Seorang Pria Ditangkap di China Terkait Kanibalisme

May 26, 2012 – 3:26 am
[right][/RIGHT]Beijing (AFP/ANTARA) – Kepolisian di sebelah barat daya China menahan seorang pria yang disangka membunuh lebih dari 12 anak muda, memutilasi tubuh korban dan menjual daging mereka untuk dikonsumsi untuk orang lain.

Zhag Yongming (56) ditangkap dua pekan lalu di desa Nanmen di provinsi Yunnan dan sedang diselidiki atas pembunuhan seorang anak muda yang berusia 19 tahun pada akhir April.

Kepolisian menggeledah rumah Zhang dan menemukan barang-barang milik anak itu, seperti ponsel, kartu bank,dan bukti-bukti lain. Menurut website Guangxi News yang mengatakan bahwa lebih dari satu lusin anak muda lainnya, hilang di desa itu beberapa tahun yang lalu.

Website itu juga mengatakan bahwa Zhang dahulu pernah menjalani hukuman penjara selama hampir 20 tahun, atas kasus pembunuhan.

Zhang Dikenal oleh penduduk desa sebagai seorang monster kanibal, lapor situs tersebut, mengutip kata-kata dari penduduk desa, yang melihat kantung plastik berwarna hijau tergantung di rumahnya, dan terlihat tulang putih dibagian atas dari kantong tersebut.

Kepolisian setempat menolak berkomentar ketika dihubungi oleh AFP pada Jumat, mengatakan bahwa informasi akan tersedia "pada waktu yang tepat", dan laporan lainnya tentang kasus mengerikan itu tampaknya dihapus dari situs-situs China.

Tapi koran Hong Kong, Standard mengatakan pada Jumat bahwa polisi yang memasuki rumah Zhang menemukan bola mata manusia diawetkan di dalam botol anggur dan daging yang diawetkan digantung dirumahnya.

Polisi khawatir bahwa Zhang memberi makan ketiga anjingnya dengan daging manusia, sementara menjual bagian lain dari tubuh korban di pasar dengan menyebutnya "daging burung unta", menurut Koran Standard.

Beijing mengirimkan tim ahli ke Yunnan untuk mengawasi penyelidikan para remaja yang hilang dan dua kepala kepolisian setempat dipecat dari jabatan mereka, kata kantor berita resmi Xinhua.

seharunya Indonesia juga seperti ini
mereka harunya mengeluarkan polisi jika banyak terjadi kasus kejahatan
:cendols:cendols:cendols:cendols:cendols:cendols

sumber http://id.berita.yahoo.com/seorang-p…102706344.html

Seorang Pria Ditangkap di China Terkait Kanibalisme

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Dokumen Korupsi di Vatikan Bocor

May 26, 2012 – 2:26 am

Setelah Presiden Bank Vatikan dipecat, kepala pelayan Vatikan juga ditahan.

Kepala Pelayan Paus Benediktus ditahan pada Jumat 25 Mei 2012 karena terkait penyelidikan sebuah dokumen resmi yang berisi dugaan kroniisme dan korupsi dalam kontrak-kontrak Vatikan.

Sebuah sumber Reuters di Vatikan menyatakan, bocoran dokumen itu sebagian sudah beredar di media Italia pada Januari dan Februari, termasuk sebuah surat pribadi pada Paus.

Beberapa dokumen yang kemudian disebut Vatileaks itu, berisi dugaan korupsi, mismanajemen, dan kroniisme dalam kontrak kerja di Vatikan dan ketidaksepahaman internal atas manajemen Bank Vatikan. Presiden Bank Vatikan sendiri, Ettore Gotti Tedeschi, sudah dipecat pada Kamis lalu.

Juru bicara Vatikan menyatakan pada Jumat pagi, bahwa orang yang memegang dokumen rahasia itu sudah ditahan namun dia tak mau menyebutkan posisi atau identitasnya sampai ada izin dari penyelidik Vatikan. Namun sumber di Vatikan menyatakan bahwa orang yang ditahan kepala pelayan.

Kepala pelayan Vatikan melayani di apartemen di Istana Apostolic, memberikan rosario kepada peziarah. Sebagai anggota dekat dari pelayanan kepausan, dia memiliki keleluasaan mengakses ruang-ruang pribadi di Vatikan.

Media Italia menyebut, penyelidik menemukan sejumlah dokumen di apartemennya.

Paus, yang syok dan sedih dengan bocoran itu, memerintahkan sejumlah penyelidikan, termasuk satu yang dipimpin langsung polisi Vatikan dan lainnya oleh sebuah komisi kardinal.

Salah satu surat yang bocor adalah surat dari seorang duta besar Vatikan untuk Amerika Serikat, Carlo Maria Vigano. Vigano menyurati Menteri Luar Negeri Vatikan Tarcisio Bertone, berisi pernyataan bahwa dia dikirim ke Amerika karena telah membongkar jaringan korupsi, nepotisme dan kroniisme terkait kontrak-kontrak yang dinaikkan harganya. (umi)

sumber: http://wap.vivanews.com/news/read/31…-vatikan-bocor

Dokumen Korupsi di Vatikan Bocor

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Kapolda Metro Tetap Tolak Konser Lady Gaga; LG pun Ancam Batalkan Konser di Jakarta

May 26, 2012 – 1:26 am

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Untung S. Radjab

Kapolda Tetap Tolak Konser Lady Gaga
JUM”AT, 25 MEI 2012 | 20:37 WIB

TEMPO.CO, Jakarta – Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Untung S. Radjab, menyatakan keputusannya terhadap penyelenggaraan konser penyanyi asal Amerika Serikat Lady Gaga, tetaplah sama, yaitu tidak merekomendasikan. "Mengenai pihak panitia yang berupaya memenuhi persyaratan, tanyakan saja pada Mabes Polri," ujarnya pada Jumat 25 Mei 2012.

Untung juga enggan menjelaskan mengenai pihak promotor Big Daddy Entertainment yang membantah konser tersebut batal. "Saya kan sudah bilang soal keputusannya," kata Untung.

Pada 8 Mei 2012, Polda mengirimkan surat rekomendasi kepada Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) untuk tidak mendukung terselenggaranya konser ini. "Faktor sosial budaya menjadi alasan kami untuk mengeluarkan rekomendasi," kata Juru Bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto.

Ia mengatakan bahwa penampilan dan perilaku Lady Gaga tidak sesuai dengan budaya masyarakat, terutama Jakarta. Banyaknya masukan dari sejumlah organisasi kemasyarakatan pun juga dijadikan pertimbangan. Tercatat sejumlah ormas seperti Front Pembela Islam (FPI), Masyarakat Muslim Indonesia (MMI), LABRI (Lembaga Adat Besar Republik Indonesia), dan Gerakan Reformis Islam (Garis) menentang pertunjukan penyanyi kontroversial itu.

Mabes Polri mengajukan sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh Big Daddy Entertainment selaku penyelenggara. Syarat tersebut terdiri dari izin oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopohukam), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dan Direktorat Jenderal Imigrasi. Rikwanto menambahkan syarat lainnya adalah izin mengenai akan adanya pertunjukan, baik dari Polda maupun pengelola tempat penyelenggara, yaitu Gelora Bung Karno (GBK).

Hingga kini belum ada keputusan apakah konser yang sedianya dilaksanakan pada 3 Juni 2012 tersebut diselenggarakan atau tidak. Pihak promotor dalam konferensi persnya tadi siang, membantah kabar bahwa konser dibatalkan.
http://www.tempo.co/read/news/2012/0…nser-Lady-Gaga

Lady Gaga Ancam Batalkan Konser di Jakarta
JUM”AT, 25 MEI 2012 | 13:47 WIB

TEMPO.CO, Singapura – Lady Gaga batal menggelar konser di Jakarta pada 3 Juni 2012. Kabar mengejutkan itu datang dari manajer Lady Gaga, Troy Carter, dalam konferensi persnya di Singapura, Kamis, 24 Mei 2012. Kata Carter, Gaga menolak menurunkan standar performa di atas panggung lantaran desakan kelompok garis keras agama di Jakarta. "Gaga lebih memilih membatalkan konser daripada mengikuti kemauan kelompok agama atau permintaan sensor,” kata Carter.

Dalam konser dunia bertajuk "Born This Way", Gaga tidak cuma ditolak di Jakarta saja. Kelompok agama di Korea Selatan dan Filipina juga melarang pelantun tembang Poker Face datang ke negaranya. Karena itu, Gaga memutuskan urung manggung di Indonesia dan Filipina. "Kami akan melewatkan mereka. Sebab, panggung Lady Gaga digelar dengan sangat unik untuk penonton yang khas," ujarnya.

Kata Carter, para penolak terlalu fokus dengan apa yang dikenakan dan dilakukan Gaga di atas panggung. Padahal, apa yang dilakukan Gaga tidak akan memberi banyak pengaruh ke penonton. "Itu terjadi karena kesenjangan budaya dan jurang besar antargenerasi," ujarnya. Rencana konser Lady Gaga mendapat penolakan dari Front Pembela Islam, Majelis Ulama Indonesia, Forum Umat Islam (FUI), dan Lembaga Adat Besar Republik Indonesia (LABRI). Mereka menuduh Gaga merupakan pemuja setan dan cara Gaga berpakaian dianggap melanggar Undang-Undang Antipornografi.
http://www.tempo.co/read/news/2012/0…ser-di-Jakarta

Potensi ancaman Konser Lady Gaga itu bukan isapan jempol …

Quote:


Diam-diam ternyata FPI Bekasi sudah beli 150 tiket konser LG

FPI Serukan Kadernya Beli Tiket Lady Gaga
Jumat, 25 Mei 2012 | 10:50 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Front Pembela Islam (FPI), tidak gentar dengan ancaman ormas yang anarkis akan dibubarkan oleh pemerintah, jika tidak terima keputusan, seandainya konser Lady Gaga tetap mendapatkan izin. Menurut Sekretaris DPD FPI Cabang DKI Jakarta, Habib Novel Ba Mu’min, ancaman pembubaran itu, justru akan menambah semangat juang bagi FPI, untuk menegakkan ajaran dan mengamankan kebangsaan dan kenegaraan. "Kalau Lady Gaga datang, kita akan turun pada 3 Juni 2012 nanti. Dia beraksi dengan ritual lagu darah, kita pun sama berjuang tumpah darah menolak kedatangannya untuk konser di Jakarta," tegas Habib Novel Ba Mu’min, kepada INILAH.COM, Jakarta, Jum’at, (25/5/2012).

Dia menegaskan, saat ini seluruh anggota FPI yang ada di Jakarta, telah diserukan untuk membeli tiket konser Lady Gaga. Hal ini dilakukan, sehingga FPI bisa membubarkan ketika acara berlangsung. "Pada intinya kami siap berjuang untuk membubarkan acara tersebut, anggota kita sebagian sudah mengantongi tiket yang di Bekasi," jelasnya. Novel juga mengatakan, setiap tindakan memiliki risiko yang harus diterima, bagaimana pun konsekuensinya harus tetap diambil yang terpenting konser Lady Gaga tidak jadi terselenggara di negara Indonesia. "Kita siap kok dibubarin, yang penting Lady Gaga tidak tampil," tegasnya
http://metropolitan.inilah.com/read/…iket-lady-gaga

FPI Pegang 150 Tiket Lady Gaga, Akan ‘Beraksi’ Bila Konser Digelar
Senin, 21/05/2012 13:29 WIB

Jakarta Kabar mengejutkan datang dari FPI Bekasi. Ternyata mereka sudah memegang 150 tiket konser Lady Gaga. Mereka akan melakukan ‘aksi’ peringatan di sela konser, bila jadi digelar. "Itu tiket asli, yang harganya Rp 400-an ribu. Kita punya 150 tiket," jelas Ketua DPC FPI Kota Bekasi Murhali Barda saat dikonfirmasi detikcom, Senin (21/5/2012).

Murhali pun sudah menunjukkan foto tiket dan seorang anggota FPI yang memakai sorban serta kacamata hitam lewat akun facebook-nya Murhali Barda. Status juga sudah dipasang, ‘Tiket LG sudah kami peroleh. Bukan untuk nonton, tapi ini tanda kami masuk. Apa yang akan terjadi, terjadilah dengan semua risiko kami sudah siap’. "Pokoknya kita sudah ada persiapan kalau konser itu digelar. Target kita menghentikan konser," jelas Murhali.

Dia menekankan, kepada para penonton remaja, tidak perlu takut akan terjadi kerusuhan. Sasaran 150 pemegang tiket ini, hanya Lady Gaga serta kru-nya dan panitia penyelenggara. "Mudah-mudahan tidak jadi konsernya. Kami sudah kirim surat ke Lady Gaga lewat teman-teman di Kanada. Kami juga berharap, kalau konser tidak jadi digelar, harus dikembalikan uangnya," tuturnya. Rangkaian tur dunia Lady Gaga akan digelar pada 3 Juni mendatang di GBK Senayan. Pihak Polda Metro Jaya menegaskan tidak memberikan rekomendasi terkait konser itu. Sedang Menko Polhukam Djoko Suyanto menegaskan, konser masih mungkin digelhttp://news.detik..com/read/2012/05/21/132920/1920777/10/fpi-pegang-150-tiket-lady-gaga-akan-beraksi-bila-konser-digelar?9911012ar asal Lady Gaga mau menaati aturan yang berlaku


————–

Lojik ajalah! Dalam kondisi yang panas seperti ini, mana adalah aparat keamanan yang mau menjadi tumbal kalau terjadi apa-apa dalam konser Lady Gaga itu, bila tetap dipaksakan untuk tampil di GBK sana, bahkan dalam gedung tertutup sekalipun seperti di JCC Jakarta misalnya. Apalagi ancaman FPI,cs yang akan menyusupkan anggotanya ke tengah-tengah konser dengan mengirim minimal 150 anggota saat konser berlangsung. Para calon pengacau itu jelas tidak akan berkonstum jubah putih, tapi menyamar seperti penggemar LG lainnya.

Meski mereka tak membawa senjata atau bahan berbahaya, tetapi cukuplah dengan melakukan "perkelahian rekayasa" sesama mereka saja di tengah konser, pastilah akan menimbulkan kekeacauan. Apalagi kalau ada yang berteriak "KEBAKARAN" di dalam gedung, dipastikan akan terjadi kepanikan di dalam gedung yang penuh sesak itu. Atau ada yang melepas hewan "ULAR" berbisa di tengah keramaian konser itu. Model kekacauan seperti memang hanya sekedar imajinasi gua aja, tapi siapa tahu hal semacam itulah yang akan dijadikan strategi mereka untuk membuat kekacauan di tengah konser? Kira-kira kalau kejadian itu yang muncul, pastilah aparat keamanan yang akan kena getahnya. Dan Indonesia akan dipermalukan habis-habisan. Apa semua pihak pernah terpikir kesana kemungkinan arah skenarionya?

Kapolda Metro Tetap Tolak Konser Lady Gaga; LG pun Ancam Batalkan Konser di Jakarta

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Ulil Haqqul Yakin Polri Izinkan Konser Lady Gaga. Semua Agama adalah Baju saja!

May 26, 2012 – 12:26 am

Ulil
Amat konyol umat manusia bertikai karena perbedaan “baju” yang dipakai, sementara mereka lupa, inti “memakai baju” adalah menjaga martabat manusia sebagai makhluk berbudaya. Semua agama adalah baju, sarana, wasilah, alat untuk menuju tujuan pokok: penyerahan diri kepada Yang Maha Benar. Ada periode di mana umat beragama menganggap, “baju” bersifat mutlak dan segalanya, lalu pertengkaran muncul karena perbedaan baju itu. Tetapi, pertengkaran semacam itu tidak layak lagi untuk dilanggengkan kini (Ulil Abshar Abdalla) Source: disini & disini

Ulil Yakin Polri Izinkan Konser Lady Gaga
Jum’at, 25 Mei 2012 , 19:44:00

JAKARTA – Jadi tidaknya konser Lady Gaga di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada tanggal 3 Juni 2012 mendatang, sepenuhnya menjadi otoritas Kepolisian Indonesia. Pihak manapun di luar institusi Kepolisian tidak berkompeten untuk memutuskannya.

"Kalau pihak Kepolisian selaku pihak yang punya otoritas memutuskan mengeluarkan izin untuk pertunjukan Lady Gaga, siapa pun dan ormas mana pun di Indonesia mestinya menghormati keputusan itu," kata Ketua Bidang Pengembangan dan Strategi DPP Partai Demokrat, Ulil Abshar Abdalla, kepada JPNN, Jumat (25/5).

Demikian juga sebaliknya, kalau sekiranya pihak Kepolisian pada akhirnya tidak mengeluarkan izin, menurut Ulil, jangan diartikan itu sebagai keberhasilan opini atas sikap suatu ormas dalam mencegah konser Lady Gaga.

"Tapi setelah adanya keseimbangan opini publik antara yang menolak dengan yang menerima kedatangan Lady Gaga ke Jakarta, saya yakin pada waktunya Kepolisian akan mengeluarkan izin pertunjukan," ungkap Ulil, yang juga pentolan Jaringan Islam Liberal (JIL) itu.

Izin tersebut lanjutnya, tentu saja disesuaikan dengan kultur Indonesia dan itu menjadi tugas pihak promotor untuk membicarakannya dengan manajemen Lady Gaga, sesuai dengan saran-saran yang disampaikan oleh ormas dan masyarakat.

"Pemerintah pasti akan memberikan syarat-syarat khusus kepada Lady Gaga untuk tampil dengan cara mengadop masukan dari ormas dan masyarakat. Hikmah yang perlu dipetik dari rencana kedatangan Lady Gaga ini antara lain jangan sampai terjadi opini veto memutuskan sebuah masalah di negara yang berlandaskan hukum ini," tegas Ulil Abshar Abdalla
http://www.jpnn.com/index.php?mib=be…tail&id=128438

—————

Semua agama hanyalah baju untuk menuju Yang Maha Benar, termasuk baju yang dipakai Lady Gaga itu. Meski terbuat dari daging segar, tetaplah baju namanya! Dan karena agama (atau keyakinan) itu tak lebih dari baju, dia bisa saja usang, sehingga boleh saja anda bertukar dan berganti dengan baju yang baru dan lebih modern, seperti "baju’ yang dipakai Lady Gaga itu. Ternyata amatlah sangat dalam kandungan filosofis dari pesan yang disampaikan seorang Ulil seperti ungkapannya diatas.

:beer:

Ulil Haqqul Yakin Polri Izinkan Konser Lady Gaga. Semua Agama adalah Baju saja!

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Anggota DPR Demokrat, Ruhut Sitompul: “Rasain Dipermalukan Lady Gaga”

May 25, 2012 – 11:26 pm


Gaya vulgar kayak diatas itulah, yang bikin kita dipermalukan oleh LG,
setidaknya itu kata anggota DPR terhormat, Bang Ruhut … :D

Ruhut: Rasain Dipermalukan Lady Gaga
Jumat, 25 Mei 2012 15:46 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi III DPR RI Ruhut Sitompul menyatakan, sangat memalukan Lady Gaga membatalkan konser di Indonesia. Ia meminta Polri untuk tidak main-main dalam soal izin.

Ruhut menantang organisasi masyarakat yang pernah mengancam menggelar konvoi bila konser penyanyi asal Amerika Serikat itu jadi digelar di Jakarta. Ia yakin pemerintah tidak segan-segan membubarkan ormas anarkis.

"Kalau mau anarkis, silahkan biar dibubarkan pemerintah. Pemerintah tidak segan-segan membubarkan ormas yang anarkis. Kelompok beberapa orang kok mau jadi penekan," tanya Ruhut.

Polisi sendiri, kata Ruhut, harusnya jangan takut. Jika tidak bisa mengamankan lagi, Polri akan digabung lagi dengan TNI. "Kalau tidak tegas, saya akan mengusahakan polisi satu atap ke TNI," kata Ruhut
http://www.metrotvnews.com/metromain…ukan-Lady-Gaga

Anggota DPR Martin Hutabarat:
Baguslah Lady Gaga Batalkan Konser
umat, 25 Mei 2012 18:28 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi III DPR Martin Hutabarat menyatakan pembatalan konser Lady Gaga menunjukkan penyanyi asal Amerika Serikat itu tak bisa memenuhi persyaratan yang diinginkan kepolisian. "Tapi, kalau dia yang batalkan…baguslah," kata Martin di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (25/5).

Menurut Martin, masyarakat mengecam kepolisian karena begitu cepat menolak kedatangan Lady Gaga sehingga terkesan menentang kebebasan berekspresi. Sedangkan DPR menegur polisi akibat terlalu cepat membuat keputusan.

"Belakangan polisi meralat dan menyilahkan Lady Gaga konser asalkan memenuhi syarat. Ternyata Lady Gaga tak berkenan dengan syarat itu. Dia membatalkan sendiri konsernya," terang anggota Dewan Pembina Partai Gerindra ini. Kabar batalnya konser Lady Gaga menyembul malam tadi. Namun, promotor konser, Bid Daddy Entertainment, membantah penyanyi itu tak berkenan menggelar konser. Menurut Promotor, pernyataan manajer Lady Gaga di Singapura tak spesifik membatalkan konser.

—————

Sama-sama anggota DPR yang berasal dari Batak, yang satu bermarga Sitompul, yang satunya dari marga Hutabarat … tapi pikirannya bisa bedalah!

:beer:

Anggota DPR Demokrat, Ruhut Sitompul: “Rasain Dipermalukan Lady Gaga”

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Kak Seto: Lady Gaga Bukan Tontonan Anak-anak

May 25, 2012 – 10:26 pm

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Dewan Pembina Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Seto Mulyadi, menegaskan, konser Lady Gaga bukan tontonan anak-anak. Pasalnya, anak-anak dapat dengan mudah meniru perilaku Lady Gaga yang selalu tampil seronok dan cenderung mencerminkan sosok pemberontak.

"Intinya ini bukan tontonan untuk anak 18 tahun ke bawah. Sebaiknya tidak usah dulu," ujar Kak Seto saat dihubungi Republika, Jumat (25/5).

Karenanya, Kak Seto, demikian Seto Mulyadi biasa disapa, mengkritik keras promotor konser penyanyi asal Amerika Serikat itu, Big Daddy, yang memberikan kemudahan bagi para pelajar untuk membeli tiket dengan cara dicicil. Menurutnya, hal tersebut dapat membuat anak-anak mudah menjangkau tiket konser yang seharusnya diperuntukkan bagi orang dewasa.

Hal itu jelas buruk bagi anak-anak. Sebab, menurut Kak Seto, orang dewasa dapat mencerna hiburan apa pun karena sudah memiliki filter yang didapatkan dari pengalaman. Sehingga, hiburan apa pun akan dianggap hanya sebagai hiburan, tapi tidak untuk anak-anak. Sebab, anak-anak merupakan peniru terbaik di dunia, sehingga semua karakter Lady Gaga yang ada di panggung bisa dengan mudah diserap anak dan diprediksi bakal menirunya.

Meski demikian, Kak Seto mengharapkan orangtua bisa memberi pengertian kepada anak-anaknya mengapa Lady Gaga tidak laik menjadi tontonan anak-anak. "Bukan sekadar melarang," tegasnya.

Menurutnya, orang tua dapat mendiskusikan kepada anaknya seperti gaya Lady Gaga yang tidak sesuai dengan kultur Indonesia. Pun memberi alternatif kepada anak hiburan yang lebih tepat untuk dikonsumsi ketimbang menonton Lady Gaga.

SUMBER

Kak Seto: Lady Gaga Bukan Tontonan Anak-anak

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

[VIDEO] Aksi Penolakan LG Semakin Meluas di Tanah Air, tapi Gaga Tak Akan “Melunak”

May 25, 2012 – 9:26 pm

VIDEO Penolakan Lady Gaga di Berbagai Tempat di Tanah Air

Penolakan Konser Lady Gaga Masih Bergulir
Jumat, 25 Mei 2012 | 07:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Penolakan terhadap konser penyanyi Lady Gaga menguat. Sejumlah organisasi massa dan lembaga dakwah Islam se-DKI Jakarta, Kamis (24/5), turut menyatakan menolak konser musik penyanyi asal Amerika Serikat yang akan dilaksanakan di Gelora Bung Karno itu.

Penolakan itu diutarakan seusai rapat ormas dan lembaga dakwah Islam di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Kamis sore, oleh Agus Suradika, Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta. Pertemuan itu dihadiri, antara lain wakil dari Mathla’ul Anwar, Persatuan Islam, Muslimat NU, Aisyiyah, dan Muhammadiyah.

Mereka mendesak Gubernur DKI Jakarta dan Kepala Polda Metro Jaya mencegah dan tidak memberi izin untuk penyelenggaraan segala macam pertunjukan yang mengumbar syahwat. Konser penyanyi Lady Gaga yang bernama lengkap Stefani Joanne Angelina Germanotta itu dinilai mengumbar aksi kurang pantas dan porno.
http://entertainment.kompas.com/read…Masih.Bergulir

Gaga Tak Akan "Melunak"
SATURDAY, 26 MAY 2012 00:00

Jakarta – Gunjang-gunjing soal dibatalkannya konser Lady Gaga yang bakal digelar di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, masih terus bergulir. Padahal, pihak promotor konser dari penyanyi asal Amerika Serikat tersebut menampik kabar yang menyatakan, konser di Jakarta dibatalkan. Meski demikian, pihak promotor masih melakukan koordinasi dengan manajemen Lady Gaga, agar konser bisa digelar sesuai dengan jadwal, 3 Juni 2012.

Sementara, jelang konser perdananya di Jakarta, muncul pernyataan dari penyanyi bernama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta itu. "The Jakarta situation is 2-fold: Indonesian authorities demand I censor the show and religious extremist separately, are threatening violence," kicau Lady Gaga melalui akun Twitter-nya.

Troy Carter, manajer tur konser Lady Gaga menyatakan, perempuan berusia 26 tahun itu tak berniat untuk melunak. Meski, lanjut Carter, adanya larangan di Indonesia, setelah munculnya berbagai protes yang merujuk pada penampilan Gaga yang vulgar. "Konser akan berlangsung seperti yang direncanakan," katanya, seperti dilansir situs The Sun. Bisa jadi, konser di Jakarta bakal tetap digelar.

Namun gosip lain muncul di Jakarta. Carter dikabarkan memberikan pernyataan bahwa konser akan dibatalkan jika penyanyi yang kerap menuai kontroversi itu harus mengubah penampilannya. "Sebenarnya ia hanya memberikan gambaran bahwa kreatifitas bermusik tidak bisa dibatasi atau dikekang," kata Arief Ramadhoni, juru bicara pihak promotor, di Jakarta, Jum`at (25/5/2012) pagi, seperti dilaporkan wartawan Gatranews Wahyu Setiadi.

Carter, lanjut Arief, diminta untuk menjadi pembicara dalam sebuah acara yang bertajuk "Music Matters" di Singapura pada Kamis (24/5). Di acara tersebut, masih menurut Arief, Carter tidak spesifik berbicara soal pembatalan konser. Bahkan, Carter tak menyebutkan adanya pembatalan. "Disana, ia membagikan bagaimana pop culture menjadi komoditi yang menarik, dan selalu menjadi sorotan. Dan hal tersebut terjadi di mana saja di seluruh dunia," paparnya.

Hanya kata "koordinasi" yang sering diucapkan oleh Arief kepada wartawan, saat sesi jumpa pers singkat yang dilakukan promotor konser. Selain masih melakukan koordinasi dengan manajemen Lady Gaga, pihak penyelenggara konser di Jakarta juga masih berupaya menggandeng pihak terkait, guna mendapatkan lampu hijau, baik dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Mabes Polri.

Lantas, apa upaya promotor jika konser Lady Gaga batal? Skenario terburuk itu belum bisa dijawab oleh pihak yang mendatangkan sang penyanyi. Yang pasti, untuk sementara ini, guna mengantisipasi ancaman-ancaman yang sudah dilontarkan berbagai organisasi masyarakat, jika konser Lady Gaga tetap digelar, pihak penyelenggara akan menyerahkan hal itu sepenuhnya pada pihak yang berwajib. "Soal detil keamanaannya itu kami serahkan pada kepolisian karena mereka yang lebih memahami. Oleh karena itu kita terus berkoordinasi," jelas Arief, seperti dikutip Antaranews.

Protes Terus Berlanjut di Berbagai Daerah

Usai pihak promotor menggelar jumpa pers singkat guna menjelaskan kepastian konser di Jakarta, berbagai organisasi masyarakat di sejumlah kota di Indonesia, terus menyuarakan penolakan mereka terhadap Lady Gaga. Seusai shalat Jum`at, massa dari Front Pembela Islam (FPI) menyambangi Polda Metro Jaya. Ratusan personil dari kesatuan Brimob diturunkan guna mengamankan jalannya aksi tersebut.

Menurut laporan wartawan Gatranews Antonious W Fernandez, ada beberapa poin yang disampaikan dalam aksi unjuk rasa tersebut. Pertama, penolakan terhadap Lady Gaga, bukan hanya soal pakaian, tapi juga menyangkut lirik lagu, simbol, gaya, karakter, dan ideologi. Kedua, FPI menolak usulan Lady Gaga "tampil dengan syarat", menilik dari peristiwa konser Lady Gaga di Filipina, yang juga tidak mengindahkan saran yang dikeluarkan oleh pemerintah Filipina untuk tidak menyanyikan lagu Judas dan Born This Way.

Di sisi lain, FPI juga menilai bahwa langkah yang diambil oleh pihak kepolisian sudah sesuai dengan prosedur dan wewenangnya. Sehingga FPI berharap agar pihak kepolisian tidak diintervensi dari pihak mana pun. Aksi yang digelar pun berlangsung singkat. Pasalnya, FPI merasa Polda Metro Jaya tidak memberikan rekomendasi atau surat izin penyelenggaraan konser tersebut. Dari Polda Metro Jaya, massa FPI kemudian bertandang ke Mabes Polri, guna menyampaikan tuntutan yang sama.

Tak hanya di Jakarta, penolakan Lady Gaga juga diserukan di Solo. Sekitar seratus orang anggota Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Mudiriyah Solo melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolresta Surakarta, Jum`at (25/5) siang. Mereka melakukan orasi dan membentangkan sejumlah poster, antara lain bertuliskan, "Lady Gaga Merusak Moral", "Lady Gaga Hiburan Haram", "Lady Gaga Budaya USA", "Lady Gaga Rusak Moral Bangsa", dan "Lady Tak Jelas Statusmu Perempuan atau Laki-Laki".

Menurut Pimpinan JAT Mudiriyah Solo Muh Sholeh Ibrahim, JAT menolak konser Lady Gaga, karena bertentangan dengan prinsip-prinsip kehidupan berbangsa dan bernegara serta normal agama. Gaga juga dianggap sebagai ikon pornografi dan liberalisme budaya yang bertentangan dengan UUD 1945. Oleh karena itu, pihaknya kepada Kapolda Metro Jaya tetap konsisten mempertahankan rekomendasi tidak diizinkan konser lady Gaga di Jakarta.
http://www.gatra.com/hiburan/musik/1…akan-qmelunakq

Ini Contoh VIDEO Paling Kontroversial dari LG saat Manggung …

Spoiler for Foto-foto adegan Lady Gaga saat konser yg Bikin Ummat Islam Menolak Kehadirannya di Indonesia:


Adegan Lady Gaga kalau sedang konser, toketnya diremas-remas penonton pun, dia hanya ho’oh aja keenakan!

—————-

Lalu untungnya bagi Pemerintahan SBY tetap ngotot hendak mengizinkan Lady Gaga melakukan konser di negeri ini apa? Apa menambah pemasukan devisa? Atau membikin terkenal Indonesia sebagai satu-satunya negeri dengan penduduk muslim terbesar di dunia, gara-gara berani mengizinkan aksi vulgar si Lady diatas panggung di depan warganya sendiri? Astaghfirullah, kemana saja tuh nurani para Pemimpin negeri ini larinya!

:berduka :iloveindonesia :berduka

[VIDEO] Aksi Penolakan LG Semakin Meluas di Tanah Air, tapi Gaga Tak Akan “Melunak”

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Polisi Buat Perjanjian Dng Promotor Soal Lady Gaga, TAPI Gaga Menolak Tampil Sopan

May 25, 2012 – 8:26 pm
Quote:

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polda Metro Jaya mengaku akan membuat perjanjian dengan pihak penyelenggara konser Lady Gaga terkait aksi panggung dan penampilan Lady Gaga.

Hal ini dilakukan pihak Polda Metro lantaran Konser Lady Gaga di Filipina melanggar sejumlah kesepakatan telah disepakati sebelumnya.

"Kami akan buat kesepakatan antara kepolisian dengan pihak penyelenggara
mengenai persyaratan pelaksanaan pertunjukkan,"
jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Kamis (24/5/2012).

Dikatakan Rikwanto, meski perjanjian itu sifatnya tidak formal namun Rikwanto berharap komitmen yang telah disepakati tidak dilanggar oleh penyelenggara.

"Kalau untuk sanksinya jika mereka melanggar akan dibahas sesuai dengan kesepakatan," singkat Rikwanto.


Quote:

Lady Gaga akan memilih membatalkan konser daripada harus mematuhi peraturan sensor dan tekanan kelompok agama.

Hal ini ditegaskan manajer Lady Gaga, Troy Carter, di tengah kontroversi konser penyanyi pop Amerika Serikat tersebut di Asia.

Carter mengatakan bila dipaksa menggelar konser secara ‘lebih sopan’ Lady Gaga akan membatalkan jadwal konser.

"Kami akan menggelar konser seperti rencana semula. Ini konser khusus dengan penonton yang sangat khusus pula, kata Carter dalam keterangan pers di Singapura, Kamis (24/5), seperti dikutip kantor berita AFP.
Ia menegaskan kelompok-kelompok garis keras di Korea Selatan, Filipina, dan Indonesia tidak akan bisa dipuaskan dan karena itu Lady Gaga tidak akan mengubah penampilan.

Kelompok Kristen konservatif di Korea Selatan dan Filipina dan kelompok militan Islam di Indonesia menyebut Lady Gaga melecehkan agama dan penyanyi pemuja setan.

Tampil solo

Polisi di Indonesia sejauh ini belum mengeluarkan izin konser Lady Gaga di Jakarta -yang rencananya akan diselenggarakan pada 3 Juni- setelah kelompok-kelompok militan berjanji akan membubarkan konser pelantun Poker Face ini.

Namun promotor di Jakarta mengatakan mereka masih berupaya mendapatkan izin dari polisi.

Menurut Carter, penolakan terhadap Lady Gaga bukan disebabkan oleh busana atau gaya panggungnya tetapi didorong oleh ketidaksetujuan sejumlah kalangan terhadap pandangan penyanyi yang memiliki nama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta tersebut.

"Ada kesenjangan budaya dan generasi yang besar di sini. Kemudian muncul aspek politik dan agama. Persoalan ini lebih rumit dari sekedar baju-baju yang dikenakan Lady Gaga," jelas Carter.

Pekan ini melalui akun Twitter, Lady Gaga mengatakan akan tampil solo bila diperlukan daripada memenuhi peraturan sensor atau kelompok-kelompok penolak konsernya di Jakata.


ngapain polda bikin perjanjian sama promotor kalo toh tetap di langgar sama si lady gaga?? :siul:

sedikit pesimis mungkin berakhir kaya di Filipina :D :D :D

makanya urus izin dulu baru jual tiket akhirnya brabe kan ketar ketir gitu…:ngakaks

Polisi Buat Perjanjian Dng Promotor Soal Lady Gaga, TAPI Gaga Menolak Tampil Sopan

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Foke Sambut Cambiasso dengan Ondel-ondel

May 25, 2012 – 7:26 pm
Quote:

JAKARTA, KOMPAS.com – Undangan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, untuk skuad Inter Milan akhirnya dipenuhi, Jumat (25/5/2012). Kedatangan tim Serie A Italia itu disambut dengan meriah di Balaikota DKI Jakarta.


Jamuan dari Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo (kanan) untuk skuad Inter Milan, Jumat (25/5/2012), hanya diwakili oleh gelandang Inter Milan, Esteban Cambiasso, dan adik Presiden Inter Milan Massimo Moratti, Bedy Moratti.

Sayangnya, tak semua anggota skuad hadir dalam kunjungan ini. Hanya gelandang Esteban Cambiasso yang datang didampingi oleh CEO Klub, Ernesto Paulilo dan adik kandung Presiden Inter Milan Massimo Moratti, Bedy Moratti. Sambutan meriah ini pun membuat Cambiasso bahagia.

"Atas nama semua pemain tim, kami ucapkan terima kasih karena dapat bertemu banyak suporter," kata Cambiasso saat jumpa pers di Balaikota, Jakarta, Jumat siang.

Menurut pemain berusia 31 tahun ini, besarnya dukungan suporter di Indonesia membuat dirinya senang. Dengan demikian, dia dan rekan-rekan setimnya memiliki tanggung jawab yang besar untuk terus bermain dengan baik dan memuaskan para suporter. Pemain asal Argentina ini juga mengungkapkan, sepak bola juga dapat mempererat hubungan antar negara.

"Ini adalah bukti bahwa sepak bola mampu menjadi penghubung antar negara," tambahnya.

Perwakilan tim berjuluk "I Nerazzurri" ini hanya datang sekitar 30 menit saja untuk berjumpa dengan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan melakukan jumpa pers singkat. Padahal untuk menyambut tim besutan Andrea Stramaccioni ini, Balaikota sudah menyiapkan penampilan ondel-ondel, grup marawis dan para abang-none yang menyambut di depan pintu Balaikota. Acara jamuan makan yang sudah disiapkan di Balai Agung pun batal dilaksanakan lantaran rombongan tim Inter Milan ini tidak berlama-lama berada di kantor Gubernur DKI Jakarta ini.

sumber


Tumben Pak Foke gak buat acara meriah , panggil artis2 ibukota untuk nyambut Cambiasso Cs ….

Foke Sambut Cambiasso dengan Ondel-ondel

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

[Parah Gan!] Berhubungan Intim di Parkiran, Dua Remaja Diciduk

May 25, 2012 – 6:26 pm

JAKARTA, KOMPAS.com – Sepasang kekasih yang masih berumur belia harus menanggung malu saat melakukan hubungan intim di tempat parkir lantai 10 Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur, dipergoki petugas keamanan rumah sakit. Keduanya pun dibawa ke Polsektro Jatinegara untuk diperiksa lebih lanjut.

Nico (32), salah seorang petugas keamanan rumah sakit mengungkapkan, dirinya memergoki perbuatan amoral kedua remaja tersebut sekitar pukul 21.30 WIB di sebuah sudut tempat parkir terbuka rumah sakit lantai 10. Saat itu, dirinya tengah melakukan patroli rutin.

"Waktu saya patroli, saya langsung melihat keduanya tengah berhubungan intim," ujarnya saat ditemui wartawan di sekitar lokasi kejadian, Jumat (25/5/2012).

Nico melanjutkan, pasangan muda-mudi ini langsung kaget dan ketakutan saat dipergoki. Si pria yang takut langsung mengenakan celana dalam dan celana panjangnya. Sementara si wanita, langsung menutup mukanya sambil membiarkan celananya tergantung.

"Yang ceweknya langsung ketakutan, untung ada petugas keamanan wanita yang langsung memakaikan celananya," kata Nico.

Oleh Nico serta bantuan petugas keamanan lainnya, keduanya pun dibawa ke pos keamanan rumah sakit. Kepada pihak keamanan, keduanya mengaku bernama AA (16) dan Ri (17). Keduanya merupakan siswa sekolah menengah atas di bilangan Matraman, Jakarta Timur. Saat dibawa ke Polsektro Jatinegara, keduanya tak mengeluarkan sepatah katapun, AA dan Ri hanya bisa menutupi mukanya dari sorotan kamera para peliput. Setelah diperiksa beberapa saat di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK), keduanya terbukti melakukan tindakan asusila.

"Karena menyangkut asusila kami serahkan ke Unit Perlindungan Anak dan Perempuan Polrestro Jakarta Timur," ujarKepala SPK Polsektro Jatinegara, Ipda Novison.

SUMBER

pepatah mengatakan: ‘tak ada kamar, parkiran pun jadi’…:ngakak:ngakak:ngakak

[Parah Gan!] Berhubungan Intim di Parkiran, Dua Remaja Diciduk

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,