Lumpur Lapindo Berstatus Siaga

September 18, 2011 – 12:26 pm
Metrotvnews.com, Sidoarjo: Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) menetapkan status tanggul penahan Lumpur Lapindo dalam status siaga. Tanggul berlokasi di kawasan Siring atau yang berbatasan langsung dengan Jalan Raya Porong . Penetapan status siaga menyusul adanya longsoran lumpur dari dalam kolam penampungan.

Humas BPLS Akhmad Kusairi, Sabtu (17/9) mengatakan, status siaga diberlakukan untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi akibat adanya longsoran lumpur yang berada di dalam kolam penampungan. BPLS pun meminta bantuan polisi untuk mengamankan warga yang hendak mendekati lokasi berbahaya itu.

"Kami menetapkan status siaga di tanggul penahan lumpur tersebut, supaya warga tidak ada yang naik ke atas tanggul dan hanya petugas dari BPLS saja yang bkerja di lokasi penanggulan," ucapnya.

Ia mengemukakan, status siaga ini juga bisa naik menjadi awas, tergantung dari situasi dan kondisi di lapangan terkait dengan longsoran lumpur ini.

"Kami masih belum tahu kapan status siaga ini akan berubah turun atau malah naik, tergantung dari pengawasan di lapangan. Intinya kami akan terus melakukan pengawasan di lokasi selama 24 jam penuh untuk mengamati pergerakan lumpur yang ada di dalam kolam penampungan," tuturnya.

Pria yang akrab dipanggil Arik ini menjelaskan, ketinggian lumpur di pusat semburan sendiri sudah melebihi kapasitas normal dan dikhawatirkan, sewaktu-waktu akan terjadi longsoran ke beberapa titik permukaan tanggul.

"Kami menetapkan status tanggul siaga, karena tergolong sudah membahayakan dan meminta kepada warga untuk tidak naik ke atas tanggul supaya para pekerja dari BPLS bisa bekerja dengan maksimal," katanya.

Ia menyebutkan, untuk meminimalisasi terjadinya longsoran yang bisa menyebabkan patahan, maka peninggian tanggul dilakukan setinggi sekitar 1 meter.

"Tanggul juga dipertebal supaya tidak longsor ketika terdesak lumpur dari pusat semburan. Sudah melebihi batas normal, luberan lumpur dari dalam kolam penampungan," paparnya.

Meski tanggul dalam kondisi bahaya, sejauh ini, Jalan Raya Porong dan rel kereta api sendiri masih beroperasi dengan normal dan belum dilakukan penutupan oleh BPLS. (Ant/RRN)

http://www.metrotvnews.com/read/news…erstatus-Siaga

Tanggul Lumpur Lapindo Status Siaga, Warga Dilarang Mendekat

Quote:

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), hari ini Sabtu (17/9), memberlakukan status siaga di tanggul sekitar pusat semburan. BPLS melarang warga mendekati atau berada di sekitar tanggul.

Peringatan BPLS itu dikeluarkan menyusul semakin bahayanya kondisi endapan lumpur di kolam penampungan seluas 600 hektare itu. Volume lumpur yang terus bertambah setiap hari, mengakibatkan ketinggian endapan lumpur di dekat pusat semburan sudah mencapai 15 meter. Sementara ketinggian tanggul terluar hanya 11 meter.

Akhmad Kusairi, Humas BPLS, menjelaskan bahwa volume endapan lumpur itu kemudian menekan tanggul sisi terluar, sehingga tanggul terluar. Artinya tanggul itu dalam kondisi rawan ambrol karena tertekan volume endapan lumpur.

Bahaya lain yang lebih mengkhawatirkan adalah patahan tanah. Patahan tanah itu sudah terlihat jelas dari endapan lumpur di kolam penampungan. Patahan itu mengakibatkan endapan lumpur retak, dan amblas hingga satu meter dengan bentuk memanjang ratusan meter. Untuk mengantisipasi adanya warga yang mendekat, BPLS menyiagakan beberapa petugas keamanan di lokasi, dibantu aparat Polres Sidoarjo.

Kondisi lumpur yang makin memprihatinkan itu juga mengancam jalur kereta api dan Jalan Raya Porong. BPLS terus berupaya mengalirkan lumpur ke Kali Porong, dan memperkuat tanggul terluar.(Heri Susestyo/DSY)

http://www.metrotvnews.com/read/news…arang-Mendekat


Masyarakat Sekitar Diminta Waspadai Tanggul Lumpur Lapindo

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Pemerintah Provinsi Jawa Timur meminta kepada warga masyarakat mewaspadai tanggul penahan lumpur Lapindo menyusul terjadinya longsoran lumpur di dalam kolam penampungan. Saat ini segala kewenangan terhadap segala kemungkinan yang ada di tanggul penahan lumpur menjadi beban Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS).

"Segala bentuk teknis terkait dengan kondisi di tanggul penanggulangan lumpur tersebut menjadi tanggung jawab BPLS yang memahami kondisi di lapangan," kata Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifulah Yusuf di Sidoarjo usai menghadiri peringatan Hari Jadi ke-13 Partai Amanat Nasional (PAN) di salah satu hotel di Sidoarjo, Ahad (18/9).

Ia mengemukakan, terkait dengan kondisi di Jalan Raya Porong, dirinya mengaku masih belum perlu dilakukan penutupan, mengingat kondisi tanggul masih cukup bagus. "Kami menyerahkan sepenuhnya kepada BPLS terkait diperlukan atau tidak penutupan Jalan Raya Porong pascaterjadinya longsoran lumpur di dalam kolam penampungan," katanya.

Sementara itu BPLS terus melakukan proses peninggian tanggul penahan lumpur di kawasan Siring pascaterjadinya longsoran lumpur di dalam kolam penampungan. Peninggian tanggul dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya luberan lumpur dari kolam penampungan menyusul ketinggian tanggul yang hanya sebelas meter.

Peninggian itu dilakukan dengan menggunakan tiga alat berat yang ditempatkan di lokasi tanggul penahan lumpur. Selain melakukan peninggian tanggul, BPLS juga melakukan sudetan di dalam kolam penampungan lumpur untuk mengalirkan lumpur ke lokasi lain yang masih memungkinkan.

Dengan demikian beban lumpur yang berada di kolam penampungan di kawasan Siring yang mengalami longsoran bisa berkurang dan tidak membahayakan Jalan Raya Porong.(Ant/BEY)

http://www.metrotvnews.com/read/news…Lumpur-Lapindo

Kapan Selesainya ni Lapindo..??? :capedes

Jangan lupa Gan :rate5

Jika berkenan, bagi cendol ya gan…:cendolbig

Lumpur Lapindo Berstatus Siaga

Info yg dicari : berita lumpur lapindo terkini,

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Post a Comment