membeberkan kasus lain yang menyeret Anas Urbaningrum jika Ketua Umum Partai Demokrat itu tidak jujur soal proyek-proyek yang digarap perusahannya selama ini. Menurut Nazar, ia mengantongi sejumlah bukti yang menunjukkan keterlibatan Anas dalam sejumlah proyek pemerintah.

“Saya ini kan dari 2006 hampir tiap hari sama Anas," kata Nazar sebelum menjalani sidang kasus suap proyek pembangunan Wisma Atlet Jakabaring di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jumat, 3 Februari 2012. "Kalau dia enggak ngaku-ngaku juga, perlu dibuka (kasus) yang lain,” katanya.

Saat ditanya proyek apa saja yang pernah digarap perusahaan Anas, Nazar emoh mengaku. Ia mengklaim akan lebih dulu menunggu itikad Anas melaporkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Jika hal itu tak kunjung terjadi, baru Nazar akan mengungkap proyek yang melibatkan Anas.

“Saya sih maunya dia datang ke KPK dan ngakuin. Memang uangnya saya yang terima. Itu kan pahlawan, contoh bagi Republik ini," kata Nazar. "Kalau dia enggak ngaku juga, terpaksa saya buka lagi yang lain.”

Menurut Nazar, ia tahu banyak soal Anas karena pernah satu atap di perusahaan Grup Permai pada 2007 dan separtai di Demokrat. Bahkan, Nazar adalah salah satu dari anggota tim sukses pemenangan Anas sebagai ketua umum dalam Kongres Demokrat 2010 di Bandung, Jawa Barat.

“Kasus yang terkait Anas banyak bener. Wong saya hampir setiap hari sama Anas. Tanya saja sopir Anas, sopir saya, tanya gimana saya. Bisa dibilang hampir tiap pagi sampai malam tuh kami bareng, selama tiga tahun berturut-turut,” kata dia.

Sebelum ini, Nazar terus melempar bola panas ke Anas. Dia menuding Anas terlibat proyek pembangunan Komplek Olahraga Hambalang, Sentul, Jawa Barat. Dari proyek itu, Anas diklaim Nazar meraup duit Rp 50 miliar. Anas juga dituduh terlibat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Riau dan Kalimantan Timur serta mendapat Rp 80 miliar dari proyek itu. Ihwal keterlibatan Anas di Hambalang, Nazar menilai bukti-buktinya sudah cukup terang bagi KPK untuk menaikkan status Anas. “Hambalang cek aja. Nanti panggil Pak Joyo (Winoto, Kepala Badan Pertanahan Nasional), siapa yang kenalkan. Hambalang sebenarnya sudah cukup bukti. Tanyakan ke KPK saja,” ujarnya.


SUMBER

aw aw aw jadi kartu truf anas ada di nazar?

Nazar: Anas Enggak Ngaku? Saya Buka Kasus Lainnya

Info yg dicari : berita terbaru anas,

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Post a Comment