Ketua DPP HANURA memberikan dukungan thdp Joko Widodo sbg CAPRES dlm Pemilu 2014

January 5, 2012 – 6:26 am
Joko Widodo Kuda Hitam di 2014?

Oleh: R Ferdian Andi R
Nasional – Rabu, 4 Januari 2012 | 15:15 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Walikota Solo Joko Widodo, belakangan menjadi buah bibir masyarakat. Yang terbaru, dia mempelopori penggunaan mobil ESEMKA, karya anak SMK di Surakarta, sebagai mobil dinasnya.

Ini melengkapi gebrakan populis ala Joko Widodo sebelumnya. Kini, namanya pun didorong untuk maju dalam kontestasi Pemilu Presiden2014.

Ketua DPP Partai Hati Nurani Rakyat Yuddi Chrisnandi secara terbuka, melalui akun twitternya memberikan dukungan terhadap Joko Widodo sebagai Calon Presiden dalam Pemilu 2014 mendatang.

"Andai PDI perjuangan visioner, calonkan Joko Widodo sebagai capres 2014, beri dukungan penuh, saya pribadi menyokongnya untuk kebaikan Indonesia, bisa menang," demikian tulis bekas politikus Partai Golkar di akun Twitternya itu, Selasa (3/1/2012).

Yuddi mengatakan para walikota dan kepala derah lainnya tidak perlu malu-malu untuk belajar dari kepemimpinan Joko Widodo dalam memimpin Solo. Menurut Yuddi, kepemimpinan Joko Widodo autentik, sederhana, dan lugas.

Joko Widodo jelas berbeda dengan Dahlan Iskan. Meski keduanya, kini menjadi buah bibir masyarakat. Joko Widodo di birokrasi pemerintahan telah lama. Saat ini merupakan periode keduanya menjabat sebagai Walikota Solo. Joko Widodo murni berasal dan berkarya dari daerah.

Adapun Dahlan Iskan, di pemerintahan baru empat bulanan. Dua tahun sebelumnya, Dahlan berkiprah sebagai Direktur Utama PT PLN. Meski orang daerah, persinggungan dengan pusat kekuasaan telah ia jalin sejak lama. Sebagai bos grup media besar seperti Jawa Pos Grup, berhubungan dengan pusat kekuasaan merupakan sebuah keniscayaan. Bahkan secara terbuka, Dahlan mengaku simpati dengan SBY saat Pemilu 2004 lalu.

Nama Joko Widodo memang fenomenal. Meski berasal dari daerah dan tentunya miskin relasi dengan pusat kekuasaan, namun kiprahnya mampu membetot kalangan luas. Seperti tagline "Solo: The Spirit of Java" menjadi salah satu hasil besutan Jokowi, demikian ia kerap disapa, hingga menjadikan Solo sebagai kota yang diperhitungkan.

Jokowi juga teruji dalam persinggungan menyelesaikan persoalan di akar rumput. Seperti saat merelokasi pedagang barang bekas di Taman Banjarsari yang nyaris tidak ada gejolak antara pemerintah kota versus pedagang. Jokowi juga memberi syarat pada investor untuk mau memikirkan kepentingan publik, melakukan komunikasi langsung rutin dan terbuka yang disiarkan oleh televisi lokal dengan masyarakat.

Atas kiprah dan gebrakannya yang autentik itulah, dorongan Jokowi untuk ‘naik kelas’ menjadi gubernur mengemuka. Bahkan, selain didorong untuk maju dalam Pemilukada di Provinsi Jawa Tengah, Jokowi juga didorong untuk maju di Pemilukada DKI Jakarta. Bahkan, kini dorongan agar Jokowi maju dalam Pilpres 2014 mendatang juga muncul.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakan semua kader PDI Perjuangan yang sudah teruji bisa saja diusulkan maju dalam Pilpres. "Menurut saya semua kader PDI Perjuangan yang sudah teruji bisa saja (jadi capres/cawapres-red), kan ada mekanisme partai dan tahapan-tahapan yang harus dilalui, bukan diusulkan saja," jelas Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo saat dikonfirmasi, Rabu (4/1/2012).

Namun, Tjahjo mengisyaratkan bila Joko Widodo diamanatkan untuk di posisi Kepala Daerah. Menurut dia, kader PDIP harus siap untuk ditempatkan di mana saja. "Semua kader PDIP yang berhasil adalah kader nasional partai dan harus siap ditugaskan ke mana saja," tegas Tjahjo.

Figur Joko Widodo kini membius publik. Tampilan yang sederhana, egaliter, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang otentik seolah menjad deferensiasi dengan kebanyakan model kepemimpinan baik di nasional maupun di daerah.

http://nasional.inilah.com/read/deta…-hitam-di-2014

Quote:

Ada yg mendukung ada yg mencibir Jokowi :D
Tetap semangat pak Jokowi, mau capres atau tidak, anda telah menjadi "PRESIDEN (PEMIMPIN)" dihati sebagian masyarakat :o


Quote:

Kata Pakde Karwo, Mobil Esemka Jokowi Cocok buat Tagline

RABU, 04 JANUARI 2012 | 13:44 WIB
TEMPO.CO, Surabaya – Setelah Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengeluarkan sindiran terhadap Wali Kota Surakarta Joko Widodo soal mobil Esemka, kini giliran Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengeluarkan sindiran serupa atas wacana Joko Widodo menggunakan mobil Esemka untuk mobil dinasnya.(Gubernur Bibit Sindir Jokowi)

"Tentang usulannya itu (menggunakan mobil buatan Esemka) bisa-bisa saja, tapi bukan itu masalah ekonomi yang harus kita bangun," kata Soekarwo ketika ditemui di Gedung Negara Grahadi Surabaya siang tadi, Rabu 4 Januari 2012.

"Itu (mengunakan mobil Esemka) hanya bagus untuk tagline pencalonan presiden atau gubernur, itu bagus," kata Soekarwo sambil terkekeh. Menurut dia, jika ingin membangun perekonomian daerah dengan cepat, kepala daerah harus fokus pada pengetatan produk impor.

Dia mencontohkan mulai membanjirinya produk impor makanan di dalam negeri. Padahal impor makanan ini dipastikan akan membunuh para petani dan pengusaha kecil. "Itu (menggunakan mobil Esemka) memang populer, tapi kalau pengin cepet ya impor ini harus kita urus. Bisa dengan menaikkan standardisasi impor masuk. Untuk melarang impor jelas ndak mungkin," kata dia sambil kembali tersenyum dan meminta kepada Wakil Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) untuk menjelaskan wacana mobil Esemka tersebut.

"Wis rek, laopo kok ngurusi mobil (sudah, kenapa harus mengurusi mobil). Yang penting mobil itu kalau sudah teruji ya silakan. Jatim juga punya banyak pelajar yang ahli tapi kan ya nanti dulu," ujar Gus Ipul.

FATKHURROHMAN TAUFIQ

http://www.tempo.co/read/news/2012/0…k-buat-Tagline


Quote:

Mereka yang Angkat Jempol dan yang Mencibir Mobil Esemka


Niken Widya Yunita – detikNews
Kamis, 05/01/2012 06:03 WIB
Jakarta - Mobil Esemka buatan murid SMK di Solo sedang naik daun gara-gara Walikota Surakarta Joko Widodo (Jokowi) menggunakan untuk mobil dinasnya. Para pejabat di Jakarta pun ikut-ikutan alias latah dengan Jokowi.

Sebut saja anggota DPR Komisi I dari Demokrat Roy Suryo yang angkat jempol dengan produk 2009 itu. Roy sudah memesan 2 unit bahkan dia rela menunggu mobil itu 4 bulan lagi. Katanya, Roy ingin menjadi wakil rakyat yang mempelopori menggunakan mobil bermodel Sport Utility Vehicle (SUV) itu.

"Saya serius. Saya sudah hubungi pihak-pihak yang terkait dengan mobil ini," cetusnya kepada detikcom, Selasa (3/1) kemarin.

Nggak mau kalah dengan Roy, Ketua DPR Marzuki Alie bahkan sampai terbang ke Solo untuk melihat langsung mobil itu. Di Solo, politisi PD itu sempat mengkritik mobil Esemka.

"Beratnya luar biasa. Dempulannya kiloan. Puluhan kilo," ujar Marzuki di Balai Kota Solo, Rabu (4/1/2012 ).

Meski demikian, Marzuki juga latah memesan mobil berkapasitas 1500 cc itu. Sayangnya mobil itu untuk pengawalnya.

"Ini untuk patwal. Saya mau lihat ketangguhannya, mau diubah jadi warna hitam," ucap Marzuki yang mengenakan batik dan terlihat sumringah ini.

Lain Joko Widodo dan Marzuki Alie, lain Gubernur Jateng Bibit Waluyo. Bibit mencibir keputusan Joko Widodo yang menggunakan Esemka untuk mobil dinasnya.

"Bangga itu boleh. Bangga bahwa anak-anak kita bisa berkarya luar biasa. Tapi kebanggaan itu yang terukur dong. Lah ini belum apa-apa, teruji saja belum kok sudah ada yang berani pasang pelat nomor (untuk kendaraan dinas -red). Sembrono itu namanya. Kalau nanti sampai nabrak kebo gimana. Tidak usah cari mukalah," kata Bibit saat mendampingi Menteri Pertanian Suswono dalam panen anak sapi di Wonogiri, Selasa (3/1) kemarin.

Bibit punya teman yang mendukung ucapannya yakni Bupati Wonogiri, Danar Rahmanto. Menurut Danar, syarat kendaraan dinas pejabat yakni harus dilengkapi dengan sertifikat resmi lulus uji kelaikan dan memenuhi standar keselamatan.

"Kalau cuma sekadar merakit, saya juga punya karoseri sendiri. Juga bukan karena saya tidak mau menggunakan kendaraan buatan anak-anak sendiri, tapi juga harus sesuai aturan yang ada. Jika semua persyaratan kelaikan jalan itu terpenuhi, bagus juga menggunakan kendaraan itu karena harganya murah sehingga bisa efisiensi anggaran," ujar Danar di tempat dan waktu yang sama dengan Bibit.

http://www.detiknews..com/read/2012/…r-mobil-esemka


Ketua DPP HANURA memberikan dukungan thdp Joko Widodo sbg CAPRES dlm Pemilu 2014

Info yg dicari : berita joko widodo terbaru, berita terkini pemilu, jokowi gubernur dki, berita joko capres, berita tentang joko widodo capres,

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

  1. One Response to “Ketua DPP HANURA memberikan dukungan thdp Joko Widodo sbg CAPRES dlm Pemilu 2014”

  2. PAK JOKOWI, SEMANGATT SAJA…. SAYA YAKIN ANDA PUNYA REVOLUSI YG BERTANGGUNG JAWAB……

    LANJUT PAK JOKOWI…..

    By SYUKURON on Jan 6, 2012

Post a Comment