Inilah Pernyataan Resmi Blatter Mengenai PSSI

March 15, 2011 – 6:26 pm
Presiden FIFA itu memberikan pernyataan seputar kisruh PSSI dan sepakbola Indonesia.

Oleh M Yanuar F

15 Mar 2011 23:46:00

Sepp Blatter akhirnya memberikan pendapatnya mengenai kisruh di tubuh organsasi sepakbola Indonesia, PSSI.

Presiden FIFA itu memberikan keterangan resmi kepada wartawan sebelum memberikan pidato di Kantor Parlemen Timor Leste di Dili hari ini, dalam rangkaian kunjungannya ke Timor Leste.

Blatter menjelaskan putusan FIFA terkait kisruh di tubuh PSSI, juga mengingatkan PSSI untuk segera melaksanakan kewajibannya sebelum 30 April, seperti menggelar kongres dan menuntaskan masalah Liga Primer Indonesia.

Inilah keterangan dari Blatter:
"Saya sangat senang bisa membuat klarifikasi di sini menyangkut situasi sepak bola di Indonesia yang telah menjadi perhatian. Berdasarkan surat resmi yang kami kirim ke Sekretaris Jenderal PSSI, Mr. Besoes dan juga press release kami yang bisa dilihat di fifa.com, kami mempunyai dua masalah di PSSI. Yang pertama adalah masalah organisasi menyangkut Statuta PSSI dan yang kedua adalah mereka mempunyai breakaway league yang tidak compatible dengan statuta mereka sendiri dan dengan Statuta FIFA."

"Situasi ini telah dibahas dalam Football Association Committee FIFA dan dibahas juga dalam Executive Committee FIFA. Executive Committee telah mengambil keputusan bahwa PSSI harus mengatur General Asembly pada 26 Maret untuk memilih dan mengarahkan Komisi Pemilihan dan mengadopsi Electoral Code berdasarkan Standard Electoral Code FIFA."

"Komisi Pemilihan harus mengatur pemilihan sebelum 30 April dan juga jika PSSI tidak mampu menyelesaikan masalah breakway league, kasus akan dibawa lagi ke Komite Eksekutif FIFA untuk kemungkinan diberikan sanksi."

"Apa makna dari keputusan tersebut? Komite Eksekutif juga memahami bahwa Komite Banding telah menggugurkan aplikasi empat kandidat ketua. Sangat jelas, bahwa kami pun telah melakukan pertemuan di Zurich bersama dengan Secretary General dan Director Member Association and Development, Thierry Regenass, yang juga hadir di sini. Kami telah bertemu perwakilan PSSI, Duta Besar Indonesia untuk Swiss, dan ibu Rita Subowo, sebagai kolega saya di IOC yang juga Ketua KONI."

"Kami menerangkan keputusan dari Komite Eksekutif dan kami juga menghargai keputusan yang telah diambil oleh Komite Banding Pemilihan Ketua PSSI. Kami tidak berbicara menyangkut siapa yang boleh dan siapa yang tidak boleh berada di sana. Meski statuta diperbaharui sekalipun, tidak akan menyebutkan siapa yang boleh dan siapa yang tidak boleh, tetapi yang kami harapkan jika statuta diubah di kongres pun harus menghargai keputusan yang tekah diambil oleh Komite Banding. Ini adalah sikap kami dan tidak ada diskusi menyangkut hal itu karena bola sekarang dimainkan oleh PSSI sendiri."

"Hal lainnya mengenai breakaway league. Tidak mungkin memiliki sebuah breakaway league di dalam sebuah organisasi yang terorganisasi dengan baik. Oleh karena itu sekaranglah saatnya bagi Komite Eksekutif FIFA untuk memastikan terjadi intervensi, tetapi berdasarkan statuta mereka sendiri mereka harus menyelesaikannya, karena kami tidak akan menghindari jika statuta ditulis ulang oleh asosiasi, tetapi mereka harus membawanya ke ‘house in order’."

"Jika sampai akhir April atau 30 April, mereka tidak melaksanakannya maka kasus akan dibawa kembali ke Komite Eksekutif FIFA. Jika tidak ada penyelesaian maka Komite Eksekutif FIFA tidak memiliki alternatif selain menghukum federasi dan saya berharap kami tidak menjatuhkan sanksi, tetapi mereka harus melaksanakan tugas-tugasnya."

sumber : http://www.goal.com/id-ID/news/1387/…-mengenai-pssi

Inilah Pernyataan Resmi Blatter Mengenai PSSI

Info yg dicari : berita terbaru kisruh pssi, Berita tentang pssi, kasus terbaru pssi,

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

  1. 4 Responses to “Inilah Pernyataan Resmi Blatter Mengenai PSSI”

  2. Andapun kalau jadi Nurdin Halid mungkin akan melakukan hal yg sama bahkan mungkin lebih. Tentu saja rezim PSSI pimpinan Nurdin Halid nggak mau menyerahkan PSSI ke orang lain, siapa yang bersedia menyerahkan ladangnya yang subur ke orang lain ? Itulah yg menurut perkiraan saya yg dgn segala cara Rezim PSSI akan terus ngotot tanpa rasa malu utk mempertahankan kerajaannya !!!!

    By supangkat on Mar 28, 2011

  3. baru jadi ketua aja seperti itu apalagi kalo jadi presiden???KHADAFI ke-2 donk ga mau lengseeerrrrr…..nyadar donk pak masih ada neraka yang nunggu bapak…jadi inget2 jangan bawa nama Tuhan.

    By reni on Mar 30, 2011

  4. Terjadinya kisruh PSSI dengan pemerintah disebabkan karena pemerintah lalai dari pengewasan dan pembinaannya. Sepertinya pemerintah (menpora) tidak sebagai penngah atau pengadil dalam kisruh ini. Mempora berpihak sebelah, hanya selalu menerima saran dari Komite banding, Menpora tidak pernah memanggil pengurus PSSI untuk menjelaskan pokok masalahnya sekaligus mengevaluasi kenerjanya selama. Selama masalah Statuta PSSI maupun FIFA muncul, Menpora sepertinya memaksakan calon tertentu untuk mengganti NUrdin Halid. Padahal NH tidak mencalonkan lagi pada periode berikutnya, dia hanya mengantar PSSI melaksanakan kongres dengan baik sesuai dengan aturan tanpa intervensi pemerintah. Saya mencurigai dari awal pemerintah ingin menjatuhkan NH sebagai ketum sebelum kongres dimulai, agar calon dari pemerintah bisa lolos. Banyak faktanya bisa dilhat, salah satunya waktu kongres di Pekan Baru, pemerintah (kepolisian)memberikan )meminta TNI ikut mengamankan jalanya kongrs.Memangnya kongres ini di hadiri oleh teroris? Lucu khan? Kejadian ini adalah sebauh skenario dari awal untuk menggagalkan kongres, supaya ada alasan yang kuat bahwa pengurus PSSI tidak mampu berbuat, sehingga diberi rapor merah oleh Menpora.Akhirnya Pengurus pusat PSSI dibekukkan termasuk pendanaan dan fasilitas yang digunakan.Ha..ha…ha sangat luas biasa permainan ini. Kasihan pengurus PSSI.Saya sebagai masyarakat pencinta bola merasa prihatin, karena pemerintah terlalu cepat memberikan sanksi pembekuan PSSI tanpa mengundang pengurus untuk dievaluasi dan pertanggungjawaban atas ditundanya Kongres di Pekan Baru itu.Apaboleh buat,nasi sudah jadi bubur,saya mengharap agar club sepak bola yang berjalan di lIga Djarum tetap berjalan. Bisa saja liga Djarum batal, karena induknya dibekukkan, maka Liga Primer yang jaya karena itu yang didukung oleh Menpora. Siapa dulu dong ketuanya LPI?

    By amrin on Mar 31, 2011

  5. Terjadinya kisruh PSSI dengan pemerintah disebabkan karena pemerintah lalai dari pengewasan dan pembinaannya. Sepertinya pemerintah (menpora) tidak sebagai penngah atau pengadil dalam kisruh ini. Mempora berpihak sebelah, hanya selalu menerima saran dari Komite banding, Menpora tidak pernah memanggil pengurus PSSI untuk menjelaskan pokok masalahnya sekaligus mengevaluasi kenerjanya selama. Selama masalah Statuta PSSI maupun FIFA muncul, Menpora sepertinya memaksakan calon tertentu untuk mengganti NUrdin Halid. Padahal NH tidak mencalonkan lagi pada periode berikutnya, dia hanya mengantar PSSI melaksanakan kongres dengan baik sesuai dengan aturan tanpa intervensi pemerintah. Saya mencurigai dari awal pemerintah ingin menjatuhkan NH sebagai ketum sebelum kongres dimulai, agar calon dari pemerintah bisa lolos. Banyak faktanya bisa dilhat, salah satunya waktu kongres di Pekan Baru, pemerintah (kepolisian)memberikan )meminta TNI ikut mengamankan jalanya kongrs.Memangnya kongres ini di hadiri oleh teroris? Lucu khan? Kejadian ini adalah sebauh skenario dari awal untuk menggagalkan kongres, supaya ada alasan yang kuat bahwa pengurus PSSI tidak mampu berbuat, sehingga diberi rapor merah oleh Menpora.Akhirnya Pengurus pusat PSSI dibekukkan termasuk pendanaan dan fasilitas yang digunakan.Ha..ha…ha sangat luar biasa permainan ini. Kasihan pengurus PSSI.Saya sebagai masyarakat pencinta bola merasa prihatin, karena pemerintah terlalu cepat memberikan sanksi pembekuan PSSI tanpa mengundang pengurus untuk dievaluasi dan pertanggungjawaban atas ditundanya Kongres di Pekan Baru itu.Apaboleh buat,nasi sudah jadi bubur,saya mengharap agar club sepak bola yang berjalan di lIga Djarum tetap berjalan. Bisa saja liga Djarum batal, karena induknya dibekukkan, maka Liga Primer yang jaya karena itu yang didukung oleh Menpora. Siapa dulu dong ketuanya LPI?

    By amrin on Mar 31, 2011

Post a Comment