(dicabuli,hami,trus aborsi)Guru Ponpes Cabuli 10 Santri Bertahun-Tahun

December 19, 2011 – 3:26 am
Guru Ponpes Cabuli 10 Santri Bertahun-Tahun

http://suaramerdeka.com/v1/index.php…Bertahun-Tahun

GUNUNGPATI, suaramerdeka.com – Seorang guru spiritual di Pondok Pesantren (Ponpes) Durrotu Ahlusunah Waljama’ah, Sekaran, Gunungpati, diduga mencabuli beberapa santri putri. Sugito (60), nama guru tersebut, disinyalir telah melakukan praktik asusila sejak beberapa tahun lalu.

Beberapa santri putri yang rata-rata mahasiswa yang mondok di pesantren tersebut bahkan hamil dan menggugurkan kandungannya. Kasus ini terungkap setelah beberapa korban melapor ke Polrestabes Semarang, Sabtu (17/12). Salah satu alumni pesantren, Muhammad Irfan Lutfi (27) yang mendampingi korban mengatakan, perbuatan asusila itu sudah berlangsung lama dan diketahui hampir seluruh isi pesantren.

Namun tidak seorang pun bahkan korban yang berani melaporkan kasus tersebut ke polisi karena takut. Saat ada santri putra berusaha mengungkap tapi justru dikeluarkan. Informasinya, sudah 10 santri putri yang jadi korban. Beberapa yang hamil kemudian dinikahkan dengan santri putra.

”Sugito itu orang luar yang jadi guru spiritual di ponpes ini. Dia sering ke pondok untuk memberi bantuan penyembuhan penyakit,” katanya di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Semarang.

Dalih Pengobatan

Berawal dari itu, bila ada santri yang sakit, oleh pengasuh ponpes disarankan untuk berobat kepada terlapor yang rumahnya tidak jauh dari pesantren. Dengan dalih proses pengobatan, diduga terlapor melakukan tindak asusila hingga ada yang hamil dan janinnya digugurkan.

Nidzom, alumni lain menambahkan, praktik pengobatan terlapor diawali dengan terapi pijat di bagian tubuh pasien yang sakit. Kemudian terlapor mengolesi kening pasien dengan minyak. Saat itulah pasien tiba-tiba merasa takut dan menuruti keinginan terlapor.

Kasus ini sebelumnya dilaporkan ke ke Polda Jateng sekitar Juni lalu namun kemudian dilimpahkan ke Polrestabes. ”Sulit untuk membawa korban melapor karena mereka merasa malu. Bahkan ada korban yang sudah lulus dan keluar dari pondok,” katanya.

Lurah Ponpes Aswaja, Nizam, ketika dikonfirmasi mengatakan, Sugito bukanlah anggota pengajar resmi di pondoknya. Tindakan Sugito dilakukan atas nama pribadi dan diluar sepengetahuan pondok. Nizam menolak memberi penjelasan lebih lanjut karena keterangan resmi baru akan diberikan KH Masrukhan sebagai pengasuh pondok pada Senin (19/12).

Sementara itu Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan mengatakan, pihaknya masih mendalami keterangan dari para pelapor dan saksi. “Keterangan dari Pelapor akan menjadi acuan bagi kita untuk mengembangkan kasus ini,” ujarnya. Sementara terlapor belum diperiksa karena masih fokus pada para korban.

( Anton Sudibyo / CN27 / JBSM )

(dicabuli,hami,trus aborsi)Guru Ponpes Cabuli 10 Santri Bertahun-Tahun

Info yg dicari : foto santri ngentot, santri putri bugil, foto ngentot santri, santri telanjang, cerita perkosa santri, foto santri telanjang, santri putri telanjang, cerita ngentot para santri, santri putri ngentot, foto ngentot santri pesantren,

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Post a Comment